Lompat ke isi

Menara jam: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28957275; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Menara jam''' adalah sebuah [[menara]] yang dibangun dengan satu atau lebih dari satu (biasanya empat) sisi berhiaskan [[jam]]. Menara jam sering kali merupakan bagian bangunan dari [[gereja]] atau [[balai kota]], tetapi banyak menara jam yang juga merupakan bangunan tersendiri. Mekanisme di dalam menara jam dikenal dengan nama ''turret clock''. Biasanya menara jam mendengungkan [[lonceng]] atau musim yang singkat untuk menandai lewatnya jam baru.
Beberapa menara jam merupakan [[markah tanah]] yang terkenal, misalnya [[London]] yang memiliki "[[Big Ben]]", [[Bukittinggi]] dengan [[Jam Gadang]], [[Menara Rajabal]] di [[Mumbai]], dan [[Menara Spasskaya]] di [[Moskow]].
Beberapa menara jam merupakan [[markah tanah]] yang terkenal, misalnya [[London]] yang memiliki "[[Big Ben]]", [[Bukittinggi]] dengan [[Jam Gadang]], [[Menara Rajabal]] di [[Mumbai]], dan [[Menara Spasskaya]] di [[Moskow]].


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Meskipun pada zaman sekarang menara jam biasanya hanya dipandang dari sisi estetika, pada masa dulu menara jam memainkan peranan yang penting di masyarakat. Sebelum pertengahan [[abad ke-20]], kebanyakan orang tidak memiliki [[jam tangan]], dan sebelum [[abad ke-18]] [[jam rumah]] sekalipun masih langka.
Meskipun pada zaman sekarang menara jam biasanya hanya dipandang dari sisi estetika, pada masa dulu menara jam memainkan peranan yang penting di masyarakat. Sebelum pertengahan [[abad ke-20]], kebanyakan orang tidak memiliki [[jam tangan]], dan sebelum [[abad ke-18]] [[jam rumah]] sekalipun masih langka.


Jam paling awal tidak menampakkan jarumnya di luar, dan hanya memperdengarkan suara lonceng yang memanggil masyarakat sekitar untuk berdoa. Oleh karena itu jam ditaruh di atas menara agar suaranya terdengar dari jauh. Menara jam dibangun dekat pusat kota dan sering merupakan bangunan tertinggi di daerah tersebut. Seiring dengan semakin lazimnya menara jam, para perancangnya menyadari bahwa menaruh jarum jam di luar akan membolehkan penghuni kota melihat waktu setiap saat.
Jam paling awal tidak menampakkan jarumnya di luar, dan hanya memperdengarkan suara lonceng yang memanggil masyarakat sekitar untuk berdoa. Oleh karena itu jam ditaruh di atas menara agar suaranya terdengar dari jauh. Menara jam dibangun dekat pusat kota dan sering merupakan bangunan tertinggi di daerah tersebut. Seiring dengan semakin lazimnya menara jam, para perancangnya menyadari bahwa menaruh jarum jam di luar akan membolehkan penghuni kota melihat waktu setiap saat.


Menara jam pertama adalah [[Menara Angin]] di [[Athena]] yang menggunakan delapan jam matahari. Di bagian dalamnya juga terdapat [[jam air]] (''clepsydra''), yang digerakkan oleh aliran air yang berasal dari [[Akropolis]]
Menara jam pertama adalah [[Menara Angin]] di [[Athena]] yang menggunakan delapan jam matahari. Di bagian dalamnya juga terdapat [[jam air]] (''clepsydra''), yang digerakkan oleh aliran air yang berasal dari [[Akropolis]]<ref>Joseph V. Noble; Derek J. de Solla Price: ''The Water Clock in the Tower of the Winds'', ''American Journal of Archaeology'', Vol. 72, No. 4 (1968), pp. 345-355 (353)</ref>


Menara jam pertama yang menggunakan lonceng dibangun berabad-abad kemudian pada tahun [[1154]] dekat [[Mesjid Umayyah]] di [[Damsyik]], [[Suriah]], oleh insinyur [[Bangsa Arab|Arab]] al-Kaysarani. Di Eropa [[abad pertengahan]] adalah [[jam katedral Salisbury]] di Inggris, yang diselesaikan pada [[1306]].
Menara jam pertama yang menggunakan lonceng dibangun berabad-abad kemudian pada tahun [[1154]] dekat [[Mesjid Umayyah]] di [[Damsyik]], [[Suriah]], oleh insinyur [[Bangsa Arab|Arab]] al-Kaysarani.<ref>Abdel Aziz al-Jaraki (2007), [http://www.muslimheritage.com/topics/default.cfm?articleID=685 When Ridhwan al-Sa’ati Anteceded Big Ben by More than Six Centuries], Foundation for Science Technology and Civilisation.</ref> Di Eropa [[abad pertengahan]] adalah [[jam katedral Salisbury]] di Inggris, yang diselesaikan pada [[1306]].


== Catatan ==
== Catatan ==


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menara+jam&oldid=28957275 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28957275 (2026-02-13T13:43:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Menara+jam&oldid=28957275 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28957275 (2026-02-13T13:43:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.38

Beberapa menara jam merupakan markah tanah yang terkenal, misalnya London yang memiliki "Big Ben", Bukittinggi dengan Jam Gadang, Menara Rajabal di Mumbai, dan Menara Spasskaya di Moskow.

Sejarah

Meskipun pada zaman sekarang menara jam biasanya hanya dipandang dari sisi estetika, pada masa dulu menara jam memainkan peranan yang penting di masyarakat. Sebelum pertengahan abad ke-20, kebanyakan orang tidak memiliki jam tangan, dan sebelum abad ke-18 jam rumah sekalipun masih langka.

Jam paling awal tidak menampakkan jarumnya di luar, dan hanya memperdengarkan suara lonceng yang memanggil masyarakat sekitar untuk berdoa. Oleh karena itu jam ditaruh di atas menara agar suaranya terdengar dari jauh. Menara jam dibangun dekat pusat kota dan sering merupakan bangunan tertinggi di daerah tersebut. Seiring dengan semakin lazimnya menara jam, para perancangnya menyadari bahwa menaruh jarum jam di luar akan membolehkan penghuni kota melihat waktu setiap saat.

Menara jam pertama adalah Menara Angin di Athena yang menggunakan delapan jam matahari. Di bagian dalamnya juga terdapat jam air (clepsydra), yang digerakkan oleh aliran air yang berasal dari Akropolis[1]

Menara jam pertama yang menggunakan lonceng dibangun berabad-abad kemudian pada tahun 1154 dekat Mesjid Umayyah di Damsyik, Suriah, oleh insinyur Arab al-Kaysarani.[2] Di Eropa abad pertengahan adalah jam katedral Salisbury di Inggris, yang diselesaikan pada 1306.

Catatan

Referensi

  1. Joseph V. Noble; Derek J. de Solla Price: The Water Clock in the Tower of the Winds, American Journal of Archaeology, Vol. 72, No. 4 (1968), pp. 345-355 (353)
  2. Abdel Aziz al-Jaraki (2007), When Ridhwan al-Sa’ati Anteceded Big Ben by More than Six Centuries, Foundation for Science Technology and Civilisation.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28957275 (2026-02-13T13:43:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.