Lompat ke isi

Kutu (komputer): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29550523; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kutu''' atau '''kekutu''' () adalah suatu cacat desain pada [[perangkat keras]] atau [[perangkat lunak]] yang mengakibatkan terjadinya [[galat]] pada peralatan atau [[program komputer|program]] sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kekutu umumnya ditemukan pada perangkat lunak, bukan perangkat keras. Karena sifatnya yang subjektif, apa yang dianggap kekutu oleh satu pihak bisa jadi dianggap fitur oleh pihak lain, sehingga muncul ungkapan yang terkenal di kalangan pengembang perangkat lunak: "''It's not a bug, it's a feature''" (bukan kutu, melainkan fitur).
[[File:Bug_blank.svg|thumb|right|280px|Bug blank]]
 
'''Kutu''' atau '''kekutu'''<ref name="KBBIDkekutu">[https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/ Arti kata kekutu]. ''KBBI Daring''. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.</ref> () adalah suatu cacat desain pada [[perangkat keras]] atau [[perangkat lunak]] yang mengakibatkan terjadinya [[galat]] pada peralatan atau [[program komputer|program]] sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kekutu umumnya ditemukan pada perangkat lunak, bukan perangkat keras. Karena sifatnya yang subjektif, apa yang dianggap kekutu oleh satu pihak bisa jadi dianggap fitur oleh pihak lain, sehingga muncul ungkapan yang terkenal di kalangan pengembang perangkat lunak: "''It's not a bug, it's a feature''" (bukan kutu, melainkan fitur).<ref>[https://en.wikipedia.org/wiki/Bug_(engineering) Bug (engineering)]. ''Wikipedia''.</ref>


== Etimologi ==
== Etimologi ==
Kata "''bug''" berasal dari [[bahasa Inggris Pertengahan]] yaitu "''bugge''" yang berarti monster atau makhluk menakutkan. Kata ini menjadi akar dari istilah seperti ''bugbear'', ''bugaboo'', dan ''boogeyman'' dalam bahasa Inggris. Pada abad ke-16, kata "''bug''" mulai digunakan untuk menyebut serangga, khususnya yang dianggap sebagai hama.
Kata "''bug''" berasal dari [[bahasa Inggris Pertengahan]] yaitu "''bugge''" yang berarti monster atau makhluk menakutkan.<ref>[http://www.computerworld.com/article/2515435/app-development/moth-in-the-machine--debugging-the-origins-of--bug-.html Moth in the machine: Debugging the origins of 'bug']. ''Computerworld''. 3 September 2011.</ref> Kata ini menjadi akar dari istilah seperti ''bugbear'', ''bugaboo'', dan ''boogeyman'' dalam bahasa Inggris.<ref>[https://www.thinkbrg.com/insights/publications/nervous-system-the-day-grace-hopper-literally-debugged-a-program/ Nervous System: The Day Grace Hopper Literally Debugged a Program]. BRG.</ref> Pada abad ke-16, kata "''bug''" mulai digunakan untuk menyebut serangga, khususnya yang dianggap sebagai hama.<ref>[https://summergeometry.org/sgi2024/the-origins-of-bug-and-debugging-in-computing-and-engineering/ The Origins of 'Bug' and 'Debugging' in Computing and Engineering]. Summer Geometry Institute 2024.</ref>


