Lompat ke isi

Gagauzia: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28957162; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
[[File:Flag_of_Gagauzia.svg|thumb|right|280px|Flag of Gagauzia]]
'''Gagauzia''' ([[bahasa Gagauz]]: ''Gagauziya Respublikası''; ), secara resmi bernama '''Republik Gagauzia''', adalah sebuah [[republik]] otonom yang berada di [[Moldova]]. Gagauzia terletak di sepanjang perbatasan Moldova dan [[Ukraina]]. Mayoritas penduduk Gagauzia merupakan etnik [[Gagauz]], mirip dengan [[Bangsa Turki|orang Turki]], yang dari segi etnik dan budaya berbeda dengan penduduk Moldova lainnya.
'''Gagauzia''' ([[bahasa Gagauz]]: ''Gagauziya Respublikası''; ), secara resmi bernama '''Republik Gagauzia''', adalah sebuah [[republik]] otonom yang berada di [[Moldova]]. Gagauzia terletak di sepanjang perbatasan Moldova dan [[Ukraina]]. Mayoritas penduduk Gagauzia merupakan etnik [[Gagauz]], mirip dengan [[Bangsa Turki|orang Turki]], yang dari segi etnik dan budaya berbeda dengan penduduk Moldova lainnya.


Baris 4: Baris 6:


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Asal-usul [[Gagauz|bangsa Gagauz]] tidak jelas. Pada awal [[Abad ke-11 hingga 20|abad ke-20]], [[sejarawan]] [[Bulgaria]] M. Dimitrov menghitung 19 teori berbeda tentang asal-usulnya. Beberapa dekade kemudian, ahli [[etnologi]] [[Gagauz]] M. N. Guboglo meningkatkan jumlah itu menjadi 21. Dalam beberapa teori tersebut bangsa Gagauz ditampilkan sebagai keturunan [[Bulgar]], Cumans-Kipchaks, atau [[Klan]] [[Dinasti Seljuk|Turki Seljuk]] yang dipimpin oleh seorang [[darwis]] Turkoman, Sar Saltık.
Asal-usul [[Gagauz|bangsa Gagauz]] tidak jelas. Pada awal [[Abad ke-11 hingga 20|abad ke-20]], [[sejarawan]] [[Bulgaria]] M. Dimitrov menghitung 19 teori berbeda tentang asal-usulnya. Beberapa dekade kemudian, ahli [[etnologi]] [[Gagauz]] M. N. Guboglo meningkatkan jumlah itu menjadi 21. Dalam beberapa teori tersebut bangsa Gagauz ditampilkan sebagai keturunan [[Bulgar]], Cumans-Kipchaks,<ref>Mercia MacDermott. [https://archive.org/details/bulgarianfolkcus0000macd Bulgarian Folk Customs]. Jessica Kingsley. 1998. hlm. [https://archive.org/details/bulgarianfolkcus0000macd/page/27 27]. ISBN 1-85302-485-6.</ref> atau [[Klan]] [[Dinasti Seljuk|Turki Seljuk]] yang dipimpin oleh seorang [[darwis]] Turkoman, Sar Saltık.


Fakta bahwa pengakuan mereka adalah [[Gereja Ortodoks Timur|Kristen Ortodoks Timur]] mungkin menunjukkan bahwa [[Leluhur|nenek moyang]] mereka sudah tinggal di [[Balkan]] sebelum [[Kesultanan Utsmaniyah|penaklukan Ottoman]] pada akhir [[Abad ke-11 hingga 20|abad ke-14]]. Teori lain menunjukkan bahwa bangsa Gagauz adalah keturunan [[Kutrigur]]. Di museum resmi Gagauz, sebuah [[plakat]] menyebutkan bahwa salah satu dari dua teori utama adalah bahwa mereka turun dari [[Bulgar]].
===Kekaisaran Rusia===
Pada tahun [[1812]], [[Bessarabia]], yang sebelumnya merupakan bagian timur [[Moldova|Kerajaan Moldavia]], dianeksasi oleh [[Kekaisaran Rusia]] setelah kekalahan [[Kesultanan Utsmaniyah|Kekaisaran Ottoman]] dalam [[Perang Rusia-Turki (1806-1812)|Perang Rusia-Turki]] tahun [[1806]]–[[1812]]. [[Nogai|Suku Nogai]] yang mendiami beberapa desa di selatan Bessarabia tepatnya di [[Budjak]] terpaksa pergi. Antara tahun [[1812]] dan [[1846]], [[Rusia]] memindahkan [[Gagauz|orang Gagauz]] dari tempat yang sekarang disebut [[Bulgaria]] timur (yang saat itu berada di bawah [[Kesultanan Utsmaniyah|Kekaisaran Ottoman]]) ke Bessarabia [[Ortodoksi|ortodoks]], terutama di pemukiman ''vaca''.


