Kanon (prinsip dasar): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26906080; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Istilah '''kanon''' berasal dari bahasa Yunani ( ), yang berarti "memerintah", dan dari sana melalui [[bahasa Latin]] dan [[Bahasa Prancis Kuno|Perancis Kuno]] ke bahasa Inggris. Konsep ini memiliki penggunaan yang luas dalam bahasa Inggris: dalam pengertian umum, konsep ini merujuk pada sifat "ke-satu-an" (bila dimaknai sebagai kata sifat) atau pada sifat "beberapa"(bila dimaknai sebagai kata benda) aturan atau hukum yang dianggap resmi, asli, atau disetujui, khususnya dalam konteks hukum gerejawi; atau sekelompok karya sastra atau seni yang dianggap resmi, asli, atau disetujui, seperti karya sastra dari pengarang tertentu, genre tertentu, atau sekelompok teks kitab suci keagamaan tertentu; atau dengan kata lain, satu atau sekumpulan aturan, prinsip, atau standar yang diterima sebagai aksiomatik dan mengikat secara universal dalam suatu agama, atau bidang studi atau seni. | Istilah '''kanon''' berasal dari bahasa Yunani ( ), yang berarti "memerintah", dan dari sana melalui [[bahasa Latin]] dan [[Bahasa Prancis Kuno|Perancis Kuno]] ke bahasa Inggris.<ref>[https://www.merriam-webster.com/dictionary/canon Definition of CANON]. ''www.merriam-webster.com''. 2025-01-15.</ref> Konsep ini memiliki penggunaan yang luas dalam bahasa Inggris: dalam pengertian umum, konsep ini merujuk pada sifat "ke-satu-an" (bila dimaknai sebagai kata sifat) atau pada sifat "beberapa"(bila dimaknai sebagai kata benda) aturan atau hukum yang dianggap resmi, asli, atau disetujui, khususnya dalam konteks hukum gerejawi; atau sekelompok karya sastra atau seni yang dianggap resmi, asli, atau disetujui, seperti karya sastra dari pengarang tertentu, genre tertentu, atau sekelompok teks kitab suci keagamaan tertentu;<ref>[https://www.collinsdictionary.com/dictionary/english/canon Canon definition and meaning Collins English Dictionary]. ''www.collinsdictionary.com''.</ref> atau dengan kata lain, satu atau sekumpulan aturan, prinsip, atau standar yang diterima sebagai aksiomatik dan mengikat secara universal dalam suatu agama, atau bidang studi atau seni.<ref>[https://www.dictionary.com/browse/canon Dictionary.com Meanings & Definitions of English Words]. ''Dictionary.com''.</ref> | ||
WC Sayers (1915–1916) menetapkan sistem [[klasifikasi perpustakaan]] yang kemudian dianggap kanon. | WC Sayers (1915–1916) menetapkan sistem [[klasifikasi perpustakaan]] yang kemudian dianggap kanon.<ref>W. C. Berwick (William Charles Berwick) Sayers. [https://archive.org/details/canonsofclassifi00sayerich Canons of classification applied to "the subject," "the expansive," "the decimal" and "the Library of Congress" classifications; a study in bibliographical classification method]. London, Grafton & co. 1915.</ref> | ||
SR Ranganathan mengembangkan teori analisis bidang (''facet analysis''), yang disajikan dalam bentuk rincian 46 kanon, 13 postulat dan 22 prinsip. | SR Ranganathan mengembangkan teori analisis bidang (''facet analysis''), yang disajikan dalam bentuk rincian 46 kanon, 13 postulat dan 22 prinsip.<ref>Louise Spiteri. [http://archive.iainstitute.org/en/learn/research/a_simplified_model_for_facet_analysis.php Prolegomena to library classification: A Simplified Model for Facet Analysis: Ranganathan 101]. ''Canadian Journal of Information and Library Science''. 1998. Vol. 23 (1–2). hlm. 1–30.</ref> | ||
Terdapat juga konsep kanon [[retorika]], yang mencakup lima prinsip utama yang bila dikelompokkan, merupakan prinsip-prinsip penyampaian pidato. | Terdapat juga konsep kanon [[retorika]], yang mencakup lima prinsip utama yang bila dikelompokkan, merupakan prinsip-prinsip penyampaian pidato.<ref>Richard Toye. [https://archive.org/details/rhetoricveryshor0000toye Rhetoric A Very Short Introduction]. Oxford University Press. 2013. ISBN 978-0-19-965136-8.</ref> | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Aksioma]] | * [[Aksioma]] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kanon+%28prinsip+dasar%29&oldid=26906080 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26906080 (2025-02-10T01:57:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kanon+%28prinsip+dasar%29&oldid=26906080 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26906080 (2025-02-10T01:57:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.28
Istilah kanon berasal dari bahasa Yunani ( ), yang berarti "memerintah", dan dari sana melalui bahasa Latin dan Perancis Kuno ke bahasa Inggris.[1] Konsep ini memiliki penggunaan yang luas dalam bahasa Inggris: dalam pengertian umum, konsep ini merujuk pada sifat "ke-satu-an" (bila dimaknai sebagai kata sifat) atau pada sifat "beberapa"(bila dimaknai sebagai kata benda) aturan atau hukum yang dianggap resmi, asli, atau disetujui, khususnya dalam konteks hukum gerejawi; atau sekelompok karya sastra atau seni yang dianggap resmi, asli, atau disetujui, seperti karya sastra dari pengarang tertentu, genre tertentu, atau sekelompok teks kitab suci keagamaan tertentu;[2] atau dengan kata lain, satu atau sekumpulan aturan, prinsip, atau standar yang diterima sebagai aksiomatik dan mengikat secara universal dalam suatu agama, atau bidang studi atau seni.[3]
WC Sayers (1915–1916) menetapkan sistem klasifikasi perpustakaan yang kemudian dianggap kanon.[4]
SR Ranganathan mengembangkan teori analisis bidang (facet analysis), yang disajikan dalam bentuk rincian 46 kanon, 13 postulat dan 22 prinsip.[5]
Terdapat juga konsep kanon retorika, yang mencakup lima prinsip utama yang bila dikelompokkan, merupakan prinsip-prinsip penyampaian pidato.[6]
Lihat juga
Referensi
- ↑ Definition of CANON. www.merriam-webster.com. 2025-01-15.
- ↑ Canon definition and meaning Collins English Dictionary. www.collinsdictionary.com.
- ↑ Dictionary.com Meanings & Definitions of English Words. Dictionary.com.
- ↑ W. C. Berwick (William Charles Berwick) Sayers. Canons of classification applied to "the subject," "the expansive," "the decimal" and "the Library of Congress" classifications; a study in bibliographical classification method. London, Grafton & co. 1915.
- ↑ Louise Spiteri. Prolegomena to library classification: A Simplified Model for Facet Analysis: Ranganathan 101. Canadian Journal of Information and Library Science. 1998. Vol. 23 (1–2). hlm. 1–30.
- ↑ Richard Toye. Rhetoric A Very Short Introduction. Oxford University Press. 2013. ISBN 978-0-19-965136-8.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26906080 (2025-02-10T01:57:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.