Lompat ke isi

Grab (perusahaan): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29322277; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Grab''' (sebelumnya dikenal sebagai '''GrabTaxi''') merupakan [[Situs web]]  [[teknologi]] [[jasa]] on demand asal [[Singapura]] yang bermarkas di [[Singapura]]. Berawal dari layanan transportasi, perusahaan tersebut kini telah mempunyai layanan lain seperti pengantaran [[makanan]], [[minuman]], dan pembayaran yang bisa diakses lewat aplikasi mobile.
[[File:Grab_Logo.svg|thumb|right|280px|Grab Logo]]


Pada awalnya, Grab didirikan oleh pengusaha asal Singapura, yang sempat didirikan di Malaysia yang sebelum akhirnya memindahkan kantor pusat mereka ke asal negaranya yaitu Singapura. Saat ini, Grab telah beroperasi di [[Asia Tenggara]] (kecuali [[Laos]], [[Timor Leste]], dan [[Brunei]]). Grab merupakan startup "decacorn" (sebutan untuk startup yang memiliki valuasi perusahaan sebesar US$10 miliar) pertama di Asia Tenggara.
'''Grab'''<ref>[https://id.techinasia.com/grabtaxi-berubah-menjadi-grab/ GrabTaxi Rebranding Menjadi Grab, Perbarui Aplikasi dan Luncurkan Dashboard Buat Pengguna].</ref> (sebelumnya dikenal sebagai '''GrabTaxi''') merupakan [[Situs web]]  [[teknologi]] [[jasa]] on demand asal [[Singapura]] yang bermarkas di [[Singapura]]. Berawal dari layanan transportasi, perusahaan tersebut kini telah mempunyai layanan lain seperti pengantaran [[makanan]], [[minuman]], dan pembayaran yang bisa diakses lewat aplikasi mobile.


Di Indonesia, Grab melayani pemesanan kendaraan seperti [[ojek]] (GrabBike), [[mobil]] (GrabCar), [[taksi]] (GrabTaksi), kurir (Grab-Express), pesan-antar makanan ([[GrabFood]]), dan carpooling (GrabHitch Car). Saat ini Grab tersedia di 125 kota di seluruh Indonesia, mulai dari Banda Aceh - Aceh hingga Jayapura - Papua
Pada awalnya, Grab didirikan oleh pengusaha asal Singapura, yang sempat didirikan di Malaysia yang sebelum akhirnya memindahkan kantor pusat mereka ke asal negaranya yaitu Singapura. Saat ini, Grab telah beroperasi di [[Asia Tenggara]] (kecuali [[Laos]], [[Timor Leste]], dan [[Brunei]]).<ref>[https://www.grab.com/id/press/business/grab-merger-dengan-uber-di-asia-tenggara/ Grab Merger dengan Uber di Asia Tenggara]. ''Grab.com''. 26 March 2018.</ref> Grab merupakan startup "decacorn" (sebutan untuk startup yang memiliki valuasi perusahaan sebesar US$10 miliar) pertama di Asia Tenggara.<ref>Rachel Genevieve Chia. [https://www.businessinsider.sg/grab-seas-first-decacorn-has-mopped-up-25-of-investments-in-the-regions-internet-economy-since-2015-google-report/ Grab, SEA’s first ‘decacorn’, has mopped up 25% of investments in the region’s internet economy since 2015: Google-Temasek report]. ''Business Insider Singapore''. 2018-11-20.</ref>
.
 
Di Indonesia, Grab melayani pemesanan kendaraan seperti [[ojek]] (GrabBike),<ref>Lenny Septiani. [https://katadata.co.id/desysetyowati/digital/6483110207753/hitung-hitungan-pendapatan-taksi-dan-ojek-online-grab Hitung-hitungan Pendapatan Taksi dan Ojek Online Grab]. ''Katadata.co.id''. 2023-06-10.</ref> [[mobil]] (GrabCar), [[taksi]] (GrabTaksi), kurir (Grab-Express), pesan-antar makanan ([[GrabFood]]), dan carpooling (GrabHitch Car). Saat ini Grab tersedia di 125 kota di seluruh Indonesia, mulai dari Banda Aceh - Aceh hingga Jayapura - Papua
.<ref>Antara. [https://bisnis.tempo.co/read/1084379/hut-kota-semarang-grab-pecahkan-rekor-muri-hias-30-zebra-cross?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_2 HUT Kota Semarang, Grab Pecahkan Rekor MURI Hias 30 Zebra Cross]. ''Tempo.co''. 2018-04-30.</ref>


== Pendanaan ==
== Pendanaan ==
Baris 19: Baris 21:
Setahun berselang, tepatnya pada September 2016, Grab dikabarkan sukses mengamankan pendanaan Seri F senilai US$750 juta dari Softbank, Didi, dan Honda.
Setahun berselang, tepatnya pada September 2016, Grab dikabarkan sukses mengamankan pendanaan Seri F senilai US$750 juta dari Softbank, Didi, dan Honda.


