Lompat ke isi

Filosofi Unix: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28770899; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Filosofi Unix''' adalah sejumlah [[norma]] dan [[budaya]] serta pendekatan [[filosofis]] untuk pengembangan [[perangkat lunak]] yang minimalis dan modular. Filosofi ini dipelopori oleh [[Ken Thompson]] dan didasarkan pada pengalaman para pengembang terkemuka dari [[sistem operasi]] [[Unix]]. Sejak awal para pengembang [[Unix]] ini berperan dalam memperkenalkan konsep modularitas dan penggunaan kembali kode-kode [[pemrograman]] dalam praktik rekayasa perangkat lunak. Seiring dengan waktu, para pengembang terkemuka Unix menetapkan beberapa norma budaya untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut, dan norma-norma ini menjadi sama pentingnya dengan teknologi Unix itu sendiri. Filosofi Unix secara umum menekankan pada pembangunan kode yang sederhana, ringkas, jelas, modular, dan dapat diperluas secara mudah serta dapat digunakan kembali oleh pengembang lain, selain penciptanya. Filosofi Unix ini lebih memprioritaskan pada kemampuan komposisi program daripada desain monolitiknya.
[[File:Ken_Thompson_and_Dennis_Ritchie--1973.jpg|thumb|right|280px|Ken Thompson and Dennis Ritchie--1973]]
 
'''Filosofi Unix''' adalah sejumlah [[norma]] dan [[budaya]] serta pendekatan [[filosofis]] untuk pengembangan [[perangkat lunak]] yang minimalis dan modular. Filosofi ini dipelopori oleh [[Ken Thompson]] dan didasarkan pada pengalaman para pengembang terkemuka dari [[sistem operasi]] [[Unix]]. Sejak awal para pengembang [[Unix]] ini berperan dalam memperkenalkan konsep modularitas dan penggunaan kembali kode-kode [[pemrograman]] dalam praktik rekayasa perangkat lunak. Seiring dengan waktu, para pengembang terkemuka Unix menetapkan beberapa norma budaya untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut, dan norma-norma ini menjadi sama pentingnya dengan teknologi Unix itu sendiri. Filosofi Unix secara umum menekankan pada pembangunan kode yang sederhana, ringkas, jelas, modular, dan dapat diperluas secara mudah serta dapat digunakan kembali oleh pengembang lain, selain penciptanya. Filosofi Unix ini lebih memprioritaskan pada kemampuan komposisi program daripada desain monolitiknya.<ref>Dennis Ritchie. [https://people.eecs.berkeley.edu/~brewer/cs262/unix.pdf The UNIX time-sharing system]. ''Communications of the ACM''. 1974. Vol. 17 (7). hlm. 365–375. doi:10.1145/361011.361061.</ref>


Dalam makalah [[Sistem Operasi]] Unix pada tahun 1974, [[Dennis Ritchie]] dan [[Ken Thompson]] menuliskan sejumlah konsep desain sebagai berikut:
Dalam makalah [[Sistem Operasi]] Unix pada tahun 1974, [[Dennis Ritchie]] dan [[Ken Thompson]] menuliskan sejumlah konsep desain sebagai berikut:
Baris 5: Baris 7:
* Penggunaan interaktif sebagai pengganti pemrosesan ''batch''
* Penggunaan interaktif sebagai pengganti pemrosesan ''batch''
* Efisiensi dan keandalan desain karena keterbatasan ukuran memori, dan
* Efisiensi dan keandalan desain karena keterbatasan ukuran memori, dan
* Sistem yang mandiri: semua perangkat lunak Unix dikelola di bawah program Unix itu sendiri.
* Sistem yang mandiri: semua perangkat lunak Unix dikelola di bawah program Unix itu sendiri.<ref>M. D. McIlroy. [https://archive.org/details/bstj57-6-1899/page/n3/mode/2up Unix Time-Sharing System: Foreword]. ''The Bell System Technical Journal''. Bell Laboratories. 8 July 1978. hlm. 1902–1903.</ref><ref>Eric S. Raymond. [http://www.catb.org/~esr/writings/taoup/html/ The Art of Unix Programming]. Addison-Wesley Professional. 2004. ISBN 0-13-142901-9.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
Baris 25: Baris 24:
* [http://www.catb.org/esr/writings/taoup/html/ch01s06.html Basics of the Unix Philosophy]
* [http://www.catb.org/esr/writings/taoup/html/ch01s06.html Basics of the Unix Philosophy]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Filosofi+Unix&oldid=28770899 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28770899 (2026-01-02T10:53:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Filosofi+Unix&oldid=28770899 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28770899 (2026-01-02T10:53:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 22.58

Ken Thompson and Dennis Ritchie--1973

Filosofi Unix adalah sejumlah norma dan budaya serta pendekatan filosofis untuk pengembangan perangkat lunak yang minimalis dan modular. Filosofi ini dipelopori oleh Ken Thompson dan didasarkan pada pengalaman para pengembang terkemuka dari sistem operasi Unix. Sejak awal para pengembang Unix ini berperan dalam memperkenalkan konsep modularitas dan penggunaan kembali kode-kode pemrograman dalam praktik rekayasa perangkat lunak. Seiring dengan waktu, para pengembang terkemuka Unix menetapkan beberapa norma budaya untuk mengembangkan perangkat lunak tersebut, dan norma-norma ini menjadi sama pentingnya dengan teknologi Unix itu sendiri. Filosofi Unix secara umum menekankan pada pembangunan kode yang sederhana, ringkas, jelas, modular, dan dapat diperluas secara mudah serta dapat digunakan kembali oleh pengembang lain, selain penciptanya. Filosofi Unix ini lebih memprioritaskan pada kemampuan komposisi program daripada desain monolitiknya.[1]

Dalam makalah Sistem Operasi Unix pada tahun 1974, Dennis Ritchie dan Ken Thompson menuliskan sejumlah konsep desain sebagai berikut:

  • Mudah dalam penulisan, pengujian, dan menjalankan program
  • Penggunaan interaktif sebagai pengganti pemrosesan batch
  • Efisiensi dan keandalan desain karena keterbatasan ukuran memori, dan
  • Sistem yang mandiri: semua perangkat lunak Unix dikelola di bawah program Unix itu sendiri.[2][3]

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. Dennis Ritchie. The UNIX time-sharing system. Communications of the ACM. 1974. Vol. 17 (7). hlm. 365–375. doi:10.1145/361011.361061.
  2. M. D. McIlroy. Unix Time-Sharing System: Foreword. The Bell System Technical Journal. Bell Laboratories. 8 July 1978. hlm. 1902–1903.
  3. Eric S. Raymond. The Art of Unix Programming. Addison-Wesley Professional. 2004. ISBN 0-13-142901-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28770899 (2026-01-02T10:53:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.