Lompat ke isi

Perpustakaan Asyurbanipal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29284666; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Perpustakaan Kerajaannya Asyurbanipal''' (), adalah sebuah perpustakaan yang dinamai atas [[Asyurbanipal]], raja besar terakhir [[Kekaisaran Asiria Baru]]. Di dalamnya terdapat koleksi lebih dari 30.000 lempengan atau tablet tanah liat dan pecahan-pecahan yang memuat berbagai macam catatan dan tulisan dalam berbagai bahasa dari abad ke-7 [[SM]], yang salah satu di antaranya adalah sebuah wiracarita yang sangat terkenal yaitu [[Wiracarita Gilgamesh|Epos Gilgamesh]].
[[File:Library_of_Ashurbanipal.jpg|thumb|right|280px|Library of Ashurbanipal]]


Perpustakaan Asyurbanipal memberikan para sejawaran modern informasi mengenai kehidupan orang-orang di daerah [[Timur Dekat Kuno]]. H. G. Wells di dalam bukunya yaitu Outline of History, menyebut perpustakaan ini sebagai "sumber material sejarah yang paling berharga di dunia."
'''Perpustakaan Kerajaannya Asyurbanipal''' (), adalah sebuah perpustakaan yang dinamai atas [[Asyurbanipal]], raja besar terakhir [[Kekaisaran Asiria Baru]].<ref>[https://www.britishmuseum.org/collection/galleries/assyria-ashurbanipal-library? sumber].</ref><ref>[https://www.britannica.com/topic/Library-of-Ashurbanipal? sumber].</ref> Di dalamnya terdapat koleksi lebih dari 30.000 lempengan atau tablet tanah liat dan pecahan-pecahan yang memuat berbagai macam catatan dan tulisan dalam berbagai bahasa dari abad ke-7 [[SM]], yang salah satu di antaranya adalah sebuah wiracarita yang sangat terkenal yaitu [[Wiracarita Gilgamesh|Epos Gilgamesh]].<ref>Murray, Stuart A.P. (2009) The Library: An Illustrated History. Chicago, IL: Skyhorse Publishing (p. 9)</ref><ref>[https://www.unesco.org/en/memory-world Memory of the World].</ref>


Material-material itu ditemukan di situs penggalian [[arkeologi|arkeologis]] di [[:en:Kouyunjik|Kouyunjik]] (zaman kuno: [[Niniwe]], ibu kota kerajaan [[Asyur]]) di bagian utara [[Mesopotamia]]. Situs tersebut pada saat ini terletak di wilayah negara modern [[Irak]].
Perpustakaan Asyurbanipal memberikan para sejawaran modern informasi mengenai kehidupan orang-orang di daerah [[Timur Dekat Kuno]]. H. G. Wells di dalam bukunya yaitu Outline of History, menyebut perpustakaan ini sebagai "sumber material sejarah yang paling berharga di dunia."<ref>H. G. Wells. ''The Outline of History: Volume 1''. Doubleday. 1961. hlm. 177.</ref>
 
Material-material itu ditemukan di situs penggalian [[arkeologi|arkeologis]] di [[:en:Kouyunjik|Kouyunjik]] (zaman kuno: [[Niniwe]], ibu kota kerajaan [[Asyur]]) di bagian utara [[Mesopotamia]]. Situs tersebut pada saat ini terletak di wilayah negara modern [[Irak]].<ref>Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, pages 2-3, Thames & Hudson Ltd, London</ref><ref>Menant, Joachim: [http://gallica.bnf.fr/ark:/12148/bpt6k104837f/f41.table "La bibliothèque du palais de Ninive"] 1880, Paris: E. Leroux</ref>


