Lompat ke isi

Febuksostat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28389450; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Febuksostat''', dijual dengan nama '''Uloric''' di negara-negara benua Amerika dan '''Adenuric''' untuk pasar [[Uni Eropa]], adalah obat yang digunakan untuk pengobatan [[pirai]] kronis dan [[hiperurisemia]]. Febuksostat menghambat enzim [[oksidase xantina]], sehingga mengurangi produksi asam urat di dalam tubuh. Obat ini biasanya hanya disarankan untuk mereka yang tidak dapat menoleransi [[alopurinol]]. Obat ini lebih efektif daripada alopurinol dengan dosis standar, tetapi tidak lebih efektif dari alopurinol dengan dosis tinggi. Namun, obat ini lebih sering menimbulkan kekhawatiran mengenai kematian yang berkaitan dengan jantung bila dibandingkan dengan alopurinol.
[[File:Febuxostat.svg|thumb|right|280px|Febuxostat]]
 
'''Febuksostat''', dijual dengan nama '''Uloric''' di negara-negara benua Amerika dan '''Adenuric''' untuk pasar [[Uni Eropa]], adalah obat yang digunakan untuk pengobatan [[pirai]] kronis dan [[hiperurisemia]]. Febuksostat menghambat enzim [[oksidase xantina]], sehingga mengurangi produksi asam urat di dalam tubuh. Obat ini biasanya hanya disarankan untuk mereka yang tidak dapat menoleransi [[alopurinol]].<ref>[https://www.nice.org.uk/guidance/TA164 Febuxostat for the management of hyperuricaemia in people with gout Guidance and guidelines]. ''www.nice.org.uk''. 17 December 2008.</ref> Obat ini lebih efektif daripada alopurinol dengan dosis standar, tetapi tidak lebih efektif dari alopurinol dengan dosis tinggi.<ref>[http://guidance.nice.org.uk/TA164/Guidance/Considerations_1 Febuxostat for the management of hyperuricaemia in people with gout (TA164) Chapter 4. Consideration of the evidence]</ref> Namun, obat ini lebih sering menimbulkan kekhawatiran mengenai kematian yang berkaitan dengan jantung bila dibandingkan dengan alopurinol.<ref>[https://www.fda.gov/Safety/MedWatch/SafetyInformation/SafetyAlertsforHumanMedicalProducts/ucm585281.htm Safety Alerts for Human Medical Products - Uloric (febuxostat): Drug Safety Communication - FDA to Evaluate Increased Risk of Heart-related Death]. ''FDA''.</ref>


Febuksostat diciptakan oleh para ilmuwan dari perusahaan farmasi Jepang yang bernama [[Teijin]] pada 1998. Teijin bekerjasama dengan [[TAP Pharmaceuticals]] di [[Amerika Serikat]] dan [[Ipsen]] di [[Uni Eropa]]. Ipsen mendapatkan persetujuan sebagai pemasar Febuksostat dari [[European Medicines Agency]] pada April 2008, [[Takeda Pharmaceutical Company|Takeda]] mendapatkan persetujuan sebagai pemasar dari FDA pada bulan Februari 2009, sedangkan Teijin sendiri memperoleh persetujuan dari [[Pharmaceuticals and Medical Devices Agency]] di Jepang pada tahun 2011.
Febuksostat diciptakan oleh para ilmuwan dari perusahaan farmasi Jepang yang bernama [[Teijin]] pada 1998. Teijin bekerjasama dengan [[TAP Pharmaceuticals]] di [[Amerika Serikat]] dan [[Ipsen]] di [[Uni Eropa]]. Ipsen mendapatkan persetujuan sebagai pemasar Febuksostat dari [[European Medicines Agency]] pada April 2008, [[Takeda Pharmaceutical Company|Takeda]] mendapatkan persetujuan sebagai pemasar dari FDA pada bulan Februari 2009, sedangkan Teijin sendiri memperoleh persetujuan dari [[Pharmaceuticals and Medical Devices Agency]] di Jepang pada tahun 2011.


Efek samping yang bisa muncul dari obat ini adalah mual, diare, [[artralgia]], sakit kepala, peningkatan enzin serum hepatik, dan bercan di kulit.
Efek samping yang bisa muncul dari obat ini adalah mual, diare, [[artralgia]], sakit kepala, peningkatan enzin serum hepatik, dan bercan di kulit.<ref>[http://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2009/021856lbl.pdf Uloric label] Updated February, 2009.</ref><ref>''Urate-lowering therapy for gout: focus on febuxostat''. ''Pharmacotherapy''. 2010. Vol. 30 (6). hlm. 594–608. doi:10.1592/phco.30.6.594.</ref>
 
== Catatan kaki ==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Febuksostat&oldid=28389450 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28389450 (2025-11-09T07:35:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Febuksostat&oldid=28389450 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28389450 (2025-11-09T07:35:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.01

Febuxostat

Febuksostat, dijual dengan nama Uloric di negara-negara benua Amerika dan Adenuric untuk pasar Uni Eropa, adalah obat yang digunakan untuk pengobatan pirai kronis dan hiperurisemia. Febuksostat menghambat enzim oksidase xantina, sehingga mengurangi produksi asam urat di dalam tubuh. Obat ini biasanya hanya disarankan untuk mereka yang tidak dapat menoleransi alopurinol.[1] Obat ini lebih efektif daripada alopurinol dengan dosis standar, tetapi tidak lebih efektif dari alopurinol dengan dosis tinggi.[2] Namun, obat ini lebih sering menimbulkan kekhawatiran mengenai kematian yang berkaitan dengan jantung bila dibandingkan dengan alopurinol.[3]

Febuksostat diciptakan oleh para ilmuwan dari perusahaan farmasi Jepang yang bernama Teijin pada 1998. Teijin bekerjasama dengan TAP Pharmaceuticals di Amerika Serikat dan Ipsen di Uni Eropa. Ipsen mendapatkan persetujuan sebagai pemasar Febuksostat dari European Medicines Agency pada April 2008, Takeda mendapatkan persetujuan sebagai pemasar dari FDA pada bulan Februari 2009, sedangkan Teijin sendiri memperoleh persetujuan dari Pharmaceuticals and Medical Devices Agency di Jepang pada tahun 2011.

Efek samping yang bisa muncul dari obat ini adalah mual, diare, artralgia, sakit kepala, peningkatan enzin serum hepatik, dan bercan di kulit.[4][5]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28389450 (2025-11-09T07:35:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.