Lompat ke isi

Kertas: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29141877; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
[[File:Paper_sheet.jpg|thumb|right|280px|Paper sheet]]
'''Kertas''' atau '''jeluang''' adalah bahan tipis yang dihasilkan dari kompresi [[serat]] yang berasal dari [[pulp]]. Serat yang digunakan biasanya berbahan alami dan mengandung [[selulosa]] dan [[hemiselulosa]]. Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak, melukis, dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukan dengan kertas; misalnya kertas pembersih (''tissue'') yang digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun keperluan toilet.
'''Kertas''' atau '''jeluang''' adalah bahan tipis yang dihasilkan dari kompresi [[serat]] yang berasal dari [[pulp]]. Serat yang digunakan biasanya berbahan alami dan mengandung [[selulosa]] dan [[hemiselulosa]]. Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak, melukis, dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukan dengan kertas; misalnya kertas pembersih (''tissue'') yang digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun keperluan toilet.


Baris 22: Baris 24:


=== Indonesia ===
=== Indonesia ===
Di Indonesia, kertas pertama kali telah di buat di Wengker atau [[Kabupaten Ponorogo|Ponorogo]] sejak abad ke-7 yang terbuat dari kulit kayu pohon setempat. Kertas yang telah dibuat di Ponorogo tersebut dipergunakan sebagai media menulis para biksu yang belajar agama [[Buddha]] di kerajaan [[Sriwijaya]] hingga [[Mataram Kuno]] karena cocok pada daerah tropis. Namun meskipun sudah dapat membuat kertas, Ponorogo tidak menuliskan peristiwa pada kertas, melainkan pada sebuah lempengan tembaga pada temuan abad ke-9 di Desa Taji tentang peristiwa keagamaan Buddha.
Di Indonesia, kertas pertama kali telah di buat di Wengker atau [[Kabupaten Ponorogo|Ponorogo]] sejak abad ke-7 yang terbuat dari kulit kayu pohon setempat<ref>https://sidu.id/in/-/apa-itu-kertas-multifungsi-yuk-cari-tahu-seluk-beluknya-</ref>.<ref>[https://www.bernas.id/8705-perkembangan-wayang-beber-dalam-budaya-indonesia.html Perkembangan Wayang Beber dalam Budaya Indonesia]. Inv. E 12 823 S]. ''dapobud.kemdikbud.go.id''. Direktorat Jenderal Kebudayaan Republik Indonesia.</ref><ref>[https://facebook.com/SemuaTentangPonorogo/photos/a.458054577584895.107874.458014677588885/1045113032212377/?type=3 Rubrik Sejarah. Taji Inscription, Prasasti Tulis Tertua Di Ponorogo - SEMUA Tentang Ponorogo]. ''facebook.com''.</ref>


Selain itu, kertas buatan Ponorogo digunakan sebagai media melukis [[wayang beber]], yang menjadi cikal bakal dari [[wayang kulit]] dan bahan utama [[Damar Kurung]] pada masa Majapahit. Ketika [[Islam]] di Indonesia, kertas buatan Ponorogo dipergunakan untuk material [[Balon Lebaran Ponorogo]] dalam perayaan idulfitri yang umat Islam Ponorogo sebelumnya juga perayaan umat [[Budha|Buddha]] di Ponorogo sejak abad ke 7, selain itu kertas Ponorogo juga digunakan sebagai menulis kitab suci [[Al-Qur'an]] pada [[Pesantren Tegalsari]] yang diasuh oleh Kyai Ageng Hasan Besari.
Selain itu, kertas buatan Ponorogo digunakan sebagai media melukis [[wayang beber]], yang menjadi cikal bakal dari [[wayang kulit]] dan bahan utama [[Damar Kurung]] pada masa Majapahit.  


