Reaksi Finkelstein: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29579334; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Reaksi Finkelstein''', dinamai dari kimiawan Jerman [[Hans Finkelstein]], adalah suatu [[reaksi SN2|reaksi S<sub>N</sub>2]] (reaksi [[substitusi nukleofilik]] bimolekuler) yang melibatkan pertukaran satu atom [[halogen]] dengan atom halogen lainnya. Pertukaran halida tersebut adalah reaksi [[kesetimbangan]], tetapi reaksinya dapat diatasi sampai selesai dengan memanfaatkan [[kelarutan]] diferensial garam halida, atau dengan menggunakan kelebihan garam halida yang besar. | '''Reaksi Finkelstein''', dinamai dari kimiawan Jerman [[Hans Finkelstein]],<ref>Finkelstein, Ber. Dtsch. Chem. Ges., 1910, 43, 1528.</ref> adalah suatu [[reaksi SN2|reaksi S<sub>N</sub>2]] (reaksi [[substitusi nukleofilik]] bimolekuler) yang melibatkan pertukaran satu atom [[halogen]] dengan atom halogen lainnya. Pertukaran halida tersebut adalah reaksi [[kesetimbangan]], tetapi reaksinya dapat diatasi sampai selesai dengan memanfaatkan [[kelarutan]] diferensial garam halida, atau dengan menggunakan kelebihan garam halida yang besar.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaksi+Finkelstein&oldid=29579334 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
:R-X + X′<sup>−</sup> R-X′ + X<sup>−</sup> | :R-X + X′<sup>−</sup> R-X′ + X<sup>−</sup> | ||
== Ikhtisar == | == Ikhtisar == | ||
Reaksi Finkelstein klasik memerlukan konversi [[alkil klorida]] atau [[alkil bromida]] menjadi [[alkil iodida]] dengan perlakuan dengan larutan [[natrium iodida]] dalam [[aseton]]. Natrium iodida larut dalam aseton dan [[natrium klorida]] serta [[natrium bromida]] tidak larut. Reaksi tersebut didorong ke arah produk oleh karena [[hukum aksi massa|aksi massa]] karena pengendapan garam yang tidak larut. Misalnya, [[bromoetana]] dapat dikonversi menjadi [[iodoetana]]: | Reaksi Finkelstein klasik memerlukan konversi [[alkil klorida]] atau [[alkil bromida]] menjadi [[alkil iodida]] dengan perlakuan dengan larutan [[natrium iodida]] dalam [[aseton]]. Natrium iodida larut dalam aseton dan [[natrium klorida]] serta [[natrium bromida]] tidak larut.<ref>V. Ervithayasuporn. ''One-pot synthesis of halogen exchanged silsesquioxanes: octakis(3-bromopropyl)octasilsesquioxane and octakis(3-iodopropyl)octasilsesquioxane''. ''Dalton Trans''. 2013. Vol. 42. hlm. 13747–13753. doi:10.1039/C3DT51373D.</ref> Reaksi tersebut didorong ke arah produk oleh karena [[hukum aksi massa|aksi massa]] karena pengendapan garam yang tidak larut. Misalnya, [[bromoetana]] dapat dikonversi menjadi [[iodoetana]]: | ||
:CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>Br <sub>(aseton)</sub> + NaI <sub>(aseton)</sub> → CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>I <sub>(aseton)</sub> + NaBr <sub>(s)</sub> | :CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>Br <sub>(aseton)</sub> + NaI <sub>(aseton)</sub> → CH<sub>3</sub>CH<sub>2</sub>I <sub>(aseton)</sub> + NaBr <sub>(s)</sub> | ||
[[Alkil]] halida sangat berbeda dalam kemudahan reaksi Finkelstein. Reaksi bekerja dengan baik untuk halida primer (kecuali untuk [[neopentil]]), dan sangat baik untuk halida [[alil]], [[benzil]], dan α-karbonil. Halida sekunder jauh kurang reaktif. [[Vinil]], [[aril]] dan alkil halida tersier tidak reaktif. Di bawah ini merupakan beberapa tingkat reaksi relatif (NaI dalam aseton pada 60°): | [[Alkil]] halida sangat berbeda dalam kemudahan reaksi Finkelstein. Reaksi bekerja dengan baik untuk halida primer (kecuali untuk [[neopentil]]), dan sangat baik untuk halida [[alil]], [[benzil]], dan α-karbonil. Halida sekunder jauh kurang reaktif. [[Vinil]], [[aril]] dan alkil halida tersier tidak reaktif. Di bawah ini merupakan beberapa tingkat reaksi relatif (NaI dalam aseton pada 60°):<ref>A. Streitwieser. ''Solvolytic Displacement Reactions at Saturated Carbon Atoms''. ''Chem. Rev''. 1956. Vol. 56 (4). hlm. 571–752. doi:10.1021/cr50010a001.</ref><ref>Bordwell, F. G. ''The Effect of the Carbonyl and Related Groups on the Reactivity of Halides in S N 2 Reactions''. ''J. Am. Chem. Soc''. 1964. Vol. 86 (21). hlm. 4645–4650. doi:10.1021/ja01075a025.</ref> | ||