Agustus 2017, Softbank, dan Didi, plus Toyota, mengucurkan pendanaan Seri G pada Grab. Nilainya disebut-sebut mencapai US$2,5 miliar.
Agustus 2017, Softbank, dan Didi, plus Toyota, mengucurkan pendanaan Seri G pada Grab. Nilainya disebut-sebut mencapai US$2,5 miliar.<ref>[https://bisnis.tempo.co/read/1182465/grab-dapat-suntikan-dana-rp-204-triliun Grab Dapat suntikan Dana dari Softbank].</ref>


Memasuki Oktober 2018, Grab kembali mendapat pendanaan. Booking Holdings, sebelumnya bernama Priceline, memberikan pendanaan ekstra senilai US$200 juta.
Memasuki Oktober 2018, Grab kembali mendapat pendanaan. Booking Holdings, sebelumnya bernama Priceline, memberikan pendanaan ekstra senilai US$200 juta.
Baris 32: Baris 34:
Langkah Grab dalam mengembangkan pusat penelitian dan pengembangan ini mengindikasikan bahwa strategi pengembangan perusahaan tak hanya berpusat pada layanan yang sudah ada. Mereka sadar akan pentingnya menelurkan inovasi baru, pengembangan aplikasi, layanan baru, dan manajemen staff.
Langkah Grab dalam mengembangkan pusat penelitian dan pengembangan ini mengindikasikan bahwa strategi pengembangan perusahaan tak hanya berpusat pada layanan yang sudah ada. Mereka sadar akan pentingnya menelurkan inovasi baru, pengembangan aplikasi, layanan baru, dan manajemen staff.


Pada tahun 2020 [[Bank Mandiri]] menyalurkan [[kredit]] usaha rakyat kepada umkm mitra grab.
Pada tahun 2020 [[Bank Mandiri]] menyalurkan [[kredit]] usaha rakyat kepada umkm mitra grab.<ref>[https://kumparan.com/kumparanbisnis/grab-bantu-pemerintah-salurkan-kredit-usaha-rakyat-lewat-platform-digital-1uH4gsfTNGr Grab Bantu Pemerintah Salurkan Kredit Usaha Rakyat Lewat Platform Digital]. ''kumparan''.</ref>


== Ekspansi ==
== Ekspansi ==
Baris 39: Baris 41:
Tak sedikit media yang 'curiga' Grab bakal segera meluncurkan di kawasan Amerika Utara. Namun dugaan tersebut langsung dibantah lewat pernyataan resmi perusahaan. Disebutkan bahwa saat ini fokus sedang diarahkan untuk mengakuisisi sebanyak mungkin pengguna di kawasan Asia.
Tak sedikit media yang 'curiga' Grab bakal segera meluncurkan di kawasan Amerika Utara. Namun dugaan tersebut langsung dibantah lewat pernyataan resmi perusahaan. Disebutkan bahwa saat ini fokus sedang diarahkan untuk mengakuisisi sebanyak mungkin pengguna di kawasan Asia.


