Lompat ke isi

Migrasi vertikal harian: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29570816; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Migrasi vertikal harian''' (juga dikenal sebagai '''migrasi harian diurnal''' atau '''diel''', dari kata , adalah sebuah pola pergerakan yang digunakan oleh beberapa organisme, seperti [[kopepoda]], dan hewan lain yang hidup di [[laut]] dan di [[danau]]. [[Migrasi]] ini terjadi saat organisme naik ke [[Zona fotik|bagian paling atas laut]] saat malam hari dan kembali ke [[Zona mesopelagik|bagian bawah zona cahaya matahari]] atau ke [[Hipolimnion|bagian dasar sungai yang padat]] saat pagi hari. Pergerakan ini sangat penting dalam bekerjanya [[Raintai makanan laut|rantai makanan laut dalam]] dan [[sekuestrasi karbon]] secara biologis.
[[File:Animation_of_diel_migration.gif|thumb|right|280px|344x344px]]


Bedasarkan jumlah [[biomassa]], pergerakan ini menjadi migrasi sinkornis terbesar di Bumi. Selain itu, migrasi ini tidak terbatas untuk satu jenis takson, karena beberapa contoh diketahui dari hewan yang melakukan ini adalah [[krustasea]] (kopepoda), [[moluska]] ([[cumi-cumi]]) dan [[Actinopterygii|ikan sirip kipas]] ([[trout]]).
'''Migrasi vertikal harian''' (juga dikenal sebagai '''migrasi harian diurnal''' atau '''diel''', dari kata , adalah sebuah pola pergerakan yang digunakan oleh beberapa organisme, seperti [[kopepoda]], dan hewan lain yang hidup di [[laut]] dan di [[danau]]. [[Migrasi]] ini terjadi saat organisme naik ke [[Zona fotik|bagian paling atas laut]] saat malam hari dan kembali ke [[Zona mesopelagik|bagian bawah zona cahaya matahari]] atau ke [[Hipolimnion|bagian dasar sungai yang padat]] saat pagi hari.<ref>[http://funwithkrill.blogspot.com/2011/08/diel-vertical-migration-dvm.html Diel Vertical Migration (DVM)]. 2011-08-24.</ref> Pergerakan ini sangat penting dalam bekerjanya [[Raintai makanan laut|rantai makanan laut dalam]] dan [[sekuestrasi karbon]] secara biologis.<ref>Jeffrey C. Drazen. [https://doi.org/10.1146/annurev-marine-010816-060543 Dining in the Deep: The Feeding Ecology of Deep-Sea Fishes]. ''Annual Review of Marine Science''. 3 January 2017. Vol. 9 (1). hlm. 337–366. doi:10.1146/annurev-marine-010816-060543.</ref>


Fenomena ini dapat menguntungkan karena beberapa alasan, terutama adalah untuk akses makanan dan menhindari predator. Migrasi ini dipicu oleh beragam stimuli, yang paling utama adalah respons dari perubahan intensitas cahaya, meski bukti menunjukkan bahwa [[Ritme sirkadian|jam biologis]] juga merupakan salah satu stimulus yang mendasari hal ini. Meski fenomena ini umumnya nokturnal, dengan hewan naik ke permukaan saat matahari terbenam dan turun saat matahari terbit, waktunya dapat diubah dengan respons berbagai jenis stimuli. Beberapa peristiwa tak biasa mendampak migrasi vertikal: Migrasi vertikal tidak terjadi selama [[matahari tengah malam]] pada wilayah-wilayah Arktik, dan dapat terjadi secara tiba-tiba saat [[gerhana matahari]]. Fenomena ini juga mendemonstrasikan variasi yang dipengaruhi awan.
Bedasarkan jumlah [[biomassa]], pergerakan ini menjadi migrasi sinkornis terbesar di Bumi.<ref>Hannah Seo. [https://knowablemagazine.org/article/living-world/2021/up-downs-great-vertical-migration The ups and downs of a great vertical migration]. ''Knowable Magazine''. 3 December 2021. doi:10.1146/knowable-110421-1.</ref><ref>[http://funwithkrill.blogspot.com/2011/08/diel-vertical-migration-dvm.html Diel Vertical Migration (DVM)]. 2011-08-24.</ref> Selain itu, migrasi ini tidak terbatas untuk satu jenis takson, karena beberapa contoh diketahui dari hewan yang melakukan ini adalah [[krustasea]] (kopepoda),<ref>P.B. Holliland, I. Ahlbeck, E. Westlund, S. Hansson. ''Ontogenetic and seasonal changes in diel vertical migration amplitude of the calanoid copepods Eurytemora affinis and Acartia spp. in a coastal area of the northern Baltic proper''. ''Journal of Plankton Research''. April 2012. Vol. 34 (4). hlm. 298–307. doi:10.1093/plankt/fbs001.</ref> [[moluska]] ([[cumi-cumi]]) dan [[Actinopterygii|ikan sirip kipas]] ([[trout]]).<ref>L.F.G. Gutowsky, P.M. Harrison, E.G. Martins, A. Leake, D.A. Patterson, M. Power, S.J. Cooke. ''Diel vertical migration hypotheses explain size-dependent behaviour in freshwater piscivore''. ''Animal Behaviour''. August 2013. Vol. 86 (2). hlm. 365–373. doi:10.1016/j.anbehav.2013.05.027.</ref>
 
