Diagram gaya bebas: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29508469; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam bidang [[fisika]] dan [[teknik]], '''diagram gaya bebas''' atau disingkat DGB ( ) adalah ilustrasi grafis yang digunakan untuk memvisualisasikan gaya, momen, dan reaksi yang dihasilkan pada benda/sistem dalam kondisi tertentu. DGB menggambarkan suatu benda atau keterhubunggan benda dengan semua gaya, momentum, dan reaksi yang bekerja pada sekeliling benda tersebut atau disebut total gaya pada sebuah benda. | [[File:Free_body_diagram2.svg|thumb|right|280px|Free body diagram2]] | ||
Dalam bidang [[fisika]] dan [[teknik]], '''diagram gaya bebas''' atau disingkat DGB ( <ref>[http://dx.doi.org/10.1142/9781786340092_0005 Newtonian Mechanics for Undergraduates]. WORLD SCIENTIFIC (EUROPE). 2015-11-25. hlm. 47–62. ISBN 978-1-78634-007-8.</ref>) adalah ilustrasi grafis yang digunakan untuk memvisualisasikan gaya, momen, dan reaksi yang dihasilkan pada benda/sistem dalam kondisi tertentu. DGB menggambarkan suatu benda atau keterhubunggan benda dengan semua gaya, momentum, dan reaksi yang bekerja pada sekeliling benda tersebut atau disebut total gaya pada sebuah benda. | |||
== Tujuan == | == Tujuan == | ||
Untuk menghindari kesalahan dalam menghitung gaya-gaya yang bekerja pada benda, kita akan sangat tertolong apabila terlebih dahulu melukis diagram gaya bebas yang bekerja pada benda. Diagram gaya bebas adalah gambaran semua gaya yang berasal dari luar sistem yang bekerja pada sistem. Gaya luar inilah yang menghasilkan percepatan pada sistem/benda. Diagram ini sering digunakan antara lain untuk menentukan beban komponen struktural benda dan juga untuk menghitung gaya internal didalam benda. Selain itu DGB digunakan sebagian besar disiplin ilmu teknik mulai [[Biomekanika]] hingga Teknik Struktural. Dalam lingkungan pendidikan seperti [[mata pelajaran]] fisika atau [[mata kuliah]] fisika dasar, belajar menggambar diagram gaya bebas merupakan langkah penting untuk memahami topik tertentu dalam fisika, seperti [[Statis|fisika statis]], [[Dinamika (mekanika)|dinamika]], dan bentuk [[mekanika klasik]] lainnya. | Untuk menghindari kesalahan dalam menghitung gaya-gaya yang bekerja pada benda, kita akan sangat tertolong apabila terlebih dahulu melukis diagram gaya bebas yang bekerja pada benda. Diagram gaya bebas adalah gambaran semua gaya yang berasal dari luar sistem yang bekerja pada sistem. Gaya luar inilah yang menghasilkan percepatan pada sistem/benda.<ref>[https://drive.google.com/file/d/17YoSIooNwQiodJrafK8SFUBFyMWieB_P/view?usp=embed_facebook Mikrajuddin Abdullah - Fisika Dasar I 2016.pdf]. ''Google Docs''.</ref> Diagram ini sering digunakan antara lain untuk menentukan beban komponen struktural benda dan juga untuk menghitung gaya internal didalam benda. Selain itu DGB digunakan sebagian besar disiplin ilmu teknik mulai [[Biomekanika]] hingga Teknik Struktural.<ref>Antony J. Wilkinson. [http://dx.doi.org/10.1002/jnm.478 GETTING STARTED WITH MATLABVERSION 6: A QUICK INTRODUCTION FOR SCIENTISTS AND ENGINEERS by Rudra Pratap, Oxford University Press, Oxford, Price: £15.95, Paperback, ISBN 0-19-515014-7]. ''International Journal of Numerical Modelling: Electronic Networks, Devices and Fields''. 2003-02-27. Vol. 16 (2). hlm. 196–196. doi:10.1002/jnm.478.</ref><ref>Hibbeler, R. C. [https://www.worldcat.org/oclc/77761265 Engineering mechanics. Statics and dynamics]. Pearson/Prentice-Hall. 2007. ISBN 0-13-221509-8.</ref> Dalam lingkungan pendidikan seperti [[mata pelajaran]] fisika atau [[mata kuliah]] fisika dasar, belajar menggambar diagram gaya bebas merupakan langkah penting untuk memahami topik tertentu dalam fisika, seperti [[Statis|fisika statis]], [[Dinamika (mekanika)|dinamika]], dan bentuk [[mekanika klasik]] lainnya. | ||