{| class="wikitable" | |||
|- | |||
! Me-Cl | |||
! Bu-Cl | |||
! i-Pr-Cl | |||
! t-BuCH<sub>2</sub>-Cl | |||
! CH<sub>2</sub>=CH-CH<sub>2</sub>-Cl | |||
! PhCH<sub>2</sub>-Cl | |||
! EtOC(O)CH<sub>2</sub>-Cl | |||
! MeC(O)CH<sub>2</sub>-Cl | |||
|- | |||
| 179 | |||
| 1 | |||
| 0.0146 | |||
| 0.00003 | |||
| 64 | |||
| 179 | |||
| 1600 | |||
| 33000 | |||
|} | |||
Dalam penggunaan modern definisi reaksi telah diperluas untuk memasukkan konversi [[alkohol]] menjadi alkil halida dengan terlebih dahulu mengubah alkohol menjadi ester [[sulfonat]] ([[tosilat]] atau [[mesilat]] biasanya digunakan), dan kemudian melakukan substitusi. Contoh di bawah ini adalah dari sintesis asam krisoklamat. | Dalam penggunaan modern definisi reaksi telah diperluas untuk memasukkan konversi [[alkohol]] menjadi alkil halida dengan terlebih dahulu mengubah alkohol menjadi ester [[sulfonat]] ([[tosilat]] atau [[mesilat]] biasanya digunakan), dan kemudian melakukan substitusi. Contoh di bawah ini adalah dari sintesis asam krisoklamat.<ref>D. J. Maloney. ''A Stereocontrolled Synthesis of δ-''trans''-Tocotrienoloic Acid''. ''Org. Lett''. 2005. Vol. 7 (19). hlm. 4297–300. doi:10.1021/ol051849t.</ref> | ||
: | : | ||
== Reaksi Finkelstein aromatik == | == Reaksi Finkelstein aromatik == | ||
Klorida dan bromida aromatik tidak mudah tersubstitusi oleh iodida, meskipun dapat terjadi bila dikatalisis dengan tepat. Yang disebut "reaksi Finkelstein aromatik" dikatalisis oleh [[tembaga(I) iodida]] yang dikombinasikan dengan ligan diamina. [[Nikel bromida]] dan [[tri-n-butilfosfin]] elah ditemukan menjadi katalis yang sesuai pula. | Klorida dan bromida aromatik tidak mudah tersubstitusi oleh iodida, meskipun dapat terjadi bila dikatalisis dengan tepat. Yang disebut "reaksi Finkelstein aromatik" dikatalisis oleh [[tembaga(I) iodida]] yang dikombinasikan dengan ligan diamina.<ref>A. Klapars. [https://archive.org/details/american-chemical-society-journal_2002-12-18_124_50/page/14844 Copper-Catalyzed Halogen Exchange in Aryl Halides: An Aromatic Finkelstein Reaction]. ''Journal of the American Chemical Society''. 2002. Vol. 124 (50). hlm. 14844–14845. doi:10.1021/ja028865v.</ref> [[Nikel bromida]] dan [[tri-n-butilfosfin]] elah ditemukan menjadi katalis yang sesuai pula.<ref>Alastair A. Cant. [https://archive.org/details/sim_chemical-communications-chem-comm_2012-04-25_48_33/page/3993 Nickel-catalysed aromatic Finkelstein reaction of aryl and heteroaryl bromides]. ''Chemical Communications''. 2012. Vol. 48 (33). hlm. 3993–5. doi:10.1039/c2cc30956d.</ref> | ||
== Reaksi halex == | == Reaksi halex == | ||
'''Reaksi halex''' menjelaskan semua pertukaran halogen aril (''aryl '''HAL'''ogen '''EX'''change''). Atom klor dalam aril klorida (dengan substituen penarik elektron) dapat diganti dengan [[fluor]] dengan menggunakan larutan [[kalium fluorida]] dalam pelarut polar seperti [[Dimetilformamida|DMF]] dan [[Dimetil sulfoksida|DMSO]] serta suhu tinggi. | '''Reaksi halex''' menjelaskan semua pertukaran halogen aril (''aryl '''HAL'''ogen '''EX'''change''). Atom klor dalam aril klorida (dengan substituen penarik elektron) dapat diganti dengan [[fluor]] dengan menggunakan larutan [[kalium fluorida]] dalam pelarut polar seperti [[Dimetilformamida|DMF]] dan [[Dimetil sulfoksida|DMSO]] serta suhu tinggi.<ref>G. C. Finger. ''Aromatic Fluorine Compounds. VII. Replacement of Aromatic -Cl and -NO2Groups by -F1,2''. ''Journal of the American Chemical Society''. 1956. Vol. 78 (23). hlm. 6034–6037. doi:10.1021/ja01604a022.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 26: | Baris 46: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaksi+Finkelstein&oldid=29579334 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579334 (2026-08-15T00:22:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaksi+Finkelstein&oldid=29579334 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579334 (2026-08-15T00:22:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.05
