Lompat ke isi

Asam jasmonat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28587026; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Asam jasmonat''' adalah [[senyawa organik]] yang terbentuk melalui [[biosintesis]] dari [[asam linoleat|asam linoleat-bebas]] oleh enzim [[lipoksigenase]] dan berfungsi menghambat pertumbuhan beberapa bagian tumbuhan tertentu dan sangat kuat mendorong terjadinya [[penuaan]] daun. Karena fungsinya ini, asam jasmonat (dan turunannya) termasuk ke dalam [[hormon tumbuhan]]. Senyawa ini dan metil esternya (metil jasmonat) terdapat pada beberapa spesies tumbuhan dan di dalam minyak [[melati]]. Jasmonat sudah ditemukan pada 150 suku dan 206 spesies (termasuk [[cendawan]], [[lumut]], dan [[paku-pakuan]]) sehingga diduga asam jasmonat lazim terdapat pada tumbuhan.
[[File:Jasmonicacid.svg|thumb|right|280px|Jasmonicacid]]


Asam jasmonat pertama kali diisolasi dari [[fungi]] ''Lasiodiplodia theobromae'' dan kemudian dalam bentuk metil ester serta sebagai senyawa memicu penuaan pada ulat kayu ''[[Artemisia absinthium]]''. Senyawa yang bersifat volatil (mudah menguap) ini juga dapat ditemukan pada minyak dari ''Jasminium grandiforum'' L. dan ''Rosmarius officinalis'' L.
'''Asam jasmonat''' adalah [[senyawa organik]] yang terbentuk melalui [[biosintesis]] dari [[asam linoleat|asam linoleat-bebas]] oleh enzim [[lipoksigenase]] dan berfungsi menghambat pertumbuhan beberapa bagian tumbuhan tertentu dan sangat kuat mendorong terjadinya [[penuaan]] daun.<ref>Salisbury FB, Ross CW. 1995. ''Fisiologi Tumbuhan, jilid 3''. terjemahan Lukman DR, Sumaryono. Bandung: Penerbit ITB. Hal:92 ISBN 979-8591-37-2</ref> Karena fungsinya ini, asam jasmonat (dan turunannya) termasuk ke dalam [[hormon tumbuhan]]. Senyawa ini dan metil esternya (metil jasmonat) terdapat pada beberapa spesies tumbuhan dan di dalam minyak [[melati]].<ref>Parthier B. 1990. Jasmonates: hormonal regulators of stress factors in leaf senescence?. ''J of Plant Growth Regulation'' 9:57-63 .</ref> Jasmonat sudah ditemukan pada 150 suku dan 206 spesies (termasuk [[cendawan]], [[lumut]], dan [[paku-pakuan]]) sehingga diduga asam jasmonat lazim terdapat pada tumbuhan.<ref>Salisbury FB, Ross CW. 1995. ''Fisiologi Tumbuhan, jilid 3''. terjemahan Lukman DR, Sumaryono. Bandung: Penerbit ITB. Hal:92 ISBN 979-8591-37-2</ref>
 
Asam jasmonat pertama kali diisolasi dari [[fungi]] ''Lasiodiplodia theobromae'' dan kemudian dalam bentuk metil ester serta sebagai senyawa memicu penuaan pada ulat kayu ''[[Artemisia absinthium]]''.<ref>Osborne DJ, McManus MT. 2005. ''Hormones, Signals, and target cells in Plant Development. Development and Cell Biology Series''. Cambridge:Cambridge University Press. Hal:22-23. ISBN 978-0-521-33076-3</ref> Senyawa yang bersifat volatil (mudah menguap) ini juga dapat ditemukan pada minyak dari ''Jasminium grandiforum'' L. dan ''Rosmarius officinalis'' L.<ref>Osborne DJ, McManus MT. 2005. ''Hormones, Signals, and target cells in Plant Development. Development and Cell Biology Series''. Cambridge:Cambridge University Press. Hal:22-23. ISBN 978-0-521-33076-3</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+jasmonat&oldid=28587026 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28587026 (2025-11-21T11:43:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+jasmonat&oldid=28587026 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28587026 (2025-11-21T11:43:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.12

Jasmonicacid

Asam jasmonat adalah senyawa organik yang terbentuk melalui biosintesis dari asam linoleat-bebas oleh enzim lipoksigenase dan berfungsi menghambat pertumbuhan beberapa bagian tumbuhan tertentu dan sangat kuat mendorong terjadinya penuaan daun.[1] Karena fungsinya ini, asam jasmonat (dan turunannya) termasuk ke dalam hormon tumbuhan. Senyawa ini dan metil esternya (metil jasmonat) terdapat pada beberapa spesies tumbuhan dan di dalam minyak melati.[2] Jasmonat sudah ditemukan pada 150 suku dan 206 spesies (termasuk cendawan, lumut, dan paku-pakuan) sehingga diduga asam jasmonat lazim terdapat pada tumbuhan.[3]

Asam jasmonat pertama kali diisolasi dari fungi Lasiodiplodia theobromae dan kemudian dalam bentuk metil ester serta sebagai senyawa memicu penuaan pada ulat kayu Artemisia absinthium.[4] Senyawa yang bersifat volatil (mudah menguap) ini juga dapat ditemukan pada minyak dari Jasminium grandiforum L. dan Rosmarius officinalis L.[5]

Referensi

  1. Salisbury FB, Ross CW. 1995. Fisiologi Tumbuhan, jilid 3. terjemahan Lukman DR, Sumaryono. Bandung: Penerbit ITB. Hal:92 ISBN 979-8591-37-2
  2. Parthier B. 1990. Jasmonates: hormonal regulators of stress factors in leaf senescence?. J of Plant Growth Regulation 9:57-63 .
  3. Salisbury FB, Ross CW. 1995. Fisiologi Tumbuhan, jilid 3. terjemahan Lukman DR, Sumaryono. Bandung: Penerbit ITB. Hal:92 ISBN 979-8591-37-2
  4. Osborne DJ, McManus MT. 2005. Hormones, Signals, and target cells in Plant Development. Development and Cell Biology Series. Cambridge:Cambridge University Press. Hal:22-23. ISBN 978-0-521-33076-3
  5. Osborne DJ, McManus MT. 2005. Hormones, Signals, and target cells in Plant Development. Development and Cell Biology Series. Cambridge:Cambridge University Press. Hal:22-23. ISBN 978-0-521-33076-3

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28587026 (2025-11-21T11:43:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.