Penggunaan istilah "''bug''" dalam konteks teknik sudah berlangsung sejak setidaknya tahun 1870-an, jauh sebelum komputer elektronik ditemukan. Penemu [[Thomas Edison]] adalah salah satu orang pertama yang mendokumentasikan penggunaan istilah ini secara teknis. Dalam suratnya kepada William Orton, presiden Western Union, tertanggal 3 Maret 1878, Edison menulis bahwa ia menemukan "''bug''" pada peralatan teleponnya. Edison juga menciptakan komponen yang ia sebut "''bug trap''" untuk mengatasi gangguan sinyal pada telegraf kuadruplex yang ia kerjakan. Pada tahun 1892, insinyur Thomas Sloane meresmikan istilah ini dalam kamus teknik standar pertama, mendefinisikan "''bug''" sebagai segala jenis kerusakan atau masalah pada sambungan atau kerja [[peralatan listrik]].
Penggunaan istilah "''bug''" dalam konteks teknik sudah berlangsung sejak setidaknya tahun 1870-an, jauh sebelum komputer elektronik ditemukan.<ref name="bug-engineering">[https://en.wikipedia.org/wiki/Bug_(engineering) Bug (engineering)]. ''Wikipedia''.</ref> Penemu [[Thomas Edison]] adalah salah satu orang pertama yang mendokumentasikan penggunaan istilah ini secara teknis. Dalam suratnya kepada William Orton, presiden Western Union, tertanggal 3 Maret 1878, Edison menulis bahwa ia menemukan "''bug''" pada peralatan teleponnya.<ref>[https://www.todayifoundout.com/index.php/2021/07/why-do-we-call-a-software-glitch-a-bug/ Why Do We Call a Software Glitch a 'Bug'?]. ''Today I Found Out''. 21 Juli 2021.</ref> Edison juga menciptakan komponen yang ia sebut "''bug trap''" untuk mengatasi gangguan sinyal pada telegraf kuadruplex yang ia kerjakan.<ref>[https://spectrum.ieee.org/did-you-know-edison-coined-the-term-bug Did You Know? Edison Coined the Term "Bug"]. IEEE Spectrum.</ref> Pada tahun 1892, insinyur Thomas Sloane meresmikan istilah ini dalam kamus teknik standar pertama, mendefinisikan "''bug''" sebagai segala jenis kerusakan atau masalah pada sambungan atau kerja [[peralatan listrik]].<ref name="bug-engineering" />


Pada [[Perang Dunia II]], istilah ''bug'' (atau ''glitch'') digunakan ketika senjata yang digunakan untuk perang mengalami masalah dalam pengoperasiannya.
Pada [[Perang Dunia II]], istilah ''bug'' (atau ''glitch'') digunakan ketika senjata yang digunakan untuk perang mengalami masalah dalam pengoperasiannya.<ref name="life1942062925">[http://books.google.com/books?id=KlAEAAAAMBAJ&lpg=PA1&dq=life%20magazine%20june%2029%201942&pg=PA25#v=onepage&q&f=true Modern Aircraft Carriers are Result of 20 Years of Smart Experimentation]. ''Life''. 29 Juni 1942. hlm. 25.</ref>


Istilah ''bug'' kemudian dipopulerkan lebih luas di dunia komputasi oleh ilmuwan komputer [[Grace Hopper]]. Lebih lengkapnya, terdapat pada kutipan berikut:
Istilah ''bug'' kemudian dipopulerkan lebih luas di dunia komputasi oleh ilmuwan komputer [[Grace Hopper]].<ref>''FCAT NRT Test''. Harcourt. 18 Maret 2008.</ref> Lebih lengkapnya, terdapat pada kutipan berikut:


Lebih tepatnya, pada tanggal 9 September 1947, tim insinyur yang bekerja pada komputer [[Harvard Mark II]] di [[Universitas Harvard]], [[Cambridge, Massachusetts]], menemukan seekor ngengat yang terselip di antara kontak relai komputer tersebut dan menyebabkan gangguan operasional. Ngengat itu diambil dan ditempelkan pada buku log dengan catatan: "''First actual case of bug being found''" (kasus nyata pertama ditemukannya ''bug'').<ref>[https://www.computerhistory.org/tdih/september/9/ September 9: First Instance of Actual Computer Bug Being Found]. Computer History Museum.</ref> Buku log beserta ngengat tersebut kini tersimpan di [[Smithsonian Institution|National Museum of American History]] di [[Washington, D.C.]]<ref>[https://americanhistory.si.edu/collections/object/nmah_334663 Log Book With Computer Bug]. Smithsonian National Museum of American History.</ref>