Reaksi Finkelstein, dinamai dari kimiawan Jerman Hans Finkelstein,[1] adalah suatu reaksi SN2 (reaksi substitusi nukleofilik bimolekuler) yang melibatkan pertukaran satu atom halogen dengan atom halogen lainnya. Pertukaran halida tersebut adalah reaksi kesetimbangan, tetapi reaksinya dapat diatasi sampai selesai dengan memanfaatkan kelarutan diferensial garam halida, atau dengan menggunakan kelebihan garam halida yang besar.[2]
- R-X + X′− R-X′ + X−
Ikhtisar
Reaksi Finkelstein klasik memerlukan konversi alkil klorida atau alkil bromida menjadi alkil iodida dengan perlakuan dengan larutan natrium iodida dalam aseton. Natrium iodida larut dalam aseton dan natrium klorida serta natrium bromida tidak larut.[3] Reaksi tersebut didorong ke arah produk oleh karena aksi massa karena pengendapan garam yang tidak larut. Misalnya, bromoetana dapat dikonversi menjadi iodoetana:
- CH3CH2Br (aseton) + NaI (aseton) → CH3CH2I (aseton) + NaBr (s)
Alkil halida sangat berbeda dalam kemudahan reaksi Finkelstein. Reaksi bekerja dengan baik untuk halida primer (kecuali untuk neopentil), dan sangat baik untuk halida alil, benzil, dan α-karbonil. Halida sekunder jauh kurang reaktif. Vinil, aril dan alkil halida tersier tidak reaktif. Di bawah ini merupakan beberapa tingkat reaksi relatif (NaI dalam aseton pada 60°):[4][5]
| Me-Cl | Bu-Cl | i-Pr-Cl | t-BuCH2-Cl | CH2=CH-CH2-Cl | PhCH2-Cl | EtOC(O)CH2-Cl | MeC(O)CH2-Cl |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 179 | 1 | 0.0146 | 0.00003 | 64 | 179 | 1600 | 33000 |
Dalam penggunaan modern definisi reaksi telah diperluas untuk memasukkan konversi alkohol menjadi alkil halida dengan terlebih dahulu mengubah alkohol menjadi ester sulfonat (tosilat atau mesilat biasanya digunakan), dan kemudian melakukan substitusi. Contoh di bawah ini adalah dari sintesis asam krisoklamat.[6]
Reaksi Finkelstein aromatik
Klorida dan bromida aromatik tidak mudah tersubstitusi oleh iodida, meskipun dapat terjadi bila dikatalisis dengan tepat. Yang disebut "reaksi Finkelstein aromatik" dikatalisis oleh tembaga(I) iodida yang dikombinasikan dengan ligan diamina.[7] Nikel bromida dan tri-n-butilfosfin elah ditemukan menjadi katalis yang sesuai pula.[8]
Reaksi halex
Reaksi halex menjelaskan semua pertukaran halogen aril (aryl HALogen EXchange). Atom klor dalam aril klorida (dengan substituen penarik elektron) dapat diganti dengan fluor dengan menggunakan larutan kalium fluorida dalam pelarut polar seperti DMF dan DMSO serta suhu tinggi.[9]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Finkelstein, Ber. Dtsch. Chem. Ges., 1910, 43, 1528.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ V. Ervithayasuporn. One-pot synthesis of halogen exchanged silsesquioxanes: octakis(3-bromopropyl)octasilsesquioxane and octakis(3-iodopropyl)octasilsesquioxane. Dalton Trans. 2013. Vol. 42. hlm. 13747–13753. doi:10.1039/C3DT51373D.
- ↑ A. Streitwieser. Solvolytic Displacement Reactions at Saturated Carbon Atoms. Chem. Rev. 1956. Vol. 56 (4). hlm. 571–752. doi:10.1021/cr50010a001.
- ↑ Bordwell, F. G. The Effect of the Carbonyl and Related Groups on the Reactivity of Halides in S N 2 Reactions. J. Am. Chem. Soc. 1964. Vol. 86 (21). hlm. 4645–4650. doi:10.1021/ja01075a025.
- ↑ D. J. Maloney. A Stereocontrolled Synthesis of δ-trans-Tocotrienoloic Acid. Org. Lett. 2005. Vol. 7 (19). hlm. 4297–300. doi:10.1021/ol051849t.
- ↑ A. Klapars. Copper-Catalyzed Halogen Exchange in Aryl Halides: An Aromatic Finkelstein Reaction. Journal of the American Chemical Society. 2002. Vol. 124 (50). hlm. 14844–14845. doi:10.1021/ja028865v.
- ↑ Alastair A. Cant. Nickel-catalysed aromatic Finkelstein reaction of aryl and heteroaryl bromides. Chemical Communications. 2012. Vol. 48 (33). hlm. 3993–5. doi:10.1039/c2cc30956d.
- ↑ G. C. Finger. Aromatic Fluorine Compounds. VII. Replacement of Aromatic -Cl and -NO2Groups by -F1,2. Journal of the American Chemical Society. 1956. Vol. 78 (23). hlm. 6034–6037. doi:10.1021/ja01604a022.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29579334 (2026-08-15T00:22:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.