Lompat ke isi

Kapabilitas Teknologi Informasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26744523; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''IT Capability atau kapabilitas Teknologi Informasi''' merupakan kemampuan suatu [[entitas]] untuk mengelola, memanfaatkan, dan mengintegrasikan sumber daya [[teknologi informasi]] (TI) secara efektif dan efisien. Istilah ini merujuk pada kemampuan organisasi dalam memanfaatkan TI sebagai aset strategis untuk mencapai tujuan bisnis. Kemampuan ini mencakup perencanaan, pengembangan, implementasi, dan pengelolaan sistem informasi, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses bisnis, pengambilan keputusan, dan [[inovasi]].
'''IT Capability atau kapabilitas Teknologi Informasi''' merupakan kemampuan suatu [[entitas]] untuk mengelola, memanfaatkan, dan mengintegrasikan sumber daya [[teknologi informasi]] (TI) secara efektif dan efisien. Istilah ini merujuk pada kemampuan organisasi dalam memanfaatkan TI sebagai aset strategis untuk mencapai tujuan bisnis.<ref>M. Dale Stoel. [https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0378720609000196 IT capabilities and firm performance: A contingency analysis of the role of industry and IT capability type]. ''Information & Management''. 2009-04-01. Vol. 46 (3). hlm. 181–189. doi:10.1016/j.im.2008.10.002.</ref> Kemampuan ini mencakup perencanaan, pengembangan, implementasi, dan pengelolaan sistem informasi, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses bisnis, pengambilan keputusan, dan [[inovasi]].


Perusahaan dengan IT Capability yang tinggi memiliki keunggulan dalam mendapatkan informasi pelanggan, berkolaborasi dalam pertukaran pengetahuan, dan meningkatkan efisiensi proses bisnis. Untuk mencapai IT Capability yang optimal, sebuah organisasi perlu mengintegrasikan berbagai aspek, termasuk [[infrastruktur teknologi informasi]], keterampilan sumber daya manusia di bidang TI, dan [[Aset takberwujud|aset tak berwujud]] yang terkait dengan teknologi informasi, seperti [[data]], pengetahuan, dan proses bisnis. Selain itu, integrasi dengan sumber daya khusus organisasi lainnya, seperti sumber daya manusia, keuangan, dan pemasaran, juga sangat krusial.
Perusahaan dengan IT Capability yang tinggi memiliki keunggulan dalam mendapatkan informasi pelanggan, berkolaborasi dalam pertukaran pengetahuan, dan meningkatkan efisiensi proses bisnis.<ref>Sunil Mithas. [https://www.jstor.org/stable/23043496 How Information Management Capability Influences Firm Performance]. ''MIS Quarterly''. 2011. Vol. 35 (1). hlm. 237–256. doi:10.2307/23043496.</ref> Untuk mencapai IT Capability yang optimal, sebuah organisasi perlu mengintegrasikan berbagai aspek, termasuk [[infrastruktur teknologi informasi]], keterampilan sumber daya manusia di bidang TI, dan [[Aset takberwujud|aset tak berwujud]] yang terkait dengan teknologi informasi, seperti [[data]], pengetahuan, dan proses bisnis. Selain itu, integrasi dengan sumber daya khusus organisasi lainnya, seperti sumber daya manusia, keuangan, dan pemasaran, juga sangat krusial.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kapabilitas+Teknologi+Informasi&oldid=26744523 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26744523 (2025-01-05T06:41:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kapabilitas+Teknologi+Informasi&oldid=26744523 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26744523 (2025-01-05T06:41:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 18.07

IT Capability atau kapabilitas Teknologi Informasi merupakan kemampuan suatu entitas untuk mengelola, memanfaatkan, dan mengintegrasikan sumber daya teknologi informasi (TI) secara efektif dan efisien. Istilah ini merujuk pada kemampuan organisasi dalam memanfaatkan TI sebagai aset strategis untuk mencapai tujuan bisnis.[1] Kemampuan ini mencakup perencanaan, pengembangan, implementasi, dan pengelolaan sistem informasi, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses bisnis, pengambilan keputusan, dan inovasi.

Perusahaan dengan IT Capability yang tinggi memiliki keunggulan dalam mendapatkan informasi pelanggan, berkolaborasi dalam pertukaran pengetahuan, dan meningkatkan efisiensi proses bisnis.[2] Untuk mencapai IT Capability yang optimal, sebuah organisasi perlu mengintegrasikan berbagai aspek, termasuk infrastruktur teknologi informasi, keterampilan sumber daya manusia di bidang TI, dan aset tak berwujud yang terkait dengan teknologi informasi, seperti data, pengetahuan, dan proses bisnis. Selain itu, integrasi dengan sumber daya khusus organisasi lainnya, seperti sumber daya manusia, keuangan, dan pemasaran, juga sangat krusial.

Referensi

  1. M. Dale Stoel. IT capabilities and firm performance: A contingency analysis of the role of industry and IT capability type. Information & Management. 2009-04-01. Vol. 46 (3). hlm. 181–189. doi:10.1016/j.im.2008.10.002.
  2. Sunil Mithas. How Information Management Capability Influences Firm Performance. MIS Quarterly. 2011. Vol. 35 (1). hlm. 237–256. doi:10.2307/23043496.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26744523 (2025-01-05T06:41:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.