Arus utama: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26487697; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Arus utama''' adalah [[pemikiran]] umum saat ini yang tersebar luas. Pemikiran tersebut mencakup semua [[budaya populer]] dan [[budaya media]], biasanya disebarluaskan oleh [[media massa]]. Kata ini kadang-kadang digunakan dalam arti merendahkan oleh subkultur yang memandang budaya arus utama seolah-olah tidak hanya [[eksklusif]] tetapi secara artistik dan [[Estetika|estetis]] lebih rendah. Ini harus dibedakan dari subkultur dan budaya tandingan, dan pada ekstrem yang berlawanan adalah pengikut kultus dan teori pinggiran. | '''Arus utama''' adalah [[pemikiran]] umum saat ini yang tersebar luas.<ref>''[http://www.thefreedictionary.com/mainstream American Heritage Dictionary of the English Language]'', Fifth Edition (2011) (defining "mainstream" as "The prevailing current of thought, influence, or activity).</ref><ref>''[http://www.thefreedictionary.com/prevailing American Heritage Dictionary of the English Language]'', Fifth Edition (2011) (defining "prevailing" as "Generally current; widespread...").</ref> Pemikiran tersebut mencakup semua [[budaya populer]] dan [[budaya media]], biasanya disebarluaskan oleh [[media massa]]. Kata ini kadang-kadang digunakan dalam arti merendahkan oleh subkultur yang memandang budaya arus utama seolah-olah tidak hanya [[eksklusif]] tetapi secara artistik dan [[Estetika|estetis]] lebih rendah.<ref>Pysnakova, Michaela. "Understanding the Meaning of Consumption of Everyday Lives of 'Mainstream' Youth in the Czech Republic" in ''[https://books.google.com/books?id=B8IwBwAAQBAJ&pg=PA64 New Perspectives on Consumer Culture Theory and Research]'', p. 64 (Pavel Zahrádka and Renáta Sedláková eds. Cambridge Scholars Publishing, 2013).</ref> Ini harus dibedakan dari subkultur dan budaya tandingan, dan pada ekstrem yang berlawanan adalah pengikut kultus dan teori pinggiran. "Faith in school: as mainstream churches continue to wrestle with homosexuality, some religious colleges are taking an increasingly welcoming attitude toward gay students", ''The Advocate'' September 2, 2003</ref><ref>Baer, Hans A. "Black Mainstream Churches; Emancipatory or Accommodative Responses to Racism and Social Stratification in American Society?" ''Review of Religious Research'' Vol. 30, No. 2 (Dec., 1988), pp. 162-176</ref> | ||
==Etimologi== | ==Etimologi== | ||
Istilah arus utama mengacu pada arus utama sungai atau aliran. Penggunaan kiasannya oleh [[Thomas Carlyle]] untuk menunjukkan selera atau mode yang berlaku telah dibuktikan setidaknya sejak tahun 1831, meskipun satu kutipan dari pengertian ini ditemukan sebelum Carlyle, pada awal tahun 1599. | Istilah arus utama mengacu pada arus utama sungai atau aliran. Penggunaan kiasannya oleh [[Thomas Carlyle]] untuk menunjukkan selera atau mode yang berlaku telah dibuktikan setidaknya sejak tahun 1831,<ref>[http://www.etymonline.com/index.php?term=mainstream "Mainstream (n)" ''Online Etymology Dictionary'']</ref> meskipun satu kutipan dari pengertian ini ditemukan sebelum Carlyle, pada awal tahun 1599.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arus+utama&oldid=26487697 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
==Pendidikan== | ==Pendidikan== | ||
| Baris 8: | Baris 8: | ||
==Media== | ==Media== | ||
Label “media arus utama” dan “media massa” umumnya diterapkan pada publikasi cetak (seperti surat kabar dan majalah), format [[radio]], dan stasiun [[televisi]] yang memiliki khalayak tertinggi atau memiliki daya tarik terluas. Hal ini berbeda dengan berbagai media independen, seperti [[surat kabar]] media alternatif, [[majalah]] khusus di berbagai [[organisasi]] dan [[perusahaan]], dan berbagai sumber elektronik seperti [[siniar]] (''podcast'') dan [[blog]] (walaupun blog tertentu lebih utama daripada yang lain mengingat hubungannya dengan sumber arus utama).<ref>K Wallsten. ''Agenda Setting and the Blogosphere: An Analysis of the Relationship between Mainstream Media and Political Blogs''. ''Review of Policy Research''. 2007. Vol. 24 (6). hlm. 567–587. doi:10.1111/j.1541-1338.2007.00300.x.</ref> | |||