Mereka menetap disana bersama dengan [[Bangsa Bulgaria|orang Bulgaria]] Bessarabia di Avdarma, [[Comrat]], Congaz, Tomai, Cișmichioi, dan bekas desa [[Nogai|suku Nogai]] lainnya. Beberapa bangsa Gagauz juga menetap di bagian Kerajaan Moldavia yang tidak berada di bawah kendali Rusia pada tahun [[1812]]. Namun, dalam beberapa tahun, penduduk desa pindah untuk tinggal bersama orang-orang mereka sendiri di daerah padat di selatan Bessarabia tempat keturunan mereka mendiami abad ke-21.
Mereka menetap disana bersama dengan [[Bangsa Bulgaria|orang Bulgaria]] Bessarabia di Avdarma, [[Comrat]], Congaz, Tomai, Cișmichioi, dan bekas desa [[Nogai|suku Nogai]] lainnya. Beberapa bangsa Gagauz juga menetap di bagian Kerajaan Moldavia yang tidak berada di bawah kendali Rusia pada tahun [[1812]]. Namun, dalam beberapa tahun, penduduk desa pindah untuk tinggal bersama orang-orang mereka sendiri di daerah padat di selatan Bessarabia tempat keturunan mereka mendiami abad ke-21.
Baris 18: Baris 16:
[[Nasionalisme]] bangsa Gagauz tetap menjadi gerakan intelektual selama tahun [[1980]]-an, tetapi diperkuat pada akhir [[Dasawarsa|dekade]], ketika [[Uni Soviet]] mulai merangkul cita-cita [[demokrasi]]. Pada tahun [[1988]], para aktivis dari kaum intelektual lokal bersekutu dengan etnis minoritas lainnya untuk menciptakan sebuah gerakan yang dikenal sebagai Rakyat Gagauz. Setahun kemudian, Orang Gagauz mengadakan pertemuan pertamanya; mereka mengeluarkan resolusi yang menuntut pembentukan [[Daerah otonom|wilayah otonom]] di [[Moldova]] selatan, dengan [[Comrat|kota Comrat]] sebagai ibu kotanya.
[[Nasionalisme]] bangsa Gagauz tetap menjadi gerakan intelektual selama tahun [[1980]]-an, tetapi diperkuat pada akhir [[Dasawarsa|dekade]], ketika [[Uni Soviet]] mulai merangkul cita-cita [[demokrasi]]. Pada tahun [[1988]], para aktivis dari kaum intelektual lokal bersekutu dengan etnis minoritas lainnya untuk menciptakan sebuah gerakan yang dikenal sebagai Rakyat Gagauz. Setahun kemudian, Orang Gagauz mengadakan pertemuan pertamanya; mereka mengeluarkan resolusi yang menuntut pembentukan [[Daerah otonom|wilayah otonom]] di [[Moldova]] selatan, dengan [[Comrat|kota Comrat]] sebagai ibu kotanya.


Gerakan nasional Gagauz semakin intensif ketika [[bahasa Moldova]] ([[bahasa Rumania]] di Moldova) diterima sebagai bahasa resmi [[Moldova|Republik Moldova]] pada [[Agustus]] [[1989]], menantang [[bahasa Rusia]] yang saat itu dominan yang merupakan bahasa resmi [[Uni Soviet]]. Sebagian dari populasi [[Etnisitas|multietnis]] di Moldova selatan prihatin dengan perubahan bahasa resmi. Mereka kurang percaya dengan pemerintah pusat [[Chișinău]].
Gerakan nasional Gagauz semakin intensif ketika [[bahasa Moldova]] ([[bahasa Rumania]] di Moldova) diterima sebagai bahasa resmi [[Moldova|Republik Moldova]] pada [[Agustus]] [[1989]], menantang [[bahasa Rusia]] yang saat itu dominan yang merupakan bahasa resmi [[Uni Soviet]]. Sebagian dari populasi [[Etnisitas|multietnis]] di Moldova selatan prihatin dengan perubahan bahasa resmi.<ref>Steven D. Roper. ''Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia''. ''Regional & Federal Studies''. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.</ref> Mereka kurang percaya dengan pemerintah pusat [[Chișinău]].


