Lompat ke isi

Pencabulan dunia maya: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29430832; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Pencabulan dunia maya''' melibatkan pengiriman gambar-gambar cabul kepada orang asing secara daring, sering kali dilakukan melalui transfer [[Bluetooth]] atau [[AirDrop]] antar perangkat.
[[File:AirDrop_logo.svg|thumb|right|280px|Ikon AirDrop. AirDrop telah digunakan untuk pencabulan dunia maya]]


Istilah arus utama pertama kali muncul sekitar 13 Agustus 2015, setelah seorang penumpang wanita di AirDropp dua gambar [[Penis manusia|penis]]. Kasus ini dilaporkan ke [[Polisi Transportasi Inggris]] yang menunjukkan bahwa karena gambar-gambar tersebut ditolak, data yang dicatat oleh telepon penerima tidak mencukupi dan tidak dapat memberikan bukti yang sesuai.
'''Pencabulan dunia maya''' melibatkan pengiriman gambar-gambar cabul kepada orang asing secara daring, sering kali dilakukan melalui transfer [[Bluetooth]] atau [[AirDrop]] antar perangkat. <ref>Sophie Gallagher. [https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/cyber-flashing-uk-reports-hidden-problem_uk_5992d291e4b08a24727728fe New 'Cyber-Flashing' Trend Going Unreported Because Victims Aren't Coming Forward]. ''HuffPost''. August 15, 2017.</ref> <ref>Sarah Bell. [https://www.bbc.com/news/technology-33889225 Police investigate 'first cyber-flashing' case]. BBC. 13 August 2015.</ref> <ref>Eric W. Dolan. [https://www.psypost.org/2023/04/cyberflashing-research-partner-hunting-identified-as-key-factor-behind-sending-unsolicited-sexual-images-77731 Cyberflashing research: "Partner hunting" identified as key factor behind sending unsolicited sexual images]. ''PsyPost''. 2023-04-23.</ref>
 
Istilah arus utama pertama kali muncul sekitar 13 Agustus 2015, setelah seorang penumpang wanita di AirDropp dua gambar [[Penis manusia|penis]]. Kasus ini dilaporkan ke [[Polisi Transportasi Inggris]] yang menunjukkan bahwa karena gambar-gambar tersebut ditolak, data yang dicatat oleh telepon penerima tidak mencukupi dan tidak dapat memberikan bukti yang sesuai. <ref>Sarah Bell. [https://www.bbc.com/news/technology-33889225 Police investigate 'first cyber-flashing' case]. BBC. 13 August 2015.</ref>


== Metodologi ==
== Metodologi ==
Perangkat yang dilengkapi dengan tepat dapat mencari rekan aktif mana pun dalam jarak sekitar 10 meter. Individu yang melakukan pelecehan dapat membuat koneksi awal dengan perangkat apa pun yang terbuka untuk semua pengguna. Sebuah foto kemudian dapat dikirim dengan pratinjau foto tersebut ditampilkan kepada pemilik perangkat bersamaan dengan permintaan untuk mengizinkan koneksi. Oleh karena itu, pencabulan dapat terjadi sebelum koneksi tertentu diotorisasi.
Perangkat yang dilengkapi dengan tepat dapat mencari rekan aktif mana pun dalam jarak sekitar 10 meter. <ref>Daniel Nations. [https://www.lifewire.com/what-is-airdrop-how-does-it-work-1994512 What is AirDrop?]. Lifewire. 23 June 2018.</ref> Individu yang melakukan pelecehan dapat membuat koneksi awal dengan perangkat apa pun yang terbuka untuk semua pengguna. Sebuah foto kemudian dapat dikirim dengan pratinjau foto tersebut ditampilkan kepada pemilik perangkat bersamaan dengan permintaan untuk mengizinkan koneksi. Oleh karena itu, pencabulan dapat terjadi sebelum koneksi tertentu diotorisasi. <ref>Ali A. [https://www.ibtimes.co.uk/iphone-cyber-flashing-what-it-how-stop-it-happening-you-1515440 iPhone cyber-flashing: What is it and how to stop it happening to you]. ''International Business Times''. 14 August 2015.</ref>


