Sabuk alpida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27635160; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Sabuk alpida''' atau '''Sabuk Orogenik Alpin Himalaya''' () adalah sabuk seismik Mediterania dan sabuk orogenik yang mencakup jajaran [[pegunungan]] yang membentang hingga lebih dari 15.000km di sepanjang batas Selatan Benua Eurasia dan Utara Benua Afrika, membentang dari Jawa dan Sumatra, melalui [[Indochina|Semenanjung Indochina]], Himalaya dan Transhimalaya, pegunungan Iran, Lembah Celah Yordania, Kaukasus, Anatolia, Mediterania, Pegunungan Atlas, dan keluar ke Atlantik. Ini mencakup, dari barat ke timur, rentang utama [[Pegunungan Atlas]], Pegunungan Alpen, [[Pegunungan Kaukasus]], Alborz, [[Hindu Kush]], Karakorum, dan [[Pegunungan Himalaya]]. | [[File:Alpiner_Gebirgsgürtel.png|thumb|right|280px|Alpiner Gebirgsgürtel]] | ||
'''Sabuk alpida''' atau '''Sabuk Orogenik Alpin Himalaya''' () adalah sabuk seismik Mediterania dan sabuk orogenik yang mencakup jajaran [[pegunungan]] yang membentang hingga lebih dari 15.000km di sepanjang batas Selatan Benua Eurasia dan Utara Benua Afrika, membentang dari Jawa dan Sumatra, melalui [[Indochina|Semenanjung Indochina]], Himalaya dan Transhimalaya, pegunungan Iran, Lembah Celah Yordania, Kaukasus, Anatolia, Mediterania, Pegunungan Atlas, dan keluar ke Atlantik. Ini mencakup, dari barat ke timur, rentang utama [[Pegunungan Atlas]], Pegunungan Alpen, [[Pegunungan Kaukasus]], Alborz, [[Hindu Kush]], Karakorum, dan [[Pegunungan Himalaya]]. | |||
Sabuk alpida adalah kawasan zona gempa bumi paling aktif kedua di dunia, setelah Lingkaran Api Pasifik ([[Cincin Api Pasifik]]), dengan 17% dari gempa bumi terbesar di dunia terjadi di daerah ini. | Sabuk alpida adalah kawasan zona gempa bumi paling aktif kedua di dunia, setelah Lingkaran Api Pasifik ([[Cincin Api Pasifik]]), dengan 17% dari gempa bumi terbesar di dunia terjadi di daerah ini. | ||
Zona seismik Alpida mempunyai reputasi sebagai pembunuh. Meskipun hanya sekitar 17% [[gempa bumi]] besar di dunia terjadi di wilayah ini, sebagian besar korban jiwa akibat gempa bumi sepanjang sejarah terjadi di zona ini. Hal ini terutama disebabkan oleh konstruksi yang lemah dan banyaknya jumlah penduduk di wilayah tersebut. Beberapa gempa bumi mematikan di daerah ini termasuk [[Gempa bumi Asia Selatan 2005]] yang membunuh sekitar 87.000 jiwa, lalu [[Gempa bumi Bam 2003]] di Tenggara [[Iran]] menewaskan sekitar 34.000 orang, [[Gempa bumi Sichuan 2008]] di Tiongkok membunuh 87.000 jiwa, [[Gempa bumi Turki–Suriah 2023]] yang membunuh sekitar 60.000 jiwa, dan peristiwa baru-baru ini [[Gempa bumi Myanmar 2025]] menewaskan lebih dari 5.000 jiwa. | Zona seismik Alpida mempunyai reputasi sebagai pembunuh. Meskipun hanya sekitar 17% [[gempa bumi]] besar di dunia terjadi di wilayah ini, sebagian besar korban jiwa akibat gempa bumi sepanjang sejarah terjadi di zona ini. Hal ini terutama disebabkan oleh konstruksi yang lemah dan banyaknya jumlah penduduk di wilayah tersebut. Beberapa gempa bumi mematikan di daerah ini termasuk [[Gempa bumi Asia Selatan 2005]] yang membunuh sekitar 87.000 jiwa, lalu [[Gempa bumi Bam 2003]] di Tenggara [[Iran]] menewaskan sekitar 34.000 orang, [[Gempa bumi Sichuan 2008]] di Tiongkok membunuh 87.000 jiwa, [[Gempa bumi Turki–Suriah 2023]] yang membunuh sekitar 60.000 jiwa,<ref>[https://theprint.in/world/all-about-the-alpide-belt-that-makes-turkey-a-hotbed-for-devastating-earthquakes/1357347/ All about the Alpide Belt that makes Turkey a hotbed for devastating earthquakes]. ''theprint.in''.</ref> dan peristiwa baru-baru ini [[Gempa bumi Myanmar 2025]] menewaskan lebih dari 5.000 jiwa.<ref>[https://timesofindia.indiatimes.com/world/rest-of-world/why-myanmar-is-one-of-the-most-earthquake-vulnerable-countries/articleshow/119660044.cms Why Myanmar Is One Of The Most Earthquake-Vulnerable Countries]. ''Times of India''.</ref> | ||
