Amilin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27780191; atribusi sumber disertakan. |
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula |
||
| (1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan) | |||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Ideogram_human_chromosome_12.svg|thumb|right|280px|Ideogram human chromosome 12]] | |||
Amilin | '''Amilin''' () adalah [[hormon]] [[peptida]] hasil [[reaksi kimia|irisan]] [[protease|proteolitik]] senyawa prehormon yang disebut pre-prokalsitonin dengan panjang 141 [[asam amino|AA]] yang merupakan [[ekspresi gen]]etik [[kromosom]] 11 [[gen]] CALC1, CALC2, CALC3 dan CALC4 pada [[sel C]]. Dalam hal ini, amilin secara khusus terpetakan pada berkas CALC4.<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2781237 Calcitonin and calcitonin receptors]. ''Regional Center for Hereditary Endocrine Tumors Department of Internal Medicine, University of Florence; Laura Masi dan Maria Luisa Brandi''.</ref> Ilmuwan yang lain berpendapat bahwa amilin merupakan zat yang disekresi oleh [[sel beta]] bersamaan dengan [[sekresi]] [[insulin]], dan merupakan ekspresi gen dengan [[lokus]] 12p12.1,<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/gene/3375 IAPP islet amyloid polypeptide [ Homo sapiens ]]. ''Entrez Gene''.</ref> atau hasil protelitik [[protein]] [[pro-amilin]] yang disekresi sel beta. | ||
Amilin pertama kali ditemukan pada [[sel beta]] [[kelenjar]] [[pankreas]],<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2781237 Calcitonin and calcitonin receptors]. ''Regional Center for Hereditary Endocrine Tumors Department of Internal Medicine, University of Florence; Laura Masi dan Maria Luisa Brandi''.</ref> dan sering dijumpai pada sel beta penderita [[insulinoma]],<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/gene/3375 IAPP islet amyloid polypeptide [ Homo sapiens ]]. ''Entrez Gene''.</ref> dan [[diabetes mellitus#diabetes mellitus tipe 1|diabetes mellitus tipe 1]]. | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Amilin&oldid=27780191 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27780191 (2025-09-05T03:00:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 9 September 2026 07.02

Amilin () adalah hormon peptida hasil irisan proteolitik senyawa prehormon yang disebut pre-prokalsitonin dengan panjang 141 AA yang merupakan ekspresi genetik kromosom 11 gen CALC1, CALC2, CALC3 dan CALC4 pada sel C. Dalam hal ini, amilin secara khusus terpetakan pada berkas CALC4.[1] Ilmuwan yang lain berpendapat bahwa amilin merupakan zat yang disekresi oleh sel beta bersamaan dengan sekresi insulin, dan merupakan ekspresi gen dengan lokus 12p12.1,[2] atau hasil protelitik protein pro-amilin yang disekresi sel beta.
Amilin pertama kali ditemukan pada sel beta kelenjar pankreas,[3] dan sering dijumpai pada sel beta penderita insulinoma,[4] dan diabetes mellitus tipe 1.
Referensi
- ↑ Calcitonin and calcitonin receptors. Regional Center for Hereditary Endocrine Tumors Department of Internal Medicine, University of Florence; Laura Masi dan Maria Luisa Brandi.
- ↑ IAPP islet amyloid polypeptide [ Homo sapiens ]. Entrez Gene.
- ↑ Calcitonin and calcitonin receptors. Regional Center for Hereditary Endocrine Tumors Department of Internal Medicine, University of Florence; Laura Masi dan Maria Luisa Brandi.
- ↑ IAPP islet amyloid polypeptide [ Homo sapiens ]. Entrez Gene.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27780191 (2025-09-05T03:00:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.