== Penemuan ==
== Penemuan ==
[[Austen Henry Layard]] diakui sebagai penemu perpustakaan ini; sebagian besar lempengan atau tablet dibawa ke [[Inggris]] dan sekarang disimpan di [[British Museum]], penemuan pertama terjadi pada akhir tahun 1849 di bagian yang dinamakan "Istana Barat Daya", yang merupakan istana raja [[Sanherib]] (705 – 681 SM).
[[Austen Henry Layard]] diakui sebagai penemu perpustakaan ini; sebagian besar lempengan atau tablet dibawa ke [[Inggris]] dan sekarang disimpan di [[British Museum]], penemuan pertama terjadi pada akhir tahun 1849 di bagian yang dinamakan "Istana Barat Daya", yang merupakan istana raja [[Sanherib]] (705 – 681 SM).<ref>Wayne A. Wiegand. [https://www.google.co.id/books/edition/Encyclopedia_of_Library_History/wFdsBgAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=The+library+is+an+archaeological+discovery+credited+to+Austen+Henry+Layard%3B&pg=PA26&printsec=frontcover Encyclopedia of Library History]. Routledge. 2015-01-28. ISBN 978-1-135-78750-9.</ref><ref>Patty Gerstenblith. [https://www.google.co.id/books/edition/Cultural_Objects_and_Reparative_Justice/6XjVEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=The+library+is+an+archaeological+discovery+credited+to+Austen+Henry+Layard%3B+sanherib&pg=PA51&printsec=frontcover Cultural Objects and Reparative Justice: A Legal and Historical Analysis]. Oxford University Press. 2023. ISBN 978-0-19-287210-4.</ref>


Tiga tahun kemudian, [[Hormuzd Rassam]], asisten Layard, menemukan "perpustakaan" yang serupa di istana raja [[Asyurbanipal]] (668 - 627 SM), di sisi yang berlawanan dari tempat penelitian. Sayangnya, tidak ada dokumen mengenai temuan ini pada saat itu, dan segera setelah sampai di [[Eropa]], lempengan-lempengannya ternyata bercampur dengan yang berasal dari situs-situs lain, sehingga menyebabkan hampir mustahil untuk merekonstruksi kembali konten-konten yang orisinal untuk masing-masing perpustakaan.
Tiga tahun kemudian, [[Hormuzd Rassam]], asisten Layard, menemukan "perpustakaan" yang serupa di istana raja [[Asyurbanipal]] (668 - 627 SM), di sisi yang berlawanan dari tempat penelitian. Sayangnya, tidak ada dokumen mengenai temuan ini pada saat itu, dan segera setelah sampai di [[Eropa]], lempengan-lempengannya ternyata bercampur dengan yang berasal dari situs-situs lain, sehingga menyebabkan hampir mustahil untuk merekonstruksi kembali konten-konten yang orisinal untuk masing-masing perpustakaan.<ref>Ryanne Maxine Meyersohn. [https://www.google.co.id/books/edition/Comprehensive_Study_of_the_Origin_of_Hum/i7--EAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Three+years+later,+Hormuzd+Rassam,+Layard%27s+assistant,+discovered+a+similar+library+in+the+palace+of+King+Ashurbanipal+(668%E2%80%93627+BCE)&pg=PT123&printsec=frontcover Comprehensive Study of the Origin of Humankind: Objective analysis and vindication of the unofficial evidence]. Ryanne Maxine Meyersohn. 2023-02-25.</ref><ref>[https://www.britannica.com/biography/Hormuzd-Rassam Hormuzd Rassam Middle East Archaeologist, British Museum Curator, Discoverer of Ancient Tablets Britannica]. ''www.britannica.com''.</ref>