Sabuk Alpida terbuat secara sendirinya oleh [[Lempeng tektonik]] yang sedang berlangsung hampir sama seperti Alpin orogenis. Sabuk ini adalah hasil penutupan dari [[Mesozoikum]] ke [[Kenozoikum]] yang masih baru-baru ini dan proses tabrakan antara banyak lempeng bumi di antaranya [[Lempeng Afrika]], [[Lempeng Arab]], dan [[Lempeng Indo-Australia]] yang bergerak ke arah '''utara''' dengan '''[[lempeng eurasia]]'''. | Sabuk Alpida terbuat secara sendirinya oleh [[Lempeng tektonik]] yang sedang berlangsung hampir sama seperti Alpin orogenis. Sabuk ini adalah hasil penutupan dari [[Mesozoikum]] ke [[Kenozoikum]] yang masih baru-baru ini dan proses tabrakan antara banyak lempeng bumi di antaranya [[Lempeng Afrika]], [[Lempeng Arab]], dan [[Lempeng Indo-Australia]] yang bergerak ke arah '''utara''' dengan '''[[lempeng eurasia]]'''.<ref>http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/0031920190901987</ref> | ||
Beberapa gunung berapi aktif terkenal yang berada di daerah ini di antaranya adalah; [[Krakatau]], [[Tambora]], [[Merapi]] hingga [[Etna]], [[Stromboli]] dan [[Vesuvius]] di Italia. | Beberapa gunung berapi aktif terkenal yang berada di daerah ini di antaranya adalah; [[Krakatau]], [[Tambora]], [[Merapi]] hingga [[Etna]], [[Stromboli]] dan [[Vesuvius]] di Italia. | ||
| Baris 11: | Baris 13: | ||
== Peristiwa besar == | == Peristiwa besar == | ||
===Letusan gunung berapi=== | ===Letusan gunung berapi=== | ||
[[Letusan Tambora 1815|Letusan Gunung Tambora pada tahun 1815]] merupakan letusan gunung berapi terbesar di Indonesia dan dunia dalam sejarah modern. [[Danau Toba|Supervulkan Toba]] dan [[Krakatau]] termasuk dalam daftar jajaran vulkanik Sabuk Alpida. [[Pegunungan Himalaya]], [[pegunungan Zagros]], [[pegunungan Kaukasus]], [[Alpen|pegunungan Alpen]], dan [[pegunungan Atlas]] juga termasuk dalam jajaran vulkanik Sabuk Alpida. | [[Letusan Tambora 1815|Letusan Gunung Tambora pada tahun 1815]] merupakan letusan gunung berapi terbesar di Indonesia dan dunia dalam sejarah modern. [[Danau Toba|Supervulkan Toba]] dan [[Krakatau]] termasuk dalam daftar jajaran vulkanik Sabuk Alpida. [[Pegunungan Himalaya]], [[pegunungan Zagros]], [[pegunungan Kaukasus]], [[Alpen|pegunungan Alpen]], dan [[pegunungan Atlas]] juga termasuk dalam jajaran vulkanik Sabuk Alpida. | ||
{| class="wikitable" style="text-align: center; font-size:98%;" | |||
|- | |||
! colspan="10" | Letusan gunung berapi terbesar sejak 1800 | |||
|- | |||
! style="width: 10%;" scope="col" | [[Indeks Daya Ledak Vulkanik|VEI]] | |||
!Nama | |||
!Lokasi | |||
!Korban | |||
!tanggal | |||
|- | |||
!style="background-color: #900; color: white;"|7 | |||
|[[Letusan Tambora 1815]] | |||
|[[Indonesia]], [[Sumbawa]] | |||
|71,000+ | |||
| | |||
|- | |||
!style="background-color: #F00; color: white;"|6 | |||
|[[Letusan Krakatau 1883]] | |||
|[[Indonesia]] | |||
|36,417 | |||
| | |||
|- | |||
!style="background-color: #F60;"|5 | |||
|[[Letusan Gunung Agung 1963]] | |||
|[[Indonesia]], [[Bali]] | |||
|1,148 | |||
| | |||
|- | |||
!style="background-color: #F60;"|5 | |||
|[[Gunung Galunggung|Letusan Gunung Galunggung 1822]] | |||
|[[Indonesia]], [[Jawa Barat]] | |||
