Lompat ke isi

Chialoup: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28416434; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Het_Gezicht_van_Cheribon_1775_cropped_chialoup.jpeg|thumb|right|280px|Het Gezicht van Cheribon 1775 cropped chialoup]]
'''Chialoup''' (atau '''chaloup''') adalah sejenis selup yang digunakan di Hindia Timur. Ia adalah hasil dari teknologi dan teknik pembuatan kapal barat ([[Belanda]]) dan Nusantara ([[Indonesia]]). Banyak dari "kapal-perahu" ini diproduksi di galangan kapal [[Vereenigde Oostindische Compagnie|VOC]] di [[Kabupaten Rembang|Rembang]] dan [[Juwana, Pati|Juwana]], di mana sebagian besar pekerja adalah orang Jawa lokal. Chialoup digunakan oleh VOC dan pedagang-pelaut swasta yang berasal dari barat dan Nusantara.
'''Chialoup''' (atau '''chaloup''') adalah sejenis selup yang digunakan di Hindia Timur. Ia adalah hasil dari teknologi dan teknik pembuatan kapal barat ([[Belanda]]) dan Nusantara ([[Indonesia]]). Banyak dari "kapal-perahu" ini diproduksi di galangan kapal [[Vereenigde Oostindische Compagnie|VOC]] di [[Kabupaten Rembang|Rembang]] dan [[Juwana, Pati|Juwana]], di mana sebagian besar pekerja adalah orang Jawa lokal. Chialoup digunakan oleh VOC dan pedagang-pelaut swasta yang berasal dari barat dan Nusantara.


== Deskripsi ==
== Deskripsi ==
Layar chialoup meniru layar yang digunakan pada selup, yang merupakan kombinasi dari layar persegi dengan jenis layar ''fore-and-aft'' yang dipasang secara umum. Perahu-perahu itu biasanya memiliki satu tiang, kadang-kadang ditambahkan dengan [[tiang buritan]].<ref>Gerrit Knaap. ''Shallow Waters, Rising Tide''. Brill. 1996. ISBN 978-90-67-18102-0.</ref> Meskipun sebagian besar chialoup ini menggunakan setir tengah bergaya [[Eropa]], beberapa dari mereka dilengkapi dengan dua kemudi samping (''quarter rudder''), sebuah ciri khas kapal Nusantara. Panjangnya antara 15 hingga 25 m, dengan ruang kargo mencapai hampir 6 m panjangnya. Tergantung pada ukurannya, krunya berjumlah di antara 20 dan 40 orang. Kapasitas muatan adalah 40–80 last (72,4–144,8 metrik ton).<ref>G. Groenewegen. ''Verzameling van vier en tachtig stuks Hollandsche schepen : geteekend en in koper gebragt''. J. van den Brink. 1789.</ref> Dalam catatan syahbandar Malaka bahkan ada chialoup yang mengangkut hingga 200 ton kargo dan 75 awak.<ref>Lee, Kam Hing (1986): 'The Shipping Lists of Dutch Melaka: A Source for the Study of Coastal Trade and Shipping in the Malay Peninsula During the 17th and 18th Centuries', in Mohd. Y. Hashim (ed.), ''Ships and Sunken Treasure'' (Kuala Lumpur: Persatuan Muzium Malaysia), hal. 53-76.</ref> Chialoup rata-rata dipersenjatai 4 [[meriam]], 1 [[meriam putar]], and 7 [[senapan]].<ref>Gerrit Knaap. ''Shipping and Trade in Java, c. 1775: A Quantitative Analysis''. ''Modern Asian Studies''. 1999. Vol. 33. hlm. 405-420.</ref>


Layar chialoup meniru layar yang digunakan pada selup, yang merupakan kombinasi dari layar persegi dengan jenis layar ''fore-and-aft'' yang dipasang secara umum. Perahu-perahu itu biasanya memiliki satu tiang, kadang-kadang ditambahkan dengan [[tiang buritan]]. Meskipun sebagian besar chialoup ini menggunakan setir tengah bergaya [[Eropa]], beberapa dari mereka dilengkapi dengan dua kemudi samping (''quarter rudder''), sebuah ciri khas kapal Nusantara. Panjangnya antara 15 hingga 25 m, dengan ruang kargo mencapai hampir 6 m panjangnya. Tergantung pada ukurannya, krunya berjumlah di antara 20 dan 40 orang. Kapasitas muatan adalah 40–80 last (72,4–144,8 metrik ton). Dalam catatan syahbandar Malaka bahkan ada chialoup yang mengangkut hingga 200 ton kargo dan 75 awak. Chialoup rata-rata dipersenjatai 4 [[meriam]], 1 [[meriam putar]], and 7 [[senapan]].
Pada era setelah 1820 chialoup secara bertahap menghilang dari "Daftar Kapal dan Kendaraan Laut dari Hindia Belanda" yang secara berkala diterbitkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, dan istilah chialoup di surat kabar menjadi lebih jarang muncul, sebaliknya mereka digantikan dengan ''kotter'', perkataan Belanda untuk suatu jenis selup.<ref>Bruijn Kops, G.F. de (1854): 'Iets over de Zeevaart in den Indischen Archipel', ''Tijdschrift voor Nijverheid en Landbouw in Nederlandsch-Indië'', 1, 21-69.</ref><ref>Bruyn Kops, G.F. de (1921): 'Vaartuigen', in D.G. Stibbe and C. Spat (eds.), ''Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië'' (5; ‘sGravenhage: Nijhoff), 422-446</ref><ref>Liebner, Horst H. (2016). ''Beberapa Catatan Akan Sejarah Pembuatan Perahu Dan Pelayaran Nusantara''. Jakarta: Indonesian Ministry of Education and Culture.</ref>
 