== Isi ==
== Isi ==
[[Asyurbanipal]] dikenal sebagai komandan perang yang gigih; meskipun begitu, ia juga seorang intelektual ternama yang melek huruf yang gemar mengoleksi berbagai teks dan tablet. Dalam mengumpulkan teks untuk perpustakaannya, ia menulis surat ke kota-kota dan pusat-pusat pembelajaran di seluruh Mesopotamia, menginstruksikan mereka untuk mengiriminya salinan dari semua karya yang ditulis di wilayah tersebut. Sebagai seorang yang belajar menjadi juru tulis, ia menguasai [[bahasa Akkadia]] dan [[bahasa Sumeria]]. Ia juga menggaji para terpelajar dan juru tulis untuk pergi ke tiap-tiap daerah [[Kekaisaran Asiria Baru]] untuk mengumpulkan teks-teks kuno dan membuat salinannya, terutama dari sumber [[Babilonia]].
[[Asyurbanipal]] dikenal sebagai komandan perang yang gigih; meskipun begitu, ia juga seorang intelektual ternama yang melek huruf yang gemar mengoleksi berbagai teks dan tablet.<ref>Roaf, M. (1990). Cultural atlas of Mesopotamia and the ancient Near East. New York: Facts on File.</ref> Dalam mengumpulkan teks untuk perpustakaannya, ia menulis surat ke kota-kota dan pusat-pusat pembelajaran di seluruh Mesopotamia, menginstruksikan mereka untuk mengiriminya salinan dari semua karya yang ditulis di wilayah tersebut.<ref>[https://www.worldhistory.org/Ashurbanipal/ Ashurbanipal]. ''World History Encyclopedia''.</ref> Sebagai seorang yang belajar menjadi juru tulis, ia menguasai [[bahasa Akkadia]] dan [[bahasa Sumeria]].<ref>Roaf, M. (1990). Cultural atlas of Mesopotamia and the ancient Near East. New York: Facts on File.</ref> Ia juga menggaji para terpelajar dan juru tulis untuk pergi ke tiap-tiap daerah [[Kekaisaran Asiria Baru]] untuk mengumpulkan teks-teks kuno dan membuat salinannya, terutama dari sumber [[Babilonia]].<ref>Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, pages 2-3, Thames & Hudson Ltd, London</ref><ref>Menant, Joachim: [http://gallica.bnf.fr/ark:/12148/bpt6k104837f/f41.table "La bibliothèque du palais de Ninive"] 1880, Paris: E. Leroux</ref>


Perpustakaan kerajaan itu terdiri dari sekitar 30.000 tablet dan papan tulis, sebagian besar sekarang dalam keadaan terpecah-pecah.<ref>Parpola, S. (1983). Assyrian Library Records. Journal of Near Eastern Studies, 42(1), 1-29.</ref> ''[[Epos Gilgames]]'', suatu karya agung puisi Babel kuno, termasuk dalam koleksi perpustakaan, demikian pula dengan kisah penciptaan [[:en:Enûma Eliš|Enûma Eliš]], mitos [[Adapa]] manusia pertama, dan cerita-cerita seperti [[:en:Poor Man of Nippur|"Si Miskin dari Nippur"]].<ref>Jeanette C. Fincke. [http://fincke.uni-hd.de/nineveh/index.htm Nineveh Tablet Collection]. Fincke.uni-hd.de. 2003-12-05.</ref><ref>Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, page 3, Thames & Hudson Ltd, London</ref><ref>Menant, Joachim: [http://gallica.bnf.fr/ark:/12148/bpt6k104837f/f41.table "La bibliothèque du palais de Ninive"] 1880, page 33, Paris: E. Leroux, "Quels sont maintenant ces livres qui étaient recueillis et conservés avec tant de soin par les rois d'Assyrie dans ce précieux dépôt ? Nous y trouvons des livres sur l'histoire, la religion, les sciences naturelles, les mathématiques, l'astronomie, la grammaire, les lois et les coutumes; ..."</ref>


Perpustakaan kerajaan itu terdiri dari sekitar 30.000 tablet dan papan tulis, sebagian besar sekarang dalam keadaan terpecah-pecah. ''[[Epos Gilgames]]'', suatu karya agung puisi Babel kuno, termasuk dalam koleksi perpustakaan, demikian pula dengan kisah penciptaan [[:en:Enûma Eliš|Enûma Eliš]], mitos [[Adapa]] manusia pertama, dan cerita-cerita seperti [[:en:Poor Man of Nippur|"Si Miskin dari Nippur"]].
Teks-teks itu umumnya ditulis dalam [[bahasa Akkadia]] dengan tulisan [[kuneiform]], tetapi banyak tablet tidak mempunyai derivasi yang tepat dan sukar dilacak negara asalnya. Banyak tablet disusun dalam gaya tulisan [[Neo-Babylonian]], meskipun banyak pula yang ditulis dalam gaya Asyur.<ref>Parpola, S. (1983). Assyrian Library Records. Journal of Near Eastern Studies, 42(1), 1-29.</ref>


Teks-teks itu umumnya ditulis dalam [[bahasa Akkadia]] dengan tulisan [[kuneiform]], tetapi banyak tablet tidak mempunyai derivasi yang tepat dan sukar dilacak negara asalnya. Banyak tablet disusun dalam gaya tulisan [[Neo-Babylonian]], meskipun banyak pula yang ditulis dalam gaya Asyur.
Tablet-tablet itu sering diorganisir menurut bentuk dan isi teks. Misalnya, tablet bersisi empat yang memuat informasi keuangan dan tablet berbentuk bulat yang berisi informasi mengenai pertanian.<ref>Murray, S. (2009). ''The library: An illustrated history''. Chicago, IL: Skyhorse Publishing, (pp. 9).</ref>