|4,011 | |||
| | |||
|} | |||
===Gempa bumi=== | ===Gempa bumi=== | ||
Indonesia terletak di antara [[Cincin Api Pasifik]] di sepanjang pulau-pulau timur laut yang berbatasan dengan [[Samudra Pasifik]] dan termasuk [[Pulau Papua]] terutama bagian utara pulau Papua dan sabuk Alpida di sepanjang selatan dan barat [[Sumatra]], [[Jawa]], dan [[Kepulauan Nusa Tenggara]] (Bali, Flores, dan Timor). [[Gempa bumi Samudera Hindia 2004]], salah satu gempa bumi terkuat yang pernah tercatat, terletak di lepas pantai Sumatra di dalam jajaran Sabuk Alpida. | Indonesia terletak di antara [[Cincin Api Pasifik]] di sepanjang pulau-pulau timur laut yang berbatasan dengan [[Samudra Pasifik]] dan termasuk [[Pulau Papua]] terutama bagian utara pulau Papua dan sabuk Alpida di sepanjang selatan dan barat [[Sumatra]], [[Jawa]], dan [[Kepulauan Nusa Tenggara]] (Bali, Flores, dan Timor). [[Gempa bumi Samudera Hindia 2004]], salah satu gempa bumi terkuat yang pernah tercatat, terletak di lepas pantai Sumatra di dalam jajaran Sabuk Alpida. | ||
* [[Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004]], [[Sumatra]], [[Aceh]], Indonesia - 9.1–9.3 | * [[Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004]], [[Sumatra]], [[Aceh]], Indonesia - 9.1–9.3 | ||
* [[Gempa bumi Sumatra 1833]], [[Sumatra]], Indonesia - 8.8–9.1 | * [[Gempa bumi Sumatra 1833]], [[Sumatra]], Indonesia - 8.8–9.1 | ||
* [[Gempa bumi Lisboa 1755]], [[Lisbon]], Portugal - 8.7–9.0 | * [[Gempa bumi Lisboa 1755]], [[Lisbon]], Portugal - 8.7–9.0 | ||
* [[Gempa bumi Assam–Tibet 1950]], [[Assam]], [[Tibet]], Tiongkok, India - 8.6 | * [[Gempa bumi Assam–Tibet 1950]], [[Assam]], [[Tibet]], Tiongkok, India - 8.6 | ||
* [[Gempa bumi Turki–Suriah 2023]] - 7.5-7.8 | * [[Gempa bumi Turki–Suriah 2023]] - 7.5-7.8 | ||
== Wilayah cakupan == | == Wilayah cakupan == | ||
| Baris 32: | Baris 65: | ||
** [[Timor Leste]] | ** [[Timor Leste]] | ||
** [[Indonesia]] | ** [[Indonesia]] | ||
* [[Indonesia]] | * [[Indonesia]] | ||
** [[Nusa Tenggara Timur]] | ** [[Nusa Tenggara Timur]] | ||
** [[Nusa Tenggara Barat]] | ** [[Nusa Tenggara Barat]] | ||
| Baris 50: | Baris 83: | ||
**[[Qinghai]] | **[[Qinghai]] | ||
* [[Iran]] | * [[Iran]] | ||
**[[Zagros]] | **[[Zagros]] | ||
* [[Pakistan]] | * [[Pakistan]] | ||
* [[Afghanistan]] | * [[Afghanistan]] | ||
| Baris 64: | Baris 97: | ||
**[[Suriah]] | **[[Suriah]] | ||
**[[Lebanon]] | **[[Lebanon]] | ||
**[[Palestina]] | **[[Palestina]] | ||
**[[Mesir]] | **[[Mesir]] | ||
| Baris 92: | Baris 124: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Pegunungan Himalaya]] | * [[Pegunungan Himalaya]] | ||
* [[Cincin Api Pasifik]] | * [[Cincin Api Pasifik]] | ||
* [[Lempeng tektonik]] | * [[Lempeng tektonik]] | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sabuk+alpida&oldid=27635160 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27635160 (2025-08-04T13:58:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.33

Sabuk alpida atau Sabuk Orogenik Alpin Himalaya () adalah sabuk seismik Mediterania dan sabuk orogenik yang mencakup jajaran pegunungan yang membentang hingga lebih dari 15.000km di sepanjang batas Selatan Benua Eurasia dan Utara Benua Afrika, membentang dari Jawa dan Sumatra, melalui Semenanjung Indochina, Himalaya dan Transhimalaya, pegunungan Iran, Lembah Celah Yordania, Kaukasus, Anatolia, Mediterania, Pegunungan Atlas, dan keluar ke Atlantik. Ini mencakup, dari barat ke timur, rentang utama Pegunungan Atlas, Pegunungan Alpen, Pegunungan Kaukasus, Alborz, Hindu Kush, Karakorum, dan Pegunungan Himalaya.