Lebih tepatnya, pada tanggal 9 September 1947, tim insinyur yang bekerja pada komputer [[Harvard Mark II]] di [[Universitas Harvard]], [[Cambridge, Massachusetts]], menemukan seekor ngengat yang terselip di antara kontak relai komputer tersebut dan menyebabkan gangguan operasional. Ngengat itu diambil dan ditempelkan pada buku log dengan catatan: "''First actual case of bug being found''" (kasus nyata pertama ditemukannya ''bug''). Buku log beserta ngengat tersebut kini tersimpan di [[Smithsonian Institution|National Museum of American History]] di [[Washington, D.C.]]
Perlu dicatat bahwa buku log tersebut kemungkinan bukan milik Hopper sendiri, namun ia dan timnya turut berperan dalam mempopulerkan istilah ''bug'' dan ''debug'' dalam dunia komputasi.<ref name="smithsonian-bug">[https://americanhistory.si.edu/collections/object/nmah_334663 Log Book With Computer Bug]. Smithsonian National Museum of American History.</ref> Hopper kelak dikenal sebagai pelopor [[bahasa pemrograman]] dan menjadi perempuan pertama yang menyandang pangkat [[laksamana muda]] di [[Angkatan Laut Amerika Serikat]].<ref>[https://en.wikipedia.org/wiki/Grace_Hopper Grace Hopper]. ''Wikipedia''.</ref>
 
Perlu dicatat bahwa buku log tersebut kemungkinan bukan milik Hopper sendiri, namun ia dan timnya turut berperan dalam mempopulerkan istilah ''bug'' dan ''debug'' dalam dunia komputasi. Hopper kelak dikenal sebagai pelopor [[bahasa pemrograman]] dan menjadi perempuan pertama yang menyandang pangkat [[laksamana muda]] di [[Angkatan Laut Amerika Serikat]].


== Jenis-jenis kekutu ==
== Jenis-jenis kekutu ==
Kekutu dapat bersifat persisten, sporadis, berkala, atau sementara. Dalam komputasi, ''crash'', ''freeze'', dan ''glitch'' merupakan beberapa jenis kekutu. Berdasarkan asal penyebabnya, kekutu umumnya dapat dikategorikan sebagai:
Kekutu dapat bersifat persisten, sporadis, berkala, atau sementara. Dalam komputasi, ''crash'', ''freeze'', dan ''glitch'' merupakan beberapa jenis kekutu.<ref name="bug-engineering" /> Berdasarkan asal penyebabnya, kekutu umumnya dapat dikategorikan sebagai:


* '''Kekutu logika''' — kesalahan dalam alur atau kondisi logika program.
* '''Kekutu logika''' — kesalahan dalam alur atau kondisi logika program.
Baris 25: Baris 26:


== Kejadian kekutu yang terkenal ==
== Kejadian kekutu yang terkenal ==
* '''[[Y2K]]''' — kekutu yang berhubungan dengan kebiasaan banyak pemrogram yang menyimpan tahun dalam format 2 angka pada tahun 1960-an hingga 1980-an untuk menghemat ruang penyimpanan. Kebiasaan ini menimbulkan masalah saat mendekati tahun 2000, yaitu kesadaran bahwa tahun 2000 akan ditafsirkan sebagai tahun 1900. Kekutu ini mengancam berbagai sektor penting seperti perbankan, utilitas, transportasi, dan pemerintahan. Diperkirakan sekitar $300 miliar dihabiskan di seluruh dunia untuk memperbaiki sistem yang terdampak. Di Indonesia, dampaknya antara lain sistem tampilan Bank Indonesia sempat salah membaca tahun sebagai 1900.
* '''[[Y2K]]''' — kekutu yang berhubungan dengan kebiasaan banyak pemrogram yang menyimpan tahun dalam format 2 angka pada tahun 1960-an hingga 1980-an untuk menghemat ruang penyimpanan. Kebiasaan ini menimbulkan masalah saat mendekati tahun 2000, yaitu kesadaran bahwa tahun 2000 akan ditafsirkan sebagai tahun 1900. Kekutu ini mengancam berbagai sektor penting seperti perbankan, utilitas, transportasi, dan pemerintahan. Diperkirakan sekitar $300 miliar dihabiskan di seluruh dunia untuk memperbaiki sistem yang terdampak.<ref>[https://www.britannica.com/technology/Y2K-bug Y2K bug]. Encyclopædia Britannica.</ref> Di Indonesia, dampaknya antara lain sistem tampilan Bank Indonesia sempat salah membaca tahun sebagai 1900.<ref>[https://id.wikipedia.org/wiki/Masalah_Tahun_2000 Masalah Tahun 2000]. ''Wikipedia bahasa Indonesia''.</ref>