Gagauz juga khawatir tentang implikasi bagi mereka jika [[Moldova]] bersatu kembali dengan [[Rumania]], seperti yang tampak mungkin pada saat itu. Pada [[Agustus]] [[1990]], [[Comrat]] mendeklarasikan dirinya sebagai republik otonom, tetapi [[Moldova|pemerintah Moldova]] membatalkan deklarasi tersebut sebagai inkonstitusional. Saat itu, Stepan Topal muncul sebagai pemimpin gerakan nasional Gagauz.
Gagauz juga khawatir tentang implikasi bagi mereka jika [[Moldova]] bersatu kembali dengan [[Rumania]], seperti yang tampak mungkin pada saat itu. Pada [[Agustus]] [[1990]], [[Comrat]] mendeklarasikan dirinya sebagai republik otonom,<ref>Steven D. Roper. ''Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia''. ''Regional & Federal Studies''. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.</ref> tetapi [[Moldova|pemerintah Moldova]] membatalkan deklarasi tersebut sebagai inkonstitusional. Saat itu, Stepan Topal muncul sebagai pemimpin gerakan nasional Gagauz.


===Moldova merdeka===
===Moldova merdeka===
Dukungan untuk [[Uni Soviet]] tetap tinggi di Gagauzia, dengan referendum pada [[Maret]] [[1991]] mengembalikan suara yang hampir bulat mendukung sisa bagian dari [[Uni Soviet]]. Banyak Gagauz mendukung upaya [[kudeta]] [[Moskow]] pada [[Agustus]] [[1991]], dan Gagauzia mendeklarasikan dirinya sebagai republik merdeka pada [[19 Agustus]] [[1991]]. Pada bulan September tahun itu, [[Transnistria]] juga ikut mendeklarasikan kemerdekaannya, sehingga semakin mempererat hubungan dengan pemerintah Moldova.
Dukungan untuk [[Uni Soviet]] tetap tinggi di Gagauzia, dengan referendum pada [[Maret]] [[1991]] mengembalikan suara yang hampir bulat mendukung sisa bagian dari [[Uni Soviet]]. Banyak Gagauz mendukung upaya [[kudeta]] [[Moskow]] pada [[Agustus]] [[1991]],<ref>Steven D. Roper. ''Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia''. ''Regional & Federal Studies''. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.</ref> dan Gagauzia mendeklarasikan dirinya sebagai republik merdeka pada [[19 Agustus]] [[1991]]. Pada bulan September tahun itu, [[Transnistria]] juga ikut mendeklarasikan kemerdekaannya, sehingga semakin mempererat hubungan dengan pemerintah Moldova.


Namun, ketika [[Parlemen Republik Moldova|parlemen Moldova]] memberikan suara untuk kemerdekaan pada [[27 Agustus]] [[1991]], enam dari 12 deputi Gagauz di parlemen Moldova memberikan suara mendukung, sedangkan enam lainnya [[Abstinensi|abstain]]. Pemerintah Moldova mulai lebih memperhatikan hak-hak minoritas. Ketergantungan ekonomi Gagauzia di seluruh [[Moldova]], dan ketidakmampuan tentara Moldova untuk mengalahkan [[Transnistria]], menciptakan alasan untuk berkompromi di kedua belah pihak.
Namun, ketika [[Parlemen Republik Moldova|parlemen Moldova]] memberikan suara untuk kemerdekaan pada [[27 Agustus]] [[1991]], enam dari 12 deputi Gagauz di parlemen Moldova memberikan suara mendukung, sedangkan enam lainnya [[Abstinensi|abstain]]. Pemerintah Moldova mulai lebih memperhatikan hak-hak minoritas. Ketergantungan ekonomi Gagauzia di seluruh [[Moldova]], dan ketidakmampuan tentara Moldova untuk mengalahkan [[Transnistria]], menciptakan alasan untuk berkompromi di kedua belah pihak.<ref>Steven D. Roper. ''Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia''. ''Regional & Federal Studies''. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.</ref>


