Lompat ke isi

Kacem El Ghazzali: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29196673; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Kacem El Ghazzali''' (, ), (lahir 24 Juni 1990), adalah seorang penulis sekularis dan aktivis yang merupakan salah satu dari segelintir orang Maroko yang berani mengungkapkan ke-ateis-annya kepada publik. Kacem mahir berbahasa Inggris, [[Jerman]], Perancis, Arab dan Berber. Dia dikenal karena pengakuan publiknya akan ke-ateis-annya, tulisan-tulisannya yang menekankan pentingnya [[kebebasan berpikir]] yang menurutnya tidak dimiliki oleh negara-negara yang didominasi agama Islam. Artikel-artikelnya telah diterbitkan oleh Yayasan [[Richard Dawkins]], ''[[Huffington Post]]'', ''[[Le Monde]]'', ''Neue Zürcher Zeitung'', ''Frankfurter Allgemeine Zeitung'', ''Basler Zeitung'' dan lain-lain.
[[File:Kacem_El_Ghazzali,_portrait.jpg|thumb|right|280px|Kacem El Ghazzali, portrait]]


Pada 2017, El Ghazzali memperoleh kewarganegaraan Swis, dan terpilih sebagai salah satu dari 14 intelektual Swis yang paling berpengaruh dalam tahun tersebut versi media ''Basler Zeitung''.
'''Kacem El Ghazzali''' (, ), (lahir 24 Juni 1990), adalah seorang penulis sekularis dan aktivis yang merupakan salah satu dari segelintir orang Maroko yang berani mengungkapkan ke-ateis-annya kepada publik.<ref>[http://freearabs.com/index.php/ideas/113-video-gallery/379-jb-span-case-in-point-jb-span-arab-not-muslim Case in point: Arab, not muslim]. Freearabs.com.</ref> Kacem mahir berbahasa Inggris, [[Jerman]], Perancis, Arab dan Berber.<ref>Jean-Martin Büttner. [http://www.tagesanzeiger.ch/schweiz/standard/Allah-und-der-Standhafte-/story/26857688 Allah und der Standhafte]. ''Tages-Anzeiger''. 2011-06-18.</ref> Dia dikenal karena pengakuan publiknya akan ke-ateis-annya, tulisan-tulisannya yang menekankan pentingnya [[kebebasan berpikir]] yang menurutnya tidak dimiliki oleh negara-negara yang didominasi agama Islam. Artikel-artikelnya telah diterbitkan oleh Yayasan [[Richard Dawkins]], ''[[Huffington Post]]'', ''[[Le Monde]]'', ''Neue Zürcher Zeitung'', ''Frankfurter Allgemeine Zeitung'', ''Basler Zeitung'' dan lain-lain.
El Ghazzali juga tercantum dalam Swiss of the Year 2018 versi [[Koran|surat kabar]] Minggu SonntagsZeirung bersama-sama dengan 30 orang lainnya.
 
Pada 2017, El Ghazzali memperoleh kewarganegaraan Swis, dan terpilih sebagai salah satu dari 14 intelektual Swis yang paling berpengaruh dalam tahun tersebut versi media ''Basler Zeitung''.<ref>Erik Ebneter & Hansjörg Müller. [http://www.mbl.unisg.ch/sites/default/files/Basler_Zeitung_20180102.pdf Die 15 wichtigsten Denker 2017]. ''Basler Zeitung''. 2 January 2018.</ref>
El Ghazzali juga tercantum dalam Swiss of the Year 2018 versi [[Koran|surat kabar]] Minggu SonntagsZeirung bersama-sama dengan 30 orang lainnya.<ref>https://www.tagesanzeiger.ch/sonntagszeitung/standard/Besonderes-erreicht--unsere-Schweizer-des-Jahres-2018/story/30953697</ref>