Sabuk alpida adalah kawasan zona gempa bumi paling aktif kedua di dunia, setelah Lingkaran Api Pasifik (Cincin Api Pasifik), dengan 17% dari gempa bumi terbesar di dunia terjadi di daerah ini.
Zona seismik Alpida mempunyai reputasi sebagai pembunuh. Meskipun hanya sekitar 17% gempa bumi besar di dunia terjadi di wilayah ini, sebagian besar korban jiwa akibat gempa bumi sepanjang sejarah terjadi di zona ini. Hal ini terutama disebabkan oleh konstruksi yang lemah dan banyaknya jumlah penduduk di wilayah tersebut. Beberapa gempa bumi mematikan di daerah ini termasuk Gempa bumi Asia Selatan 2005 yang membunuh sekitar 87.000 jiwa, lalu Gempa bumi Bam 2003 di Tenggara Iran menewaskan sekitar 34.000 orang, Gempa bumi Sichuan 2008 di Tiongkok membunuh 87.000 jiwa, Gempa bumi Turki–Suriah 2023 yang membunuh sekitar 60.000 jiwa,[1] dan peristiwa baru-baru ini Gempa bumi Myanmar 2025 menewaskan lebih dari 5.000 jiwa.[2]
Sabuk Alpida terbuat secara sendirinya oleh Lempeng tektonik yang sedang berlangsung hampir sama seperti Alpin orogenis. Sabuk ini adalah hasil penutupan dari Mesozoikum ke Kenozoikum yang masih baru-baru ini dan proses tabrakan antara banyak lempeng bumi di antaranya Lempeng Afrika, Lempeng Arab, dan Lempeng Indo-Australia yang bergerak ke arah utara dengan lempeng eurasia.[3]
Beberapa gunung berapi aktif terkenal yang berada di daerah ini di antaranya adalah; Krakatau, Tambora, Merapi hingga Etna, Stromboli dan Vesuvius di Italia.
Peristiwa besar
Letusan gunung berapi
Letusan Gunung Tambora pada tahun 1815 merupakan letusan gunung berapi terbesar di Indonesia dan dunia dalam sejarah modern. Supervulkan Toba dan Krakatau termasuk dalam daftar jajaran vulkanik Sabuk Alpida. Pegunungan Himalaya, pegunungan Zagros, pegunungan Kaukasus, pegunungan Alpen, dan pegunungan Atlas juga termasuk dalam jajaran vulkanik Sabuk Alpida.
| Letusan gunung berapi terbesar sejak 1800 | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| VEI | Nama | Lokasi | Korban | tanggal | |||||
| 7 | Letusan Tambora 1815 | Indonesia, Sumbawa | 71,000+ | ||||||
| 6 | Letusan Krakatau 1883 | Indonesia | 36,417 | ||||||
| 5 | Letusan Gunung Agung 1963 | Indonesia, Bali | 1,148 | ||||||
| 5 | Letusan Gunung Galunggung 1822 | Indonesia, Jawa Barat | 4,011 | ||||||
Gempa bumi
Indonesia terletak di antara Cincin Api Pasifik di sepanjang pulau-pulau timur laut yang berbatasan dengan Samudra Pasifik dan termasuk Pulau Papua terutama bagian utara pulau Papua dan sabuk Alpida di sepanjang selatan dan barat Sumatra, Jawa, dan Kepulauan Nusa Tenggara (Bali, Flores, dan Timor). Gempa bumi Samudera Hindia 2004, salah satu gempa bumi terkuat yang pernah tercatat, terletak di lepas pantai Sumatra di dalam jajaran Sabuk Alpida.
- Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004, Sumatra, Aceh, Indonesia - 9.1–9.3
- Gempa bumi Sumatra 1833, Sumatra, Indonesia - 8.8–9.1
- Gempa bumi Lisboa 1755, Lisbon, Portugal - 8.7–9.0
- Gempa bumi Assam–Tibet 1950, Assam, Tibet, Tiongkok, India - 8.6
- Gempa bumi Turki–Suriah 2023 - 7.5-7.8
Wilayah cakupan
Asia
Beberapa kota-kota besar di Asia memiliki risiko gempa bumi tinggi di antara lain; Jakarta, Chengdu, Kathmandu, Delhi, Patna, Islamabad, dan Teheran.
- Pulau Timor
- Indonesia
- Himalaya
- Tiongkok
- Iran
- Pakistan
- Afghanistan
- Tajikistan
- Uzbekistan
- Turkmenistan
- Georgia
- Azerbaijan
- Armenia
- Dagestan (Rusia)
- Laut Mati
Eropa dan Afrika Utara
Beberapa kota-kota besar di Eropa memiliki risiko gempa bumi tinggi di antara lain; Istanbul, Izmir, Catania, Napoli, Roma, Bukares, dan Athena.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27635160 (2025-08-04T13:58:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.