Sesium peroksida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29582667; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Sesium peroksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[sesium]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] . Senyawa ini dapat dibentuk dari logam sesium dengan menambahkan jumlah stoikiometri dalam [[Amonia#Sifat pelarut|larutan amonia]], atau mengoksidasi logam sesium padat secara langsung. | [[File:Cs2O2.png|thumb|right|280px|Cs2O2]] | ||
'''Sesium peroksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dari [[sesium]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] . Senyawa ini dapat dibentuk dari logam sesium dengan menambahkan jumlah stoikiometri dalam [[Amonia#Sifat pelarut|larutan amonia]], atau mengoksidasi logam sesium padat secara langsung.<ref>I. I. Volnov. ''Peroxides, Superoxides, and Ozonides of Alkali and Alkaline Earth Metals''. Springer. 2012. hlm. 45. ISBN 9781468482522.</ref> | |||
: | : | ||
Sesium peroksida juga dapat dibentuk melalui dekomposisi termal dari [[sesium superoksida]]: | Sesium peroksida juga dapat dibentuk melalui dekomposisi termal dari [[sesium superoksida]]:<ref>S. P. Berardinelli. ''Thermal decomposition of the higher oxides of cesium in the temperature range 320-500.deg''. ''Inorganic Chemistry''. American Chemical Society (ACS). 1974-01-01. Vol. 13 (1). hlm. 189–191. doi:10.1021/ic50131a037.</ref> | ||
: | : | ||
Setelah dipanaskan hingga suhu 650 °C, senyawa ini akan terurai menjadi [[sesium monoksida]] dan [[Alotrop oksigen#Oksigen atomik|oksigen atomik]]: | Setelah dipanaskan hingga suhu 650 °C, senyawa ini akan terurai menjadi [[sesium monoksida]] dan [[Alotrop oksigen#Oksigen atomik|oksigen atomik]]:<ref>Nikolaj Zefirov. ''Chimičeskaja ėnciklopedija : v pjati tomach''. Izdat. 1995. hlm. 658. ISBN 5-85270-092-4.</ref> | ||
: | : | ||
Sesium peroksida menunjukkan getaran [[Spektroskopi Raman|Raman]] pada 743 cm<sup>−1</sup>, karena adanya ion [[peroksida]]. Senyawa ini sering digunakan sebagai pelapis untuk [[fotokatode|fotokatoda]], karena [[fungsi kerja]]nya yang rendah. | Sesium peroksida menunjukkan getaran [[Spektroskopi Raman|Raman]] pada 743 cm<sup>−1</sup>, karena adanya ion [[peroksida]].<ref>Tsachi Livneh. [https://archive.org/details/sim_journal-of-raman-spectroscopy_2002-08_33_8/page/n90 Raman scattering from the peroxide ion in Cs 2 O 2]. ''Journal of Raman Spectroscopy''. Wiley. 2002. Vol. 33 (8). hlm. 675–676. doi:10.1002/jrs.900.</ref> Senyawa ini sering digunakan sebagai pelapis untuk [[fotokatode|fotokatoda]], karena [[fungsi kerja]]nya yang rendah.<ref>Yun Sun. ''Formation of cesium peroxide and cesium superoxide on InP photocathodes activated by cesium and oxygen''. ''Journal of Applied Physics''. AIP Publishing. 2007. Vol. 102 (7). hlm. 074908–074908–6. doi:10.1063/1.2786882.</ref> | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sesium+peroksida&oldid=29582667 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29582667 (2026-08-15T11:48:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.03

Sesium peroksida adalah sebuah senyawa anorganik dari sesium dan oksigen dengan rumus kimia . Senyawa ini dapat dibentuk dari logam sesium dengan menambahkan jumlah stoikiometri dalam larutan amonia, atau mengoksidasi logam sesium padat secara langsung.[1]
Sesium peroksida juga dapat dibentuk melalui dekomposisi termal dari sesium superoksida:[2]
Setelah dipanaskan hingga suhu 650 °C, senyawa ini akan terurai menjadi sesium monoksida dan oksigen atomik:[3]
Sesium peroksida menunjukkan getaran Raman pada 743 cm−1, karena adanya ion peroksida.[4] Senyawa ini sering digunakan sebagai pelapis untuk fotokatoda, karena fungsi kerjanya yang rendah.[5]
Referensi
- ↑ I. I. Volnov. Peroxides, Superoxides, and Ozonides of Alkali and Alkaline Earth Metals. Springer. 2012. hlm. 45. ISBN 9781468482522.
- ↑ S. P. Berardinelli. Thermal decomposition of the higher oxides of cesium in the temperature range 320-500.deg. Inorganic Chemistry. American Chemical Society (ACS). 1974-01-01. Vol. 13 (1). hlm. 189–191. doi:10.1021/ic50131a037.
- ↑ Nikolaj Zefirov. Chimičeskaja ėnciklopedija : v pjati tomach. Izdat. 1995. hlm. 658. ISBN 5-85270-092-4.
- ↑ Tsachi Livneh. Raman scattering from the peroxide ion in Cs 2 O 2. Journal of Raman Spectroscopy. Wiley. 2002. Vol. 33 (8). hlm. 675–676. doi:10.1002/jrs.900.
- ↑ Yun Sun. Formation of cesium peroxide and cesium superoxide on InP photocathodes activated by cesium and oxygen. Journal of Applied Physics. AIP Publishing. 2007. Vol. 102 (7). hlm. 074908–074908–6. doi:10.1063/1.2786882.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29582667 (2026-08-15T11:48:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.