== Biografi ==
== Biografi ==
 
Kacem El Ghazzali berasal dari keluarga sufi Berber.<ref>Jean-Martin Büttner. [http://www.tagesanzeiger.ch/schweiz/standard/Allah-und-der-Standhafte-/story/26857688 Allah und der Standhafte]. ''Tages-Anzeiger''. 2011-06-18.</ref> Kakeknya mendirikan sebuah masjid di desanya dan ayahnya yang seorang dokter gigi menghendaki puteranya untuk dididik agar di kemudian hari bisa menjadi imam. Meskipun Sufisme mengajarkan sisi mistik yang terlepas dari dogma Islam, Kacem merasa bahwa agama yang dianut sejak lahir tersebut sangat membelenggu dan mengekang.<ref>Jean-Martin Büttner. [http://www.tagesanzeiger.ch/schweiz/standard/Allah-und-der-Standhafte-/story/26857688 Allah und der Standhafte]. ''Tages-Anzeiger''. 2011-06-18.</ref>
Kacem El Ghazzali berasal dari keluarga sufi Berber. Kakeknya mendirikan sebuah masjid di desanya dan ayahnya yang seorang dokter gigi menghendaki puteranya untuk dididik agar di kemudian hari bisa menjadi imam. Meskipun Sufisme mengajarkan sisi mistik yang terlepas dari dogma Islam, Kacem merasa bahwa agama yang dianut sejak lahir tersebut sangat membelenggu dan mengekang.


=== Menerbitkan blog and aktivisme ===
=== Menerbitkan blog and aktivisme ===
El Ghazzali adalah penulis [[blog]] bernama the Bahmut blog, yang merupakan salah satu blog yang paling kontroversial di [[dunia Arab]]. Dia mendapat beberapa ancaman pembunuhan karena pandangan-pandangannya. Blog yang diterbitkannya mendiskusikan berbagai permasalahan yang berkisar pada kebebasan berekspresi hingga politik Islam.
El Ghazzali adalah penulis [[blog]] bernama the Bahmut blog,<ref>[http://bahmut.blogspot.com/ Bahamut's Blog]. Bahmut.blogspot.com.</ref> yang merupakan salah satu blog yang paling kontroversial di [[dunia Arab]]. Dia mendapat beberapa ancaman pembunuhan karena pandangan-pandangannya. Blog yang diterbitkannya mendiskusikan berbagai permasalahan yang berkisar pada kebebasan berekspresi hingga politik Islam.<ref>[https://www.economist.com/news/international/21567059-ex-muslim-atheists-are-becoming-more-outspoken-tolerance-still-rare-no-god-not Atheists and Islam: No God, not even Allah]. The Economist. 2012-11-24.</ref>
Dia dulunya mengepalai bagian kepemudaan the Youth Chapter di sebuah lembaga HAM Maroko (The Moroccan Center for Human Rights). Dia juga seorang anggota dari the Executive Board of the Moroccan Blogger Association dan CyberDissidents.org Blogger Board dan juga merupakan salah satu pendiri dari organisasi-organisasi tersebut.
Dia dulunya mengepalai bagian kepemudaan the Youth Chapter di sebuah lembaga HAM Maroko (The Moroccan Center for Human Rights). Dia juga seorang anggota dari the Executive Board of the Moroccan Blogger Association dan CyberDissidents.org Blogger Board dan juga merupakan salah satu pendiri dari organisasi-organisasi tersebut.<ref>[http://www.cyberdissidents.org/bloggerboard.html Launches Blogger Board – News & Analysis]. CyberDissidents.org.</ref>


El Ghazzali adalah salah satu dari segelintir aktivis ateis di Maroko dan salah satu penggagas kebebasan beragama dan kebebasan seksual. Ketika dia mendeklarasikan ke-ateis-annya di muka publik tahun 2010, peristiwa ini menimbulkan kemarahan masyarakat Maroko, yang mengakibatkan timbulnya demonstrasi dan sejumlah ancaman pembunuhan yang ditujukan padanya. Dia telah tinggal sebagai pengungsi di [[Switzerland]] sejak tahun 2011. Dia telah muncul berulang kali di media internasional, dan juga di televisi.
El Ghazzali adalah salah satu dari segelintir aktivis ateis di Maroko <ref>Oliver Jeges. [https://www.welt.de/politik/ausland/article113898583/Wir-Atheisten-bilden-eine-Parallelgesellschaft.html Wir Atheisten bilden eine Parallelgesellschaft]. Die Welt. 2013-02-25.</ref> dan salah satu penggagas kebebasan beragama dan kebebasan seksual.<ref>Kacem El Ghazzali. [https://www.huffingtonpost.ca/kacem-el-ghazzali/sexual-freedom_b_9816914.html The Time Has Come For A 'Sexual Spring' In The Arab World]. ''The Huffington Post''. 5 February 2016.</ref> Ketika dia mendeklarasikan ke-ateis-annya di muka publik tahun 2010, peristiwa ini menimbulkan kemarahan masyarakat Maroko, yang mengakibatkan timbulnya demonstrasi dan sejumlah ancaman pembunuhan yang ditujukan padanya.<ref>[http://freearabs.com/index.php/ideas/113-video-gallery/379-jb-span-case-in-point-jb-span-arab-not-muslim Case in point: Arab, not muslim]. Freearabs.com.</ref> Dia telah tinggal sebagai pengungsi di [[Switzerland]] sejak tahun 2011.<ref>[http://www.tagesanzeiger.ch/schweiz/standard/Allah-und-der-Standhafte-/story/26857688?dossier_id=572 Allah und der Standhafte – Schweiz: Standard]. tagesanzeiger.ch.</ref> Dia telah muncul berulang kali di media internasional,<ref>Reiner Wandler. [http://www.taz.de/!75039/ Bloggender Religionskritiker: Einmal Muslim, immer Muslim]. taz.de.</ref><ref>[http://www.elpais.com/especial/revueltas-en-el-mundo-arabe/marruecos/kacem-el-ghazzali.html Entrevista: Kacem El Ghazzali: Revueltas en Marruecos con EL PAÍS]. Elpais.com.</ref> dan juga di televisi.<ref>[https://www.youtube.com/watch?v=qWRgKxzdl60 Kacem El Ghazzali: Freedom of belief in the Islamic world. Eng sub]. YouTube. 2012-08-18.</ref>


