Konduktivitas ionik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22115983; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Konduktivitas ionik''' atau '''keterhantaran ionik''' adalah perpindahan [[ion]] melalui cacat (''defect'') pada [[struktur kristal]] suatu padatan. [[Senyawa ionik]] biasanya tidak [[konduktivitas listrik|menghantarkan listrik]] dalam bentuk padatan karena ion-ionnya berada pada posisi tetap dalam struktur kristal sehingga muatan listrik tidak dapat berpindah. Namun dalam kondisi tertentu (biasanya suhu tinggi), konduktivitas ionik terjadi sehingga senyawa tersebut menjadi konduktor listrik. Fenomena ini telah ditemukan sejak 1839, saat [[Michael Faraday]] menemukannya pada [[timbal(II) fluorida]] (PbF<sub>2</sub>) dan [[perak sulfida]] (Ag<sub>2</sub>S) | '''Konduktivitas ionik''' atau '''keterhantaran ionik''' adalah perpindahan [[ion]] melalui cacat (''defect'') pada [[struktur kristal]] suatu padatan. [[Senyawa ionik]] biasanya tidak [[konduktivitas listrik|menghantarkan listrik]] dalam bentuk padatan karena ion-ionnya berada pada posisi tetap dalam struktur kristal sehingga muatan listrik tidak dapat berpindah.<ref>[http://cikguwong.blogspot.com/2011/05/chemistry-form-4-chapter-5-electrical.html Electrical Conductivity of Ionic Compound]. 2011-05-22.</ref> Namun dalam kondisi tertentu (biasanya suhu tinggi), konduktivitas ionik terjadi sehingga senyawa tersebut menjadi konduktor listrik.<ref>[http://www.teknik.uu.se/ftf/education/Disordered_materials/Ion_conduction.pdf Salinan arsip].</ref><ref>Richard Turton. (2000).The Physics of Solids. New York:: Oxford University Press. .</ref> Fenomena ini telah ditemukan sejak 1839, saat [[Michael Faraday]] menemukannya pada [[timbal(II) fluorida]] (PbF<sub>2</sub>) dan [[perak sulfida]] (Ag<sub>2</sub>S) | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konduktivitas+ionik&oldid=22115983 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22115983 (2022-11-27T11:25:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konduktivitas+ionik&oldid=22115983 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22115983 (2022-11-27T11:25:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.14
Konduktivitas ionik atau keterhantaran ionik adalah perpindahan ion melalui cacat (defect) pada struktur kristal suatu padatan. Senyawa ionik biasanya tidak menghantarkan listrik dalam bentuk padatan karena ion-ionnya berada pada posisi tetap dalam struktur kristal sehingga muatan listrik tidak dapat berpindah.[1] Namun dalam kondisi tertentu (biasanya suhu tinggi), konduktivitas ionik terjadi sehingga senyawa tersebut menjadi konduktor listrik.[2][3] Fenomena ini telah ditemukan sejak 1839, saat Michael Faraday menemukannya pada timbal(II) fluorida (PbF2) dan perak sulfida (Ag2S)
Referensi
- ↑ Electrical Conductivity of Ionic Compound. 2011-05-22.
- ↑ Salinan arsip.
- ↑ Richard Turton. (2000).The Physics of Solids. New York:: Oxford University Press. .
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22115983 (2022-11-27T11:25:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.