Pada bulan [[Februari]] [[1994]], Presiden [[Mircea Snegur]] menjanjikan otonomi kepada Gagauz, tetapi menentang [[kemerdekaan]]. Dia juga menentang usulan agar Moldova menjadi [[Federasi|negara federal]] yang terdiri dari tiga republik: [[Moldova]], Gagauzia, dan [[Transnistria]].
Pada bulan [[Februari]] [[1994]], Presiden [[Mircea Snegur]] menjanjikan otonomi kepada Gagauz, tetapi menentang [[kemerdekaan]]. Dia juga menentang usulan agar Moldova menjadi [[Federasi|negara federal]] yang terdiri dari tiga republik: [[Moldova]], Gagauzia, dan [[Transnistria]].
Baris 31: Baris 29:
Pada tahun [[1994]], [[Parlemen Republik Moldova|Parlemen Moldova]] memberikan keputusan kepada [[Gagauz|rakyat Gagauz]] (melalui adopsi [[konstitusi]] baru [[Moldova]]) perihal hak penentuan nasib sendiri secara [[Eksternalitas|eksternal]]. Pada tanggal [[23 Desember]] [[1994]], Parlemen Republik Moldova menerima [[Legislasi|undang-undang]] tentang status hukum khusus Gagauzia serta menyelesaikan sengketa secara damai. Tanggal itu ditetapkan sebagai hari libur bagi rakyat Gagauz. Gagauzia sekarang menjadi unit otonom teritorial nasional dengan tiga bahasa resmi: [[Bahasa Rumania|Rumania]], [[Bahasa Gagauz|Gagauz]], dan [[Bahasa Rusia|Rusia]].
Pada tahun [[1994]], [[Parlemen Republik Moldova|Parlemen Moldova]] memberikan keputusan kepada [[Gagauz|rakyat Gagauz]] (melalui adopsi [[konstitusi]] baru [[Moldova]]) perihal hak penentuan nasib sendiri secara [[Eksternalitas|eksternal]]. Pada tanggal [[23 Desember]] [[1994]], Parlemen Republik Moldova menerima [[Legislasi|undang-undang]] tentang status hukum khusus Gagauzia serta menyelesaikan sengketa secara damai. Tanggal itu ditetapkan sebagai hari libur bagi rakyat Gagauz. Gagauzia sekarang menjadi unit otonom teritorial nasional dengan tiga bahasa resmi: [[Bahasa Rumania|Rumania]], [[Bahasa Gagauz|Gagauz]], dan [[Bahasa Rusia|Rusia]].


Provinsi dengan lebih dari 50% [[Gagauz|etnis Gagauz]] mengadakan [[referendum]] di mana mayoritas sederhana diperlukan untuk bergabung dengan [[Daerah otonom|wilayah otonom]]. Komune dengan Gagauz yang lebih sedikit dapat mengadakan referendum jika diminta oleh sepertiga populasi. Setelah referendum [[5 Maret]] [[1995]], tiga kota dan 26 komune termasuk dalam Wilayah Otonom Gagauz. Gheorghe Tabunșcic pada saat itu terpilih untuk menjabat sebagai [[Gubernur]] Gagauzia untuk masa jabatan 4 tahun, begitu pula para deputi parlemen lokal Majelis Rakyat ([[Bahasa Gagauz|Gagauz]]: ''Halk Topluşu''), dengan [[:en:Petr Pașal|Petr Pașal]] sebagai ketua.
Provinsi dengan lebih dari 50% [[Gagauz|etnis Gagauz]] mengadakan [[referendum]] di mana mayoritas sederhana diperlukan untuk bergabung dengan [[Daerah otonom|wilayah otonom]]. Komune dengan Gagauz yang lebih sedikit dapat mengadakan referendum jika diminta oleh sepertiga populasi. Setelah referendum [[5 Maret]] [[1995]], tiga kota dan 26 komune termasuk dalam Wilayah Otonom Gagauz.<ref>Steven D. Roper. ''Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia''. ''Regional & Federal Studies''. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.</ref> Gheorghe Tabunșcic pada saat itu terpilih untuk menjabat sebagai [[Gubernur]] Gagauzia untuk masa jabatan 4 tahun, begitu pula para deputi parlemen lokal Majelis Rakyat ([[Bahasa Gagauz|Gagauz]]: ''Halk Topluşu''), dengan [[:en:Petr Pașal|Petr Pașal]] sebagai ketua.


[[:en:Dmitrii Croitor|Dmitrii Croitor]] memenangkan pemilihan gubernur [[1999]] dan mulai menegaskan hak yang diberikan kepada gubernur dengan perjanjian [[1994]]. Otoritas pusat [[Moldova]] terbukti tak mau menerima hasilnya, sehingga memicu perselisihan panjang antara otonomi dan [[Chișinău]]. Akhirnya Croitor mengundurkan diri pada tahun [[2002]] karena tekanan dari pemerintah Moldova, yang menuduhnya menyalahgunakan wewenang, hubungan dengan otoritas separatis [[Transnistria]], dan tuduhan lainnya.
[[:en:Dmitrii Croitor|Dmitrii Croitor]] memenangkan pemilihan gubernur [[1999]] dan mulai menegaskan hak yang diberikan kepada gubernur dengan perjanjian [[1994]]. Otoritas pusat [[Moldova]] terbukti tak mau menerima hasilnya, sehingga memicu perselisihan panjang antara otonomi dan [[Chișinău]]. Akhirnya Croitor mengundurkan diri pada tahun [[2002]] karena tekanan dari pemerintah Moldova, yang menuduhnya menyalahgunakan wewenang, hubungan dengan otoritas separatis [[Transnistria]], dan tuduhan lainnya.