Tablet-tablet itu sering diorganisir menurut bentuk dan isi teks. Misalnya, tablet bersisi empat yang memuat informasi keuangan dan tablet berbentuk bulat yang berisi informasi mengenai pertanian.
Niniwe dihancurkan pada tahun 612 SM oleh koalisi tentara [[Babel]], [[Skithia]] dan [[Media (bangsa)|Media]], orang-orang kuno yang sekarang ada di wilayah [[Iran]]. Diyakini bahwa pada waktu istana dibakar, api itu turut menghancurkan perpustakaan, menyebabkan lempengan-lempengan tanah liat kuneiform terpanggang..<ref>Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, page 3, Thames & Hudson Ltd, London</ref> Secara paradoks, kebakaran ini malah membantu melestarikan lempengan tanah liat itu. Selain itu, teks yang dibuat di atas papan malam, karena sifat organiknya, hancur sama sekali.


Niniwe dihancurkan pada tahun 612 SM oleh koalisi tentara [[Babel]], [[Skithia]] dan [[Media (bangsa)|Media]], orang-orang kuno yang sekarang ada di wilayah [[Iran]]. Diyakini bahwa pada waktu istana dibakar, api itu turut menghancurkan perpustakaan, menyebabkan lempengan-lempengan tanah liat kuneiform terpanggang.. Secara paradoks, kebakaran ini malah membantu melestarikan lempengan tanah liat itu. Selain itu, teks yang dibuat di atas papan malam, karena sifat organiknya, hancur sama sekali.
Koleksi pada [[British Museum]] tercatat sejumlah 30.943 "tablet" di seluruh koleksi perpustakaan Niniwe, dan para ''Trustees of the Museum'' mengusulkan untuk menerbitkan katalog yang diperbarui sebagai bagian "Ashurbanipal Library Project".<ref>[http://www.britishmuseum.org/research/research_projects/ashurbanipal_library_phase_1.aspx Ashurbanipal Library Phase 1]. Britishmuseum.org.</ref> Jika dikurangi dengan semua fragmen kecil yang berasal dari dokumen yang sama, kemungkinan "perpustakaan" ini asalnya memuat total sekitar 10.000 teks. Namun, perpustakaan ini asalnya juga memuat gulungan kulit, papan dari malam, serta kemungkinan juga lembaran [[papirus]], serta memuat pengetahuan dalam spektrum yang lebih luas dari yang diketahui dari lempengan-lempengan kuneiform itu.
 
Koleksi pada [[British Museum]] tercatat sejumlah 30.943 "tablet" di seluruh koleksi perpustakaan Niniwe, dan para ''Trustees of the Museum'' mengusulkan untuk menerbitkan katalog yang diperbarui sebagai bagian "Ashurbanipal Library Project". Jika dikurangi dengan semua fragmen kecil yang berasal dari dokumen yang sama, kemungkinan "perpustakaan" ini asalnya memuat total sekitar 10.000 teks. Namun, perpustakaan ini asalnya juga memuat gulungan kulit, papan dari malam, serta kemungkinan juga lembaran [[papirus]], serta memuat pengetahuan dalam spektrum yang lebih luas dari yang diketahui dari lempengan-lempengan kuneiform itu.


== Daftar lempengan penting ==
== Daftar lempengan penting ==
Baris 31: Baris 32:
* [[Tablet Venus dari Ammisaduqa]]
* [[Tablet Venus dari Ammisaduqa]]
* [[Epos Gilgames]]
* [[Epos Gilgames]]


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Perpustakaan pada zaman kuno]]
* [[Perpustakaan pada zaman kuno]]
* [[Asyurbanipal]]
* [[Asyurbanipal]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.bbc.co.uk/programmes/b00b7r71 BBC audio file]. ''In our time'' discussion programme. 45 minutes.
* [http://www.bbc.co.uk/programmes/b00b7r71 BBC audio file]. ''In our time'' discussion programme. 45 minutes.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpustakaan+Asyurbanipal&oldid=29284666 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29284666 (2026-05-28T14:07:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpustakaan+Asyurbanipal&oldid=29284666 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29284666 (2026-05-28T14:07:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 13.58