Pada 2012, dia meluncurkan inisiatif the "Masayminch"  yang melarang warga Maroko makan di depan publik selama bulan [[Ramadan]]. Warga Maroko yang terlahir selain dari keluarga Yahudi tidak diperbolehkan makan, minum dan merokok di depan publik selama Ramadan. Pada tahun yang sama, El Ghazzali mendirikan The Association of Ex-Muslims of Switzerland, dimana pada bulan Desember 2012 mampu membangkitkan tekanan publik dan berhasil menggagalkan kunjungan imam fundamentalis Saudi Mohamad al-Arefe ke Switzerland untuk berkothbah.


Novelnya diberi judul ''Casablanca Geneva flight number: 8J540 '' (2013) yang merupakan nama pesawat yang dinaikinya dalam pelariannya-yang disebutnya 'flight to freedom'- yang membawanya dari Maroko ke Swis.
Novelnya diberi judul ''Casablanca Geneva flight number: 8J540 '' (2013) yang merupakan nama pesawat yang dinaikinya dalam pelariannya-yang disebutnya 'flight to freedom'- yang membawanya dari Maroko ke Swis.


El Ghazzali adalah pembicara sesi ke-47 pada the St. Gallen Symposium yang diadakan pada 3–5 Mei 2017 dan salah satu dari anggota yang terpilih secara selektif pada the Symposium Leaders of Tomorrow-knowledge pool.
El Ghazzali adalah pembicara sesi ke-47 pada the St. Gallen Symposium yang diadakan pada 3–5 Mei 2017 dan salah satu dari anggota yang terpilih secara selektif pada the Symposium Leaders of Tomorrow-knowledge pool.<ref>[http://www.symposium.org/sites/default/files/47StGallenSymposium_Top40final.pdf Leaders of Tomorrow-knowledge pool]. St. Gallen Symposium. 2017.</ref>


=== Hak asasi manusia dalam UN HRC ===
=== Hak asasi manusia dalam UN HRC ===
Sejak tahun 2012 El Ghazzali telah mendedikasikan dirinya sebagai perwakilan [[Humanists International|International Humanist and Ethical Union]] pada [[Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa]] di Jenewa, dimana dia mengkritisi [[Arab Saudi]] yang selalu menghukum para [[Pemikiran bebas|pemikir bebas]] dan kaum liberal seperti penyair [[Hamza Kashgari]] dan blogger [[Raif Badawi]]. El Ghazali juga mengkritisi negara asalnya (Maroko) atas pembungkaman hak bersuara para ateis tanpa adanya dasar hukum yang jelas.
Sejak tahun 2012 El Ghazzali telah mendedikasikan dirinya sebagai perwakilan [[Humanists International|International Humanist and Ethical Union]] pada [[Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa]] di Jenewa, dimana dia mengkritisi [[Arab Saudi]] yang selalu menghukum para [[Pemikiran bebas|pemikir bebas]] dan kaum liberal seperti penyair [[Hamza Kashgari]] dan blogger [[Raif Badawi]].<ref>[http://iheu.org/humanists-speak-out-in-arabic-at-un/ Humanists speak out – in Arabic – at UN]. International Humanist and Ethical Union. 18 September 2013.</ref> El Ghazali juga mengkritisi negara asalnya (Maroko) atas pembungkaman hak bersuara para ateis tanpa adanya dasar hukum yang jelas.<ref>[http://iheu.org/story/humanist-delegations-defend-rights-atheists-united-nations International Humanist and Ethical Union - Humanist delegations defend rights of atheists at United Nations]. ''iheu.org''.</ref>
Pada sesi ke-25 dalam The Human Rights Council, El Ghazzali mengkritisi atas fakta yang terjadi di beberapa negara, dimana para pelaku kasus penistaan agama yang sedang menjalani hukuman di penjara juga merupakan anggota daripada the Human Rights Council pada saat yang bersamaan
Pada sesi ke-25 dalam The Human Rights Council, El Ghazzali mengkritisi atas fakta yang terjadi di beberapa negara, dimana para pelaku kasus penistaan agama yang sedang menjalani hukuman di penjara juga merupakan anggota daripada the Human Rights Council pada saat yang bersamaan<ref>[http://iheu.org/iheu-laments-human-rights-council-member-states-who-imprison-blasphemers/ International Humanist and Ethical Union - IHEU laments Human Rights Council member states who imprison "blasphemers"]. ''iheu.org''.</ref>


