Lompat ke isi

Software-defined radio: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28873173; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''''Software-defined radio''''' ('''SDR'''; ) adalah sistem komunikasi [[radio]] di mana komponen yang biasa ada pada [[perangkat keras]] seperti mixer, filter, [[amplifier]], modulator/demodulator dan detector digantikan dengan pengimplementasian [[perangkat lunak]] pada perangkat komputer atau [[sistem benam]].
'''''Software-defined radio''''' ('''SDR'''; ) adalah sistem komunikasi [[radio]] di mana komponen yang biasa ada pada [[perangkat keras]] seperti mixer, filter, [[amplifier]], modulator/demodulator dan detector digantikan dengan pengimplementasian [[perangkat lunak]] pada perangkat komputer atau [[sistem benam]].<ref>Software Defined Radio: Architectures, Systems and Functions (Markus Dillinger, Kambiz Madani, Nancy Alonistioti) Page xxxiii (Wiley & Sons, 2003, ISBN 0-470-85164-3)</ref>


[[GNU Radio]] merupakan perangkat lunak yang paling umum digunakan untuk membuat sistem SDR ini.
[[GNU Radio]] merupakan perangkat lunak yang paling umum digunakan untuk membuat sistem SDR ini.
Baris 6: Baris 6:
Sejak tahun 1980 hingga saat ini, teknologi komunikasi nirkabel mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kemajuan tersebut mendorong peningkatan standar dalam bidang nirkabel, yang berdampak pada semakin singkatnya siklus hidup produk komunikasi nirkabel serta meningkatnya kebutuhan akan prototipe untuk berbagai standar dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, permintaan terhadap desain sistem yang fleksibel juga terus meningkat, seiring dengan ketersediaan teknologi ''Digital Signal Processing'' (DSP) dan logika yang dapat dikonfigurasi ulang, seperti ''Field-Programmable Gate Array'' (FPGA) dan ''Programmable Logic Device'' (PLD).
Sejak tahun 1980 hingga saat ini, teknologi komunikasi nirkabel mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kemajuan tersebut mendorong peningkatan standar dalam bidang nirkabel, yang berdampak pada semakin singkatnya siklus hidup produk komunikasi nirkabel serta meningkatnya kebutuhan akan prototipe untuk berbagai standar dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, permintaan terhadap desain sistem yang fleksibel juga terus meningkat, seiring dengan ketersediaan teknologi ''Digital Signal Processing'' (DSP) dan logika yang dapat dikonfigurasi ulang, seperti ''Field-Programmable Gate Array'' (FPGA) dan ''Programmable Logic Device'' (PLD).


Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan desain yang lebih adaptif, yaitu sebuah platform yang fleksibel dengan satu antarmuka pengguna untuk mendukung pengembangan prototipe berbagai standar nirkabel. Kebutuhan inilah yang melatarbelakangi munculnya konsep radio yang didefinisikan melalui perangkat lunak atau ''Software Defined Radio'' (SDR).
Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan desain yang lebih adaptif, yaitu sebuah platform yang fleksibel dengan satu antarmuka pengguna untuk mendukung pengembangan prototipe berbagai standar nirkabel. Kebutuhan inilah yang melatarbelakangi munculnya konsep radio yang didefinisikan melalui perangkat lunak atau ''Software Defined Radio'' (SDR).<ref>"IMPLEMENTASI SOFTWARE DEFINED RADIO UNTUK MODEM SISTEM KOMUNIKASI DATA NIRKABEL AD HOC"</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Software-defined+radio&oldid=28873173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28873173 (2026-01-20T06:59:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Software-defined+radio&oldid=28873173 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28873173 (2026-01-20T06:59:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 23.00

Software-defined radio (SDR; ) adalah sistem komunikasi radio di mana komponen yang biasa ada pada perangkat keras seperti mixer, filter, amplifier, modulator/demodulator dan detector digantikan dengan pengimplementasian perangkat lunak pada perangkat komputer atau sistem benam.[1]

GNU Radio merupakan perangkat lunak yang paling umum digunakan untuk membuat sistem SDR ini.

Latar belakang

Sejak tahun 1980 hingga saat ini, teknologi komunikasi nirkabel mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kemajuan tersebut mendorong peningkatan standar dalam bidang nirkabel, yang berdampak pada semakin singkatnya siklus hidup produk komunikasi nirkabel serta meningkatnya kebutuhan akan prototipe untuk berbagai standar dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, permintaan terhadap desain sistem yang fleksibel juga terus meningkat, seiring dengan ketersediaan teknologi Digital Signal Processing (DSP) dan logika yang dapat dikonfigurasi ulang, seperti Field-Programmable Gate Array (FPGA) dan Programmable Logic Device (PLD).

Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan desain yang lebih adaptif, yaitu sebuah platform yang fleksibel dengan satu antarmuka pengguna untuk mendukung pengembangan prototipe berbagai standar nirkabel. Kebutuhan inilah yang melatarbelakangi munculnya konsep radio yang didefinisikan melalui perangkat lunak atau Software Defined Radio (SDR).[2]

Referensi

  1. Software Defined Radio: Architectures, Systems and Functions (Markus Dillinger, Kambiz Madani, Nancy Alonistioti) Page xxxiii (Wiley & Sons, 2003, ISBN 0-470-85164-3)
  2. "IMPLEMENTASI SOFTWARE DEFINED RADIO UNTUK MODEM SISTEM KOMUNIKASI DATA NIRKABEL AD HOC"

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28873173 (2026-01-20T06:59:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.