* [[Therac-25|'''Therac-25''' (1985–1987)]] — perangkat terapi radiasi yang mengalami kekutu serius pada perangkat lunaknya, berupa ''race condition'' yang menyebabkan alat memberikan dosis radiasi jauh di atas batas aman. Insiden ini mengakibatkan setidaknya enam pasien meninggal dunia dan menjadi studi kasus penting dalam keselamatan perangkat lunak medis.
* [[Therac-25|'''Therac-25''' (1985–1987)]] — perangkat terapi radiasi yang mengalami kekutu serius pada perangkat lunaknya, berupa ''race condition'' yang menyebabkan alat memberikan dosis radiasi jauh di atas batas aman. Insiden ini mengakibatkan setidaknya enam pasien meninggal dunia dan menjadi studi kasus penting dalam keselamatan perangkat lunak medis.<ref>[https://betterqa.co/top-five-most-infamous-bugs-in-the-world/ 5 most famous software bugs that cost billions]. BetterQA.</ref>


* '''Ariane 5, Penerbangan 501''' (1996) — roket senilai $500 juta milik [[Badan Antariksa Eropa]] meledak hanya 40 detik setelah peluncuran perdananya akibat kekutu perangkat lunak pada sistem panduan. Kekutu tersebut terjadi karena perangkat lunak mencoba mengonversi angka ''floating-point'' 64-bit ke variabel ''integer'' 16-bit yang tidak cukup menampungnya, sehingga menyebabkan ''overflow'' dan sistem panduan mati.
* '''Ariane 5, Penerbangan 501''' (1996) — roket senilai $500 juta milik [[Badan Antariksa Eropa]] meledak hanya 40 detik setelah peluncuran perdananya akibat kekutu perangkat lunak pada sistem panduan. Kekutu tersebut terjadi karena perangkat lunak mencoba mengonversi angka ''floating-point'' 64-bit ke variabel ''integer'' 16-bit yang tidak cukup menampungnya, sehingga menyebabkan ''overflow'' dan sistem panduan mati.<ref>[https://lirneasia.net/2024/11/software-failures-and-public-funds-monumental-coding-errors-explained/ Software failures and public funds]. LIRNEasia. November 2024.</ref>


* '''Mars Climate Orbiter''' (1999) — wahana antariksa NASA senilai $125 juta hancur terbakar di atmosfer Mars akibat kekutu konversi satuan. Perangkat lunak di wahana menggunakan satuan imperial (pon), sementara tim di darat menggunakan satuan metrik (newton), sehingga wahana memasuki atmosfer Mars pada lintasan yang salah.
* '''Mars Climate Orbiter''' (1999) — wahana antariksa NASA senilai $125 juta hancur terbakar di atmosfer Mars akibat kekutu konversi satuan. Perangkat lunak di wahana menggunakan satuan imperial (pon), sementara tim di darat menggunakan satuan metrik (newton), sehingga wahana memasuki atmosfer Mars pada lintasan yang salah.<ref>[https://blog.bugsnag.com/bug-day-mars-climate-orbiter The Worst Computer Bugs in History: Mars Climate Orbiter]. Bugsnag.</ref>


* '''Intel Pentium FDIV Bug''' (1994) — kekutu pada prosesor Intel [[Pentium]] yang menyebabkan ketidakakuratan pada operasi pembagian bilangan ''floating-point'' tertentu. Insiden ini mengguncang kepercayaan konsumen dan mengakibatkan penarikan produk yang sangat merugikan Intel.
* '''Intel Pentium FDIV Bug''' (1994) — kekutu pada prosesor Intel [[Pentium]] yang menyebabkan ketidakakuratan pada operasi pembagian bilangan ''floating-point'' tertentu. Insiden ini mengguncang kepercayaan konsumen dan mengakibatkan penarikan produk yang sangat merugikan Intel.<ref>[https://betterqa.co/top-five-most-infamous-bugs-in-the-world/ 5 most famous software bugs that cost billions]. BetterQA.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 44: Baris 45:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Artikel ini diadaptasi dalam mode teks dari
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kutu+%28komputer%29&oldid=29550523 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29550523 (2026-08-10T03:17:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kutu_%28komputer%29&oldid=29550523 Wikipedia bahasa Indonesia],
 
revisi 29550523 (2026-08-10T03:17:02Z).
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
Gambar, media, infobox, templat navigasi, dan kategori sumber
tidak diimpor ke Wiki Unissula.
Atribusi dan lisensi mengikuti ketentuan Creative Commons
Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA) pada sumber Wikipedia.