== Insiden ==
== Insiden ==
Pada 13 Agustus 2017, ''[[New York Post]]'' melaporkan bahwa setidaknya dua wanita dikirimi foto telanjang saat dalam perjalanan. Seorang reporter ''[[HuffPost]]'' di Inggris juga dikirimi lebih dari 100 gambar seksual saat dalam perjalanan. Kasus ini dilaporkan ke Polisi Transportasi Inggris, dan ketika berita ini diterbitkan, beberapa perempuan menyatakan kepada publikasi tersebut bahwa mereka telah mengalami pelecehan serupa. Namun, kepolisian Inggris menunjukkan sangat sedikit keluhan mengenai tindakan ini meskipun "kesadaran semakin meningkat" akan hal ini. Hal ini menunjukkan tingginya tingkat pelaporan yang kurang sehingga sedikitnya penangkapan dan penuntutan.
Pada 13 Agustus 2017, ''[[New York Post]]'' melaporkan bahwa setidaknya dua wanita dikirimi foto telanjang saat dalam perjalanan. <ref>Melkorka Licea. [https://nypost.com/2017/08/12/airdropping-dick-pics-is-the-latest-horrifying-subway-trend/ AirDropping penis pics is the latest horrifying subway trend]. New York Post. 12 August 2017.</ref> Seorang reporter ''[[HuffPost]]'' di Inggris juga dikirimi lebih dari 100 gambar seksual saat dalam perjalanan. Kasus ini dilaporkan ke Polisi Transportasi Inggris, dan ketika berita ini diterbitkan, beberapa perempuan menyatakan kepada publikasi tersebut bahwa mereka telah mengalami pelecehan serupa. <ref>Sophie Gallagher. [https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/cyber-flashing-uk-reports-hidden-problem_uk_5992d291e4b08a24727728fe New 'Cyber-Flashing' Trend Going Unreported Because Victims Aren't Coming Forward]. ''HuffPost''. August 15, 2017.</ref> Namun, kepolisian Inggris menunjukkan sangat sedikit keluhan mengenai tindakan ini meskipun "kesadaran semakin meningkat" akan hal ini. Hal ini menunjukkan tingginya tingkat pelaporan yang kurang sehingga sedikitnya penangkapan dan penuntutan. <ref>Sophie Gallagher. [https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/cyber-flashing-uk-reports-hidden-problem_uk_5992d291e4b08a24727728fe New 'Cyber-Flashing' Trend Going Unreported Because Victims Aren't Coming Forward]. ''HuffPost''. August 15, 2017.</ref>


Di [[Australia]], pada bulan Mei 2018, dilaporkan bahwa pencabulan dunia maya semakin umum dilakukan sebagai lelucon yang digunakan oleh anak-anak, populer karena kemudahannya dalam menargetkan banyak individu dengan sangat cepat dan dengan cara yang tidak dapat diidentifikasi.
Di [[Australia]], pada bulan Mei 2018, dilaporkan bahwa pencabulan dunia maya semakin umum dilakukan sebagai lelucon yang digunakan oleh anak-anak, populer karena kemudahannya dalam menargetkan banyak individu dengan sangat cepat dan dengan cara yang tidak dapat diidentifikasi. <ref>Tom Livingstone. [https://www.news.com.au/technology/school-kids-putting-themselves-at-risk-pranking-strangers-with-airdrop-porn/news-story/8f65a97dbb9bc70709a18a6b64ee5320 School kids putting themselves at risk 'pranking' strangers with AirDrop porn]. news.com.au. 14 May 2018.</ref>


Di [[Israel]], Mei 2022, sebuah penerbangan [[AnadoluJet]] membatalkan lepas landasnya di [[Bandar Udara Internasional Ben Gurion|Bandara Ben Gurion]] setelah gambar kecelakaan pesawat dibagikan kepada penumpang melalui AirDrop.