Fenomena ini dapat menguntungkan karena beberapa alasan, terutama adalah untuk akses makanan dan menhindari predator.<ref>B. Cisewski, V.H. Strass, M. Rhein, S. Kragefsky. [https://epic.awi.de/id/eprint/19768/1/Cis2008b.pdf Seasonal variation of diel vertical migration of zooplankton from ADCP backscatter time series data in the Lazarev Sea, Antarctica]. ''Deep Sea Research Part I: Oceanographic Research Papers''. January 2010. Vol. 57 (1). hlm. 78–94. doi:10.1016/j.dsr.2009.10.005.</ref> Migrasi ini dipicu oleh beragam stimuli, yang paling utama adalah respons dari perubahan intensitas cahaya,<ref>B. Cisewski, V.H. Strass, M. Rhein, S. Kragefsky. [https://epic.awi.de/id/eprint/19768/1/Cis2008b.pdf Seasonal variation of diel vertical migration of zooplankton from ADCP backscatter time series data in the Lazarev Sea, Antarctica]. ''Deep Sea Research Part I: Oceanographic Research Papers''. January 2010. Vol. 57 (1). hlm. 78–94. doi:10.1016/j.dsr.2009.10.005.</ref> meski bukti menunjukkan bahwa [[Ritme sirkadian|jam biologis]] juga merupakan salah satu stimulus yang mendasari hal ini.<ref>N.S. Hafker, B. Meyer, K.S. Last, D.W. Pond, L. Huppe, M. Taschke. ''Circadian clock involvement in zooplankton diel vertical migration''. ''Current Biology''. July 2017. Vol. 27 (14). hlm. 2194–2201. doi:10.1016/j.cub.2017.06.025.</ref> Meski fenomena ini umumnya nokturnal, dengan hewan naik ke permukaan saat matahari terbenam dan turun saat matahari terbit, waktunya dapat diubah dengan respons berbagai jenis stimuli. Beberapa peristiwa tak biasa mendampak migrasi vertikal: Migrasi vertikal tidak terjadi selama [[matahari tengah malam]] pada wilayah-wilayah Arktik,<ref>G. Darnis. ''From polar night to midnight sun: Diel vertical migration, metabolism and biogeochemical role of zooplankton in a high Arctic fjord (Kongsfjorden, Svalbard)''. ''Limnology and Oceanography''. 2017. Vol. 62 (4). hlm. 1586–1605. doi:10.1002/lno.10519.</ref><ref>C. Manno, A.K. Pavlov. ''Living planktonic foraminifera in the Fram Strait (Arctic): absence of diel vertical migration during the midnight sun''. ''Hydrobiologia''. January 2014. Vol. 721. hlm. 285–295. doi:10.1007/s10750-013-1669-4.</ref> dan dapat terjadi secara tiba-tiba saat [[gerhana matahari]].<ref>K. Sherman, K.A. Honey. [https://archive.org/details/sim_nature-uk_1970-09-12_227_5263/page/1156 Vertical movements of zooplankton during a solar eclipse]. ''Nature''. May 1970. Vol. 227 (5263). hlm. 1156–1158. doi:10.1038/2271156a0.</ref> Fenomena ini juga mendemonstrasikan variasi yang dipengaruhi awan.<ref>Melissa M. Omand. ''Cloud shadows drive vertical migrations of deep-dwelling marine life''. ''Proceedings of the National Academy of Sciences''. 10 August 2021. Vol. 118 (32). hlm. e2022977118. doi:10.1073/pnas.2022977118.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Migrasi+vertikal+harian&oldid=29570816 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29570816 (2026-08-13T08:55:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Migrasi+vertikal+harian&oldid=29570816 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29570816 (2026-08-13T08:55:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.05

Migrasi vertikal harian (juga dikenal sebagai migrasi harian diurnal atau diel, dari kata , adalah sebuah pola pergerakan yang digunakan oleh beberapa organisme, seperti kopepoda, dan hewan lain yang hidup di laut dan di danau. Migrasi ini terjadi saat organisme naik ke bagian paling atas laut saat malam hari dan kembali ke bagian bawah zona cahaya matahari atau ke bagian dasar sungai yang padat saat pagi hari.[1] Pergerakan ini sangat penting dalam bekerjanya rantai makanan laut dalam dan sekuestrasi karbon secara biologis.[2]