Di permulaan sesi ke-37 The Human Rights Council, menteri peradilan Iran Alireza Avayi mengkritisi sbb “Orang-orang yang mengidentifikasi dirinya sendiri sebagai jawara HAM, yang memberi tudingan secara tidak adil dan menyalahkan pihak lain secara luas akan pelanggaran HAM” di PBB. Dalam intervensinya, El Ghazzali kemudian mengkritisi pemerintah Iran yang melarang kaum wanitanya menonton event olahraga tertentu dan memaksa mereka memakai hijab. Dengan mengalamatkan pada majelis, El Ghazzali juga mengatakan bahwa "Rekam jejak pelanggaran HAM di Iran membuat malu kita semua"
Di permulaan sesi ke-37 The Human Rights Council, menteri peradilan Iran Alireza Avayi mengkritisi sbb “Orang-orang yang mengidentifikasi dirinya sendiri sebagai jawara HAM, yang memberi tudingan secara tidak adil dan menyalahkan pihak lain secara luas akan pelanggaran HAM” di PBB. Dalam intervensinya, El Ghazzali kemudian mengkritisi pemerintah Iran yang melarang kaum wanitanya menonton event olahraga tertentu dan memaksa mereka memakai hijab. Dengan mengalamatkan pada majelis, El Ghazzali juga mengatakan bahwa "Rekam jejak pelanggaran HAM di Iran membuat malu kita semua"<ref>Elizabeth O'Casey. [http://iheu.org/iran-iheu-condemns-torture-detainees-oppression-protests-denial-human-rights/ Iran: IHEU condemns torture of detainees, oppression of protests, and denial of human rights]. International Humanist and Ethical Union. 15 March 2018.</ref>


=== Yayasan Raif Badawi ===
=== Yayasan Raif Badawi ===
 
Pada September 2015, [[Ensaf Haidar]] mengumumkan dibentuknya the Raif Badawi Foundation, sebuah yayasan untuk suaminya yang sekarang tengah menjalani masa hukuman yang panjang dan mendapat hukuman 1000 cambuk atas pandangan agama dan politisnya. El Ghazzali terpilih sebagai anggota dewan penasehat internasional (dan sebagai wakil direktur) di yayasan Raif Badawi (Raif Badawi Foundation for Freedom).<ref>[http://www.fondationraifbadawi.org/en/the-board-and-advisors/ The Board and Advisors]. Raif Badawi Foundation.</ref><ref>Kacem El Ghazzali. [https://hpd.de/artikel/10499 Der Allah-Wahn]. ''Humanistischer Pressedienst''. Humanistischer Verband Deutschlands. 11 November 2014.</ref>
Pada September 2015, [[Ensaf Haidar]] mengumumkan dibentuknya the Raif Badawi Foundation, sebuah yayasan untuk suaminya yang sekarang tengah menjalani masa hukuman yang panjang dan mendapat hukuman 1000 cambuk atas pandangan agama dan politisnya. El Ghazzali terpilih sebagai anggota dewan penasehat internasional (dan sebagai wakil direktur) di yayasan Raif Badawi (Raif Badawi Foundation for Freedom).