== Masalah hukum ==
== Masalah hukum ==
Seperti halnya pelanggaran berbasis teknologi lainnya, seperti pornografi pengadilancungan, [[pornografi balas dendam]], dan perekaman bawah-rok, tidak ada undang-undang khusus yang dirancang untuk mengkriminalisasi dan mencegah cyber-flashing. Hal ini berarti bahwa banyak aparat kepolisian yang terpaksa melakukan tindakan kejahatan yang lebih umum seperti pelecehan dan tindakan [[Memalukan kesopanan publik|yang melanggar kesusilaan masyarakat]].
Seperti halnya pelanggaran berbasis teknologi lainnya, seperti pornografi pengadilancungan, [[pornografi balas dendam]], dan perekaman bawah-rok, tidak ada undang-undang khusus yang dirancang untuk mengkriminalisasi dan mencegah cyber-flashing. Hal ini berarti bahwa banyak aparat kepolisian yang terpaksa melakukan tindakan kejahatan yang lebih umum seperti pelecehan dan tindakan [[Memalukan kesopanan publik|yang melanggar kesusilaan masyarakat]]. <ref>Sara Nelson. [https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/upskirting-bill-should-cover-deepfake-porn-and-cyber-flashing-too_uk_5b2b9e70e4b0321a01ce6ed8 'Deepfake Porn' And 'Cyber-Flashing': The Other Abuses Not Included In New Upskirting Laws]. ''HuffPost''. 14 June 2018.</ref>


Di [[New South Wales]], Australia, [[The Crimes Amendment (Intimate Images) Bill 2017|RUU Amendemen Kejahatan (Gambar Intim) tahun 2017]] diterapkan untuk menjadikan "dengan sengaja merekam atau mendistribusikan, atau mengancam untuk merekam atau mendistribusikan, gambar intim seseorang tanpa persetujuannya". Undang-undang ini akan mencakup pencabulan dunia maya dengan melarang penyebaran gambar-gambar intim tanpa persetujuan.
Di [[New South Wales]], Australia, [[The Crimes Amendment (Intimate Images) Bill 2017|RUU Amendemen Kejahatan (Gambar Intim) tahun 2017]] <ref>[https://www.parliament.nsw.gov.au/bills/Pages/bill-details.aspx?pk=3396 Crimes Amendment (Intimate Images) Bill 2017]. ''www.parliament.nsw.gov.au''. Legislative Assembly.</ref> diterapkan untuk menjadikan "dengan sengaja merekam atau mendistribusikan, atau mengancam untuk merekam atau mendistribusikan, gambar intim seseorang tanpa persetujuannya". <ref>Michael Evans. [https://www.centralwesterndaily.com.au/story/4880799/thats-the-law-criminalising-revenge-porn-unlikely-to-act-as-true-deterrent/ THAT'S THE LAW: Criminalising revenge porn unlikely to act as true deterrent]. Central Western Daily. 29 August 2017.</ref> Undang-undang ini akan mencakup pencabulan dunia maya dengan melarang penyebaran gambar-gambar intim tanpa persetujuan.


Di Inggris terdapat kritik bahwa "undang-undang perekaman bawah rok" yang sedang dipertimbangkan tidak akan mencakup pencabulan dunia maya, serta bentuk-bentuk pelecehan berbasis gambar lainnya, seperti pornografi balas dendam. Undang-undang yang diusulkan juga memiliki maksud pelarangan yang lebih kuat, dan tidak jelas apakah undang-undang tersebut akan mencakup kondisi non-pelecehan serta isu-isu yang tidak disetujui oleh penerima gambar, tetapi "subjek gambar" yang menyetujuinya.
Di Inggris terdapat kritik bahwa "undang-undang perekaman bawah rok" yang sedang dipertimbangkan tidak akan mencakup pencabulan dunia maya, serta bentuk-bentuk pelecehan berbasis gambar lainnya, seperti pornografi balas dendam. Undang-undang yang diusulkan juga memiliki maksud pelarangan yang lebih kuat, dan tidak jelas apakah undang-undang tersebut akan mencakup kondisi non-pelecehan serta isu-isu yang tidak disetujui oleh penerima gambar, tetapi "subjek gambar" yang menyetujuinya. <ref>Sara Nelson. [https://www.huffingtonpost.co.uk/entry/upskirting-bill-should-cover-deepfake-porn-and-cyber-flashing-too_uk_5b2b9e70e4b0321a01ce6ed8 'Deepfake Porn' And 'Cyber-Flashing': The Other Abuses Not Included In New Upskirting Laws]. ''HuffPost''. 14 June 2018.</ref>


Di [[Singapura]], pencabulan dunia maya fotografi dalam rok, dan [[pornografi balas dendam]] telah dikriminalisasi sejak Mei 2019.
Di [[Singapura]], pencabulan dunia maya fotografi dalam rok, dan [[pornografi balas dendam]] telah dikriminalisasi sejak Mei 2019.<ref>[https://edition.cnn.com/2019/05/07/asia/singapore-cyber-flashing-intl/index.html 'Cyber flashers' in Singapore could now get two years in prison]. ''CNN''. May 7, 2019.</ref>