Jnanada Prakashan. 2009. ISBN 978-81-7139-280-3.</ref><ref>Stefan Gelfgren. ''Conservative Religion and Mainstream Culture: Opposition, Negotiation, and Adaptation''. Springer Nature. 2021. Robert Appleton Company. 1911.</ref><ref>[http://www.britannica.com/eb/article-9055702 Encyclopædia Britannica]. Encyclopædia Britannica Online. 2007.</ref> | |||
Dalam [[filsafat ilmu]], ilmu arus utama adalah bidang usaha ilmiah yang telah meninggalkan proses menjadi mapan. Bidang-bidang usaha ilmiah baru yang masih dalam proses pembentukan umumnya diberi label ''protosains'' atau ''ilmu pinggir'' ([[bahasa Jerman]]: ''Grenzwissenschaft''). Pengertian arus utama ditinjau dari protosains dan ilmu pinggir<ref>[http://www2.fiu.edu/~mizrachs/truzzi.html ''Reflections on the reception of unconventional claims in science''], newsletter ''Center for Frontier Sciences'', Temple University (1990).</ref> dapat dipahami dari tabel berikut.<ref>Thomas Kuhn: ''Reflections on my critics.'' In: Imre Lakatos and A. Musgrave: ''Criticism and the growth of knowledge.'' Cambridge University Press, London (1974), pp. 231–278.</ref> | |||
{| border="0" cellpadding="0" | |||
|- | |||
| align="center" | | |||
| align="center" | | |||
| align="center" | | |||
| align="center" | | |||
| bgcolor="#FF8800" align="center" style="padding: 0.3em" | [[Sistem|Sistematis]]berdasarkan definisi ilmiah | |||
|- | |||
| align="center" | | |||
| align="center" | | |||
| colspan="3" bgcolor="#FFCC00" align="center" style="padding: 0.3em" | Diolah dengan [[metode ilmiah]] | |||
|- | |||
| | |||
| colspan="4" bgcolor="#FFFF00" align="center" style="padding: 0.3em" | Upaya untuk menjadi ilmiah atau menyerupai sains | |||
|- | |||
| align="center" style="width: 8em; border: 1px solid black; margin: 1em; padding: 1em" | '''[[Takhayul]]''' | |||
| align="center" style="width: 8em; border: 2px solid black; margin: 1em; padding: 1em" | '''[[Ilmu semu]]''' | |||
| align="center" style="width: 8em; border: 3px solid black; margin: 1em; padding: 1em" | '''[[Protosains]]''' | |||
| align="center" style="width: 8em; border: 3px solid black; margin: 1em; padding: 1em" | '''[[Ilmu pinggir]]''' | |||
| align="center" style="width: 12em; border: 4px solid black; margin: 1em; padding: 1em" | '''[[Ilmu]] (arus utama)''' | |||
|} | |||
Dengan praktik standarnya dalam menerapkan metode ilmiah yang baik, sains arus utama dibedakan dari pseudosains sebagai [[masalah demarkasi]] dan jenis penyelidikan tertentu dibantah sebagai [[ilmu sampah]], [[ilmu kultus kargo]], [[kesalahan ilmiah]], dll. | Dengan praktik standarnya dalam menerapkan metode ilmiah yang baik, sains arus utama dibedakan dari pseudosains sebagai [[masalah demarkasi]] dan jenis penyelidikan tertentu dibantah sebagai [[ilmu sampah]], [[ilmu kultus kargo]], [[kesalahan ilmiah]], dll. | ||
==Sosiologi== | ==Sosiologi== | ||
Tekanan arus utama, melalui tindakan seperti [[Tekanan sosial|tekanan sejawat]], dapat memaksa individu untuk [[Konformitas|menyesuaikan diri]] dengan [[adat]] [[Folkways|istiadat kelompok]] (misalnya, kepatuhan terhadap mandat [[Kelompok belajar|kelompok sejawat]]). Beberapa, seperti [[Hipster|budaya Hipster modern]], telah menyatakan bahwa mereka melihat arus utama sebagai antitesis [[Individualisme|individualitas]]. | Tekanan arus utama, melalui tindakan seperti [[Tekanan sosial|tekanan sejawat]], dapat memaksa individu untuk [[Konformitas|menyesuaikan diri]] dengan [[adat]] [[Folkways|istiadat kelompok]] (misalnya, kepatuhan terhadap mandat [[Kelompok belajar|kelompok sejawat]]). Beberapa, seperti [[Hipster|budaya Hipster modern]], telah menyatakan bahwa mereka melihat arus utama sebagai antitesis [[Individualisme|individualitas]]. | ||