Komisi pemilihan pusat Gagauzia tidak mendaftarkan Croitor sebagai kandidat untuk jabatan Gubernur dalam pemilihan berikutnya, dan Gheorgi Tabunshik terpilih dalam apa yang digambarkan sebagai pemilihan yang tidak adil. Mihail Formuzal menjabat sebagai Gubernur Gagauzia dari [[2006]] hingga [[2015]]. Tahun itu Irina Vlah terpilih untuk posisi tersebut, dengan 51% suara.
Komisi pemilihan pusat Gagauzia tidak mendaftarkan Croitor sebagai kandidat untuk jabatan Gubernur dalam pemilihan berikutnya, dan Gheorgi Tabunshik terpilih dalam apa yang digambarkan sebagai pemilihan yang tidak adil.<ref>[http://www.alegeri.md/en/previous-elections/ Information on Previous Elections of Governor of Gagauz ATU]. ''e-democracy.md''.)</ref><ref>Stuart Hensel. [http://www.peacebuilding.md/library/153/en/Moldova%20Strategic%20Conflict%20Assessment%202006.pdf Moldova Strategic Conflict Assessment (SCA)]. Prepared for the UK Global Conflict Prevention Pool. 2006.</ref> Mihail Formuzal menjabat sebagai Gubernur Gagauzia dari [[2006]] hingga [[2015]]. Tahun itu Irina Vlah terpilih untuk posisi tersebut, dengan 51% suara.<ref>[http://www.themoscowtimes.com/news/article/moldova-semi-autonomous-region-elects-pro-russian-leader/517910.html Moldova: Semi-Autonomous Region Elects Pro-Russian Leader]. ''The Moscow Times''. 23 March 2015.</ref>


Pada [[2 Februari]] [[2014]], Gagauzia mengadakan referendum. Mayoritas pemilih memilih hubungan yang lebih dekat dengan [[Rusia]] daripada integrasi [[Uni Eropa]]. Mereka juga mengatakan mereka lebih suka kemerdekaan Gagauzia jika [[Moldova]] memilih untuk masuk Uni Eropa.
Pada [[2 Februari]] [[2014]], Gagauzia mengadakan referendum. Mayoritas pemilih memilih hubungan yang lebih dekat dengan [[Rusia]] daripada integrasi [[Uni Eropa]]. Mereka juga mengatakan mereka lebih suka kemerdekaan Gagauzia jika [[Moldova]] memilih untuk masuk Uni Eropa.<ref>Dumitru Minzarari. [http://www.jamestown.org/programs/edm/single/?tx_ttnews%5Btt_news%5D=41922&cHash=8ffd794ad44b029f0b95198c743709d4#.UwUW057VrdL The Gagauz Referendum in Moldova: A Russian Political Weapon?]. ''The Jamestown Foundation''. 5 February 2014.</ref><ref>[http://www.rferl.org/content/moldova-gagauz-referendum-counting/25251251.html Gagauzia Voters Reject Closer EU Ties For Moldova]. RFE/RL. 3 February 2014.</ref>


Pada [[23 Maret]] [[2015]], [[:en:Irina Vlah|Irina Vlah]] terpilih sebagai [[gubernur]] baru setelah [[Kampanye politik|kampanye]] yang sangat pro-Rusia, didominasi oleh pencarian untuk hubungan yang lebih dekat dengan [[Rusia|Federasi Rusia]].
Pada [[23 Maret]] [[2015]], [[:en:Irina Vlah|Irina Vlah]] terpilih sebagai [[gubernur]] baru setelah [[Kampanye politik|kampanye]] yang sangat pro-Rusia, didominasi oleh pencarian untuk hubungan yang lebih dekat dengan [[Rusia|Federasi Rusia]].<ref>Danilo Elia. [http://www.balcanicaucaso.org/aree/Moldavia/E-la-Gagauzia-vota-per-Mosca-160632 E la Găgăuzia vota per Mosca]. ''Osservatorio Balcani Caucaso''. 27 March 2015.</ref><ref>[http://tass.ru/en/world/784280 Independent Candidate Irina Vlakh Elected Head of Gagauzia]. ''TASS – Russian News Agency''. 23 March 2015.</ref>


== Geografi ==
== Geografi ==
Baris 55: Baris 53:


===Komposisi etnis===
===Komposisi etnis===
Menurut hasil sensus 2014, perpecahan etnis di Gagauzia adalah:
Menurut hasil sensus 2014, perpecahan etnis di Gagauzia adalah:<ref>[http://www.statistica.md/public/files/Recensamint/Recensamintul_populatiei/vol_1/6_Nationalitati_de_baza_ro.xls [2004 Census Results]].</ref>
 