Pada 13 Maret 2022, [[Pemerintah Britania Raya|Pemerintah Inggris]] mengumumkan pencabulan dunia maya akan dikriminalisasi dan pelakunya akan menghadapi hukuman hingga dua tahun penjara berdasarkan undang-undang baru yang berlaku di [[Inggris dan Wales]] . Cyber flashing telah ilegal di [[Skotlandia]] sejak 2010.
Pada 13 Maret 2022, [[Pemerintah Britania Raya|Pemerintah Inggris]] mengumumkan pencabulan dunia maya akan dikriminalisasi dan pelakunya akan menghadapi hukuman hingga dua tahun penjara berdasarkan undang-undang baru yang berlaku di [[Inggris dan Wales]] .<ref>[https://www.gov.uk/government/news/cyberflashing-to-become-a-criminal-offence 'Cyberflashing' to become a criminal offence]. ''GOV.UK''.</ref> Cyber flashing telah ilegal di [[Skotlandia]] sejak 2010.<ref>Caroline Westbrook. [https://metro.co.uk/2021/12/14/cyber-flashing-what-is-it-and-is-it-a-crime-in-the-uk-15768376/ What is cyber flashing and is it a crime in the UK?]. ''Metro''. 2022-03-17.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pencabulan+dunia+maya&oldid=29430832 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29430832 (2026-07-08T02:42:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pencabulan+dunia+maya&oldid=29430832 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29430832 (2026-07-08T02:42:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.27

Ikon AirDrop. AirDrop telah digunakan untuk pencabulan dunia maya

Pencabulan dunia maya melibatkan pengiriman gambar-gambar cabul kepada orang asing secara daring, sering kali dilakukan melalui transfer Bluetooth atau AirDrop antar perangkat. [1] [2] [3]

Istilah arus utama pertama kali muncul sekitar 13 Agustus 2015, setelah seorang penumpang wanita di AirDropp dua gambar penis. Kasus ini dilaporkan ke Polisi Transportasi Inggris yang menunjukkan bahwa karena gambar-gambar tersebut ditolak, data yang dicatat oleh telepon penerima tidak mencukupi dan tidak dapat memberikan bukti yang sesuai. [4]

Metodologi

Perangkat yang dilengkapi dengan tepat dapat mencari rekan aktif mana pun dalam jarak sekitar 10 meter. [5] Individu yang melakukan pelecehan dapat membuat koneksi awal dengan perangkat apa pun yang terbuka untuk semua pengguna. Sebuah foto kemudian dapat dikirim dengan pratinjau foto tersebut ditampilkan kepada pemilik perangkat bersamaan dengan permintaan untuk mengizinkan koneksi. Oleh karena itu, pencabulan dapat terjadi sebelum koneksi tertentu diotorisasi. [6]

Insiden

Pada 13 Agustus 2017, New York Post melaporkan bahwa setidaknya dua wanita dikirimi foto telanjang saat dalam perjalanan. [7] Seorang reporter HuffPost di Inggris juga dikirimi lebih dari 100 gambar seksual saat dalam perjalanan. Kasus ini dilaporkan ke Polisi Transportasi Inggris, dan ketika berita ini diterbitkan, beberapa perempuan menyatakan kepada publikasi tersebut bahwa mereka telah mengalami pelecehan serupa. [8] Namun, kepolisian Inggris menunjukkan sangat sedikit keluhan mengenai tindakan ini meskipun "kesadaran semakin meningkat" akan hal ini. Hal ini menunjukkan tingginya tingkat pelaporan yang kurang sehingga sedikitnya penangkapan dan penuntutan. [9]

Di Australia, pada bulan Mei 2018, dilaporkan bahwa pencabulan dunia maya semakin umum dilakukan sebagai lelucon yang digunakan oleh anak-anak, populer karena kemudahannya dalam menargetkan banyak individu dengan sangat cepat dan dengan cara yang tidak dapat diidentifikasi. [10]


