Protimosin-alfa: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27780235; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:2l9i_thymosin_alpha-1.png|thumb|right|280px|2l9i thymosin alpha-1]] | |||
'''Protimosin-α''' () adalah prekursor dari [[hormon]] dan substansi serupa hormon yang di[[sekresi]] oleh [[kelenjar]] [[timus]], dan mempunyai panjang 113 [[asam amino|AA]] pada [[tikus]].<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/omim/188390 PROTHYMOSIN, ALPHA; PTMA]. ''OMIM''.</ref> | |||
ProT memiliki derajat keasaman yang sangat tinggi dan terdistribusi sangat merata pada [[sel (biologi)|sel]] [[mamalia]]. Semenjak diketemukan pada tahun 1984, peran ProT masih terus menjadi perdebatan.<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/10605816 Prothymosin alpha]. ''Department of Cell Biology and Physiology, Washington University School of Medicine; Segade F, Gómez-Márquez J''.</ref> Awalnya, ProT dianggap sebagai faktor timik dengan fungsi hormonal yang berperan dalam mematangkan [[sel T]]. Irisan ProT berupa Timosin-α1 dan Timosin fraksi 5 merupakan [[protein]] yang menginduksi diferensiasi [[sel T]].<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/2599716 Characterization of the immunoregulatory properties of thymosin alpha 1 on interleukin-2 production and interleukin-2 receptor expression in normal human lymphocytes]. ''Department of Medicine, George Washington University School of Medicine; Sztein MB, Serrate SA''.</ref> Analisis molekular dan seluler lebih lanjut memberikan bukti-bukti bahwa ProT tergolong [[asam nukleat]] yang diperlukan dalam proses proliferasi, dan memiliki kapasitas untuk membuka lipatan fiber dari [[kromatin]] melalui interaksi dengan [[histon]] H1.<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9628907 Prothymosin alpha modulates the interaction of histone H1 with chromatin]. ''Laboratory of Biological Chemistry, University of Ioannina; Karetsou Z, Sandaltzopoulos R, Frangou-Lazaridis M, Lai CY, Tsolas O, Becker PB, Papamarcaki T''.</ref> | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protimosin-alfa&oldid=27780235 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27780235 (2025-09-05T03:04:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.13

Protimosin-α () adalah prekursor dari hormon dan substansi serupa hormon yang disekresi oleh kelenjar timus, dan mempunyai panjang 113 AA pada tikus.[1]
ProT memiliki derajat keasaman yang sangat tinggi dan terdistribusi sangat merata pada sel mamalia. Semenjak diketemukan pada tahun 1984, peran ProT masih terus menjadi perdebatan.[2] Awalnya, ProT dianggap sebagai faktor timik dengan fungsi hormonal yang berperan dalam mematangkan sel T. Irisan ProT berupa Timosin-α1 dan Timosin fraksi 5 merupakan protein yang menginduksi diferensiasi sel T.[3] Analisis molekular dan seluler lebih lanjut memberikan bukti-bukti bahwa ProT tergolong asam nukleat yang diperlukan dalam proses proliferasi, dan memiliki kapasitas untuk membuka lipatan fiber dari kromatin melalui interaksi dengan histon H1.[4]
Referensi
- ↑ PROTHYMOSIN, ALPHA; PTMA. OMIM.
- ↑ Prothymosin alpha. Department of Cell Biology and Physiology, Washington University School of Medicine; Segade F, Gómez-Márquez J.
- ↑ Characterization of the immunoregulatory properties of thymosin alpha 1 on interleukin-2 production and interleukin-2 receptor expression in normal human lymphocytes. Department of Medicine, George Washington University School of Medicine; Sztein MB, Serrate SA.
- ↑ Prothymosin alpha modulates the interaction of histone H1 with chromatin. Laboratory of Biological Chemistry, University of Ioannina; Karetsou Z, Sandaltzopoulos R, Frangou-Lazaridis M, Lai CY, Tsolas O, Becker PB, Papamarcaki T.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27780235 (2025-09-05T03:04:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.