{|class="wikitable sortable"
|-
! Suku Bangsa !! Populasi !! Tingkat Persentase
|-
|[[Gagauz]]|| align="right" |112,403 ||align="right"|83.8%
|-
|[[Bangsa Bulgaria|Bulgaria]]|| align="right" |6,573 ||align="right"|4.9%
|-
|[[Bangsa Moldova|Moldova]]|| align="right" |6,304 ||align="right"|4.7%
|-
|[[Bangsa Rusia|Rusia]]|| align="right" |4,292 ||align="right"|3.2%
|-
|[[Bangsa Ukraina|Ukrania]]|| align="right" |3,353 ||align="right"|2.5%
|-
|Lainnya || align="right" |1,207 ||align="right"|0.9%
|}


Ada [[kontroversi]] identitas yang sedang berlangsung mengenai apakah [[Bangsa Rumania|orang Rumania]] dan [[Bangsa Moldova|orang Moldova]] adalah kelompok etnis yang sama. Pada sensus, setiap warga negara hanya dapat menyatakan satu [[kewarganegaraan]]; akibatnya, seseorang tidak dapat mendeklarasikan dirinya sebagai orang Moldova dan Rumania.
Ada [[kontroversi]] identitas yang sedang berlangsung mengenai apakah [[Bangsa Rumania|orang Rumania]] dan [[Bangsa Moldova|orang Moldova]] adalah kelompok etnis yang sama. Pada sensus, setiap warga negara hanya dapat menyatakan satu [[kewarganegaraan]]; akibatnya, seseorang tidak dapat mendeklarasikan dirinya sebagai orang Moldova dan Rumania.


=== Agama ===
=== Agama ===
*[[Kekristenan]] – 96.0%
**[[Gereja Ortodoks Timur|Ortodoks]] – 93.0%
**[[Protestanisme|Protestan]] – 3.0%
***[[Gereja Baptis]] – 1.6%
***[[Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh|Gereja Advent Hari Ketujuh]] – 0.8%
***[[Gereja Evangelikal Jerman|Gereja Evangelista]] – 0.4%
***[[Gereja Pentakosta]] – 0.2%
*Lainnya (termasuk [[Islam]] dan [[Agama Yahudi|Yahudi]]) – 2.2%
*Tidak ada agama – 1.6%
*Tidak ada agama – 1.6%
*[[Ateisme]] – 0.2%
*[[Ateisme]] – 0.2%
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gagauzia&oldid=28957162 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28957162 (2026-02-13T13:32:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gagauzia&oldid=28957162 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28957162 (2026-02-13T13:32:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.39

Flag of Gagauzia

Gagauzia (bahasa Gagauz: Gagauziya Respublikası; ), secara resmi bernama Republik Gagauzia, adalah sebuah republik otonom yang berada di Moldova. Gagauzia terletak di sepanjang perbatasan Moldova dan Ukraina. Mayoritas penduduk Gagauzia merupakan etnik Gagauz, mirip dengan orang Turki, yang dari segi etnik dan budaya berbeda dengan penduduk Moldova lainnya.

Pada akhir Perang Dunia I, semua wilayah Gagauzia menjadi bagian dari Kerajaan Rumania, sebelum dipecah menjadi Uni Soviet pada Juni 1940. Dari tahun 1941 hingga 1944 lagi-lagi menjadi bagian dari Rumania, setelah itu dimasukkan ke dalam Republik Sosialis Soviet Moldova. Ketika Uni Soviet mulai hancur, Gagauzia mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 1990 sebagai Republik Gagauz, tetapi diintegrasikan ke Moldova pada tahun 1994.

Sejarah

Asal-usul bangsa Gagauz tidak jelas. Pada awal abad ke-20, sejarawan Bulgaria M. Dimitrov menghitung 19 teori berbeda tentang asal-usulnya. Beberapa dekade kemudian, ahli etnologi Gagauz M. N. Guboglo meningkatkan jumlah itu menjadi 21. Dalam beberapa teori tersebut bangsa Gagauz ditampilkan sebagai keturunan Bulgar, Cumans-Kipchaks,[1] atau Klan Turki Seljuk yang dipimpin oleh seorang darwis Turkoman, Sar Saltık.


Mereka menetap disana bersama dengan orang Bulgaria Bessarabia di Avdarma, Comrat, Congaz, Tomai, Cișmichioi, dan bekas desa suku Nogai lainnya. Beberapa bangsa Gagauz juga menetap di bagian Kerajaan Moldavia yang tidak berada di bawah kendali Rusia pada tahun 1812. Namun, dalam beberapa tahun, penduduk desa pindah untuk tinggal bersama orang-orang mereka sendiri di daerah padat di selatan Bessarabia tempat keturunan mereka mendiami abad ke-21.

Dengan pengecualian, kemerdekaan secara de facto 6 hari pada musim dingin tahun 1906, ketika pemberontakan petani mendeklarasikan Republik Otonom Comrat, etnis Gagauz selalu diperintah oleh kelompok dominan lainnya: Kekaisaran Rusia (18121917), Kerajaan Rumania (19181940 dan 19411944), Uni Soviet (19401941 dan 19441991), dan Moldova (19171918 dan 1991 hingga saat ini).

