Lompat ke isi

Emas(III) oksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27514937; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Emas(III) oksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] biner dari [[emas]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] Au<sub>2</sub>O<sub>3</sub>. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna merah kecokelatan yang terurai pada suhu 298&nbsp;°C.
[[File:Au2O3structure.jpg|thumb|right|280px|Au2O3structure]]


Menurut [[kristalografi sinar-X]], AuO memiliki pusat emas planar persegi dengan oksida berkoordinasi 2 dan 3. Keempat jarak ikatan Au-O berkisar antara 193 hingga 207&nbsp;[[pikometer|pm]]. Kristal ini dapat dibuat dengan memanaskan emas(III) oksida terhidrasi amorf dengan [[asam perklorat]] dan suatu [[logam alkali]] [[perklorat]] dalam tabung [[kuarsa]] tertutup pada suhu sekitar 250&nbsp;°C dan tekanan sekitar 30&nbsp;MPa.
'''Emas(III) oksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] biner dari [[emas]] dan [[oksigen]] dengan [[rumus kimia]] Au<sub>2</sub>O<sub>3</sub>. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna merah kecokelatan yang terurai pada suhu 298&nbsp;°C.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Emas%28III%29+oksida&oldid=27514937 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
 
==Referensi==


Menurut [[kristalografi sinar-X]], AuO memiliki pusat emas planar persegi dengan oksida berkoordinasi 2 dan 3. Keempat jarak ikatan Au-O berkisar antara 193 hingga 207&nbsp;[[pikometer|pm]].<ref>Jones, P. G. [https://link.springer.com/article/10.1007%2FBF03215453 Gold(III) oxide]. ''Acta Crystallographica Section B''. 1979. Vol. 35 (6). hlm. 1435. doi:10.1107/S0567740879006622.</ref> Kristal ini dapat dibuat dengan memanaskan emas(III) oksida terhidrasi amorf dengan [[asam perklorat]] dan suatu [[logam alkali]] [[perklorat]] dalam tabung [[kuarsa]] tertutup pada suhu sekitar 250&nbsp;°C dan tekanan sekitar 30&nbsp;MPa.<ref>Peter G. Jones. ''Gold(III) oxide and oxychloride''. ''Gold Bulletin''. 1980. Vol. 13 (2). hlm. 56. doi:10.1007/BF03215453.</ref>


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Emas%28III%29+oksida&oldid=27514937 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27514937 (2025-07-09T01:00:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Emas%28III%29+oksida&oldid=27514937 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27514937 (2025-07-09T01:00:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.04

Au2O3structure

Emas(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik biner dari emas dan oksigen dengan rumus kimia Au2O3. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna merah kecokelatan yang terurai pada suhu 298 °C.[1]

Menurut kristalografi sinar-X, AuO memiliki pusat emas planar persegi dengan oksida berkoordinasi 2 dan 3. Keempat jarak ikatan Au-O berkisar antara 193 hingga 207 pm.[2] Kristal ini dapat dibuat dengan memanaskan emas(III) oksida terhidrasi amorf dengan asam perklorat dan suatu logam alkali perklorat dalam tabung kuarsa tertutup pada suhu sekitar 250 °C dan tekanan sekitar 30 MPa.[3]

Pranala luar

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Jones, P. G. Gold(III) oxide. Acta Crystallographica Section B. 1979. Vol. 35 (6). hlm. 1435. doi:10.1107/S0567740879006622.
  3. Peter G. Jones. Gold(III) oxide and oxychloride. Gold Bulletin. 1980. Vol. 13 (2). hlm. 56. doi:10.1007/BF03215453.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514937 (2025-07-09T01:00:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.