== Melukis diagram gaya bebas == | == Melukis diagram gaya bebas == | ||
Diagram gaya bebas bukanlah diagram berskala. Ada seni dan fleksibilitas dalam prosesnya. Ikonografi diagram gaya bebas, tidak hanya bagaimana ia digambar tetapi juga bagaimana ia ditafsirkan, serta bergantung bagaimana benda itu dimodelkan. | Diagram gaya bebas bukanlah diagram berskala. Ada seni dan fleksibilitas dalam prosesnya. Ikonografi diagram gaya bebas, tidak hanya bagaimana ia digambar tetapi juga bagaimana ia ditafsirkan, serta bergantung bagaimana benda itu dimodelkan.<ref>Avinash Puri. [https://iopscience.iop.org/article/10.1088/0031-9120/31/3/015 The art of free-body diagrams]. ''Physics Education''. 1996-05. Vol. 31 (3). hlm. 155–157. doi:10.1088/0031-9120/31/3/015.</ref> | ||
diagaram gaya bebas terdiri dari: | diagaram gaya bebas terdiri dari: | ||
| Baris 19: | Baris 21: | ||
=== Gaya pada bidang miring === | === Gaya pada bidang miring === | ||
Menentukan total gaya sangat mudah jika semua gaya sejajar dengan sumbu kerangka koordinat, tetapi akan lebih rumit jika beberapa gaya tidak sejajar atau berada pada [[bidang miring]]. Sering kali lebih mudah untuk menganalisis komponen gaya, dalam hal ini simbol ΣFx dan ΣFy digunakan sebagai pengganti ΣF. Gaya yang menunjuk pada suatu sudut ke sumbu koordinat diagram dapat dipecah menjadi dua bagian (atau tiga, untuk masalah tiga dimensi) —setiap bagian diarahkan sepanjang salah satu sumbu — secara horizontal (Fx) dan vertikal (Fy). | Menentukan total gaya sangat mudah jika semua gaya sejajar dengan sumbu kerangka koordinat, tetapi akan lebih rumit jika beberapa gaya tidak sejajar atau berada pada [[bidang miring]]. Sering kali lebih mudah untuk menganalisis komponen gaya, dalam hal ini simbol ΣFx dan ΣFy digunakan sebagai pengganti ΣF. Gaya yang menunjuk pada suatu sudut ke sumbu koordinat diagram dapat dipecah menjadi dua bagian (atau tiga, untuk masalah tiga dimensi) —setiap bagian diarahkan sepanjang salah satu sumbu — secara horizontal (Fx) dan vertikal (Fy). | ||
| Baris 25: | Baris 26: | ||
Diagram gaya bebas sederhana, yang ditunjukkan gambar di atas, dari balok di bidang miring menggambarkan beberapa hal: | Diagram gaya bebas sederhana, yang ditunjukkan gambar di atas, dari balok di bidang miring menggambarkan beberapa hal: | ||
* Semua penyangga dan struktur eksternal telah digantikan oleh gaya yang mereka hasilkan. Ini termasuk: | * Semua penyangga dan struktur eksternal telah digantikan oleh gaya yang mereka hasilkan. Ini termasuk: | ||
** mg: hasil kali massa balok dan konstanta percepatan gravitasi: w = mg atau disebut berat balok. | ** mg: hasil kali massa balok dan konstanta percepatan gravitasi: w = mg atau disebut berat balok. | ||
** N: [[gaya normal]] balok. | ** N: [[gaya normal]] balok. | ||
| Baris 34: | Baris 35: | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Mekanika klasik]] | * [[Mekanika klasik]] | ||
* [[Analisa medan gaya]] - aplikasi diagram gaya dalam ilmu sosial | * [[Analisa medan gaya]] - aplikasi diagram gaya dalam ilmu sosial | ||
| Baris 42: | Baris 42: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diagram+gaya+bebas&oldid=29508469 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29508469 (2026-07-31T04:17:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.03
Dalam bidang fisika dan teknik, diagram gaya bebas atau disingkat DGB ( [1]) adalah ilustrasi grafis yang digunakan untuk memvisualisasikan gaya, momen, dan reaksi yang dihasilkan pada benda/sistem dalam kondisi tertentu. DGB menggambarkan suatu benda atau keterhubunggan benda dengan semua gaya, momentum, dan reaksi yang bekerja pada sekeliling benda tersebut atau disebut total gaya pada sebuah benda.
