Lompat ke isi

Elena Cornaro Piscopia: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
Baris 16: Baris 16:
Pada tahun 1669, ia menerjemahkan ''Colloquy of Christ'' yang dibuat oleh Lanspergus, biarawan [[Kartusia]] dari bahasa Spanyol ke [[bahasa Italia]]. Terjemahannya itu didedikasikan untuk Gian Paolo Oliva, teman dekatnya dan bapa pengakuannya. Buku ini diterbitkan dalam lima edisi di Republik Venesia dari tahun 1669 hingga 1672. Ia kemudian diundang untuk menjadi bagian dari banyak perkumpulan ilmiah ketika ketenarannya mulai menyebar dan pada tahun 1670 ia menjadi presiden perkumpulan masyarakat Venesia ''Accademia dei Pacifici''.<ref>Michele Battagia. [https://archive.org/details/delleaccademieve00batt Delle accademie veneziane dissertazione storica di Michele Battagia]. Giuseppe Picotti's typography. 1826. hlm. [https://archive.org/details/delleaccademieve00batt/page/50 50].</ref><ref>, ch. 8.</ref>
Pada tahun 1669, ia menerjemahkan ''Colloquy of Christ'' yang dibuat oleh Lanspergus, biarawan [[Kartusia]] dari bahasa Spanyol ke [[bahasa Italia]]. Terjemahannya itu didedikasikan untuk Gian Paolo Oliva, teman dekatnya dan bapa pengakuannya. Buku ini diterbitkan dalam lima edisi di Republik Venesia dari tahun 1669 hingga 1672. Ia kemudian diundang untuk menjadi bagian dari banyak perkumpulan ilmiah ketika ketenarannya mulai menyebar dan pada tahun 1670 ia menjadi presiden perkumpulan masyarakat Venesia ''Accademia dei Pacifici''.<ref>Michele Battagia. [https://archive.org/details/delleaccademieve00batt Delle accademie veneziane dissertazione storica di Michele Battagia]. Giuseppe Picotti's typography. 1826. hlm. [https://archive.org/details/delleaccademieve00batt/page/50 50].</ref><ref>, ch. 8.</ref>


Atas rekomendasi dari Carlo Rinaldini, guru pribadinya dalam bidang filsafat, Felice Rotondi mengajukan petisi kepada [[Universitas Padova]] untuk memberikan Cornaro gelar ''laurea'' dalam bidang teologia.<ref>[http://www.unipd.it/elena-lucrezia-cornaro-piscopia Elena Lucrezia Cornaro Piscopia]. Università degli studi di Padova. 10 September 2015.</ref> Ketika Kardinal Gregorio Barbarigo, uskup Padova, mengetahui bahwa dia sedang mengejar gelar di bidang teologi, dia menolak dengan alasan bahwa dia adalah seorang wanita.<ref>[http://www.unipd.it/elena-lucrezia-cornaro-piscopia Elena Lucrezia Cornaro Piscopia]. Università degli studi di Padova. 10 September 2015.</ref> Namun, dia mengizinkannya untuk mendapatkan gelar dalam bidang filsafat dan setelah setelah menjalani program studi yang cemerlang dia menerima gelar ''laurea'' dalam bidang Filsafat.<ref>[http://www.unipd.it/elena-lucrezia-cornaro-piscopia Elena Lucrezia Cornaro Piscopia]. Università degli studi di Padova. 10 September 2015.</ref> Gelar itu dianugerahkan pada tanggal 25 Juni 1678, di [[Katedral Padova]] di hadapan otoritas universitas, profesor dari semua fakultas, mahasiswa, dan sebagian besar Senator Venesia, bersama dengan banyak tamu undangan dari Universitas [[Universitas Bologna|Bologna]], [[Universitas Perugia|Perugia]], [[Universitas Roma La Sapienza|Roma]] dan [[Universitas Naples Federico II|Napoli]]. Lady Elena berbicara selama satu jam dalam bahasa Latin Klasik, ia menjelaskan bagian-bagian sulit yang dipilih secara acak dari karya [[Aristoteles]], satu dari ''[[Posterior Analytics]]'' dan yang lainnya dari [[Fisika (Aristoteles)|Fisika]].<ref>Maschietto 2007, cited in Margaret L. King. ''Review of ''Elena Lucrezia Cornaro Piscopia (1646–1684): The First Woman in the World to Earn a University Degree''''. ''The Catholic Historical Review''. 2009. Vol. 95 (2). hlm. 355–357.</ref> Dia mendengarkan dengan penuh perhatian dan ketika dia selesai, dia menerima pujian ketika Profesor Rinaldini memberinya lencana ''laurea'': sebuah buku filsafat, [[Bumban dafnah|karangan bunga laurel]] di kepalanya, cincin di jarinya, dan sebuah [[mozeta]]. Dia dinyatakan  ("guru dan doktor dalam filsafat"),<ref>Maschietto 2007, pp. 73, 74, 188</ref> Sehingga ia menjadi salah satu wanita pertama yang menerima [[gelar akademik]] dari universitas,<ref>Paul F. Grendler. ''Schools, Seminaries, and Catechetical Instruction, in Catholicism in Early Modern History 1500–1700: A Guide to Research''. Center for Information Research. 1988. hlm. 328.</ref> dan yang pertama menerima gelar [[Doktor filsafat]].<ref>Agata Schwartz. ''Shifting Voices: Feminist Thought and Women's Writing in Fin-de-siècle Austria and Hungary''. McGill-Queen's Press – MQUP. 2008. hlm. 248. ISBN 978-0773532861.</ref> Tujuh tahun terakhir hidupnya dikhususkan untuk belajar dan beramal. Dia meninggal di [[Padova]] pada tahun 1684 karena [[TBC]] dan dimakamkan di gereja Santa Giustina.


