Lompat ke isi

Abutmen: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28775950; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Abutmen''' adalah [[Jembatan#Jenis-jenis jembatan|substruktur]] yang berada di ujung [[bentang]] [[jembatan]] atau [[bendungan]] untuk menopang [[superstruktur]]nya. Jembatan dengan bentang tunggal memiliki abutmen di kedua ujungnya yang bertindak sebagai perletakan vertikal maupun lateral. Abutmen pada jembatan bentang tunggal juga berfungsi sebagai dinding penahan tanah untuk menahan pergerakan lateral tanah di kedua ujung jembatan. Jembatan yang memiliki dua atau lebih bentang membutuhkan [[Pier (architecture)|pilar]] untuk menopang ujung bentang yang tidak menyentuh abutmen. Abutmen bendungan umumnya menggunakan struktur alami berupa dinding lembah atau ngarai. Meskipun demikian, abutmen buatan manusia juga dibutuhkan untuk membangun bendungan tipe busur, seperti [[Bendungan Kurobe]] di Jepang.
'''Abutmen''' adalah [[Jembatan#Jenis-jenis jembatan|substruktur]] yang berada di ujung [[bentang]] [[jembatan]] atau [[bendungan]] untuk menopang [[superstruktur]]nya.<ref>[http://www.usbr.gov/library/glossary/ Glossary - "Abutment"]. U.S. Bureau of Reclamation.</ref> Jembatan dengan bentang tunggal memiliki abutmen di kedua ujungnya yang bertindak sebagai perletakan vertikal maupun lateral. Abutmen pada jembatan bentang tunggal juga berfungsi sebagai dinding penahan tanah untuk menahan pergerakan lateral tanah di kedua ujung jembatan. Jembatan yang memiliki dua atau lebih bentang membutuhkan [[Pier (architecture)|pilar]] untuk menopang ujung bentang yang tidak menyentuh abutmen.<ref>Robert W. Abbett. ''American Civil Engineering Practice''. John Wiley & Sons. 1957. Vol. III. hlm. 26–22&26–32.</ref> Abutmen bendungan umumnya menggunakan struktur alami berupa dinding lembah atau ngarai. Meskipun demikian, abutmen buatan manusia juga dibutuhkan untuk membangun bendungan tipe busur, seperti [[Bendungan Kurobe]] di Jepang.<ref>[http://www.usbr.gov/library/glossary/ Glossary - "Abutment"]. U.S. Bureau of Reclamation.</ref><ref>[http://www.suiryoku.com/gallery/toyama/kuro4/kuro4.html 関西電力 黒部川第四発電所 (Kurobe Kansaidenryoku Fourth plant)]. Suiryoku.com.</ref>


Dalam bidang [[teknik sipil]], istilah abutmen merujuk pada struktur yang menopang salah satu ujung [[pelengkung]]. [[Impos (arsitektur)|Impos]] atau [[Abakus (arsitektur)|abakus]] dari kolom pada arsitektur klasik juga berfungsi sebagai abutmen untuk pelengkung.
Dalam bidang [[teknik sipil]], istilah abutmen merujuk pada struktur yang menopang salah satu ujung [[pelengkung]].<ref>Christine Beall. [https://archive.org/details/masonrydesigndet0000beal Masonry Design and Detailing for Architects, Engineers and Builders]. McGraw-Hill. 1987. hlm. [https://archive.org/details/masonrydesigndet0000beal/page/449 449]. ISBN 0-07-004223-3.</ref> [[Impos (arsitektur)|Impos]] atau [[Abakus (arsitektur)|abakus]] dari kolom pada arsitektur klasik juga berfungsi sebagai abutmen untuk pelengkung.


Nama istilah ini berasal dari kata kerja "[[wiktionary: abut|abut]]".
Nama istilah ini berasal dari kata kerja "[[wiktionary: abut|abut]]".
Baris 14: Baris 14:


== Jenis ==
== Jenis ==
Jenis-jenis abutmen:
Jenis-jenis abutmen:


Baris 20: Baris 19:
* Abutmen U, abutmen gravitasi berbentuk menyerupai huruf U
* Abutmen U, abutmen gravitasi berbentuk menyerupai huruf U
* Abutmen katilever, dinding penahan [[kantilever]] yang dirancang untuk menahan beban vertikal besar
* Abutmen katilever, dinding penahan [[kantilever]] yang dirancang untuk menahan beban vertikal besar
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.dot.state.oh.us/Divisions/HighwayOps/Structures/bridge%20operations%20and%20maintenance/PreventiveMaintenanceManual/BPMM/abutments/abutments.htm.com Departemen transportasi Ohio]
* [http://www.dot.state.oh.us/Divisions/HighwayOps/Structures/bridge%20operations%20and%20maintenance/PreventiveMaintenanceManual/BPMM/abutments/abutments.htm.com Departemen transportasi Ohio]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Abutmen&oldid=28775950 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28775950 (2026-01-03T20:20:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Abutmen&oldid=28775950 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28775950 (2026-01-03T20:20:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.10

Abutmen adalah substruktur yang berada di ujung bentang jembatan atau bendungan untuk menopang superstrukturnya.[1] Jembatan dengan bentang tunggal memiliki abutmen di kedua ujungnya yang bertindak sebagai perletakan vertikal maupun lateral. Abutmen pada jembatan bentang tunggal juga berfungsi sebagai dinding penahan tanah untuk menahan pergerakan lateral tanah di kedua ujung jembatan. Jembatan yang memiliki dua atau lebih bentang membutuhkan pilar untuk menopang ujung bentang yang tidak menyentuh abutmen.[2] Abutmen bendungan umumnya menggunakan struktur alami berupa dinding lembah atau ngarai. Meskipun demikian, abutmen buatan manusia juga dibutuhkan untuk membangun bendungan tipe busur, seperti Bendungan Kurobe di Jepang.[3][4]

Dalam bidang teknik sipil, istilah abutmen merujuk pada struktur yang menopang salah satu ujung pelengkung.[5] Impos atau abakus dari kolom pada arsitektur klasik juga berfungsi sebagai abutmen untuk pelengkung.

Nama istilah ini berasal dari kata kerja "abut".

Penggunaan

Kegunaan abutmen antara lain:

  • Untuk mentransfer beban dari superstruktur menuju elemen fondasi
  • Untuk menahan atau mentransfer beban berat sendiri, beban lateral (seperti tekanan tanah), dan beban angin
  • Untuk menopang salah satu ujung approach slab
  • Untuk menjaga keseimbangan antara komponen gaya vertikal dan horizontal pada jembatan pelengkung.

Jenis

Jenis-jenis abutmen:

  • Abutmen gravitasi, menahan tekanan horizontal tanah menggunakan berat matinya sendiri
  • Abutmen U, abutmen gravitasi berbentuk menyerupai huruf U
  • Abutmen katilever, dinding penahan kantilever yang dirancang untuk menahan beban vertikal besar

Pranala luar

Referensi

  1. Glossary - "Abutment". U.S. Bureau of Reclamation.
  2. Robert W. Abbett. American Civil Engineering Practice. John Wiley & Sons. 1957. Vol. III. hlm. 26–22&26–32.
  3. Glossary - "Abutment". U.S. Bureau of Reclamation.
  4. 関西電力 黒部川第四発電所 (Kurobe Kansaidenryoku Fourth plant). Suiryoku.com.
  5. Christine Beall. Masonry Design and Detailing for Architects, Engineers and Builders. McGraw-Hill. 1987. hlm. 449. ISBN 0-07-004223-3.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28775950 (2026-01-03T20:20:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.