Pada Mei 2019, [[Grab]] melakukan uji coba layanan peminjaman skuter elektris GrabWheels di BSD City. Layanan ini kemudian diperluas hingga ke Bandara Soekarno Hatta dan daerah Jakarta Pusat. Meski demikian, Pemda DKI Jakarta melarang skuter elektris beroperasi usai tewasnya pengguna GrabWheels.
Pada Mei 2019, [[Grab]] melakukan uji coba layanan peminjaman skuter elektris GrabWheels di BSD City.<ref>Nabilla Novianty Putri. [https://inet.detik.com/cyberlife/d-4542698/grab-uji-coba-layanan-skuter-listrik-grabwheels-di-bsd-city Grab Uji Coba Layanan Skuter Listrik GrabWheels di BSD City]. ''detikcom''. 2019-05-09.</ref> Layanan ini kemudian diperluas hingga ke Bandara Soekarno Hatta<ref>Yuni Astutik. [https://www.cnbcindonesia.com/tech/20190603105120-37-76533/cuma-rp-5000-ini-cara-sewa-grabwheels-di-soekarno-hatta Cuma Rp 5.000, Ini Cara Sewa GrabWheels di Soekarno Hatta]. ''CNBC Indonesia''.</ref> dan daerah Jakarta Pusat.<ref>[https://www.merdeka.com/uang/kini-pakai-skuter-listrik-grab-bisa-dari-gedung-bri-sudirman-jakarta.html Kini Pakai Skuter Listrik Grab Bisa dari Gedung BRI Sudirman Jakarta]. ''Merdeka.com''.</ref> Meski demikian, Pemda DKI Jakarta melarang skuter elektris beroperasi usai tewasnya pengguna GrabWheels.<ref>Fajar Anjungroso. [https://www.tribunnews.com/metropolitan/2019/11/22/buntut-pengguna-grabwheels-tewas-pemerintah-larang-skuter-listrik-keliaran-di-jalan Buntut Pengguna GrabWheels Tewas, Pemerintah Larang Skuter Listrik Keliaran di Jalan]. ''Tribunnews.com''. 2019-11-22.</ref>


== Akuisisi ==
== Akuisisi ==
Baris 51: Baris 53:
* [[Easy Taxi]], aplikasi serupa namun dengan cakupan negara selain Asia Tenggara.
* [[Easy Taxi]], aplikasi serupa namun dengan cakupan negara selain Asia Tenggara.
* [[Taxi Maxim]], aplikasi serupa Grab khusus pemesanan kendaraan berbasis taxi online, tetapi sekarang juga sudah berbasis motor.
* [[Taxi Maxim]], aplikasi serupa Grab khusus pemesanan kendaraan berbasis taxi online, tetapi sekarang juga sudah berbasis motor.
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*  
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Grab+%28perusahaan%29&oldid=29322277 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29322277 (2026-06-06T15:30:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Grab+%28perusahaan%29&oldid=29322277 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29322277 (2026-06-06T15:30:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 04.08

Grab Logo

Grab[1] (sebelumnya dikenal sebagai GrabTaxi) merupakan Situs web teknologi jasa on demand asal Singapura yang bermarkas di Singapura. Berawal dari layanan transportasi, perusahaan tersebut kini telah mempunyai layanan lain seperti pengantaran makanan, minuman, dan pembayaran yang bisa diakses lewat aplikasi mobile.

Pada awalnya, Grab didirikan oleh pengusaha asal Singapura, yang sempat didirikan di Malaysia yang sebelum akhirnya memindahkan kantor pusat mereka ke asal negaranya yaitu Singapura. Saat ini, Grab telah beroperasi di Asia Tenggara (kecuali Laos, Timor Leste, dan Brunei).[2] Grab merupakan startup "decacorn" (sebutan untuk startup yang memiliki valuasi perusahaan sebesar US$10 miliar) pertama di Asia Tenggara.[3]

Di Indonesia, Grab melayani pemesanan kendaraan seperti ojek (GrabBike),[4] mobil (GrabCar), taksi (GrabTaksi), kurir (Grab-Express), pesan-antar makanan (GrabFood), dan carpooling (GrabHitch Car). Saat ini Grab tersedia di 125 kota di seluruh Indonesia, mulai dari Banda Aceh - Aceh hingga Jayapura - Papua .[5]

Pendanaan

Perjalanan Grab menuju status Decacorn (startup dengan valuasi 10 miliar dollar AS atau lebih), dimulai ketika mereka mendapat pendanaan Seri A senilai lebih dari 10 juta dollar AS dari Vertex Venture Holdings, salah satu anak perusahaan Temasek Holdings asal Singapura, pada April 2014.

Memasuki Mei 2014, Grab mengantongi pendanaan Seri B senilai 15 juta dollar AS dari GGV Capital, perusahaan permodalan asal Tiongkok.

Oktober 2014, Grab mengamankan pendanaan Seri C dari Tiger Global, sebuah perusahaan berbasis Amerika Serikat, GGV Capital, dan Venture Vertrex. Totalnya mencapai US$65 juta.