== Tinggalan Sejarah ==
== Tinggalan Sejarah ==

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.29

Berkas:Elena Piscopia portrait.jpg
Elena Piscopia portrait

Elena Lucrezia Cornaro Piscopia (,[1] dalam bahasa Albania atau Elena Lucrezia Peshkopia (; 5 Juni 1646 – 26 Juli 1684) juga dikenal sebagai Helen Cornaro dalam bahasa Inggris, adalah seorang filsuf Venesia keturunan bangsawan yang pada tahun 1678 menjadi salah satu wanita pertama yang menerima gelar akademik dari universitas, dan menjadi yang pertama yang menerima gelar Doktor Filsafat.

Masa muda

Elena Cornaro Piscopia lahir di Palazzo Loredan, di Venesia, Republik Venesia pada tanggal 5 Juni 1646. Dia adalah anak ketiga dari pasangan Gianbattista Cornaro-Piscopia dengan gundiknya Zanetta Boni. Ibunya adalah seorang petani dan orang tuanya tidak menikah pada saat kelahirannya.[2][3] Oleh karena itu, Lady Elena secara teknis bukan anggota keluarga Cornaro sejak lahir, karena hukum Venesia melarang anak-anak bangsawan yang tidak sah dari hak istimewa bangsawan, bahkan jika diakui oleh orang tua bangsawan. Lebih buruk lagi untuk kasus Zanetta, dia berasal dari keluarga petani yang sangat miskin. Zanetta kemungkinan besar telah melarikan diri ke Venesia untuk menghindari kelaparan, dan ia menemukan dirinya adalah salah satu seorang anggota salah satu dinasti bangsawan paling kuat di Republik Venesia. Gianbattista dan Zanetta menikah secara resmi pada tahun 1654, tetapi anak-anak mereka dilarang mendapatkan hak istimewa yang mulia, yang kemudian membuatnya sakit hati.

Pada tahun 1664, ayahnya dipilih untuk menjadi Procuratore di San Marco de supra, bendahara Basilika Santo Markus, posisi yang didambakan di kalangan bangsawan Venesia. Pada saat itu, Gianbattista berada di urutan Doge Venesia kedua dalam hal prioritas.[4] Karena hubungan ini, Lady Elena menonjol dalam hal perayaan Pernikahan Laut, meskipun ia dilahirkan secara tidak sah. Ayahnya mencoba mengatur pertunangan untuknya beberapa kali, tetapi dia menolak setiap kemajuan pria.[5] Pada tahun 1665 ia mengambil kebiasaan seorang penganut Ordo Santo Benediktus tanpa menjadi biarawati.[6]

Pendidikan

Sebagai seorang gadis muda, Lady Elena dipandang sebagai anak ajaib. Atas saran dari Giovanni Fabris, seorang pendeta yang merupakan teman keluarganya, ia memulai pendidikan klasik. Dia belajar bahasa Latin dan Yunani di bawah instruktur terkemuka, dan menjadi mahir dalam bahasa-bahasa tersebut, ia juga belajar bahasa Prancis dan Spanyol pada usia tujuh tahun.[7] Dia juga menguasai bahasa Ibrani dan Arab, sehingga ia mendapatkan gelar Oraculum Septilingue ("Peramal Tujuh Bahasa"). Pendidikan selanjutnya termasuk matematika, filsafat dan teologi.

Elena menjadi musisi ahli, menguasai alat musik harpsichord, clavichord, harpa, dan biola. Keahliannya ditunjukkan oleh musik yang dia ciptakan semasa hidupnya. Di akhir masa remajanya dan diawal usia dua puluhan dia menjadi tertarik pada fisika, astronomi dan linguistik. , guru pribadinya dalam ilmu filsafat, dan pada saat itu ia merupakan Ketua Filsafat di Universitas Padova, menerbitkan sebuah buku pada tahun 1668 yang ditulis dalam bahasa Latin dan berpusat pada studi ilmu geometri. Buku itu didedikasikan untuk Elena yang saat itu berusia dua puluh dua tahun. Setelah kematian guru utamanya, Fabris, dia menjadi lebih dekat dengan Rinaldini, yang mengambil alih studinya.[8]