== Hasil karya ==
== Hasil karya ==
* ''Casablanca Geneva flight number: 8J540 '' ( Novel berbahasa Arab), 2013.
* ''Casablanca Geneva flight number: 8J540 '' ( Novel berbahasa Arab), 2013.<ref>قاسم الغزالي. [https://www.goodreads.com/book/show/18598196-- الدار البيضاء - جنيف]. ''Goodreads''.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kacem+El+Ghazzali&oldid=29196673 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29196673 (2026-05-06T01:36:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kacem+El+Ghazzali&oldid=29196673 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29196673 (2026-05-06T01:36:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.30

Kacem El Ghazzali, portrait

Kacem El Ghazzali (, ), (lahir 24 Juni 1990), adalah seorang penulis sekularis dan aktivis yang merupakan salah satu dari segelintir orang Maroko yang berani mengungkapkan ke-ateis-annya kepada publik.[1] Kacem mahir berbahasa Inggris, Jerman, Perancis, Arab dan Berber.[2] Dia dikenal karena pengakuan publiknya akan ke-ateis-annya, tulisan-tulisannya yang menekankan pentingnya kebebasan berpikir yang menurutnya tidak dimiliki oleh negara-negara yang didominasi agama Islam. Artikel-artikelnya telah diterbitkan oleh Yayasan Richard Dawkins, Huffington Post, Le Monde, Neue Zürcher Zeitung, Frankfurter Allgemeine Zeitung, Basler Zeitung dan lain-lain.

Pada 2017, El Ghazzali memperoleh kewarganegaraan Swis, dan terpilih sebagai salah satu dari 14 intelektual Swis yang paling berpengaruh dalam tahun tersebut versi media Basler Zeitung.[3] El Ghazzali juga tercantum dalam Swiss of the Year 2018 versi surat kabar Minggu SonntagsZeirung bersama-sama dengan 30 orang lainnya.[4]

Biografi

Kacem El Ghazzali berasal dari keluarga sufi Berber.[5] Kakeknya mendirikan sebuah masjid di desanya dan ayahnya yang seorang dokter gigi menghendaki puteranya untuk dididik agar di kemudian hari bisa menjadi imam. Meskipun Sufisme mengajarkan sisi mistik yang terlepas dari dogma Islam, Kacem merasa bahwa agama yang dianut sejak lahir tersebut sangat membelenggu dan mengekang.[6]

Menerbitkan blog and aktivisme

El Ghazzali adalah penulis blog bernama the Bahmut blog,[7] yang merupakan salah satu blog yang paling kontroversial di dunia Arab. Dia mendapat beberapa ancaman pembunuhan karena pandangan-pandangannya. Blog yang diterbitkannya mendiskusikan berbagai permasalahan yang berkisar pada kebebasan berekspresi hingga politik Islam.[8] Dia dulunya mengepalai bagian kepemudaan the Youth Chapter di sebuah lembaga HAM Maroko (The Moroccan Center for Human Rights). Dia juga seorang anggota dari the Executive Board of the Moroccan Blogger Association dan CyberDissidents.org Blogger Board dan juga merupakan salah satu pendiri dari organisasi-organisasi tersebut.[9]

El Ghazzali adalah salah satu dari segelintir aktivis ateis di Maroko [10] dan salah satu penggagas kebebasan beragama dan kebebasan seksual.[11] Ketika dia mendeklarasikan ke-ateis-annya di muka publik tahun 2010, peristiwa ini menimbulkan kemarahan masyarakat Maroko, yang mengakibatkan timbulnya demonstrasi dan sejumlah ancaman pembunuhan yang ditujukan padanya.[12] Dia telah tinggal sebagai pengungsi di Switzerland sejak tahun 2011.[13] Dia telah muncul berulang kali di media internasional,[14][15] dan juga di televisi.[16]


Novelnya diberi judul Casablanca Geneva flight number: 8J540 (2013) yang merupakan nama pesawat yang dinaikinya dalam pelariannya-yang disebutnya 'flight to freedom'- yang membawanya dari Maroko ke Swis.

El Ghazzali adalah pembicara sesi ke-47 pada the St. Gallen Symposium yang diadakan pada 3–5 Mei 2017 dan salah satu dari anggota yang terpilih secara selektif pada the Symposium Leaders of Tomorrow-knowledge pool.[17]

Hak asasi manusia dalam UN HRC

Sejak tahun 2012 El Ghazzali telah mendedikasikan dirinya sebagai perwakilan International Humanist and Ethical Union pada Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa, dimana dia mengkritisi Arab Saudi yang selalu menghukum para pemikir bebas dan kaum liberal seperti penyair Hamza Kashgari dan blogger Raif Badawi.[18] El Ghazali juga mengkritisi negara asalnya (Maroko) atas pembungkaman hak bersuara para ateis tanpa adanya dasar hukum yang jelas.[19] Pada sesi ke-25 dalam The Human Rights Council, El Ghazzali mengkritisi atas fakta yang terjadi di beberapa negara, dimana para pelaku kasus penistaan agama yang sedang menjalani hukuman di penjara juga merupakan anggota daripada the Human Rights Council pada saat yang bersamaan[20]

