Farmakofor: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28954696; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Farmakofor''' merupakan deskripsi abstrak dari fitur molekul yang penting untuk rekognisi molekul ligan berdasarkan fungsi [[makromolekul]] biologisnya. Menurut ([[International Union of Pure and Applied Chemistry|IUPAC]]), framakofor merupakan ensembel fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi [[supramolekuler]] interaksi yang optimal dengan struktur biologis target yang spesifik dan untuk memicu atau memblok [[respon biologis]]nya. Farmakofor tidak merepresentasikan kondisi nyata molekul atau asosiasi [[gugus fungsional]] secara nyata, tetapi merupakan konsep abstrak yang berhubungan dengan kapasitas interaksi molekuler secara umum dari kelompok senyawa berkaitan dengan struktur targetnya. Farmakofor dapat didefinisikan sebagai denominator umum terbesar yang ditunjukan oleh set molekul yang aktif. Definisi ini menghilangkan kesalahan yang sering ditemukan pada literatur [[kimia medisinal]] yang mengandung penamaan farmakofor fungsional kimia sederhana seperti [[guanidin]], [[sulfonamida]] atau [[dihidroimidazol]] (bentuk [[imidazolin]]), atau tipikal struktural skeleton seperti [[flavon]], [[fenotiazin]], [[prostaglandin]] atau [[steroid]]. | '''Farmakofor''' merupakan deskripsi abstrak dari fitur molekul yang penting untuk rekognisi molekul ligan berdasarkan fungsi [[makromolekul]] biologisnya. Menurut ([[International Union of Pure and Applied Chemistry|IUPAC]]), framakofor merupakan ensembel fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi [[supramolekuler]] interaksi yang optimal dengan struktur biologis target yang spesifik dan untuk memicu atau memblok [[respon biologis]]nya. Farmakofor tidak merepresentasikan kondisi nyata molekul atau asosiasi [[gugus fungsional]] secara nyata, tetapi merupakan konsep abstrak yang berhubungan dengan kapasitas interaksi molekuler secara umum dari kelompok senyawa berkaitan dengan struktur targetnya. Farmakofor dapat didefinisikan sebagai denominator umum terbesar yang ditunjukan oleh set molekul yang aktif. Definisi ini menghilangkan kesalahan yang sering ditemukan pada literatur [[kimia medisinal]] yang mengandung penamaan farmakofor fungsional kimia sederhana seperti [[guanidin]], [[sulfonamida]] atau [[dihidroimidazol]] (bentuk [[imidazolin]]), atau tipikal struktural skeleton seperti [[flavon]], [[fenotiazin]], [[prostaglandin]] atau [[steroid]].<ref>C. G. Wermuth. [https://www.degruyter.com/view/j/pac.1998.70.issue-5/pac199870051129/pac199870051129.xml Glossary of terms used in medicinal chemistry (IUPAC Recommendations 1998)]. ''Pure and Applied Chemistry''. 1998-01-01. Vol. 70 (5). doi:10.1351/pac199870051129.</ref> | ||
== Fitur farmakofor == | == Fitur farmakofor == | ||
| Baris 5: | Baris 5: | ||
# HBD ([[Hydrogen Bond Donor]]) | # HBD ([[Hydrogen Bond Donor]]) | ||
# [[Hidrofobik]] | # [[Hidrofobik]] | ||
# [[Cincin Aromatik]] | # [[Cincin Aromatik]]<ref>Sheng-Yong Yang. [http://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S135964461000111X Pharmacophore modeling and applications in drug discovery: challenges and recent advances]. ''Drug Discovery Today''. Vol. 15 (11-12). hlm. 444–450. doi:10.1016/j.drudis.2010.03.013.</ref> | ||
== Aplikasi farmakofor == | == Aplikasi farmakofor == | ||
| Baris 12: | Baris 12: | ||
# [[Hypogen]] | # [[Hypogen]] | ||
# [[DISCO]] | # [[DISCO]] | ||
# [[GASP]] | # [[GASP]]<ref>Sheng-Yong Yang. [http://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S135964461000111X Pharmacophore modeling and applications in drug discovery: challenges and recent advances]. ''Drug Discovery Today''. Vol. 15 (11-12). hlm. 444–450. doi:10.1016/j.drudis.2010.03.013.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Farmakofor&oldid=28954696 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28954696 (2026-02-12T23:16:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Farmakofor&oldid=28954696 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28954696 (2026-02-12T23:16:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 09.05
Farmakofor merupakan deskripsi abstrak dari fitur molekul yang penting untuk rekognisi molekul ligan berdasarkan fungsi makromolekul biologisnya. Menurut (IUPAC), framakofor merupakan ensembel fitur sterik dan elektronik yang diperlukan untuk memastikan interaksi supramolekuler interaksi yang optimal dengan struktur biologis target yang spesifik dan untuk memicu atau memblok respon biologisnya. Farmakofor tidak merepresentasikan kondisi nyata molekul atau asosiasi gugus fungsional secara nyata, tetapi merupakan konsep abstrak yang berhubungan dengan kapasitas interaksi molekuler secara umum dari kelompok senyawa berkaitan dengan struktur targetnya. Farmakofor dapat didefinisikan sebagai denominator umum terbesar yang ditunjukan oleh set molekul yang aktif. Definisi ini menghilangkan kesalahan yang sering ditemukan pada literatur kimia medisinal yang mengandung penamaan farmakofor fungsional kimia sederhana seperti guanidin, sulfonamida atau dihidroimidazol (bentuk imidazolin), atau tipikal struktural skeleton seperti flavon, fenotiazin, prostaglandin atau steroid.[1]
Fitur farmakofor
Aplikasi farmakofor
Referensi
- ↑ C. G. Wermuth. Glossary of terms used in medicinal chemistry (IUPAC Recommendations 1998). Pure and Applied Chemistry. 1998-01-01. Vol. 70 (5). doi:10.1351/pac199870051129.
- ↑ Sheng-Yong Yang. Pharmacophore modeling and applications in drug discovery: challenges and recent advances. Drug Discovery Today. Vol. 15 (11-12). hlm. 444–450. doi:10.1016/j.drudis.2010.03.013.
- ↑ Sheng-Yong Yang. Pharmacophore modeling and applications in drug discovery: challenges and recent advances. Drug Discovery Today. Vol. 15 (11-12). hlm. 444–450. doi:10.1016/j.drudis.2010.03.013.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28954696 (2026-02-12T23:16:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.