== Pembuatan ==
== Pembuatan ==
Pada tahun [[1799]], seorang berkebangsaan Prancis bernama Nicholas Louis Robert menemukan proses untuk membuat lembaran-lembaran kertas dalam satu ''wire screen'' yang bergerak, dengan melalui perbaikan-perbaikan alat ini kini dikenal sebagai mesin Fourdrinier. Penemuan mesin silinder oleh John Dickinson pada tahun 1809 telah menyebabkan meningkatnya penggunaan mesin Fourdrinier dalam pembuatan kertas-kertas tipis. Tahun [[1826]], ''[[steam cylinder]]'' untuk pertama kalinya digunakan dalam pengeringan dan pada tahun [[1927]] Amerika Serikat mulai menggunakan mesin Fourdrinier.
Pada tahun [[1799]], seorang berkebangsaan Prancis bernama Nicholas Louis Robert menemukan proses untuk membuat lembaran-lembaran kertas dalam satu ''wire screen'' yang bergerak, dengan melalui perbaikan-perbaikan alat ini kini dikenal sebagai mesin Fourdrinier. Penemuan mesin silinder oleh John Dickinson pada tahun 1809 telah menyebabkan meningkatnya penggunaan mesin Fourdrinier dalam pembuatan kertas-kertas tipis. Tahun [[1826]], ''[[steam cylinder]]'' untuk pertama kalinya digunakan dalam pengeringan dan pada tahun [[1927]] Amerika Serikat mulai menggunakan mesin Fourdrinier.


Baris 71: Baris 72:
* [[Proses kraft]]
* [[Proses kraft]]
* [[Kertas bebas-kayu]]
* [[Kertas bebas-kayu]]
== Referensi ==
=== Catatan kaki ===
=== Daftar pustaka ===
*
*
* "Document Doubles" in [http://www.collectionscanada.ca/forgery/ Detecting the Truth: Fakes, Forgeries and Trickery] , a virtual museum exhibition at Library and Archives Canada


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.tappi.org TAPPI] Technical Association of the Pulp and Paper Industry
* [http://www.tappi.org TAPPI] Technical Association of the Pulp and Paper Industry
* [http://www.straightdope.com/mailbag/mpapermaking.html ''How is paper made?'']  at The [[Straight Dope]], 22 November 2005
* [http://www.straightdope.com/mailbag/mpapermaking.html ''How is paper made?'']  at The [[Straight Dope]], 22 November 2005
* [http://www.gpo.gov/acquisition/paperspecs.htm United States Government Printing Office: Government Paper Specification Standards]
* [http://www.gpo.gov/acquisition/paperspecs.htm United States Government Printing Office: Government Paper Specification Standards]  
* [http://www.ecopaper.com/bananapaper/howitsmade How Organic Paper is Made]
* [http://www.ecopaper.com/bananapaper/howitsmade How Organic Paper is Made]  
* [http://www.youtube.com/watch?v=E4C3X26dxbM Modern Paper Making Production System]
* [http://www.youtube.com/watch?v=E4C3X26dxbM Modern Paper Making Production System]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kertas&oldid=29141877 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29141877 (2026-04-19T04:25:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kertas&oldid=29141877 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29141877 (2026-04-19T04:25:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 9 September 2026 09.10

Paper sheet

Kertas atau jeluang adalah bahan tipis yang dihasilkan dari kompresi serat yang berasal dari pulp. Serat yang digunakan biasanya berbahan alami dan mengandung selulosa dan hemiselulosa. Kertas dikenal sebagai media utama untuk menulis, mencetak, melukis, dan banyak kegunaan lain yang dapat dilakukan dengan kertas; misalnya kertas pembersih (tissue) yang digunakan untuk hidangan, kebersihan ataupun keperluan toilet.

Adanya kertas merupakan revolusi baru dalam dunia tulis-menulis yang menyumbangkan perubahan besar dalam peradaban dunia. Sebelum kertas ditemukan, bangsa-bangsa dahulu menggunakan loh dari lempung yang dibakar. Hal ini dapat dijumpai dari peradaban bangsa Sumeria, Prasasti dari batu, kayu, bambu, kulit, atau tulang binatang, sutra, bahkan daun lontar yang dirangkai seperti dijumpai pada naskah-naskah Nusantara beberapa abad lampau.

Sejarah

Mesir

Peradaban Mesir Kuno menggunakan papirus sebagai media tulis menulis. Penggunaan papirus sebagai media tulis menulis ini digunakan pada peradaban Mesir Kuno pada masa bangsa firaun kemudian menyebar ke seluruh Timur Tengah sampai Romawi di Laut Tengah dan menyebar ke seantero Eropa, meskipun penggunaan papirus masih dirasakan sangat mahal. Dari kata papirus (papyrus) itulah dikenal sebagai paper dalam bahasa Inggris, papier dalam bahasa Belanda, bahasa Jerman, bahasa Prancis misalnya, atau papel dalam bahasa Spanyol yang berarti kertas.

