Bromelin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28537827; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Bromelin''' atau '''bromelain''' adalah enzim proteolitik yang ditemukan pada bagian [[batang]] dan [[buah]] [[nanas]] (''Ananas comosus''). Enzim ini diproduksi sebagai hasil sampingan dari [[pabrik]] [[jus]] nanas. Dalam memproduksi bromelin, beberapa senyawa yang dapat digunakan untuk [[presipitasi]] (pengendapan) enzim ini adalah [[amonium sulfat]] dan [[alkohol]]. Beberapa kegunaan dari enzim ini adalah mengurangi rasa sakit dan pembengkakan karena luka atau [[operasi]], mengurangi [[radang sendi]], menyembuhkan [[luka bakar]], meningkatkan fungsi [[paru-paru]] pada penderita [[infeksi saluran pernapasan]], dan lain-lain. Untuk meningkatkan kelancaran pencernaan pada manusia, umumnya digunakan bromelin berdosis 500 mg dalam bentuk [[kapsul]]. Apabila konsumsi bromelin dilakukan bersamaan dengan senyawa [[anti-koagulan]] maka risiko terjadinya [[pendarahan]] akan meningkat. | [[File:Pineapple1.JPG|thumb|right|280px|Pineapple1]] | ||
'''Bromelin''' atau '''bromelain''' adalah enzim proteolitik yang ditemukan pada bagian [[batang]] dan [[buah]] [[nanas]] (''Ananas comosus'').<ref>Amalendu Chakraverty. ''Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices''. CRC Press. 2002.Page.832</ref><ref>Integrative Medicine Communications. ''Quick access patient information on conditions, herbs & supplements''. Thieme New York. 2000.Page.146</ref> Enzim ini diproduksi sebagai hasil sampingan dari [[pabrik]] [[jus]] nanas.<ref>Amalendu Chakraverty. ''Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices''. CRC Press. 2002.Page.832</ref> Dalam memproduksi bromelin, beberapa senyawa yang dapat digunakan untuk [[presipitasi]] (pengendapan) enzim ini adalah [[amonium sulfat]] dan [[alkohol]].<ref>Amalendu Chakraverty. ''Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices''. CRC Press. 2002.Page.832</ref> Beberapa kegunaan dari enzim ini adalah mengurangi rasa sakit dan pembengkakan karena luka atau [[operasi]], mengurangi [[radang sendi]], menyembuhkan [[luka bakar]], meningkatkan fungsi [[paru-paru]] pada penderita [[infeksi saluran pernapasan]], dan lain-lain.<ref>Amalendu Chakraverty. ''Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices''. CRC Press. 2002.Page.832</ref> Untuk meningkatkan kelancaran pencernaan pada manusia, umumnya digunakan bromelin berdosis 500 mg dalam bentuk [[kapsul]]. Apabila konsumsi bromelin dilakukan bersamaan dengan senyawa [[anti-koagulan]] maka risiko terjadinya [[pendarahan]] akan meningkat.<ref>Amalendu Chakraverty. ''Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices''. CRC Press. 2002.Page.832</ref> | |||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bromelin&oldid=28537827 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28537827 (2025-11-18T14:06:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.14
Bromelin atau bromelain adalah enzim proteolitik yang ditemukan pada bagian batang dan buah nanas (Ananas comosus).[1][2] Enzim ini diproduksi sebagai hasil sampingan dari pabrik jus nanas.[3] Dalam memproduksi bromelin, beberapa senyawa yang dapat digunakan untuk presipitasi (pengendapan) enzim ini adalah amonium sulfat dan alkohol.[4] Beberapa kegunaan dari enzim ini adalah mengurangi rasa sakit dan pembengkakan karena luka atau operasi, mengurangi radang sendi, menyembuhkan luka bakar, meningkatkan fungsi paru-paru pada penderita infeksi saluran pernapasan, dan lain-lain.[5] Untuk meningkatkan kelancaran pencernaan pada manusia, umumnya digunakan bromelin berdosis 500 mg dalam bentuk kapsul. Apabila konsumsi bromelin dilakukan bersamaan dengan senyawa anti-koagulan maka risiko terjadinya pendarahan akan meningkat.[6]
Referensi
- ↑ Amalendu Chakraverty. Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices. CRC Press. 2002.Page.832
- ↑ Integrative Medicine Communications. Quick access patient information on conditions, herbs & supplements. Thieme New York. 2000.Page.146
- ↑ Amalendu Chakraverty. Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices. CRC Press. 2002.Page.832
- ↑ Amalendu Chakraverty. Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices. CRC Press. 2002.Page.832
- ↑ Amalendu Chakraverty. Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices. CRC Press. 2002.Page.832
- ↑ Amalendu Chakraverty. Handbook of postharvest technology: cereals, fruits, vegetables, tea, and spices. CRC Press. 2002.Page.832
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28537827 (2025-11-18T14:06:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.