Classless Inter-Domain Routing: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29467077; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Classless Inter-Domain Routing''' ('''CIDR''' ) merupakan sebuah metode pengalokasian [[alamat IP]] dan [[perutean]] IP. [[Internet Engineering Task Force]] memperkenalkan CIDR pada tahun 1993 untuk mengganti arsitektur pengalamatan dari desain jaringan kelas di [[internet]]. Tujuan dari tindakan tersebut adalah untuk memperlambat pertumbuhan tabel perutean pada peranti perutean di internet, dan membantu memperlambat habisnya alamat IPv4. | '''Classless Inter-Domain Routing''' ('''CIDR''' ) merupakan sebuah metode pengalokasian [[alamat IP]] dan [[perutean]] IP. [[Internet Engineering Task Force]] memperkenalkan CIDR pada tahun 1993 untuk mengganti arsitektur pengalamatan dari desain jaringan kelas di [[internet]]. Tujuan dari tindakan tersebut adalah untuk memperlambat pertumbuhan tabel perutean pada peranti perutean di internet, dan membantu memperlambat habisnya alamat IPv4.<ref>Y. Rekhter. ''An Architecture for IP Address Allocation with CIDR''. September 1993.</ref><ref>V. Fuller. ''Classless Inter-Domain Routing (CIDR): an Address Assignment and Aggregation Strategy''. September 1993.</ref> | ||
== Latar belakang == | == Latar belakang == | ||
Sebuah alamat IP diinterpretasikan terdiri atas dua bagian: sebuah awalan pengenal jaringan diikuti oleh sebuah pengenal komputer hos yang ada dalam jaringan tersebut. Dalam arsitektur jaringan berkelas, alokasi alamat IP didasarkan pada batasan bit 4 oktet dari sebuah alamat IP. Sebuah alamat dianggap menjadi kombinasi dari awalan jaringan 8, 16, atau 24-bit, bersama-sama dengan sebuah pengenal komputer hos 24, 16, atau 8-bit masing-masing. Oleh karena ini, alokasi terkecil dan blok perutean hanya berisi 256 alamat yang dianggap terlalu kecil bagi sebuah perusahaan, dan blok lebih besar lainnya berisi 65.536 alamat yang terlalu banyak untuk digunakan secara efisien bahkan oleh perusahaan besar. Hal ini menyebabkan ketidakefisienan dalam penggunaan alamat IP dan juga dalam perutean, karena hal tersebut membutuhkan jumlah besar jaringan kelas C dengan siaran perutean. | Sebuah alamat IP diinterpretasikan terdiri atas dua bagian: sebuah awalan pengenal jaringan diikuti oleh sebuah pengenal komputer hos yang ada dalam jaringan tersebut. Dalam arsitektur jaringan berkelas, alokasi alamat IP didasarkan pada batasan bit 4 oktet dari sebuah alamat IP. Sebuah alamat dianggap menjadi kombinasi dari awalan jaringan 8, 16, atau 24-bit, bersama-sama dengan sebuah pengenal komputer hos 24, 16, atau 8-bit masing-masing. Oleh karena ini, alokasi terkecil dan blok perutean hanya berisi 256 alamat yang dianggap terlalu kecil bagi sebuah perusahaan, dan blok lebih besar lainnya berisi 65.536 alamat yang terlalu banyak untuk digunakan secara efisien bahkan oleh perusahaan besar. Hal ini menyebabkan ketidakefisienan dalam penggunaan alamat IP dan juga dalam perutean, karena hal tersebut membutuhkan jumlah besar jaringan kelas C dengan siaran perutean. | ||
Dalam dekade pertama internet, setelah penemuan [[DNS]], menjadi jelaslah bahwa sistem yang dirancang berdasarkan skema [[jaringan berkelas]] pengalokasian ruang alamat IP dan perutean paket IP tidak dapat diskalakan. Hal ini membawa pada penemuan CIDR (''Classless Inter-Domain Routing'') dan subjaringan. Perbedaan kelas jaringan kemudian dihapus dan sistem baru digambarkan sebagai ''tanpa kelas'' menjadi dikenal sebagai ''berkelas''. Pada tahun 1993, [[Internet Engineering Task Force]] menerbitkan sebuah set standar baru dan , untuk mendefinisikan konsep baru pengalokasian blok alamat IP dan metode baru perutean paket IPv4. Versi terbaru dari spesifikasi tersebut diterbitkan sebagai pada tahun 2006. | Dalam dekade pertama internet, setelah penemuan [[DNS]], menjadi jelaslah bahwa sistem yang dirancang berdasarkan skema [[jaringan berkelas]] pengalokasian ruang alamat IP dan perutean paket IP tidak dapat diskalakan.<ref>''Applicability Statement for the Implementation of Classless Inter-Domain Routing (CIDR)''. September 1993.</ref> Hal ini membawa pada penemuan CIDR (''Classless Inter-Domain Routing'') dan subjaringan. Perbedaan kelas jaringan kemudian dihapus dan sistem baru digambarkan sebagai ''tanpa kelas'' menjadi dikenal sebagai ''berkelas''. Pada tahun 1993, [[Internet Engineering Task Force]] menerbitkan sebuah set standar baru dan , untuk mendefinisikan konsep baru pengalokasian blok alamat IP dan metode baru perutean paket IPv4. Versi terbaru dari spesifikasi tersebut diterbitkan sebagai pada tahun 2006.<ref>V. Fuller. ''Classless Inter-domain Routing (CIDR): The Internet Address Assignment and Aggregation Plan''. Agustus 2006.</ref> | ||