Uni Soviet

Nasionalisme bangsa Gagauz tetap menjadi gerakan intelektual selama tahun 1980-an, tetapi diperkuat pada akhir dekade, ketika Uni Soviet mulai merangkul cita-cita demokrasi. Pada tahun 1988, para aktivis dari kaum intelektual lokal bersekutu dengan etnis minoritas lainnya untuk menciptakan sebuah gerakan yang dikenal sebagai Rakyat Gagauz. Setahun kemudian, Orang Gagauz mengadakan pertemuan pertamanya; mereka mengeluarkan resolusi yang menuntut pembentukan wilayah otonom di Moldova selatan, dengan kota Comrat sebagai ibu kotanya.

Gerakan nasional Gagauz semakin intensif ketika bahasa Moldova (bahasa Rumania di Moldova) diterima sebagai bahasa resmi Republik Moldova pada Agustus 1989, menantang bahasa Rusia yang saat itu dominan yang merupakan bahasa resmi Uni Soviet. Sebagian dari populasi multietnis di Moldova selatan prihatin dengan perubahan bahasa resmi.[2] Mereka kurang percaya dengan pemerintah pusat Chișinău.

Gagauz juga khawatir tentang implikasi bagi mereka jika Moldova bersatu kembali dengan Rumania, seperti yang tampak mungkin pada saat itu. Pada Agustus 1990, Comrat mendeklarasikan dirinya sebagai republik otonom,[3] tetapi pemerintah Moldova membatalkan deklarasi tersebut sebagai inkonstitusional. Saat itu, Stepan Topal muncul sebagai pemimpin gerakan nasional Gagauz.

Moldova merdeka

Dukungan untuk Uni Soviet tetap tinggi di Gagauzia, dengan referendum pada Maret 1991 mengembalikan suara yang hampir bulat mendukung sisa bagian dari Uni Soviet. Banyak Gagauz mendukung upaya kudeta Moskow pada Agustus 1991,[4] dan Gagauzia mendeklarasikan dirinya sebagai republik merdeka pada 19 Agustus 1991. Pada bulan September tahun itu, Transnistria juga ikut mendeklarasikan kemerdekaannya, sehingga semakin mempererat hubungan dengan pemerintah Moldova.

Namun, ketika parlemen Moldova memberikan suara untuk kemerdekaan pada 27 Agustus 1991, enam dari 12 deputi Gagauz di parlemen Moldova memberikan suara mendukung, sedangkan enam lainnya abstain. Pemerintah Moldova mulai lebih memperhatikan hak-hak minoritas. Ketergantungan ekonomi Gagauzia di seluruh Moldova, dan ketidakmampuan tentara Moldova untuk mengalahkan Transnistria, menciptakan alasan untuk berkompromi di kedua belah pihak.[5]

Pada bulan Februari 1994, Presiden Mircea Snegur menjanjikan otonomi kepada Gagauz, tetapi menentang kemerdekaan. Dia juga menentang usulan agar Moldova menjadi negara federal yang terdiri dari tiga republik: Moldova, Gagauzia, dan Transnistria.

Pada tahun 1994, Parlemen Moldova memberikan keputusan kepada rakyat Gagauz (melalui adopsi konstitusi baru Moldova) perihal hak penentuan nasib sendiri secara eksternal. Pada tanggal 23 Desember 1994, Parlemen Republik Moldova menerima undang-undang tentang status hukum khusus Gagauzia serta menyelesaikan sengketa secara damai. Tanggal itu ditetapkan sebagai hari libur bagi rakyat Gagauz. Gagauzia sekarang menjadi unit otonom teritorial nasional dengan tiga bahasa resmi: Rumania, Gagauz, dan Rusia.

Provinsi dengan lebih dari 50% etnis Gagauz mengadakan referendum di mana mayoritas sederhana diperlukan untuk bergabung dengan wilayah otonom. Komune dengan Gagauz yang lebih sedikit dapat mengadakan referendum jika diminta oleh sepertiga populasi. Setelah referendum 5 Maret 1995, tiga kota dan 26 komune termasuk dalam Wilayah Otonom Gagauz.[6] Gheorghe Tabunșcic pada saat itu terpilih untuk menjabat sebagai Gubernur Gagauzia untuk masa jabatan 4 tahun, begitu pula para deputi parlemen lokal Majelis Rakyat (Gagauz: Halk Topluşu), dengan Petr Pașal sebagai ketua.

