Disprosium(III) klorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25322149; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Disprosium(III) klorida''' (DyCl<sub>3</sub>), juga dikenal sebagai '''disprosium triklorida''', adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dari [[disprosium]] dan [[klorin]]. Senyawa ini merupakan padatan berwarna putih hingga kuning yang dengan cepat menyerap air jika terpapar udara lembap untuk membentuk heksa[[hidrat]], DyCl<sub>3</sub>·6H<sub>2</sub>O. Pemanasan cepat sederhana dari bentuk hidrat akan menyebabkan [[hidrolisis]] parsial menjadi bentuk oksiklorida, DyOCl. | [[File:Dysprosium(III)_chloride.jpg|thumb|right|280px|Dysprosium(III) chloride]] | ||
'''Disprosium(III) klorida''' (DyCl<sub>3</sub>), juga dikenal sebagai '''disprosium triklorida''', adalah sebuah [[senyawa kimia|senyawa]] [[senyawa anorganik|anorganik]] dari [[disprosium]] dan [[klorin]]. Senyawa ini merupakan padatan berwarna putih hingga kuning yang dengan cepat menyerap air jika terpapar udara lembap untuk membentuk heksa[[hidrat]], DyCl<sub>3</sub>·6H<sub>2</sub>O. Pemanasan cepat sederhana dari bentuk hidrat akan menyebabkan [[hidrolisis]] parsial<ref>F. T. Edelmann, P. Poremba, in: ''Synthetic Methods of Organometallic and Inorganic Chemistry'', (W. A. Herrmann, ed.), Vol. 6, Georg Thieme Verlag, Stuttgart, 1997.</ref> menjadi bentuk oksiklorida, DyOCl. | |||
==Pembuatan dan reaksi== | ==Pembuatan dan reaksi== | ||
DyCl<sub>3</sub> sering dibuat melalui "rute [[amonium klorida]]", dimulai dari [[Disprosium(III) oksida|Dy<sub>2</sub>O<sub>3</sub>]] atau bentuk hidrat DyCl<sub>3</sub>·6H<sub>2</sub>O. Metode-metode ini menghasilkan (NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>[DyCl<sub>5</sub>]: | DyCl<sub>3</sub> sering dibuat melalui "rute [[amonium klorida]]", dimulai dari [[Disprosium(III) oksida|Dy<sub>2</sub>O<sub>3</sub>]] atau bentuk hidrat DyCl<sub>3</sub>·6H<sub>2</sub>O.<ref>G. Meyer. ''The Ammonium Chloride Route to Anhydrous Rare Earth Chlorides-The Example of YCl 3''. 1989. Vol. 25. hlm. 146–150. doi:10.1002/9780470132562.ch35. ISBN 978-0-470-13256-2.</ref><ref>M.D. Taylor. ''Preparation of anhydrous lanthanide halides, especially iodides''. ''Journal of Inorganic and Nuclear Chemistry''. 1962. Vol. 24 (4). hlm. 387–391. doi:10.1016/0022-1902(62)80034-7.</ref><ref>F. T. Edelmann. ''Synthetic Methods of Organometallic and Inorganic Chemistry''. Georg Thieme Verlag. 1997. Vol. VI. ISBN 3-13-103021-6.</ref> Metode-metode ini menghasilkan (NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>[DyCl<sub>5</sub>]: | ||
:10 NH<sub>4</sub>Cl + Dy<sub>2</sub>O<sub>3</sub> → 2 (NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>[DyCl<sub>5</sub>] + 6 NH<sub>3</sub> + 3 H<sub>2</sub>O | :10 NH<sub>4</sub>Cl + Dy<sub>2</sub>O<sub>3</sub> → 2 (NH<sub>4</sub>)<sub>2</sub>[DyCl<sub>5</sub>] + 6 NH<sub>3</sub> + 3 H<sub>2</sub>O | ||
| Baris 11: | Baris 13: | ||
Reaksi termolisis ini berlangsung melalui perantaraan (NH<sub>4</sub>)[Dy<sub>2</sub>Cl<sub>7</sub>]. | Reaksi termolisis ini berlangsung melalui perantaraan (NH<sub>4</sub>)[Dy<sub>2</sub>Cl<sub>7</sub>]. | ||
Mereaksikan Dy<sub>2</sub>O<sub>3</sub> dengan [[Asam klorida|HCl]] encer akan menghasilkan bentuk hidrat DyCl<sub>3</sub>·6H<sub>2</sub>O, yang tidak dapat dibuat menjadi anhidrat melalui pemanasan. Bila dipanaskan, maka akan didapat bentuk [[Oksohalida|oksiklorida]]: | Mereaksikan Dy<sub>2</sub>O<sub>3</sub> dengan [[Asam klorida|HCl]] encer akan menghasilkan bentuk hidrat DyCl<sub>3</sub>·6H<sub>2</sub>O, yang tidak dapat dibuat menjadi anhidrat melalui pemanasan. Bila dipanaskan, maka akan didapat bentuk [[Oksohalida|oksiklorida]]:<ref>M.D. Taylor. ''Preparation of anhydrous lanthanide halides, especially iodides''. ''Journal of Inorganic and Nuclear Chemistry''. 1962. Vol. 24 (4). hlm. 387–391. doi:10.1016/0022-1902(62)80034-7.</ref> | ||
:DyCl<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>O → DyOCl + 2 HCl | :DyCl<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>O → DyOCl + 2 HCl | ||
| Baris 19: | Baris 21: | ||
:DyCl<sub>3</sub> + 3 NaF → DyF<sub>3</sub> + 3 NaCl | :DyCl<sub>3</sub> + 3 NaF → DyF<sub>3</sub> + 3 NaCl | ||
==Kegunaan== | ==Kegunaan== | ||