Bedasarkan jumlah biomassa, pergerakan ini menjadi migrasi sinkornis terbesar di Bumi.[3][4] Selain itu, migrasi ini tidak terbatas untuk satu jenis takson, karena beberapa contoh diketahui dari hewan yang melakukan ini adalah krustasea (kopepoda),[5] moluska (cumi-cumi) dan ikan sirip kipas (trout).[6]

Fenomena ini dapat menguntungkan karena beberapa alasan, terutama adalah untuk akses makanan dan menhindari predator.[7] Migrasi ini dipicu oleh beragam stimuli, yang paling utama adalah respons dari perubahan intensitas cahaya,[8] meski bukti menunjukkan bahwa jam biologis juga merupakan salah satu stimulus yang mendasari hal ini.[9] Meski fenomena ini umumnya nokturnal, dengan hewan naik ke permukaan saat matahari terbenam dan turun saat matahari terbit, waktunya dapat diubah dengan respons berbagai jenis stimuli. Beberapa peristiwa tak biasa mendampak migrasi vertikal: Migrasi vertikal tidak terjadi selama matahari tengah malam pada wilayah-wilayah Arktik,[10][11] dan dapat terjadi secara tiba-tiba saat gerhana matahari.[12] Fenomena ini juga mendemonstrasikan variasi yang dipengaruhi awan.[13]

Referensi

  1. Diel Vertical Migration (DVM). 2011-08-24.
  2. Jeffrey C. Drazen. Dining in the Deep: The Feeding Ecology of Deep-Sea Fishes. Annual Review of Marine Science. 3 January 2017. Vol. 9 (1). hlm. 337–366. doi:10.1146/annurev-marine-010816-060543.
  3. Hannah Seo. The ups and downs of a great vertical migration. Knowable Magazine. 3 December 2021. doi:10.1146/knowable-110421-1.
  4. Diel Vertical Migration (DVM). 2011-08-24.
  5. P.B. Holliland, I. Ahlbeck, E. Westlund, S. Hansson. Ontogenetic and seasonal changes in diel vertical migration amplitude of the calanoid copepods Eurytemora affinis and Acartia spp. in a coastal area of the northern Baltic proper. Journal of Plankton Research. April 2012. Vol. 34 (4). hlm. 298–307. doi:10.1093/plankt/fbs001.
  6. L.F.G. Gutowsky, P.M. Harrison, E.G. Martins, A. Leake, D.A. Patterson, M. Power, S.J. Cooke. Diel vertical migration hypotheses explain size-dependent behaviour in freshwater piscivore. Animal Behaviour. August 2013. Vol. 86 (2). hlm. 365–373. doi:10.1016/j.anbehav.2013.05.027.
  7. B. Cisewski, V.H. Strass, M. Rhein, S. Kragefsky. Seasonal variation of diel vertical migration of zooplankton from ADCP backscatter time series data in the Lazarev Sea, Antarctica. Deep Sea Research Part I: Oceanographic Research Papers. January 2010. Vol. 57 (1). hlm. 78–94. doi:10.1016/j.dsr.2009.10.005.
  8. B. Cisewski, V.H. Strass, M. Rhein, S. Kragefsky. Seasonal variation of diel vertical migration of zooplankton from ADCP backscatter time series data in the Lazarev Sea, Antarctica. Deep Sea Research Part I: Oceanographic Research Papers. January 2010. Vol. 57 (1). hlm. 78–94. doi:10.1016/j.dsr.2009.10.005.
  9. N.S. Hafker, B. Meyer, K.S. Last, D.W. Pond, L. Huppe, M. Taschke. Circadian clock involvement in zooplankton diel vertical migration. Current Biology. July 2017. Vol. 27 (14). hlm. 2194–2201. doi:10.1016/j.cub.2017.06.025.
  10. G. Darnis. From polar night to midnight sun: Diel vertical migration, metabolism and biogeochemical role of zooplankton in a high Arctic fjord (Kongsfjorden, Svalbard). Limnology and Oceanography. 2017. Vol. 62 (4). hlm. 1586–1605. doi:10.1002/lno.10519.
  11. C. Manno, A.K. Pavlov. Living planktonic foraminifera in the Fram Strait (Arctic): absence of diel vertical migration during the midnight sun. Hydrobiologia. January 2014. Vol. 721. hlm. 285–295. doi:10.1007/s10750-013-1669-4.
  12. K. Sherman, K.A. Honey. Vertical movements of zooplankton during a solar eclipse. Nature. May 1970. Vol. 227 (5263). hlm. 1156–1158. doi:10.1038/2271156a0.
  13. Melissa M. Omand. Cloud shadows drive vertical migrations of deep-dwelling marine life. Proceedings of the National Academy of Sciences. 10 August 2021. Vol. 118 (32). hlm. e2022977118. doi:10.1073/pnas.2022977118.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29570816 (2026-08-13T08:55:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.