Menurut [[sosiolog]] [[G. William Domhoff]], kritik [[sosiologi]] arus utama dan [[ilmu politik]] yang menunjukkan kesetiaan mereka kepada segelintir elit, seperti karya sosiolog [[C. Wright Mills]] (terutama bukunya ''The Power Elite'') dan Floyd Hunter, menyusahkan sosiolog arus utama, dan sosiologi arus utama "sering mencoba untuk mengabaikan penelitian struktur kekuasaan sebagai ''muckraking'' atau [[jurnalisme]] investigasi belaka" dan meremehkan gagasan dominasi oleh elit kekuasaan karena keraguan tentang kemampuan banyak sektor bisnis untuk mengkoordinasikan program terpadu, sementara umumnya mengabaikan kebijakanperencanaan jaringan yang dapat melakukan fungsi ini. | Menurut [[sosiolog]] [[G. William Domhoff]], kritik [[sosiologi]] arus utama dan [[ilmu politik]] yang menunjukkan kesetiaan mereka kepada segelintir elit, seperti karya sosiolog [[C. Wright Mills]] (terutama bukunya ''The Power Elite'') dan Floyd Hunter, menyusahkan sosiolog arus utama, dan sosiologi arus utama "sering mencoba untuk mengabaikan penelitian struktur kekuasaan sebagai ''muckraking'' atau [[jurnalisme]] investigasi belaka" dan meremehkan gagasan dominasi oleh elit kekuasaan karena keraguan tentang kemampuan banyak sektor bisnis untuk mengkoordinasikan program terpadu, sementara umumnya mengabaikan kebijakanperencanaan jaringan yang dapat melakukan fungsi ini.<ref>G. William Domhoff. [http://www2.ucsc.edu/whorulesamerica/theory/mills_address.html C. Wright Mills, Floyd Hunter, and 50 Years of Power Structure Research]. ''Who Rules America?''.</ref> | ||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
| Baris 33: | Baris 48: | ||
*[[Zeitgeist]] | *[[Zeitgeist]] | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arus+utama&oldid=26487697 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26487697 (2024-11-02T19:25:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arus+utama&oldid=26487697 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26487697 (2024-11-02T19:25:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 07.02
Arus utama adalah pemikiran umum saat ini yang tersebar luas.[1][2] Pemikiran tersebut mencakup semua budaya populer dan budaya media, biasanya disebarluaskan oleh media massa. Kata ini kadang-kadang digunakan dalam arti merendahkan oleh subkultur yang memandang budaya arus utama seolah-olah tidak hanya eksklusif tetapi secara artistik dan estetis lebih rendah.[3] Ini harus dibedakan dari subkultur dan budaya tandingan, dan pada ekstrem yang berlawanan adalah pengikut kultus dan teori pinggiran. "Faith in school: as mainstream churches continue to wrestle with homosexuality, some religious colleges are taking an increasingly welcoming attitude toward gay students", The Advocate September 2, 2003</ref>[4]
Etimologi
Istilah arus utama mengacu pada arus utama sungai atau aliran. Penggunaan kiasannya oleh Thomas Carlyle untuk menunjukkan selera atau mode yang berlaku telah dibuktikan setidaknya sejak tahun 1831,[5] meskipun satu kutipan dari pengertian ini ditemukan sebelum Carlyle, pada awal tahun 1599.[6]
Pendidikan
"Mainstreaming" adalah praktik membawa siswa difabel ke dalam "arus utama" kehidupan siswa. Siswa arus utama menghadiri beberapa kelas dengan siswa biasa dan kelas lain dengan siswa yang memiliki disabilitas serupa. Pengarusutamaan mewakili titik tengah antara inklusi penuh (semua siswa menghabiskan sepanjang hari di kelas reguler) dan ruang kelas mandiri atau sekolah khusus yang berdedikasi (siswa penyandang disabilitas diisolasi dari siswa penyandang disabilitas lainnya).