Pada era setelah 1820 chialoup secara bertahap menghilang dari "Daftar Kapal dan Kendaraan Laut dari Hindia Belanda" yang secara berkala diterbitkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, dan istilah chialoup di surat kabar menjadi lebih jarang muncul, sebaliknya mereka digantikan dengan ''kotter'', perkataan Belanda untuk suatu jenis selup.


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Selup]]
* [[Selup]]
* [[Kakap (perahu)|Kakap]]
* [[Kakap (perahu)|Kakap]]
* [[Padewakang]]
* [[Padewakang]]
* [[Pencalang]]
* [[Pencalang]]
== Referensi ==


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
Baris 21: Baris 18:
* [https://www.vocsite.nl/schepen/scheepstypen.html Jenis-jenis Kapal VOC]
* [https://www.vocsite.nl/schepen/scheepstypen.html Jenis-jenis Kapal VOC]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chialoup&oldid=28416434 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28416434 (2025-11-12T02:05:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chialoup&oldid=28416434 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28416434 (2025-11-12T02:05:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.11

Het Gezicht van Cheribon 1775 cropped chialoup

Chialoup (atau chaloup) adalah sejenis selup yang digunakan di Hindia Timur. Ia adalah hasil dari teknologi dan teknik pembuatan kapal barat (Belanda) dan Nusantara (Indonesia). Banyak dari "kapal-perahu" ini diproduksi di galangan kapal VOC di Rembang dan Juwana, di mana sebagian besar pekerja adalah orang Jawa lokal. Chialoup digunakan oleh VOC dan pedagang-pelaut swasta yang berasal dari barat dan Nusantara.

Deskripsi

Layar chialoup meniru layar yang digunakan pada selup, yang merupakan kombinasi dari layar persegi dengan jenis layar fore-and-aft yang dipasang secara umum. Perahu-perahu itu biasanya memiliki satu tiang, kadang-kadang ditambahkan dengan tiang buritan.[1] Meskipun sebagian besar chialoup ini menggunakan setir tengah bergaya Eropa, beberapa dari mereka dilengkapi dengan dua kemudi samping (quarter rudder), sebuah ciri khas kapal Nusantara. Panjangnya antara 15 hingga 25 m, dengan ruang kargo mencapai hampir 6 m panjangnya. Tergantung pada ukurannya, krunya berjumlah di antara 20 dan 40 orang. Kapasitas muatan adalah 40–80 last (72,4–144,8 metrik ton).[2] Dalam catatan syahbandar Malaka bahkan ada chialoup yang mengangkut hingga 200 ton kargo dan 75 awak.[3] Chialoup rata-rata dipersenjatai 4 meriam, 1 meriam putar, and 7 senapan.[4]

Pada era setelah 1820 chialoup secara bertahap menghilang dari "Daftar Kapal dan Kendaraan Laut dari Hindia Belanda" yang secara berkala diterbitkan oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, dan istilah chialoup di surat kabar menjadi lebih jarang muncul, sebaliknya mereka digantikan dengan kotter, perkataan Belanda untuk suatu jenis selup.[5][6][7]

Lihat juga

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Gerrit Knaap. Shallow Waters, Rising Tide. Brill. 1996. ISBN 978-90-67-18102-0.
  2. G. Groenewegen. Verzameling van vier en tachtig stuks Hollandsche schepen : geteekend en in koper gebragt. J. van den Brink. 1789.
  3. Lee, Kam Hing (1986): 'The Shipping Lists of Dutch Melaka: A Source for the Study of Coastal Trade and Shipping in the Malay Peninsula During the 17th and 18th Centuries', in Mohd. Y. Hashim (ed.), Ships and Sunken Treasure (Kuala Lumpur: Persatuan Muzium Malaysia), hal. 53-76.
  4. Gerrit Knaap. Shipping and Trade in Java, c. 1775: A Quantitative Analysis. Modern Asian Studies. 1999. Vol. 33. hlm. 405-420.
  5. Bruijn Kops, G.F. de (1854): 'Iets over de Zeevaart in den Indischen Archipel', Tijdschrift voor Nijverheid en Landbouw in Nederlandsch-Indië, 1, 21-69.
  6. Bruyn Kops, G.F. de (1921): 'Vaartuigen', in D.G. Stibbe and C. Spat (eds.), Encyclopaedie van Nederlandsch-Indië (5; ‘sGravenhage: Nijhoff), 422-446
  7. Liebner, Horst H. (2016). Beberapa Catatan Akan Sejarah Pembuatan Perahu Dan Pelayaran Nusantara. Jakarta: Indonesian Ministry of Education and Culture.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28416434 (2025-11-12T02:05:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.