Otto Hahn: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25206813; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Otto_Hahn_(Nobel).jpg|thumb|right|280px|Otto Hahn (Nobel)]] | |||
'''Otto Hahn''' () adalah pemenang [[Penghargaan Nobel dalam Kimia]] [[1944]]. | '''Otto Hahn''' () adalah pemenang [[Penghargaan Nobel dalam Kimia]] [[1944]]. | ||
| Baris 8: | Baris 10: | ||
== Penemuan == | == Penemuan == | ||
Otto Hahn bersama dengan [[Fritz Strassmann]] menemukan bahwa uranium dapat menghasilkan energi dan dapat membelah. Penemuan ini diperoleh keduanya pada tahun 1938. | Otto Hahn bersama dengan [[Fritz Strassmann]] menemukan bahwa uranium dapat menghasilkan energi dan dapat membelah. Penemuan ini diperoleh keduanya pada tahun 1938.<ref>Ngadenin, dkk. [https://penerbit.brin.go.id/press/catalog/view/581/548/11911 50 Tahun Eksplorasi Uranium di Indonesia]. Penerbit BRIN. 2022. hlm. 1. ISBN 978-623-7425-10-6.</ref> | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Otto+Hahn&oldid=25206813 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25206813 (2024-01-23T03:43:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.14

Otto Hahn () adalah pemenang Penghargaan Nobel dalam Kimia 1944.
Berasal dari Frankfurt, Jerman, ia mempelajari kimia di Marburg dengan tujuan bekerja di bidang industri. Pada 1904, ia pergi ke Inggris untuk bekerja dalam bidang radiokimia bersama dengan Sir William Ramsay yang pernah menemukan gas mulia seperti argon, neon, kripton, dan xenon. Di sana ia mengidentifikasi "radiothorium" yang merupakan unsur ke-228, dan ia memutuskan meneruskan pekerjaannya dalam bidang penelitian.
Lalu, selama setahun, Hahn bekerja sama dengan Ernest Rutherford di Montreal, kemudian kembali ke Jerman. Di sini, selama 30 tahun ia bekerja sama dengan Lise Meitner. Bersama mereka menemukan unsur kimia baru, protaktinium. Pada 1938 Hahn menemukan bahwa penembakan uranium dengan menggunakan neutron akan menghasilkan barium. Ia menjelaskan gejala ini sebagai fisi dari inti uranium. Lalu di Kopenhagen Meitner membuktikan kebenarannya.
Pada 1944, Hahn menerima Hadiah Nobel Kimia dan unsur ke-105 dinamai hahnium untuk menghormatinya. Niels Bohr membawa kabar penemuan fisi ini ke Amerika Serikat pada 1939, tepat sebelum PD II mulai. Hal ini mendorong Amerika Serikat mengembangkan bom atom. Setelah Perang Dunia II selesai, negara lain seperti Uni Soviet, Inggris, dan Prancis mengembangkan senjata nuklir, lalu disusul Tiongkok dan India.
Penemuan
Otto Hahn bersama dengan Fritz Strassmann menemukan bahwa uranium dapat menghasilkan energi dan dapat membelah. Penemuan ini diperoleh keduanya pada tahun 1938.[1]
Pranala luar
Referensi
- ↑ Ngadenin, dkk. 50 Tahun Eksplorasi Uranium di Indonesia. Penerbit BRIN. 2022. hlm. 1. ISBN 978-623-7425-10-6.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25206813 (2024-01-23T03:43:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.