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 03.08

Berkas:Bug blank.svg
Bug blank

Kutu atau kekutu[1] () adalah suatu cacat desain pada perangkat keras atau perangkat lunak yang mengakibatkan terjadinya galat pada peralatan atau program sehingga tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kekutu umumnya ditemukan pada perangkat lunak, bukan perangkat keras. Karena sifatnya yang subjektif, apa yang dianggap kekutu oleh satu pihak bisa jadi dianggap fitur oleh pihak lain, sehingga muncul ungkapan yang terkenal di kalangan pengembang perangkat lunak: "It's not a bug, it's a feature" (bukan kutu, melainkan fitur).[2]

Etimologi

Kata "bug" berasal dari bahasa Inggris Pertengahan yaitu "bugge" yang berarti monster atau makhluk menakutkan.[3] Kata ini menjadi akar dari istilah seperti bugbear, bugaboo, dan boogeyman dalam bahasa Inggris.[4] Pada abad ke-16, kata "bug" mulai digunakan untuk menyebut serangga, khususnya yang dianggap sebagai hama.[5]

Penggunaan istilah "bug" dalam konteks teknik sudah berlangsung sejak setidaknya tahun 1870-an, jauh sebelum komputer elektronik ditemukan.[6] Penemu Thomas Edison adalah salah satu orang pertama yang mendokumentasikan penggunaan istilah ini secara teknis. Dalam suratnya kepada William Orton, presiden Western Union, tertanggal 3 Maret 1878, Edison menulis bahwa ia menemukan "bug" pada peralatan teleponnya.[7] Edison juga menciptakan komponen yang ia sebut "bug trap" untuk mengatasi gangguan sinyal pada telegraf kuadruplex yang ia kerjakan.[8] Pada tahun 1892, insinyur Thomas Sloane meresmikan istilah ini dalam kamus teknik standar pertama, mendefinisikan "bug" sebagai segala jenis kerusakan atau masalah pada sambungan atau kerja peralatan listrik.[6]

Pada Perang Dunia II, istilah bug (atau glitch) digunakan ketika senjata yang digunakan untuk perang mengalami masalah dalam pengoperasiannya.[9]

Istilah bug kemudian dipopulerkan lebih luas di dunia komputasi oleh ilmuwan komputer Grace Hopper.[10] Lebih lengkapnya, terdapat pada kutipan berikut:

Lebih tepatnya, pada tanggal 9 September 1947, tim insinyur yang bekerja pada komputer Harvard Mark II di Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts, menemukan seekor ngengat yang terselip di antara kontak relai komputer tersebut dan menyebabkan gangguan operasional. Ngengat itu diambil dan ditempelkan pada buku log dengan catatan: "First actual case of bug being found" (kasus nyata pertama ditemukannya bug).[11] Buku log beserta ngengat tersebut kini tersimpan di National Museum of American History di Washington, D.C.[12]

Perlu dicatat bahwa buku log tersebut kemungkinan bukan milik Hopper sendiri, namun ia dan timnya turut berperan dalam mempopulerkan istilah bug dan debug dalam dunia komputasi.[13] Hopper kelak dikenal sebagai pelopor bahasa pemrograman dan menjadi perempuan pertama yang menyandang pangkat laksamana muda di Angkatan Laut Amerika Serikat.[14]

Jenis-jenis kekutu

Kekutu dapat bersifat persisten, sporadis, berkala, atau sementara. Dalam komputasi, crash, freeze, dan glitch merupakan beberapa jenis kekutu.[6] Berdasarkan asal penyebabnya, kekutu umumnya dapat dikategorikan sebagai:

  • Kekutu logika — kesalahan dalam alur atau kondisi logika program.
  • Kekutu aritmatika — kesalahan dalam perhitungan, seperti integer overflow atau kesalahan konversi satuan.
  • Kekutu konkurensi (race condition) — kesalahan yang timbul akibat dua proses berjalan secara bersamaan dan saling bertabrakan.
  • Kekutu memori — seperti memory leak atau akses ke area memori yang tidak valid.
  • Kekutu antarmuka — ketidaksesuaian antara komponen sistem, misalnya perbedaan satuan ukuran.