Library of Ashurbanipal

Perpustakaan Kerajaannya Asyurbanipal (), adalah sebuah perpustakaan yang dinamai atas Asyurbanipal, raja besar terakhir Kekaisaran Asiria Baru.[1][2] Di dalamnya terdapat koleksi lebih dari 30.000 lempengan atau tablet tanah liat dan pecahan-pecahan yang memuat berbagai macam catatan dan tulisan dalam berbagai bahasa dari abad ke-7 SM, yang salah satu di antaranya adalah sebuah wiracarita yang sangat terkenal yaitu Epos Gilgamesh.[3][4]

Perpustakaan Asyurbanipal memberikan para sejawaran modern informasi mengenai kehidupan orang-orang di daerah Timur Dekat Kuno. H. G. Wells di dalam bukunya yaitu Outline of History, menyebut perpustakaan ini sebagai "sumber material sejarah yang paling berharga di dunia."[5]

Material-material itu ditemukan di situs penggalian arkeologis di Kouyunjik (zaman kuno: Niniwe, ibu kota kerajaan Asyur) di bagian utara Mesopotamia. Situs tersebut pada saat ini terletak di wilayah negara modern Irak.[6][7]

Penemuan

Austen Henry Layard diakui sebagai penemu perpustakaan ini; sebagian besar lempengan atau tablet dibawa ke Inggris dan sekarang disimpan di British Museum, penemuan pertama terjadi pada akhir tahun 1849 di bagian yang dinamakan "Istana Barat Daya", yang merupakan istana raja Sanherib (705 – 681 SM).[8][9]

Tiga tahun kemudian, Hormuzd Rassam, asisten Layard, menemukan "perpustakaan" yang serupa di istana raja Asyurbanipal (668 - 627 SM), di sisi yang berlawanan dari tempat penelitian. Sayangnya, tidak ada dokumen mengenai temuan ini pada saat itu, dan segera setelah sampai di Eropa, lempengan-lempengannya ternyata bercampur dengan yang berasal dari situs-situs lain, sehingga menyebabkan hampir mustahil untuk merekonstruksi kembali konten-konten yang orisinal untuk masing-masing perpustakaan.[10][11]

Isi

Asyurbanipal dikenal sebagai komandan perang yang gigih; meskipun begitu, ia juga seorang intelektual ternama yang melek huruf yang gemar mengoleksi berbagai teks dan tablet.[12] Dalam mengumpulkan teks untuk perpustakaannya, ia menulis surat ke kota-kota dan pusat-pusat pembelajaran di seluruh Mesopotamia, menginstruksikan mereka untuk mengiriminya salinan dari semua karya yang ditulis di wilayah tersebut.[13] Sebagai seorang yang belajar menjadi juru tulis, ia menguasai bahasa Akkadia dan bahasa Sumeria.[14] Ia juga menggaji para terpelajar dan juru tulis untuk pergi ke tiap-tiap daerah Kekaisaran Asiria Baru untuk mengumpulkan teks-teks kuno dan membuat salinannya, terutama dari sumber Babilonia.[15][16]

Perpustakaan kerajaan itu terdiri dari sekitar 30.000 tablet dan papan tulis, sebagian besar sekarang dalam keadaan terpecah-pecah.[17] Epos Gilgames, suatu karya agung puisi Babel kuno, termasuk dalam koleksi perpustakaan, demikian pula dengan kisah penciptaan Enûma Eliš, mitos Adapa manusia pertama, dan cerita-cerita seperti "Si Miskin dari Nippur".[18][19][20]

Teks-teks itu umumnya ditulis dalam bahasa Akkadia dengan tulisan kuneiform, tetapi banyak tablet tidak mempunyai derivasi yang tepat dan sukar dilacak negara asalnya. Banyak tablet disusun dalam gaya tulisan Neo-Babylonian, meskipun banyak pula yang ditulis dalam gaya Asyur.[21]

Tablet-tablet itu sering diorganisir menurut bentuk dan isi teks. Misalnya, tablet bersisi empat yang memuat informasi keuangan dan tablet berbentuk bulat yang berisi informasi mengenai pertanian.[22]

