Jari manis: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25996769; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| Baris 9: | Baris 9: | ||
Sebelum ilmu kedokteran menemukan fungsi [[sistem peredaran darah]], orang percaya bahwa sebuah [[vena]] menghubungkan jari manis pada tangan kiri langsung ke [[jantung]]. Karena hubungan tangan-jantung ini, vena tersebut diberi nama deskriptif [[vena amoris]], [[bahasa Latin|kata Latin]] untuk "vena cinta". Berdasarkan nama ini, para "ahli" dalam etiket pernikahan pada zaman kuno yang sama menulis bahwa sepatutnyalah [[cincin kawin]] dikenakan pada jari ini. Dengan mengenakan cincin pada jari keempat tangan kiri, pasangan pengantin secara simbolis menyatakan cinta abadi mereka satu sama lain. | Sebelum ilmu kedokteran menemukan fungsi [[sistem peredaran darah]], orang percaya bahwa sebuah [[vena]] menghubungkan jari manis pada tangan kiri langsung ke [[jantung]]. Karena hubungan tangan-jantung ini, vena tersebut diberi nama deskriptif [[vena amoris]], [[bahasa Latin|kata Latin]] untuk "vena cinta". Berdasarkan nama ini, para "ahli" dalam etiket pernikahan pada zaman kuno yang sama menulis bahwa sepatutnyalah [[cincin kawin]] dikenakan pada jari ini. Dengan mengenakan cincin pada jari keempat tangan kiri, pasangan pengantin secara simbolis menyatakan cinta abadi mereka satu sama lain. | ||
Di negara-negara lain seperti [[Irlandia]], [[Swedia]], [[Italia]], [[Kroasia]], [[Slovenia]], [[Turki]], [[Mesir]], [[Yordania]], [[Meksiko]], [[Australia]], [[Afrika Selatan]], [[Kanada]], [[Selandia Baru]], [[Amerika Serikat]] dan [[Britania Raya]], biasanya dipakai pada jari manis tangan kiri, meskipun pemakaian pada tangan kanan menjadi semakin umum. Di [[Brasil]], cincin itu dipakai pada tangan kanan sampai hari pernikahan, dan kemudian dipindahkan ke tangan kiri. | Di negara-negara lain seperti [[Irlandia]], [[Swedia]], [[Italia]], [[Kroasia]], [[Slovenia]], [[Turki]], [[Mesir]], [[Yordania]], [[Meksiko]], [[Australia]], [[Afrika Selatan]], [[Kanada]], [[Selandia Baru]], [[Amerika Serikat]] dan [[Britania Raya]], biasanya dipakai pada jari manis tangan kiri, meskipun pemakaian pada tangan kanan menjadi semakin umum. Di [[Brasil]], cincin itu dipakai pada tangan kanan sampai hari pernikahan, dan kemudian dipindahkan ke tangan kiri. | ||
| Baris 29: | Baris 25: | ||
* [http://findmyringsize.com/ Online Ring Sizer] | * [http://findmyringsize.com/ Online Ring Sizer] | ||
* [http://s2.ned.univie.ac.at/NoN/landeskunde/be/h2/link3.htm Archive of a 1998 article in a Flemish newspaper about the place of the wedding ring in the Low Countries] | * [http://s2.ned.univie.ac.at/NoN/landeskunde/be/h2/link3.htm Archive of a 1998 article in a Flemish newspaper about the place of the wedding ring in the Low Countries] | ||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.42
Jari manis () adalah jari keempat pada tangan manusia, dihitung dari ibu jari (jari pertama) atau "proksimal", atau jari kedua dihitung dari jari kelingking atau "ulnar"; terletak antara jari tengah dan jari kelingking. Dalam bahasa Latin disebut "digitus medicinalis" ("jari pengobatan"), "digitus annularis" ("jari cincin"), "digitus quartus" ("jari keempat"), atau "digitus IV" sebagaimana dipakai dalam anatomi. Ada yang merujuk sebagai "jari ketiga" jika tidak menghitung ibu jari dan menyebut jari telunjuk sebagai "jari pertama".
Etimologi
Menurut László A. Magyar, nama-nama "jari manis" dalam berbagai bahasa mencerminkan kepercayaan kuno bahwa jari itu bersifat "magikal" atau memiliki kuasa gaib. Karena diberi nama yang berhubungan dengan "magic", atau "cincin". Bahkan juga disebut "tidak bernama" seperti dalam bahasa Tionghoa: 无名指, "jari tak bernama"),, bahasa Sanskreta ""Anamika" atau bahasa Finlandia "Nimetön" dengan arti "yang tak bernama").
Cincin kawin
Sebelum ilmu kedokteran menemukan fungsi sistem peredaran darah, orang percaya bahwa sebuah vena menghubungkan jari manis pada tangan kiri langsung ke jantung. Karena hubungan tangan-jantung ini, vena tersebut diberi nama deskriptif vena amoris, kata Latin untuk "vena cinta". Berdasarkan nama ini, para "ahli" dalam etiket pernikahan pada zaman kuno yang sama menulis bahwa sepatutnyalah cincin kawin dikenakan pada jari ini. Dengan mengenakan cincin pada jari keempat tangan kiri, pasangan pengantin secara simbolis menyatakan cinta abadi mereka satu sama lain.
Di negara-negara lain seperti Irlandia, Swedia, Italia, Kroasia, Slovenia, Turki, Mesir, Yordania, Meksiko, Australia, Afrika Selatan, Kanada, Selandia Baru, Amerika Serikat dan Britania Raya, biasanya dipakai pada jari manis tangan kiri, meskipun pemakaian pada tangan kanan menjadi semakin umum. Di Brasil, cincin itu dipakai pada tangan kanan sampai hari pernikahan, dan kemudian dipindahkan ke tangan kiri.
Cincin ini lebih kelihatan di tangan kanan karena tradisi bersalaman dengan tangan kanan, tetapi lebih terjaga dari keausan pada orang bertangan kanan jika dipakai pada tangan kiri.
Dalam budaya Sinhala dan Tamil, pengantin pria mengenakan cincin kawin pada tangan kanan sedangkan pengantin perempuan mengenakan pada tangan kiri. Ini dapat dilihat pada negara-negara seperti Sri Lanka di mana ditemukan pengaruh kuat budaya Sinhala dan Tamil dalam masyarakatnya.
Referensi
Pranala luar
- Online Ring Sizer
- Archive of a 1998 article in a Flemish newspaper about the place of the wedding ring in the Low Countries
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25996769 (2024-07-05T13:40:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.