Lompat ke isi

Transmetalasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 21509549; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Transmetalasi''' adalah suatu jenis reaksi [[Kimia organologam|organologam]] yang melibatkan perpindahan [[ligan]] dari satu [[logam]] ke logam lainnya. Reaksi ini memiliki bentuk umum:
'''Transmetalasi''' adalah suatu jenis reaksi [[Kimia organologam|organologam]] yang melibatkan perpindahan [[ligan]] dari satu [[logam]] ke logam lainnya. Reaksi ini memiliki bentuk umum:
:M<sub>1</sub>–R + M<sub>2</sub>–R′ → M<sub>1</sub>–R′ + M<sub>2</sub>–R
:M<sub>1</sub>–R + M<sub>2</sub>–R′ → M<sub>1</sub>–R′ + M<sub>2</sub>–R
di mana R dan R ′ dapat, tetapi tidak terbatas pada, gugus [[alkil]], [[aril]], [[alkunil]], [[alil]], [[halogen]], atau [[Pseudohalogen|pseudo-halogen]]. Reaksinya biasanya merupakan suatu [[proses ireversibel]] karena alasan [[Termodinamika|termodinamik]] dan kinetik. Termodinamika akan mendukung reaksi berdasarkan [[elektronegativitas]] dari logam dan [[Kinetika kimia|kinetika]] akan mendukung reaksi apabila terdapat orbital kosong pada kedua logam. Ada berbagai jenis transmetalasi termasuk transmetalasi-redoks dan transmetalasi-redoks/pertukaran ligan. Selama transmetalasi, ikatan logam-karbon diaktifkan, yang mengarah pada pembentukan ikatan logam-karbon baru. Transmetalasi umumnya digunakan dalam [[katalisis]], sintesis kompleks [[unsur golongan utama|golongan utama]], dan sintesis kompleks [[logam transisi]].
di mana R dan R ′ dapat, tetapi tidak terbatas pada, gugus [[alkil]], [[aril]], [[alkunil]], [[alil]], [[halogen]], atau [[Pseudohalogen|pseudo-halogen]]. Reaksinya biasanya merupakan suatu [[proses ireversibel]] karena alasan [[Termodinamika|termodinamik]] dan kinetik. Termodinamika akan mendukung reaksi berdasarkan [[elektronegativitas]] dari logam dan [[Kinetika kimia|kinetika]] akan mendukung reaksi apabila terdapat orbital kosong pada kedua logam.<ref>Gary O. Spessard. [https://archive.org/details/organometallicch0000spes_02ed Organometallic Chemistry]. Oxford University Press. 2010. ISBN 0195330994.</ref> Ada berbagai jenis transmetalasi termasuk transmetalasi-redoks dan transmetalasi-redoks/pertukaran ligan. Selama transmetalasi, ikatan logam-karbon diaktifkan, yang mengarah pada pembentukan ikatan logam-karbon baru.<ref>Kohtaro Osakada. [https://books.google.com/books?id=-5H55P2U-kYC&printsec=frontcover Fundamentals of Molecular Catalysis]. Elsevier. 2003. ISBN 0444509216.</ref> Transmetalasi umumnya digunakan dalam [[katalisis]], sintesis kompleks [[unsur golongan utama|golongan utama]], dan sintesis kompleks [[logam transisi]].<ref>Mariappan Sakthivela. ''Redox-transmetalation of Pt/Au catalyst for oxygen reduction reaction''. ''Electrochimica Acta''. 2014. Vol. 120. hlm. 73-79. doi:10.1016/j.electacta.2013.12.078.</ref>


== Jenis transmetalasi ==
== Jenis transmetalasi ==
Terdapat dua jenis utama transmetalasi, transmetalasi-redoks (RT) dan transmetalasi-redoks/pertukaran ligan (RTLE). Di bawah ini, M<sub>1</sub> biasanya adalah [[Logam berat|logam transisi 4d atau 5d]] dan M<sub>2</sub> biasanya merupakan golongan utama atau logam transisi 3d. Dengan melihat elektronegativitas logam dan ligan, seseorang dapat memprediksi apakah reaksi RT atau RTLE yang akan berlangsung dan produk apa yang akan dihasilkan dari reaksi tersebut. Misalnya, seseorang dapat memprediksi bahwa penambahan 3&nbsp;HgPh<sub>2</sub> pada 2&nbsp;Al akan menghasilkan 3&nbsp;Hg and 2&nbsp;AlPh<sub>3</sub> karena [[Raksa|Hg]] adalah unsur yang lebih elektronegatif daripada [[Aluminium|Al]].
Terdapat dua jenis utama transmetalasi, transmetalasi-redoks (RT) dan transmetalasi-redoks/pertukaran ligan (RTLE). Di bawah ini, M<sub>1</sub> biasanya adalah [[Logam berat|logam transisi 4d atau 5d]] dan M<sub>2</sub> biasanya merupakan golongan utama atau logam transisi 3d.<ref>Deacon, G. B., Fallon, G. D., Forsyth, C. M., Harris, S. C., Junk, P. C., Skelton, B. W., White, A. H. ''Manipulation of reaction pathways in redox transmetallation-ligand exchange syntheses of lanthanoid(II)/(III) aryloxide complexes''. ''Dalton Trans''. 2006. Vol. 14 (6). hlm. 802-12. doi:10.1039/B511609K.</ref> Dengan melihat elektronegativitas logam dan ligan, seseorang dapat memprediksi apakah reaksi RT atau RTLE yang akan berlangsung dan produk apa yang akan dihasilkan dari reaksi tersebut. Misalnya, seseorang dapat memprediksi bahwa penambahan 3&nbsp;HgPh<sub>2</sub> pada 2&nbsp;Al akan menghasilkan 3&nbsp;Hg and 2&nbsp;AlPh<sub>3</sub> karena [[Raksa|Hg]] adalah unsur yang lebih elektronegatif daripada [[Aluminium|Al]].


