Lompat ke isi

Epimer: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18894489; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Glucopyranose_mannopyranose.PNG|thumb|right|280px|Glucopyranose mannopyranose]]
Dalam [[kimia]], '''epimer''' adalah sebuah senyawa [[stereoisomer]] yang mempunyai konfigurasi yang berbeda hanya pada satu dari banyak pusat [[stereogenik]]. Stereoisomer ini meliputi [[enantiomer]] dan [[diastereomer]], yang kedua-duanya mempunyai pusat [[stereogenik]] (kecuali pada [[isomer geometrik]] yang merupakan bagian dari diastereomer).
Dalam [[kimia]], '''epimer''' adalah sebuah senyawa [[stereoisomer]] yang mempunyai konfigurasi yang berbeda hanya pada satu dari banyak pusat [[stereogenik]]. Stereoisomer ini meliputi [[enantiomer]] dan [[diastereomer]], yang kedua-duanya mempunyai pusat [[stereogenik]] (kecuali pada [[isomer geometrik]] yang merupakan bagian dari diastereomer).


 
Sebagai contoh, [[gula]] α-glukosa dan β-glukosa merupakan epimer. Pada α-glukosa, gugus -OH yang berada pada karbon pertama (anomerik) mempunyai arah yang berlawanan dengan gugus metilena (pada posisi [[aksial]]). Pada β-glukosa, gugus -OH memiliki arah yang searah dengan gugus metilena (paa posisi [[ekuatorial]]).<ref>[http://www.biotopics.co.uk/as/glucose2.html Structure of the glucose molecule]</ref> Kedua molekul ini merupakan epimer dan [[anomer]].
Sebagai contoh, [[gula]] α-glukosa dan β-glukosa merupakan epimer. Pada α-glukosa, gugus -OH yang berada pada karbon pertama (anomerik) mempunyai arah yang berlawanan dengan gugus metilena (pada posisi [[aksial]]). Pada β-glukosa, gugus -OH memiliki arah yang searah dengan gugus metilena (paa posisi [[ekuatorial]]). Kedua molekul ini merupakan epimer dan [[anomer]].
 


Pada kasus di atas, β-D-glukopiranosa dan β-D-manopiranosa adalah epimer karena mereka hanya berbeda secara stereokimia pada posisi 2. Gugus hidroksi pada β-D-glukopiranosa adalah [[Konformasi sikloheksana#konformasi kursi|aksial]]. Kedua molekul ini adalah epimer, tetapi bukan anomer.
Pada kasus di atas, β-D-glukopiranosa dan β-D-manopiranosa adalah epimer karena mereka hanya berbeda secara stereokimia pada posisi 2. Gugus hidroksi pada β-D-glukopiranosa adalah [[Konformasi sikloheksana#konformasi kursi|aksial]]. Kedua molekul ini adalah epimer, tetapi bukan anomer.


Dalam tatanama kimia, satu dari pasangan epimerik diberikan prefiks '''epi-''', sebagai contoh pada [[kuinina]] dan ''epi-kuinina''. Ketika pasangan tersebut enantiomer, prefiksnya menjadi '''ent-'''
Dalam tatanama kimia, satu dari pasangan epimerik diberikan prefiks '''epi-''', sebagai contoh pada [[kuinina]] dan ''epi-kuinina''. Ketika pasangan tersebut enantiomer, prefiksnya menjadi '''ent-'''
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* IUPAC [[Gold Book]] [http://www.iupac.org/goldbook/E02167.pdf definition]
* IUPAC [[Gold Book]] [http://www.iupac.org/goldbook/E02167.pdf definition]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Epimer&oldid=18894489 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18894489 (2021-08-03T06:21:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Epimer&oldid=18894489 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18894489 (2021-08-03T06:21:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.03

Glucopyranose mannopyranose

Dalam kimia, epimer adalah sebuah senyawa stereoisomer yang mempunyai konfigurasi yang berbeda hanya pada satu dari banyak pusat stereogenik. Stereoisomer ini meliputi enantiomer dan diastereomer, yang kedua-duanya mempunyai pusat stereogenik (kecuali pada isomer geometrik yang merupakan bagian dari diastereomer).

Sebagai contoh, gula α-glukosa dan β-glukosa merupakan epimer. Pada α-glukosa, gugus -OH yang berada pada karbon pertama (anomerik) mempunyai arah yang berlawanan dengan gugus metilena (pada posisi aksial). Pada β-glukosa, gugus -OH memiliki arah yang searah dengan gugus metilena (paa posisi ekuatorial).[1] Kedua molekul ini merupakan epimer dan anomer.

Pada kasus di atas, β-D-glukopiranosa dan β-D-manopiranosa adalah epimer karena mereka hanya berbeda secara stereokimia pada posisi 2. Gugus hidroksi pada β-D-glukopiranosa adalah aksial. Kedua molekul ini adalah epimer, tetapi bukan anomer.

Dalam tatanama kimia, satu dari pasangan epimerik diberikan prefiks epi-, sebagai contoh pada kuinina dan epi-kuinina. Ketika pasangan tersebut enantiomer, prefiksnya menjadi ent-

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18894489 (2021-08-03T06:21:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.