Desember 2014 atau kurang lebih dua bulan berselang, pendanaan Seri D dikucurkan oleh Softbank Corp. Bernilai tak kurang dari US$250 juta, Grab mengklaim ini sebagai investasi terbesar untuk sebuah perusahaan Asia Tenggara yang tercatat secara publik.

Butuh waktu kurang lebih delapan bulan sebelum Grab akhirnya mendapat pendanaan Seri E dari Didi Chuxing dan China Investment Corporation pada Agustus 2015. Nilainya dilaporkan mencapai US$350 juta.

Setahun berselang, tepatnya pada September 2016, Grab dikabarkan sukses mengamankan pendanaan Seri F senilai US$750 juta dari Softbank, Didi, dan Honda.

Agustus 2017, Softbank, dan Didi, plus Toyota, mengucurkan pendanaan Seri G pada Grab. Nilainya disebut-sebut mencapai US$2,5 miliar.[6]

Memasuki Oktober 2018, Grab kembali mendapat pendanaan. Booking Holdings, sebelumnya bernama Priceline, memberikan pendanaan ekstra senilai US$200 juta.

Desember 2018 silam, Grab mengumumkan rencana mereka untuk mengamankan pendanaan Seri H. Target yang dipatok kabarnya tak kurang dari US$6,5 miliar.

Fasilitas Pengembangan dan Penelitian

Pada 2015, Grab Taxi membuka fasilitas penelitian dan pengembangan di distrik bisnis Singapura. Dengan nilai mencapai US$100 juta, fasilitas ini menjadi rumah bagi 200 data engineer dan scientist.

Beberapa tenaga ahli didatangkan untuk mendukung perkembangan fasilitas ini. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah Wei Zhu. Mantan engineer Facebook dan kreator Facebook Connect tersebut menjadi bagian dari Grab usai meninggalkan perusahaan besutan Mark Zuckerberg pada Agustus 2015.

Langkah Grab dalam mengembangkan pusat penelitian dan pengembangan ini mengindikasikan bahwa strategi pengembangan perusahaan tak hanya berpusat pada layanan yang sudah ada. Mereka sadar akan pentingnya menelurkan inovasi baru, pengembangan aplikasi, layanan baru, dan manajemen staff.

Pada tahun 2020 Bank Mandiri menyalurkan kredit usaha rakyat kepada umkm mitra grab.[7]

Ekspansi

Memasuki 2016, Grab memutuskan membuka fasilitas pengembangan dan kantor di Seattle, Amerika Serikat. Langkah ini diambil untuk memastikan agar perusahaan tak ketinggalan segala perkembangan terkini di negeri Paman Sam, sekaligus membuka peluang merekrut tenaga ahli dari sana.

Tak sedikit media yang 'curiga' Grab bakal segera meluncurkan di kawasan Amerika Utara. Namun dugaan tersebut langsung dibantah lewat pernyataan resmi perusahaan. Disebutkan bahwa saat ini fokus sedang diarahkan untuk mengakuisisi sebanyak mungkin pengguna di kawasan Asia.

Pada Mei 2019, Grab melakukan uji coba layanan peminjaman skuter elektris GrabWheels di BSD City.[8] Layanan ini kemudian diperluas hingga ke Bandara Soekarno Hatta[9] dan daerah Jakarta Pusat.[10] Meski demikian, Pemda DKI Jakarta melarang skuter elektris beroperasi usai tewasnya pengguna GrabWheels.[11]

Akuisisi

Aksi bisnis Grab lainnya yang tak kalah menarik perhatian adalah keputusan mengakuisisi Uber pada 26 Maret 2018. Banyak pihak mengklaim ini sebagai salah satu kesepakatan terbesar di Asia Tenggara.

Sebagai imbas dari pencaplokan tersebut, Uber kini memiliki 27,5 persen saham Grab. Tak hanya itu, CEO mereka, Dara Khosrowshahi, juga bergabung dengan jajaran top management Grab. Beberapa layanan serupa seperti Uber Eats dan Grab Food, disatukan.

Lihat pula

  • Aplikasi penyedia transportasi
  • Gojek, aplikasi serupa Grab khusus pemesanan kendaraan berbasis ojek, tetapi sekarang juga sudah berbasis mobil.
  • Easy Taxi, aplikasi serupa namun dengan cakupan negara selain Asia Tenggara.
  • Taxi Maxim, aplikasi serupa Grab khusus pemesanan kendaraan berbasis taxi online, tetapi sekarang juga sudah berbasis motor.

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29322277 (2026-06-06T15:30:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.