Di permulaan sesi ke-37 The Human Rights Council, menteri peradilan Iran Alireza Avayi mengkritisi sbb “Orang-orang yang mengidentifikasi dirinya sendiri sebagai jawara HAM, yang memberi tudingan secara tidak adil dan menyalahkan pihak lain secara luas akan pelanggaran HAM” di PBB. Dalam intervensinya, El Ghazzali kemudian mengkritisi pemerintah Iran yang melarang kaum wanitanya menonton event olahraga tertentu dan memaksa mereka memakai hijab. Dengan mengalamatkan pada majelis, El Ghazzali juga mengatakan bahwa "Rekam jejak pelanggaran HAM di Iran membuat malu kita semua"[21]

Yayasan Raif Badawi

Pada September 2015, Ensaf Haidar mengumumkan dibentuknya the Raif Badawi Foundation, sebuah yayasan untuk suaminya yang sekarang tengah menjalani masa hukuman yang panjang dan mendapat hukuman 1000 cambuk atas pandangan agama dan politisnya. El Ghazzali terpilih sebagai anggota dewan penasehat internasional (dan sebagai wakil direktur) di yayasan Raif Badawi (Raif Badawi Foundation for Freedom).[22][23]

Hasil karya

  • Casablanca Geneva flight number: 8J540 ( Novel berbahasa Arab), 2013.[24]

Referensi

  1. Case in point: Arab, not muslim. Freearabs.com.
  2. Jean-Martin Büttner. Allah und der Standhafte. Tages-Anzeiger. 2011-06-18.
  3. Erik Ebneter & Hansjörg Müller. Die 15 wichtigsten Denker 2017. Basler Zeitung. 2 January 2018.
  4. https://www.tagesanzeiger.ch/sonntagszeitung/standard/Besonderes-erreicht--unsere-Schweizer-des-Jahres-2018/story/30953697
  5. Jean-Martin Büttner. Allah und der Standhafte. Tages-Anzeiger. 2011-06-18.
  6. Jean-Martin Büttner. Allah und der Standhafte. Tages-Anzeiger. 2011-06-18.
  7. Bahamut's Blog. Bahmut.blogspot.com.
  8. Atheists and Islam: No God, not even Allah. The Economist. 2012-11-24.
  9. Launches Blogger Board – News & Analysis. CyberDissidents.org.
  10. Oliver Jeges. Wir Atheisten bilden eine Parallelgesellschaft. Die Welt. 2013-02-25.
  11. Kacem El Ghazzali. The Time Has Come For A 'Sexual Spring' In The Arab World. The Huffington Post. 5 February 2016.
  12. Case in point: Arab, not muslim. Freearabs.com.
  13. Allah und der Standhafte – Schweiz: Standard. tagesanzeiger.ch.
  14. Reiner Wandler. Bloggender Religionskritiker: Einmal Muslim, immer Muslim. taz.de.
  15. Entrevista: Kacem El Ghazzali: Revueltas en Marruecos con EL PAÍS. Elpais.com.
  16. Kacem El Ghazzali: Freedom of belief in the Islamic world. Eng sub. YouTube. 2012-08-18.
  17. Leaders of Tomorrow-knowledge pool. St. Gallen Symposium. 2017.
  18. Humanists speak out – in Arabic – at UN. International Humanist and Ethical Union. 18 September 2013.
  19. International Humanist and Ethical Union - Humanist delegations defend rights of atheists at United Nations. iheu.org.
  20. International Humanist and Ethical Union - IHEU laments Human Rights Council member states who imprison "blasphemers". iheu.org.
  21. Elizabeth O'Casey. Iran: IHEU condemns torture of detainees, oppression of protests, and denial of human rights. International Humanist and Ethical Union. 15 March 2018.
  22. The Board and Advisors. Raif Badawi Foundation.
  23. Kacem El Ghazzali. Der Allah-Wahn. Humanistischer Pressedienst. Humanistischer Verband Deutschlands. 11 November 2014.
  24. قاسم الغزالي. الدار البيضاء - جنيف. Goodreads.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29196673 (2026-05-06T01:36:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.