=== Transmetalasi redoks ===
=== Transmetalasi redoks ===
Baris 15: Baris 15:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Transmetalasi&oldid=21509549 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21509549 (2022-08-10T07:49:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Transmetalasi&oldid=21509549 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21509549 (2022-08-10T07:49:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.03

Transmetalasi adalah suatu jenis reaksi organologam yang melibatkan perpindahan ligan dari satu logam ke logam lainnya. Reaksi ini memiliki bentuk umum:

M1–R + M2–R′ → M1–R′ + M2–R

di mana R dan R ′ dapat, tetapi tidak terbatas pada, gugus alkil, aril, alkunil, alil, halogen, atau pseudo-halogen. Reaksinya biasanya merupakan suatu proses ireversibel karena alasan termodinamik dan kinetik. Termodinamika akan mendukung reaksi berdasarkan elektronegativitas dari logam dan kinetika akan mendukung reaksi apabila terdapat orbital kosong pada kedua logam.[1] Ada berbagai jenis transmetalasi termasuk transmetalasi-redoks dan transmetalasi-redoks/pertukaran ligan. Selama transmetalasi, ikatan logam-karbon diaktifkan, yang mengarah pada pembentukan ikatan logam-karbon baru.[2] Transmetalasi umumnya digunakan dalam katalisis, sintesis kompleks golongan utama, dan sintesis kompleks logam transisi.[3]

Jenis transmetalasi

Terdapat dua jenis utama transmetalasi, transmetalasi-redoks (RT) dan transmetalasi-redoks/pertukaran ligan (RTLE). Di bawah ini, M1 biasanya adalah logam transisi 4d atau 5d dan M2 biasanya merupakan golongan utama atau logam transisi 3d.[4] Dengan melihat elektronegativitas logam dan ligan, seseorang dapat memprediksi apakah reaksi RT atau RTLE yang akan berlangsung dan produk apa yang akan dihasilkan dari reaksi tersebut. Misalnya, seseorang dapat memprediksi bahwa penambahan 3 HgPh2 pada 2 Al akan menghasilkan 3 Hg and 2 AlPh3 karena Hg adalah unsur yang lebih elektronegatif daripada Al.

Transmetalasi redoks

M1n+–R + M2 → M1 + M2n+–R.

Dalam transmetalasi-redoks, sebuah ligan ditransfer dari satu logam ke yang lain melalui mekanisme intermolekular. Selama reaksi salah satu pusat logam teroksidasi dan yang lainnya tereduksi. Elektronegativitas logam dan ligan inilah yang menyebabkan reaksi bergerak maju. Jika M1 lebih elektronegatif daripada M2, secara termodinamik menguntungkan bagi gugus R untuk berkoordinasi dengan M2 yang kurang elektronegatif.

Transmetalasi-redoks/pertukaran ligan

M1–R + M2–X → M1–X + M2–R.

Dalam transmetalasi-redoks/pertukaran ligan, pertukaran ligan dengan dua kompleks logam berpindah tempat satu sama lain, berikatan dengan pusat logam lainnya. Ligan R dapat berupa gugus alkil, aril, alkinil, atau alil dan ligan X dapat berupa gugus halogen, pseudo-halogen, alkil, atau aril. Reaksi dapat dilanjutkan dengan dua kemungkinan langkah intermediet. Yang pertama adalah intermediet asosiatif, di mana ligan R dan X menjembatani dua logam, menstabilkan keadaan transisi. Yang kedua dan yang kurang umum antara adalah pembentukan kation di mana R menjembatani dua logam dan X adalah anionik. Reaksi RTLE berlangsung dengan cara serentak. Seperti dalam reaksi RT, reaksi didorong oleh nilai elektronegativitas. Ligan X tertarik pada logam yang sangat elektropositif. Jika M1 adalah logam yang lebih bersifat elektropositif dibandingkan M2, secara termodinamik menguntungkan untuk terjadinya pertukaran ligan R dan X.

Referensi

  1. Gary O. Spessard. Organometallic Chemistry. Oxford University Press. 2010. ISBN 0195330994.
  2. Kohtaro Osakada. Fundamentals of Molecular Catalysis. Elsevier. 2003. ISBN 0444509216.
  3. Mariappan Sakthivela. Redox-transmetalation of Pt/Au catalyst for oxygen reduction reaction. Electrochimica Acta. 2014. Vol. 120. hlm. 73-79. doi:10.1016/j.electacta.2013.12.078.
  4. Deacon, G. B., Fallon, G. D., Forsyth, C. M., Harris, S. C., Junk, P. C., Skelton, B. W., White, A. H. Manipulation of reaction pathways in redox transmetallation-ligand exchange syntheses of lanthanoid(II)/(III) aryloxide complexes. Dalton Trans. 2006. Vol. 14 (6). hlm. 802-12. doi:10.1039/B511609K.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21509549 (2022-08-10T07:49:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.