Masalah hukum

Seperti halnya pelanggaran berbasis teknologi lainnya, seperti pornografi pengadilancungan, pornografi balas dendam, dan perekaman bawah-rok, tidak ada undang-undang khusus yang dirancang untuk mengkriminalisasi dan mencegah cyber-flashing. Hal ini berarti bahwa banyak aparat kepolisian yang terpaksa melakukan tindakan kejahatan yang lebih umum seperti pelecehan dan tindakan yang melanggar kesusilaan masyarakat. [11]

Di New South Wales, Australia, RUU Amendemen Kejahatan (Gambar Intim) tahun 2017 [12] diterapkan untuk menjadikan "dengan sengaja merekam atau mendistribusikan, atau mengancam untuk merekam atau mendistribusikan, gambar intim seseorang tanpa persetujuannya". [13] Undang-undang ini akan mencakup pencabulan dunia maya dengan melarang penyebaran gambar-gambar intim tanpa persetujuan.

Di Inggris terdapat kritik bahwa "undang-undang perekaman bawah rok" yang sedang dipertimbangkan tidak akan mencakup pencabulan dunia maya, serta bentuk-bentuk pelecehan berbasis gambar lainnya, seperti pornografi balas dendam. Undang-undang yang diusulkan juga memiliki maksud pelarangan yang lebih kuat, dan tidak jelas apakah undang-undang tersebut akan mencakup kondisi non-pelecehan serta isu-isu yang tidak disetujui oleh penerima gambar, tetapi "subjek gambar" yang menyetujuinya. [14]

Di Singapura, pencabulan dunia maya fotografi dalam rok, dan pornografi balas dendam telah dikriminalisasi sejak Mei 2019.[15]

Pada 13 Maret 2022, Pemerintah Inggris mengumumkan pencabulan dunia maya akan dikriminalisasi dan pelakunya akan menghadapi hukuman hingga dua tahun penjara berdasarkan undang-undang baru yang berlaku di Inggris dan Wales .[16] Cyber flashing telah ilegal di Skotlandia sejak 2010.[17]

Referensi

  1. Sophie Gallagher. New 'Cyber-Flashing' Trend Going Unreported Because Victims Aren't Coming Forward. HuffPost. August 15, 2017.
  2. Sarah Bell. Police investigate 'first cyber-flashing' case. BBC. 13 August 2015.
  3. Eric W. Dolan. Cyberflashing research: "Partner hunting" identified as key factor behind sending unsolicited sexual images. PsyPost. 2023-04-23.
  4. Sarah Bell. Police investigate 'first cyber-flashing' case. BBC. 13 August 2015.
  5. Daniel Nations. What is AirDrop?. Lifewire. 23 June 2018.
  6. Ali A. iPhone cyber-flashing: What is it and how to stop it happening to you. International Business Times. 14 August 2015.
  7. Melkorka Licea. AirDropping penis pics is the latest horrifying subway trend. New York Post. 12 August 2017.
  8. Sophie Gallagher. New 'Cyber-Flashing' Trend Going Unreported Because Victims Aren't Coming Forward. HuffPost. August 15, 2017.
  9. Sophie Gallagher. New 'Cyber-Flashing' Trend Going Unreported Because Victims Aren't Coming Forward. HuffPost. August 15, 2017.
  10. Tom Livingstone. School kids putting themselves at risk 'pranking' strangers with AirDrop porn. news.com.au. 14 May 2018.
  11. Sara Nelson. 'Deepfake Porn' And 'Cyber-Flashing': The Other Abuses Not Included In New Upskirting Laws. HuffPost. 14 June 2018.
  12. Crimes Amendment (Intimate Images) Bill 2017. www.parliament.nsw.gov.au. Legislative Assembly.
  13. Michael Evans. THAT'S THE LAW: Criminalising revenge porn unlikely to act as true deterrent. Central Western Daily. 29 August 2017.
  14. Sara Nelson. 'Deepfake Porn' And 'Cyber-Flashing': The Other Abuses Not Included In New Upskirting Laws. HuffPost. 14 June 2018.
  15. 'Cyber flashers' in Singapore could now get two years in prison. CNN. May 7, 2019.
  16. 'Cyberflashing' to become a criminal offence. GOV.UK.
  17. Caroline Westbrook. What is cyber flashing and is it a crime in the UK?. Metro. 2022-03-17.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29430832 (2026-07-08T02:42:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.