Karir

Pada tahun 1669, ia menerjemahkan Colloquy of Christ yang dibuat oleh Lanspergus, biarawan Kartusia dari bahasa Spanyol ke bahasa Italia. Terjemahannya itu didedikasikan untuk Gian Paolo Oliva, teman dekatnya dan bapa pengakuannya. Buku ini diterbitkan dalam lima edisi di Republik Venesia dari tahun 1669 hingga 1672. Ia kemudian diundang untuk menjadi bagian dari banyak perkumpulan ilmiah ketika ketenarannya mulai menyebar dan pada tahun 1670 ia menjadi presiden perkumpulan masyarakat Venesia Accademia dei Pacifici.[9][10]


Tinggalan Sejarah

Beberapa bulan setelah pemberian gelar pada Elena, Charles Patin, dosen kedokteran di Padova, melamarkan putrinya Gabrielle-Charlotte (Carla Gabriella) Patin untuk memulai pendidikan tinggi untuk mendapatkan gelar.[11] Universitas, yang didukung oleh Gianbattista Cornaro-Piscopia, kemudian mengubah undang-undangnya dan melarang perempuan untuk dapat lulus. Gelar doktor wanita berikutnya diberikan oleh Universitas Bologna pada tahun 1732 kepada Laura Bassi.[12]

Kematian Cornaro ditandai dengan upacara peringatan di Venesia, Padova, Siena, dan Roma. menerbitkan dua volume buku peringatan yang dibuat oleh anggotanya, satu untuk menandai gelar Cornaro,[13] dan yang lainnya untuk mengenang kematiannya.[14] Accademia dei Ricovrati dari Padova juga menerbitkan buku pada saat kematiannya.[15] Patung Cornaro juga ditempatkan di Universitas Padova.

Pada tahun 1895 Abbess Mathilda Pynsent dari Biarawati Benediktin Inggris di Roma membuka makam Cornaro, sisa-sisa jasad Cornaro ditempatkan di peti mati baru. Upacara kelulusan Cornaro digambarkan di Jendela Cornaro, dipasang pada tahun 1906 di Sayap Barat Perpustakaan Memorial Thompson di Vassar College.[16] Atas saran dari Ruth Crawford Mitchell, Cornaro digambarkan ke dalam sebuah lukisan karya Giovanni Romagnoli tahun 1949 dan ditempatkan di Ruang Kebangsaan Italia di Universitas Pittsburgh.[17] Pada tanggal 5 Juni 2019, Google merayakan ulang tahunnya yang ke-373 dengan Google Doodle.[18]

Bibliografi

Pekerjaan

Tulisan-tulisannya meliputi wacana akademik, terjemahan dan juga risalah.

Terkumpul
Dipublikasikan sebelumnya
Tidak diterbitkan

Biografi

Catatan

Pranala luar

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. .
  3. Erik Gregersen. Elena Cornaro. Encyclopædia Britannica Inc.
  4. , ch. 1.
  5. Maschietto 2007, cited in Paula Findlen. [Review] Francesco Ludovico Maschietto. Elena Lucrezia Cornaro Piscopia (1646–1684): The First Woman in the World to Earn a University Degree'. Renaissance Quarterly. 20 November 2018. Vol. 61 (3). hlm. 878–879. doi:10.1353/ren.0.0207.
  6. .
  7. .
  8. .
  9. Michele Battagia. Delle accademie veneziane dissertazione storica di Michele Battagia. Giuseppe Picotti's typography. 1826. hlm. 50.
  10. , ch. 8.
  11. Maschietto 2007 p.79
  12. Maria Rosa de Simone. Universities in Early Modern Europe (1500–1800). Cambridge University Press. 2003. Vol. 2. hlm. 296–297. ISBN 9780521541145.
  13. Applausi accademici alla laurea filosofica dell'illustrissima signora Elena Lucrezia Cornara Piscopia Accademica Infeconda composti, e raccolti dall'Accademia stessa. Giacomo Dragondelli. 1679.
  14. Giovanni Francesco Cassioni. Le pompe funebri celebrate da' signori Accademici infecondi di Roma per la morte dell'illustrissima signora Elena Lucrezia Cornara Piscopia accademica detta l'inalterabile: dedicate all sereniss. republica di Venezia. il Cadorino. 1686.
  15. Accademia dei Ricovrati. Compositioni degli Academici Ricourati per la morte della nob. d. signora Elena Lucretia Cornaro Piscopia dedicate all'eccellenza del signor Gio. Battista suo padre procurator di s. Marco, dal co. Alessandro abb. De lazara principe dell'Academia. Pietro Maria Frambotto. 1684.
  16. Gabrielle E. Forbush. The Lady of the Window. Vassar Quarterly. 1 January 1976. Vol. 72 (2). hlm. 24–28.
  17. Gabrielle E. Forbush. The Lady of the Window. Vassar Quarterly. 1 January 1976. Vol. 72 (2). hlm. 24–28.
  18. Chelsea Ritschel. Five things you should know about the first woman to receive a PhD. The Independent. 4 June 2019.
  19. Maschietto 2007, cited in Margaret L. King. Review of Elena Lucrezia Cornaro Piscopia (1646–1684): The First Woman in the World to Earn a University Degree'. The Catholic Historical Review. 2009. Vol. 95 (2). hlm. 355–357.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26324518 (2024-09-20T01:30:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.