Tercatat dalam sejarah adalah peradaban Tiongkok yang menyumbangkan kertas bagi Dunia. Adalah Tsai Lun yang menemukan kertas dari bahan bambu yang mudah didapat di seantero Tiongkok pada tahun 101 Masehi. Penemuan ini akhirnya menyebar ke Jepang dan Korea seiring menyebarnya bangsa-bangsa Tionghoa ke timur dan berkembangnya peradaban di kawasan itu meskipun pada awalnya cara pembuatan kertas merupakan hal yang sangat rahasia.

Pada akhirnya, teknik pembuatan kertas tersebut jatuh ke tangan orang-orang Arab pada masa Abbasiyah terutama setelah kalahnya pasukan Dinasti Tang dalam Pertempuran Talas pada tahun 751 Masehi di mana para tawanan-tawanan perang mengajarkan cara pembuatan kertas kepada orang-orang Arab sehingga pada zaman Abbasiyah, muncullah pusat-pusat industri kertas baik di Bagdad maupun Samarkand dan kota-kota industri lainnya, kemudian menyebar ke Italia dan India, lalu Eropa khususnya setelah Perang Salib dan jatuhnya Grenada dari bangsa Moor ke tangan orang-orang Spanyol serta ke seluruh dunia.

Tiongkok

Terinspirasi dari proses penggulungan sutra, orang Cina kuno berhasil menemukan bahan seperti kertas yang disebut bo yang terbuat dari sutra. Namun, produksi bo sangatlah mahal karena kelangkaan bahan.

Pada awal abad kedua, pejabat pengadilan bernama Cai Lun berhasil menemukan kertas jenis baru yang terbuat dari kulit kayu, kain, batang gandum dan yang lainnya. Kertas jenis ini relatif murah, ringan, tipis, tahan lama, dan lebih cocok untuk digunakan dengan kuas.

Pada awal abad ketiga, proses pembuatan kertas pertama ini menyebar ke wilayah Korea dan kemudian mencapai Jepang. Kertas jenis ini merambah negeri Arab pada masa Dinasti Tang dan mulai menyentuh Eropa pada abad ke-12.

Pada abad ke 16, kertas mencapai wilayah Amerika dan secara bertahap menyebar ke seluruh dunia.

Indonesia

Di Indonesia, kertas pertama kali telah di buat di Wengker atau Ponorogo sejak abad ke-7 yang terbuat dari kulit kayu pohon setempat[1].[2][3]

Selain itu, kertas buatan Ponorogo digunakan sebagai media melukis wayang beber, yang menjadi cikal bakal dari wayang kulit dan bahan utama Damar Kurung pada masa Majapahit.

Pembuatan

Pada tahun 1799, seorang berkebangsaan Prancis bernama Nicholas Louis Robert menemukan proses untuk membuat lembaran-lembaran kertas dalam satu wire screen yang bergerak, dengan melalui perbaikan-perbaikan alat ini kini dikenal sebagai mesin Fourdrinier. Penemuan mesin silinder oleh John Dickinson pada tahun 1809 telah menyebabkan meningkatnya penggunaan mesin Fourdrinier dalam pembuatan kertas-kertas tipis. Tahun 1826, steam cylinder untuk pertama kalinya digunakan dalam pengeringan dan pada tahun 1927 Amerika Serikat mulai menggunakan mesin Fourdrinier.

Peningkatan produksi oleh mesin Fourdrinier dan mesin silinder telah menyebabkan meningkatnya kebutuhan bahan baku kain bekas yang makin lama makin berkurang. Tahun 1814, Friedrich Gottlob Keller menemukan proses mekanik pembuatan pulp dari kayu, tetapi kualitas kertas yang dihasilkan masih rendah. Sekitar tahun 1853-1854, Charles Watt dan Hugh Burgess mengembangkan pembuatan kertas dengan menggunakan proses soda. Tahun 1857, seorang kimiawan dari Amerika bernama Benjamin Chew Tilghman mendapatkan British Patent untuk proses sulfit. Pulp yang dihasilkan dari proses sulfit ini bagus dan siap diputihkan. Proses kraft dihasilkan dari eksperimen dasar oleh Carl Dahl pada tahun 1884 di Danzig. Proses ini biasa disebut proses sulfat, karena Na2SO4 digunakan sebagai make-up kimia untuk sisa larutan pemasak.

Jenis

Beberapa jenis kertas adalah sebagai berikut:

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29141877 (2026-04-19T04:25:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.