Lompat ke isi

Indonesia fatherless country: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29047310; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 2: Baris 2:


==Sumber==
==Sumber==
Hoaks ini menjadi merebak akibat sosialisasi yang dilakukan mahasiswa [[Universitas Sebelas Maret|Universitas Negeri Sebelas Maret]] yang diketuai Prestiyana Kusuma Wardhani, yang membuat klaim bahwa Indonesia menempati peringkat 3 dunia dalam keluarga tanpa figur ayah. Saat diklarifikasi, timnya menyatakan bahwa pernyataan itu sebenarnya berasal dari pengetahuan yang didapat di media berita [[CNN]]. Penelusuran lebih lanjut memperlihatkan rekaman lebih awal, pada 5 Februari 2011, yaitu oleh psikolog Elly Risetahuanman di acara Kick Andy. Namun Elly Risman tidak memberikan konfirmasi maupun klarifikasi tentang hal ini.
Hoaks ini menjadi merebak akibat sosialisasi yang dilakukan mahasiswa [[Universitas Sebelas Maret|Universitas Negeri Sebelas Maret]] yang diketuai Prestiyana Kusuma Wardhani, yang membuat klaim bahwa Indonesia menempati peringkat 3 dunia dalam keluarga tanpa figur ayah. Saat diklarifikasi, timnya menyatakan bahwa pernyataan itu sebenarnya berasal dari pengetahuan yang didapat di media berita [[CNN]]. Penelusuran lebih lanjut memperlihatkan rekaman lebih awal, pada 5 Februari 2011, yaitu oleh psikolog Elly Risetahuanman di acara Kick Andy. Namun Elly Risman tidak memberikan konfirmasi maupun klarifikasi tentang hal ini.<ref>[https://m.kumparan.com/kumparannews/ternyata-tidak-ada-riset-yang-bilang-ri-jadi-negara-fatherless-ketiga-di-dunia-20k2Dwbfg0Z/2 ''Tidak ada riset yang bilang RI jadi negara fatherless ketiga di dunia.''] Dari situs kumparan</ref>
 
Penelitian dalam bidamg psikologi yang menyinggung fenomena ''fatherless'' di Indonesia oleh Yulinda Ashari ditemukan di [[ResearchGate]], tetapi tidak ada klaim mengenai posisi Indonesia dibandingkan megara lain di seluruh dunia, terkait statistik keluarga yang tidak memiliki figur ayah.
 
==Referensi==


Penelitian dalam bidamg psikologi yang menyinggung fenomena ''fatherless'' di Indonesia oleh Yulinda Ashari ditemukan di [[ResearchGate]], tetapi tidak ada klaim mengenai posisi Indonesia dibandingkan megara lain di seluruh dunia, terkait statistik keluarga yang tidak memiliki figur ayah.<ref>[https://www.researchgate.net/publication/332220378_Fatherless_in_indonesia_and_its_impact_on_children's_psychological_development ''Fatherless in Indonesia and its impact on children's psychological development''.] Dari situs researchgate</ref>


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indonesia+fatherless+country&oldid=29047310 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29047310 (2026-03-17T23:45:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indonesia+fatherless+country&oldid=29047310 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29047310 (2026-03-17T23:45:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.12

indonesia kental dengan budaya patriarki yang membebankan pengasuhan mostly hanya pada ibu

Sumber

Hoaks ini menjadi merebak akibat sosialisasi yang dilakukan mahasiswa Universitas Negeri Sebelas Maret yang diketuai Prestiyana Kusuma Wardhani, yang membuat klaim bahwa Indonesia menempati peringkat 3 dunia dalam keluarga tanpa figur ayah. Saat diklarifikasi, timnya menyatakan bahwa pernyataan itu sebenarnya berasal dari pengetahuan yang didapat di media berita CNN. Penelusuran lebih lanjut memperlihatkan rekaman lebih awal, pada 5 Februari 2011, yaitu oleh psikolog Elly Risetahuanman di acara Kick Andy. Namun Elly Risman tidak memberikan konfirmasi maupun klarifikasi tentang hal ini.[1]

Penelitian dalam bidamg psikologi yang menyinggung fenomena fatherless di Indonesia oleh Yulinda Ashari ditemukan di ResearchGate, tetapi tidak ada klaim mengenai posisi Indonesia dibandingkan megara lain di seluruh dunia, terkait statistik keluarga yang tidak memiliki figur ayah.[2]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29047310 (2026-03-17T23:45:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.