Dmitrii Croitor memenangkan pemilihan gubernur 1999 dan mulai menegaskan hak yang diberikan kepada gubernur dengan perjanjian 1994. Otoritas pusat Moldova terbukti tak mau menerima hasilnya, sehingga memicu perselisihan panjang antara otonomi dan Chișinău. Akhirnya Croitor mengundurkan diri pada tahun 2002 karena tekanan dari pemerintah Moldova, yang menuduhnya menyalahgunakan wewenang, hubungan dengan otoritas separatis Transnistria, dan tuduhan lainnya.

Komisi pemilihan pusat Gagauzia tidak mendaftarkan Croitor sebagai kandidat untuk jabatan Gubernur dalam pemilihan berikutnya, dan Gheorgi Tabunshik terpilih dalam apa yang digambarkan sebagai pemilihan yang tidak adil.[7][8] Mihail Formuzal menjabat sebagai Gubernur Gagauzia dari 2006 hingga 2015. Tahun itu Irina Vlah terpilih untuk posisi tersebut, dengan 51% suara.[9]

Pada 2 Februari 2014, Gagauzia mengadakan referendum. Mayoritas pemilih memilih hubungan yang lebih dekat dengan Rusia daripada integrasi Uni Eropa. Mereka juga mengatakan mereka lebih suka kemerdekaan Gagauzia jika Moldova memilih untuk masuk Uni Eropa.[10][11]

Pada 23 Maret 2015, Irina Vlah terpilih sebagai gubernur baru setelah kampanye yang sangat pro-Rusia, didominasi oleh pencarian untuk hubungan yang lebih dekat dengan Federasi Rusia.[12][13]

Geografi

Gagauzia dibagi menjadi tiga distrik (Comrat, Ceadîr-Lunga, dan Vulcănești). Kemudian ketiga distrik berada di empat wilayah enklave.

  1. Daerah kantong utama yang berada di tengah meliputi distrik Comrat dan distrik Ceadîr-Lunga.
  2. Daerah kantong terbesar kedua terletak di sekitar distrik Vulcănești.
  3. Sedangkan dua kantong yang lebih kecil adalah desa Copceac dan Carbalia. Desa Carbalia berada di bawah administrasi Vulcănești, sedangkan Copceac adalah bagian dari distrik Ceadîr-Lunga.

Demografi

Menurut sensus 2014, Gagauzia memiliki populasi 134.132, di mana 36,2% penduduk perkotaan dan 63,8% penduduk pedesaan.

Komposisi etnis

Menurut hasil sensus 2014, perpecahan etnis di Gagauzia adalah:[14]

Suku Bangsa Populasi Tingkat Persentase
Gagauz 112,403 83.8%
Bulgaria 6,573 4.9%
Moldova 6,304 4.7%
Rusia 4,292 3.2%
Ukrania 3,353 2.5%
Lainnya 1,207 0.9%

Ada kontroversi identitas yang sedang berlangsung mengenai apakah orang Rumania dan orang Moldova adalah kelompok etnis yang sama. Pada sensus, setiap warga negara hanya dapat menyatakan satu kewarganegaraan; akibatnya, seseorang tidak dapat mendeklarasikan dirinya sebagai orang Moldova dan Rumania.

Agama

  • Tidak ada agama – 1.6%
  • Ateisme – 0.2%

Pranala luar

Referensi

  1. Mercia MacDermott. Bulgarian Folk Customs. Jessica Kingsley. 1998. hlm. 27. ISBN 1-85302-485-6.
  2. Steven D. Roper. Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia. Regional & Federal Studies. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.
  3. Steven D. Roper. Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia. Regional & Federal Studies. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.
  4. Steven D. Roper. Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia. Regional & Federal Studies. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.
  5. Steven D. Roper. Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia. Regional & Federal Studies. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.
  6. Steven D. Roper. Regionalism in Moldova: The Case of Transnistria and Gagauzia. Regional & Federal Studies. 2001. Vol. 11 (3). hlm. 101–122. doi:10.1080/714004699.
  7. Information on Previous Elections of Governor of Gagauz ATU. e-democracy.md.)
  8. Stuart Hensel. Moldova Strategic Conflict Assessment (SCA). Prepared for the UK Global Conflict Prevention Pool. 2006.
  9. Moldova: Semi-Autonomous Region Elects Pro-Russian Leader. The Moscow Times. 23 March 2015.
  10. Dumitru Minzarari. The Gagauz Referendum in Moldova: A Russian Political Weapon?. The Jamestown Foundation. 5 February 2014.
  11. Gagauzia Voters Reject Closer EU Ties For Moldova. RFE/RL. 3 February 2014.
  12. Danilo Elia. E la Găgăuzia vota per Mosca. Osservatorio Balcani Caucaso. 27 March 2015.
  13. Independent Candidate Irina Vlakh Elected Head of Gagauzia. TASS – Russian News Agency. 23 March 2015.
  14. [2004 Census Results].

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28957162 (2026-02-13T13:32:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.