== Notasi CIDR == | == Notasi CIDR == | ||
| Baris 24: | Baris 23: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Classless+Inter-Domain+Routing&oldid=29467077 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29467077 (2026-07-17T00:11:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Classless+Inter-Domain+Routing&oldid=29467077 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29467077 (2026-07-17T00:11:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.26
Classless Inter-Domain Routing (CIDR ) merupakan sebuah metode pengalokasian alamat IP dan perutean IP. Internet Engineering Task Force memperkenalkan CIDR pada tahun 1993 untuk mengganti arsitektur pengalamatan dari desain jaringan kelas di internet. Tujuan dari tindakan tersebut adalah untuk memperlambat pertumbuhan tabel perutean pada peranti perutean di internet, dan membantu memperlambat habisnya alamat IPv4.[1][2]
Latar belakang
Sebuah alamat IP diinterpretasikan terdiri atas dua bagian: sebuah awalan pengenal jaringan diikuti oleh sebuah pengenal komputer hos yang ada dalam jaringan tersebut. Dalam arsitektur jaringan berkelas, alokasi alamat IP didasarkan pada batasan bit 4 oktet dari sebuah alamat IP. Sebuah alamat dianggap menjadi kombinasi dari awalan jaringan 8, 16, atau 24-bit, bersama-sama dengan sebuah pengenal komputer hos 24, 16, atau 8-bit masing-masing. Oleh karena ini, alokasi terkecil dan blok perutean hanya berisi 256 alamat yang dianggap terlalu kecil bagi sebuah perusahaan, dan blok lebih besar lainnya berisi 65.536 alamat yang terlalu banyak untuk digunakan secara efisien bahkan oleh perusahaan besar. Hal ini menyebabkan ketidakefisienan dalam penggunaan alamat IP dan juga dalam perutean, karena hal tersebut membutuhkan jumlah besar jaringan kelas C dengan siaran perutean.
Dalam dekade pertama internet, setelah penemuan DNS, menjadi jelaslah bahwa sistem yang dirancang berdasarkan skema jaringan berkelas pengalokasian ruang alamat IP dan perutean paket IP tidak dapat diskalakan.[3] Hal ini membawa pada penemuan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) dan subjaringan. Perbedaan kelas jaringan kemudian dihapus dan sistem baru digambarkan sebagai tanpa kelas menjadi dikenal sebagai berkelas. Pada tahun 1993, Internet Engineering Task Force menerbitkan sebuah set standar baru dan , untuk mendefinisikan konsep baru pengalokasian blok alamat IP dan metode baru perutean paket IPv4. Versi terbaru dari spesifikasi tersebut diterbitkan sebagai pada tahun 2006.[4]
Notasi CIDR
Notasi CIDR adalah representasi ringkas dari alamat IP dan diasosiasikan terhadap awalan perutean. Notasi dibentuk dari sebuah alamat IP, karakter garis miring ("/"), dan sebuah angka desimal. Angka tersebut merupakan jumlah 1 bit dalam topeng subalamat. Nilai besar menunjukkan jaringan lebih kecil.
Alamat IP ditulis berdasarkan standar IPv4 atau IPv6. Alamat tersebut dapat menunjukkan sebuah alamat antarmuka atau alamat yang awal dari seluruh jaringan. Agregasi bit-bit tersebut umumnya disebut sebagai pengenal komputer hos.
Contoh:
- merepresentasikan alamat IPv4 dan awalan perutean yang terkait , atau sama, topeng subjaringan , yang memiliki 24 1-bit leading.
- blok IPv4 merepresentasikan 1.024 alamat IPv4 dari hingga .
- blok IPv4 merepresentasikan blok alamat IPv6 dari hingga .
- merepresentasikan alamat simpul berulang (loopback) IPv6. Panjang awalannya adalah 128 yang merupakan jumlah bit dalam alamat itu.
Untuk IPv4, notasi CIDR merupakan sebuah alternatif untuk sistem lama dalam merepresentasikan jaringan menurut alamat mulanya dan topeng subjaringan, keduanya ditulis dalam notasi titik-desimal. setara dengan .
Jumlah alamat sebuah subjaringan dapat dihitung sebagai 2panjang alamat – panjang awalan, di mana panjang alamat adalah 128 untuk IPv6 dan 32 untuk IPv4. Misalnya, dalam IPv4, panjang awalan menghasilkan: 232 − 29 = 23 = 8 alamat.
Referensi
- ↑ Y. Rekhter. An Architecture for IP Address Allocation with CIDR. September 1993.
- ↑ V. Fuller. Classless Inter-Domain Routing (CIDR): an Address Assignment and Aggregation Strategy. September 1993.
- ↑ Applicability Statement for the Implementation of Classless Inter-Domain Routing (CIDR). September 1993.
- ↑ V. Fuller. Classless Inter-domain Routing (CIDR): The Internet Address Assignment and Aggregation Plan. Agustus 2006.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29467077 (2026-07-17T00:11:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.