Niniwe dihancurkan pada tahun 612 SM oleh koalisi tentara Babel, Skithia dan Media, orang-orang kuno yang sekarang ada di wilayah Iran. Diyakini bahwa pada waktu istana dibakar, api itu turut menghancurkan perpustakaan, menyebabkan lempengan-lempengan tanah liat kuneiform terpanggang..[23] Secara paradoks, kebakaran ini malah membantu melestarikan lempengan tanah liat itu. Selain itu, teks yang dibuat di atas papan malam, karena sifat organiknya, hancur sama sekali.

Koleksi pada British Museum tercatat sejumlah 30.943 "tablet" di seluruh koleksi perpustakaan Niniwe, dan para Trustees of the Museum mengusulkan untuk menerbitkan katalog yang diperbarui sebagai bagian "Ashurbanipal Library Project".[24] Jika dikurangi dengan semua fragmen kecil yang berasal dari dokumen yang sama, kemungkinan "perpustakaan" ini asalnya memuat total sekitar 10.000 teks. Namun, perpustakaan ini asalnya juga memuat gulungan kulit, papan dari malam, serta kemungkinan juga lembaran papirus, serta memuat pengetahuan dalam spektrum yang lebih luas dari yang diketahui dari lempengan-lempengan kuneiform itu.

Daftar lempengan penting

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. sumber.
  2. sumber.
  3. Murray, Stuart A.P. (2009) The Library: An Illustrated History. Chicago, IL: Skyhorse Publishing (p. 9)
  4. Memory of the World.
  5. H. G. Wells. The Outline of History: Volume 1. Doubleday. 1961. hlm. 177.
  6. Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, pages 2-3, Thames & Hudson Ltd, London
  7. Menant, Joachim: "La bibliothèque du palais de Ninive" 1880, Paris: E. Leroux
  8. Wayne A. Wiegand. Encyclopedia of Library History. Routledge. 2015-01-28. ISBN 978-1-135-78750-9.
  9. Patty Gerstenblith. Cultural Objects and Reparative Justice: A Legal and Historical Analysis. Oxford University Press. 2023. ISBN 978-0-19-287210-4.
  10. Ryanne Maxine Meyersohn. Comprehensive Study of the Origin of Humankind: Objective analysis and vindication of the unofficial evidence. Ryanne Maxine Meyersohn. 2023-02-25.
  11. Hormuzd Rassam Middle East Archaeologist, British Museum Curator, Discoverer of Ancient Tablets Britannica. www.britannica.com.
  12. Roaf, M. (1990). Cultural atlas of Mesopotamia and the ancient Near East. New York: Facts on File.
  13. Ashurbanipal. World History Encyclopedia.
  14. Roaf, M. (1990). Cultural atlas of Mesopotamia and the ancient Near East. New York: Facts on File.
  15. Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, pages 2-3, Thames & Hudson Ltd, London
  16. Menant, Joachim: "La bibliothèque du palais de Ninive" 1880, Paris: E. Leroux
  17. Parpola, S. (1983). Assyrian Library Records. Journal of Near Eastern Studies, 42(1), 1-29.
  18. Jeanette C. Fincke. Nineveh Tablet Collection. Fincke.uni-hd.de. 2003-12-05.
  19. Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, page 3, Thames & Hudson Ltd, London
  20. Menant, Joachim: "La bibliothèque du palais de Ninive" 1880, page 33, Paris: E. Leroux, "Quels sont maintenant ces livres qui étaient recueillis et conservés avec tant de soin par les rois d'Assyrie dans ce précieux dépôt ? Nous y trouvons des livres sur l'histoire, la religion, les sciences naturelles, les mathématiques, l'astronomie, la grammaire, les lois et les coutumes; ..."
  21. Parpola, S. (1983). Assyrian Library Records. Journal of Near Eastern Studies, 42(1), 1-29.
  22. Murray, S. (2009). The library: An illustrated history. Chicago, IL: Skyhorse Publishing, (pp. 9).
  23. Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, page 3, Thames & Hudson Ltd, London
  24. Ashurbanipal Library Phase 1. Britishmuseum.org.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29284666 (2026-05-28T14:07:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.