Media
Label “media arus utama” dan “media massa” umumnya diterapkan pada publikasi cetak (seperti surat kabar dan majalah), format radio, dan stasiun televisi yang memiliki khalayak tertinggi atau memiliki daya tarik terluas. Hal ini berbeda dengan berbagai media independen, seperti surat kabar media alternatif, majalah khusus di berbagai organisasi dan perusahaan, dan berbagai sumber elektronik seperti siniar (podcast) dan blog (walaupun blog tertentu lebih utama daripada yang lain mengingat hubungannya dengan sumber arus utama).[7]
Jnanada Prakashan. 2009. ISBN 978-81-7139-280-3.</ref>[8][9]
Dalam filsafat ilmu, ilmu arus utama adalah bidang usaha ilmiah yang telah meninggalkan proses menjadi mapan. Bidang-bidang usaha ilmiah baru yang masih dalam proses pembentukan umumnya diberi label protosains atau ilmu pinggir (bahasa Jerman: Grenzwissenschaft). Pengertian arus utama ditinjau dari protosains dan ilmu pinggir[10] dapat dipahami dari tabel berikut.[11]
| Sistematisberdasarkan definisi ilmiah | ||||
| Diolah dengan metode ilmiah | ||||
| Upaya untuk menjadi ilmiah atau menyerupai sains | ||||
| Takhayul | Ilmu semu | Protosains | Ilmu pinggir | Ilmu (arus utama) |
Dengan praktik standarnya dalam menerapkan metode ilmiah yang baik, sains arus utama dibedakan dari pseudosains sebagai masalah demarkasi dan jenis penyelidikan tertentu dibantah sebagai ilmu sampah, ilmu kultus kargo, kesalahan ilmiah, dll.
Sosiologi
Tekanan arus utama, melalui tindakan seperti tekanan sejawat, dapat memaksa individu untuk menyesuaikan diri dengan adat istiadat kelompok (misalnya, kepatuhan terhadap mandat kelompok sejawat). Beberapa, seperti budaya Hipster modern, telah menyatakan bahwa mereka melihat arus utama sebagai antitesis individualitas.
Menurut sosiolog G. William Domhoff, kritik sosiologi arus utama dan ilmu politik yang menunjukkan kesetiaan mereka kepada segelintir elit, seperti karya sosiolog C. Wright Mills (terutama bukunya The Power Elite) dan Floyd Hunter, menyusahkan sosiolog arus utama, dan sosiologi arus utama "sering mencoba untuk mengabaikan penelitian struktur kekuasaan sebagai muckraking atau jurnalisme investigasi belaka" dan meremehkan gagasan dominasi oleh elit kekuasaan karena keraguan tentang kemampuan banyak sektor bisnis untuk mengkoordinasikan program terpadu, sementara umumnya mengabaikan kebijakanperencanaan jaringan yang dapat melakukan fungsi ini.[12]
Lihat pula
Referensi
- ↑ American Heritage Dictionary of the English Language, Fifth Edition (2011) (defining "mainstream" as "The prevailing current of thought, influence, or activity).
- ↑ American Heritage Dictionary of the English Language, Fifth Edition (2011) (defining "prevailing" as "Generally current; widespread...").
- ↑ Pysnakova, Michaela. "Understanding the Meaning of Consumption of Everyday Lives of 'Mainstream' Youth in the Czech Republic" in New Perspectives on Consumer Culture Theory and Research, p. 64 (Pavel Zahrádka and Renáta Sedláková eds. Cambridge Scholars Publishing, 2013).
- ↑ Baer, Hans A. "Black Mainstream Churches; Emancipatory or Accommodative Responses to Racism and Social Stratification in American Society?" Review of Religious Research Vol. 30, No. 2 (Dec., 1988), pp. 162-176
- ↑ "Mainstream (n)" Online Etymology Dictionary
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ K Wallsten. Agenda Setting and the Blogosphere: An Analysis of the Relationship between Mainstream Media and Political Blogs. Review of Policy Research. 2007. Vol. 24 (6). hlm. 567–587. doi:10.1111/j.1541-1338.2007.00300.x.
- ↑ Stefan Gelfgren. Conservative Religion and Mainstream Culture: Opposition, Negotiation, and Adaptation. Springer Nature. 2021. Robert Appleton Company. 1911.
- ↑ Encyclopædia Britannica. Encyclopædia Britannica Online. 2007.
- ↑ Reflections on the reception of unconventional claims in science, newsletter Center for Frontier Sciences, Temple University (1990).
- ↑ Thomas Kuhn: Reflections on my critics. In: Imre Lakatos and A. Musgrave: Criticism and the growth of knowledge. Cambridge University Press, London (1974), pp. 231–278.
- ↑ G. William Domhoff. C. Wright Mills, Floyd Hunter, and 50 Years of Power Structure Research. Who Rules America?.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26487697 (2024-11-02T19:25:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.