Batu Gondol: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28932623; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Batu Gondol''' (Bahasa Batak: Batu Gondol) (Tidak sama dengan Kisah [[Batu Gantung]]) adalah sebuah situs [[batu]] yang dianggap keramat dan terletak di kawasan pinggiran [[Danau Toba]], [[Sumatera Utara]]. Situs ini dikenal dalam cerita rakyat [[Suku Batak]] dan secara spesifik dikaitkan dengan legenda seorang tokoh bernama '''Albeth Tobing''' (Sebagian versi disebut '''Gunggurdog Tobing'''). | '''Batu Gondol''' (Bahasa Batak: Batu Gondol) (Tidak sama dengan Kisah [[Batu Gantung]]) adalah sebuah situs [[batu]] yang dianggap keramat dan terletak di kawasan pinggiran [[Danau Toba]], [[Sumatera Utara]]. Situs ini dikenal dalam cerita rakyat [[Suku Batak]] dan secara spesifik dikaitkan dengan legenda seorang tokoh bernama '''Albeth Tobing''' (Sebagian versi disebut '''Gunggurdog Tobing''').<ref>Romauli Sitohang. [https://doi.org/10.46362/servire.v3i2.142 Strengthening Batak Tribe Gratitude Worship Overseas as the Preservation of Batak Culture]. ''SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat''. 2023-05-05. Vol. 3 (2). hlm. 75–89. doi:10.46362/servire.v3i2.142.</ref> | ||
Salah satu versi cerita rakyat yang unik mengisahkan tentang seorang tokoh bernama Albeth Tobing. Menurut hikayat setempat, Albeth Tobing adalah seorang pengembara atau warga desa yang dikenal memiliki keterikatan kuat dengan tanah kelahirannya di pesisir Danau Toba. Kisah ini bermula ketika Albeth Tobing sedang dalam perjalanan membawa sesisir pisang sebagai bekal atau persembahan dalam sebuah pertemuan adat yang sangat sakral. Di tengah perjalanan, ia diuji oleh kekuatan alam atau pertemuan dengan tokoh gaib. Konon, karena sebuah ketidaksengajaan atau pelanggaran pantangan terkait bekal pisang yang dibawanya di area keramat tersebut, terjadi peristiwa mistis yang menyebabkan Albeth Tobing beserta barang bawaannya membatu di tepi danau. | Salah satu versi cerita rakyat yang unik mengisahkan tentang seorang tokoh bernama Albeth Tobing. Menurut hikayat setempat, Albeth Tobing adalah seorang pengembara atau warga desa yang dikenal memiliki keterikatan kuat dengan tanah kelahirannya di pesisir Danau Toba. Kisah ini bermula ketika Albeth Tobing sedang dalam perjalanan membawa sesisir pisang sebagai bekal atau persembahan dalam sebuah pertemuan adat yang sangat sakral. Di tengah perjalanan, ia diuji oleh kekuatan alam atau pertemuan dengan tokoh gaib. Konon, karena sebuah ketidaksengajaan atau pelanggaran pantangan terkait bekal pisang yang dibawanya di area keramat tersebut, terjadi peristiwa mistis yang menyebabkan Albeth Tobing beserta barang bawaannya membatu di tepi danau. | ||
| Baris 5: | Baris 5: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batu+Gondol&oldid=28932623 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28932623 (2026-02-05T11:26:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batu+Gondol&oldid=28932623 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28932623 (2026-02-05T11:26:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.12
Batu Gondol (Bahasa Batak: Batu Gondol) (Tidak sama dengan Kisah Batu Gantung) adalah sebuah situs batu yang dianggap keramat dan terletak di kawasan pinggiran Danau Toba, Sumatera Utara. Situs ini dikenal dalam cerita rakyat Suku Batak dan secara spesifik dikaitkan dengan legenda seorang tokoh bernama Albeth Tobing (Sebagian versi disebut Gunggurdog Tobing).[1]
Salah satu versi cerita rakyat yang unik mengisahkan tentang seorang tokoh bernama Albeth Tobing. Menurut hikayat setempat, Albeth Tobing adalah seorang pengembara atau warga desa yang dikenal memiliki keterikatan kuat dengan tanah kelahirannya di pesisir Danau Toba. Kisah ini bermula ketika Albeth Tobing sedang dalam perjalanan membawa sesisir pisang sebagai bekal atau persembahan dalam sebuah pertemuan adat yang sangat sakral. Di tengah perjalanan, ia diuji oleh kekuatan alam atau pertemuan dengan tokoh gaib. Konon, karena sebuah ketidaksengajaan atau pelanggaran pantangan terkait bekal pisang yang dibawanya di area keramat tersebut, terjadi peristiwa mistis yang menyebabkan Albeth Tobing beserta barang bawaannya membatu di tepi danau. Hingga kini, masyarakat sering mengaitkan bentuk batu yang menonjol di situs tersebut dengan sosok Albeth Tobing yang sedang menjaga bekalnya.
Referensi
- ↑ Romauli Sitohang. Strengthening Batak Tribe Gratitude Worship Overseas as the Preservation of Batak Culture. SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 2023-05-05. Vol. 3 (2). hlm. 75–89. doi:10.46362/servire.v3i2.142.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28932623 (2026-02-05T11:26:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.