Disprosium(III) klorida dapat digunakan sebagai titik awal untuk pembuatan [[Garam (kimia)|garam]] disprosium lainnya. Logam disprosium akan didapat saat campuran cair DyCl<sub>3</sub> dalam [[Litium klorida|LiCl]]–[[Kalium klorida|KCl]] [[sistem eutektik|eutektik]] di[[elektrolisis]]. Reduksi ini terjadi melalui Dy<sup>2+</sup>, pada sebuah [[Elektrode|katoda]] [[wolfram]]. | Disprosium(III) klorida dapat digunakan sebagai titik awal untuk pembuatan [[Garam (kimia)|garam]] disprosium lainnya. Logam disprosium akan didapat saat campuran cair DyCl<sub>3</sub> dalam [[Litium klorida|LiCl]]–[[Kalium klorida|KCl]] [[sistem eutektik|eutektik]] di[[elektrolisis]]. Reduksi ini terjadi melalui Dy<sup>2+</sup>, pada sebuah [[Elektrode|katoda]] [[wolfram]].<ref>Y. Castrillejo, M. R. Bermejo, A. I. Barrado, R. Pardo, E. Barrado, A. M. Martinez, ''Electrochimica Acta'', '''50''', 2047-2057 (2005).</ref> | ||
==Pencegahan== | ==Pencegahan== | ||
Senyawa disprosium diyakini memiliki [[toksisitas]] rendah hingga sedang, meskipun toksisitasnya belum diselidiki secara rinci. | Senyawa disprosium diyakini memiliki [[toksisitas]] rendah hingga sedang, meskipun toksisitasnya belum diselidiki secara rinci. | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Disprosium%28III%29+klorida&oldid=25322149 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25322149 (2024-02-17T18:26:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.05
Disprosium(III) klorida (DyCl3), juga dikenal sebagai disprosium triklorida, adalah sebuah senyawa anorganik dari disprosium dan klorin. Senyawa ini merupakan padatan berwarna putih hingga kuning yang dengan cepat menyerap air jika terpapar udara lembap untuk membentuk heksahidrat, DyCl3·6H2O. Pemanasan cepat sederhana dari bentuk hidrat akan menyebabkan hidrolisis parsial[1] menjadi bentuk oksiklorida, DyOCl.
Pembuatan dan reaksi
DyCl3 sering dibuat melalui "rute amonium klorida", dimulai dari Dy2O3 atau bentuk hidrat DyCl3·6H2O.[2][3][4] Metode-metode ini menghasilkan (NH4)2[DyCl5]:
- 10 NH4Cl + Dy2O3 → 2 (NH4)2[DyCl5] + 6 NH3 + 3 H2O
- DyCl3·6H2O + 2 NH4Cl → (NH4)2[DyCl5] + 6 H2O
Bentuk pentaklorida terurai secara termal menurut persamaan berikut:
- (NH4)2[DyCl5] → 2 NH4Cl + DyCl3
Reaksi termolisis ini berlangsung melalui perantaraan (NH4)[Dy2Cl7].
Mereaksikan Dy2O3 dengan HCl encer akan menghasilkan bentuk hidrat DyCl3·6H2O, yang tidak dapat dibuat menjadi anhidrat melalui pemanasan. Bila dipanaskan, maka akan didapat bentuk oksiklorida:[5]
- DyCl3 + H2O → DyOCl + 2 HCl
Disprosium(III) klorida adalah asam Lewis yang cukup kuat, yang termasuk dalam kategori "asam keras" menurut konsep HSAB. Larutan encer dari disprosium klorida dapat digunakan untuk membuat senyawa disprosium(III) lainnya, misalnya disprosium(III) fluorida:
- DyCl3 + 3 NaF → DyF3 + 3 NaCl
Kegunaan
Disprosium(III) klorida dapat digunakan sebagai titik awal untuk pembuatan garam disprosium lainnya. Logam disprosium akan didapat saat campuran cair DyCl3 dalam LiCl–KCl eutektik dielektrolisis. Reduksi ini terjadi melalui Dy2+, pada sebuah katoda wolfram.[6]
Pencegahan
Senyawa disprosium diyakini memiliki toksisitas rendah hingga sedang, meskipun toksisitasnya belum diselidiki secara rinci.
Referensi
- ↑ F. T. Edelmann, P. Poremba, in: Synthetic Methods of Organometallic and Inorganic Chemistry, (W. A. Herrmann, ed.), Vol. 6, Georg Thieme Verlag, Stuttgart, 1997.
- ↑ G. Meyer. The Ammonium Chloride Route to Anhydrous Rare Earth Chlorides-The Example of YCl 3. 1989. Vol. 25. hlm. 146–150. doi:10.1002/9780470132562.ch35. ISBN 978-0-470-13256-2.
- ↑ M.D. Taylor. Preparation of anhydrous lanthanide halides, especially iodides. Journal of Inorganic and Nuclear Chemistry. 1962. Vol. 24 (4). hlm. 387–391. doi:10.1016/0022-1902(62)80034-7.
- ↑ F. T. Edelmann. Synthetic Methods of Organometallic and Inorganic Chemistry. Georg Thieme Verlag. 1997. Vol. VI. ISBN 3-13-103021-6.
- ↑ M.D. Taylor. Preparation of anhydrous lanthanide halides, especially iodides. Journal of Inorganic and Nuclear Chemistry. 1962. Vol. 24 (4). hlm. 387–391. doi:10.1016/0022-1902(62)80034-7.
- ↑ Y. Castrillejo, M. R. Bermejo, A. I. Barrado, R. Pardo, E. Barrado, A. M. Martinez, Electrochimica Acta, 50, 2047-2057 (2005).
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25322149 (2024-02-17T18:26:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.