Tujuan
Untuk menghindari kesalahan dalam menghitung gaya-gaya yang bekerja pada benda, kita akan sangat tertolong apabila terlebih dahulu melukis diagram gaya bebas yang bekerja pada benda. Diagram gaya bebas adalah gambaran semua gaya yang berasal dari luar sistem yang bekerja pada sistem. Gaya luar inilah yang menghasilkan percepatan pada sistem/benda.[2] Diagram ini sering digunakan antara lain untuk menentukan beban komponen struktural benda dan juga untuk menghitung gaya internal didalam benda. Selain itu DGB digunakan sebagian besar disiplin ilmu teknik mulai Biomekanika hingga Teknik Struktural.[3][4] Dalam lingkungan pendidikan seperti mata pelajaran fisika atau mata kuliah fisika dasar, belajar menggambar diagram gaya bebas merupakan langkah penting untuk memahami topik tertentu dalam fisika, seperti fisika statis, dinamika, dan bentuk mekanika klasik lainnya.
Melukis diagram gaya bebas
Diagram gaya bebas bukanlah diagram berskala. Ada seni dan fleksibilitas dalam prosesnya. Ikonografi diagram gaya bebas, tidak hanya bagaimana ia digambar tetapi juga bagaimana ia ditafsirkan, serta bergantung bagaimana benda itu dimodelkan.[5]
diagaram gaya bebas terdiri dari:
- Sebuah sistem atau benda yang divisualisasikan ke dalam bentuk kotak.
- Gaya ditampilkan sebagai panah lurus yang menunjuk ke arah mana gaya tersebut bekerja.
- Momentum ditampilkan dalam panah melengkung
- Sebuah sistem kordinat
- Reaksi yang sering terjadi pada gaya yang diterapkan digambarkan sebagai garis putus-putus pada batang panah.
Analisis
Diagram gaya bebas dianalisis dengan menjumlahkan semua gaya, sering kali dilakukan dengan menjumlahkan gaya di setiap arah sumbu. Ketika gaya total nol, benda harus diam atau bergerak dengan kecepatan konstan (kecepatan dan arah konstan), menurut hukum pertama Newton. Jika gaya totalnya bukan nol, maka benda mengalami percepatan ke arah tertentu menurut hukum kedua Newton.
Gaya pada bidang miring
Menentukan total gaya sangat mudah jika semua gaya sejajar dengan sumbu kerangka koordinat, tetapi akan lebih rumit jika beberapa gaya tidak sejajar atau berada pada bidang miring. Sering kali lebih mudah untuk menganalisis komponen gaya, dalam hal ini simbol ΣFx dan ΣFy digunakan sebagai pengganti ΣF. Gaya yang menunjuk pada suatu sudut ke sumbu koordinat diagram dapat dipecah menjadi dua bagian (atau tiga, untuk masalah tiga dimensi) —setiap bagian diarahkan sepanjang salah satu sumbu — secara horizontal (Fx) dan vertikal (Fy).
Contoh: Sebuah balok pada bidang miring
Diagram gaya bebas sederhana, yang ditunjukkan gambar di atas, dari balok di bidang miring menggambarkan beberapa hal:
- Semua penyangga dan struktur eksternal telah digantikan oleh gaya yang mereka hasilkan. Ini termasuk:
- mg: hasil kali massa balok dan konstanta percepatan gravitasi: w = mg atau disebut berat balok.
- N: gaya normal balok.
- Ff: gaya gesekan balok.
- Vektor gaya menunjukkan arah dan titik penerapan serta diberi label dengan besarannya.
- Berisi sistem koordinat yang dapat digunakan saat mendeskripsikan vektor.
- Beberapa kehati-hatian diperlukan dalam menafsirkan diagram.
Lihat juga
- Mekanika klasik
- Analisa medan gaya - aplikasi diagram gaya dalam ilmu sosial
- Diagram Kinematika
- Fisika
- Diagram geser dan diagram momentum
Referensi
- ↑ Newtonian Mechanics for Undergraduates. WORLD SCIENTIFIC (EUROPE). 2015-11-25. hlm. 47–62. ISBN 978-1-78634-007-8.
- ↑ Mikrajuddin Abdullah - Fisika Dasar I 2016.pdf. Google Docs.
- ↑ Antony J. Wilkinson. GETTING STARTED WITH MATLABVERSION 6: A QUICK INTRODUCTION FOR SCIENTISTS AND ENGINEERS by Rudra Pratap, Oxford University Press, Oxford, Price: £15.95, Paperback, ISBN 0-19-515014-7. International Journal of Numerical Modelling: Electronic Networks, Devices and Fields. 2003-02-27. Vol. 16 (2). hlm. 196–196. doi:10.1002/jnm.478.
- ↑ Hibbeler, R. C. Engineering mechanics. Statics and dynamics. Pearson/Prentice-Hall. 2007. ISBN 0-13-221509-8.
- ↑ Avinash Puri. The art of free-body diagrams. Physics Education. 1996-05. Vol. 31 (3). hlm. 155–157. doi:10.1088/0031-9120/31/3/015.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29508469 (2026-07-31T04:17:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.