Reaktor unggun tetap: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29537734; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Packed_bed_column.svg|thumb|right|280px|Packed bed column]] | |||
'''Reaktor unggun tetap''' atau '''reaktor unggun diam''' ( atau ''packed bed reactor'') adalah jenis [[Reaktor kimia|reaktor]] khusus di mana satu atau lebih fluida mengalir melalui suatu lapisan atau kemasan padat. Unggun tetap ini sering digunakan untuk menempatkan [[Katalisis heterogen|katalis heterogen]] atau, pada [[bioreaktor]], untuk mengimobilisasi [[mikroorganisme]]. Katalis kimia atau biologis dapat berupa benda padat yang permukaannya dilapisi (misalnya bola, silinder berongga, atau bentuk geometri yang lebih kompleks), maupun media berpori dengan karakteristik serupa. | '''Reaktor unggun tetap''' atau '''reaktor unggun diam''' ( atau ''packed bed reactor'') adalah jenis [[Reaktor kimia|reaktor]] khusus di mana satu atau lebih fluida mengalir melalui suatu lapisan atau kemasan padat. Unggun tetap ini sering digunakan untuk menempatkan [[Katalisis heterogen|katalis heterogen]] atau, pada [[bioreaktor]], untuk mengimobilisasi [[mikroorganisme]]. Katalis kimia atau biologis dapat berupa benda padat yang permukaannya dilapisi (misalnya bola, silinder berongga, atau bentuk geometri yang lebih kompleks), maupun media berpori dengan karakteristik serupa. | ||
==Kelebihan dan kekurangan== | ==Kelebihan dan kekurangan== | ||
Kelebihan utama reaktor unggun tetap dibandingkan dengan reaktor yang menggunakan katalis terlarut adalah bahwa katalis tidak perlu dipisahkan dari produk. Dengan demikian, tahap penyaringan (filtrasi) dapat dihilangkan. Namun, pada bioreaktor, misalnya dalam [[Instalasi pengolahan air limbah|pengolahan air limbah]], mikroorganisme yang berlebih maupun yang telah mati akan ikut terbawa keluar sehingga harus ditahan kembali pada tahap proses berikutnya. | Kelebihan utama reaktor unggun tetap dibandingkan dengan reaktor yang menggunakan katalis terlarut adalah bahwa katalis tidak perlu dipisahkan dari produk. Dengan demikian, tahap penyaringan (filtrasi) dapat dihilangkan. Namun, pada bioreaktor, misalnya dalam [[Instalasi pengolahan air limbah|pengolahan air limbah]], mikroorganisme yang berlebih maupun yang telah mati akan ikut terbawa keluar sehingga harus ditahan kembali pada tahap proses berikutnya. | ||
Kekurangan utama dibandingkan dengan reaktor yang menggunakan katalis terlarut adalah munculnya hambatan tambahan, terutama dalam [[perpindahan massa]] dan [[perpindahan panas]]. | Kekurangan utama dibandingkan dengan reaktor yang menggunakan katalis terlarut adalah munculnya hambatan tambahan, terutama dalam [[perpindahan massa]] dan [[perpindahan panas]]. | ||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor+unggun+tetap&oldid=29537734 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29537734 (2026-08-07T18:22:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.01

Reaktor unggun tetap atau reaktor unggun diam ( atau packed bed reactor) adalah jenis reaktor khusus di mana satu atau lebih fluida mengalir melalui suatu lapisan atau kemasan padat. Unggun tetap ini sering digunakan untuk menempatkan katalis heterogen atau, pada bioreaktor, untuk mengimobilisasi mikroorganisme. Katalis kimia atau biologis dapat berupa benda padat yang permukaannya dilapisi (misalnya bola, silinder berongga, atau bentuk geometri yang lebih kompleks), maupun media berpori dengan karakteristik serupa.
Kelebihan dan kekurangan
Kelebihan utama reaktor unggun tetap dibandingkan dengan reaktor yang menggunakan katalis terlarut adalah bahwa katalis tidak perlu dipisahkan dari produk. Dengan demikian, tahap penyaringan (filtrasi) dapat dihilangkan. Namun, pada bioreaktor, misalnya dalam pengolahan air limbah, mikroorganisme yang berlebih maupun yang telah mati akan ikut terbawa keluar sehingga harus ditahan kembali pada tahap proses berikutnya.
Kekurangan utama dibandingkan dengan reaktor yang menggunakan katalis terlarut adalah munculnya hambatan tambahan, terutama dalam perpindahan massa dan perpindahan panas.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29537734 (2026-08-07T18:22:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.