Kejadian kekutu yang terkenal

  • Y2K — kekutu yang berhubungan dengan kebiasaan banyak pemrogram yang menyimpan tahun dalam format 2 angka pada tahun 1960-an hingga 1980-an untuk menghemat ruang penyimpanan. Kebiasaan ini menimbulkan masalah saat mendekati tahun 2000, yaitu kesadaran bahwa tahun 2000 akan ditafsirkan sebagai tahun 1900. Kekutu ini mengancam berbagai sektor penting seperti perbankan, utilitas, transportasi, dan pemerintahan. Diperkirakan sekitar $300 miliar dihabiskan di seluruh dunia untuk memperbaiki sistem yang terdampak.[15] Di Indonesia, dampaknya antara lain sistem tampilan Bank Indonesia sempat salah membaca tahun sebagai 1900.[16]
  • Therac-25 (1985–1987) — perangkat terapi radiasi yang mengalami kekutu serius pada perangkat lunaknya, berupa race condition yang menyebabkan alat memberikan dosis radiasi jauh di atas batas aman. Insiden ini mengakibatkan setidaknya enam pasien meninggal dunia dan menjadi studi kasus penting dalam keselamatan perangkat lunak medis.[17]
  • Ariane 5, Penerbangan 501 (1996) — roket senilai $500 juta milik Badan Antariksa Eropa meledak hanya 40 detik setelah peluncuran perdananya akibat kekutu perangkat lunak pada sistem panduan. Kekutu tersebut terjadi karena perangkat lunak mencoba mengonversi angka floating-point 64-bit ke variabel integer 16-bit yang tidak cukup menampungnya, sehingga menyebabkan overflow dan sistem panduan mati.[18]
  • Mars Climate Orbiter (1999) — wahana antariksa NASA senilai $125 juta hancur terbakar di atmosfer Mars akibat kekutu konversi satuan. Perangkat lunak di wahana menggunakan satuan imperial (pon), sementara tim di darat menggunakan satuan metrik (newton), sehingga wahana memasuki atmosfer Mars pada lintasan yang salah.[19]
  • Intel Pentium FDIV Bug (1994) — kekutu pada prosesor Intel Pentium yang menyebabkan ketidakakuratan pada operasi pembagian bilangan floating-point tertentu. Insiden ini mengguncang kepercayaan konsumen dan mengakibatkan penarikan produk yang sangat merugikan Intel.[20]

Lihat pula

Referensi

  1. Arti kata kekutu. KBBI Daring. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  2. Bug (engineering). Wikipedia.
  3. Moth in the machine: Debugging the origins of 'bug'. Computerworld. 3 September 2011.
  4. Nervous System: The Day Grace Hopper Literally Debugged a Program. BRG.
  5. The Origins of 'Bug' and 'Debugging' in Computing and Engineering. Summer Geometry Institute 2024.
  6. 6,0 6,1 6,2 Bug (engineering). Wikipedia.
  7. Why Do We Call a Software Glitch a 'Bug'?. Today I Found Out. 21 Juli 2021.
  8. Did You Know? Edison Coined the Term "Bug". IEEE Spectrum.
  9. Modern Aircraft Carriers are Result of 20 Years of Smart Experimentation. Life. 29 Juni 1942. hlm. 25.
  10. FCAT NRT Test. Harcourt. 18 Maret 2008.
  11. September 9: First Instance of Actual Computer Bug Being Found. Computer History Museum.
  12. Log Book With Computer Bug. Smithsonian National Museum of American History.
  13. Log Book With Computer Bug. Smithsonian National Museum of American History.
  14. Grace Hopper. Wikipedia.
  15. Y2K bug. Encyclopædia Britannica.
  16. Masalah Tahun 2000. Wikipedia bahasa Indonesia.
  17. 5 most famous software bugs that cost billions. BetterQA.
  18. Software failures and public funds. LIRNEasia. November 2024.
  19. The Worst Computer Bugs in History: Mars Climate Orbiter. Bugsnag.
  20. 5 most famous software bugs that cost billions. BetterQA.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29550523 (2026-08-10T03:17:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.