Tomografi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28770562; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Flickr_-_The_U.S._Army_-_www.Army.mil_(265).jpg|thumb|right|280px|Flickr - The U.S. Army - www.Army.mil (265)]] | |||
'''Tomografi''' adalah metode pencitraan berdasarkan penampang tertentu dengan memanfaatkan berbagai jenis gelombang penetrasi. Metode ini digunakan dalam [[radiologi]], [[arkeologi]], [[biologi]], [[ilmu atmosfer]], [[geofisika]], [[oseanografi]], [[fisika plasma]], ilmu material, [[astrofisika]], informasi [[kuantum]], dan berbagai bidang ilmu lainnya. Kata tomografi berasal dari [[bahasa Yunani]] Kuno, τόμος (tomos), "irisan, bagian" dan γράφω graphō, "tulisan" atau, dalam konteks ini juga berarti "gambaran". Perangkat yang digunakan dalam tomografi disebut '''tomograf''', sedangkan gambar yang dihasilkan disebut '''tomogram'''. | '''Tomografi''' adalah metode pencitraan berdasarkan penampang tertentu dengan memanfaatkan berbagai jenis gelombang penetrasi. Metode ini digunakan dalam [[radiologi]], [[arkeologi]], [[biologi]], [[ilmu atmosfer]], [[geofisika]], [[oseanografi]], [[fisika plasma]], ilmu material, [[astrofisika]], informasi [[kuantum]], dan berbagai bidang ilmu lainnya. Kata tomografi berasal dari [[bahasa Yunani]] Kuno, τόμος (tomos), "irisan, bagian" dan γράφω graphō, "tulisan" atau, dalam konteks ini juga berarti "gambaran". Perangkat yang digunakan dalam tomografi disebut '''tomograf''', sedangkan gambar yang dihasilkan disebut '''tomogram'''. | ||
== Penerapan == | == Penerapan == | ||
Dalam [[geofisika]], tomografi digunakan untuk menganalisis struktur bagian dalam [[bumi]]. Prinsip utama dalam segala kegiatan penelitiannya adalah memotong atau mengiris kedalaman secara vertikal untuk mengamati struktur interior bumi. Konsep awal yang diterapkan dalam tomografi adalah pengamatan lama perjalanan propagasi [[gelombang P]], gelombang S, dan [[Litosfer|permukaan bumi]]. Pengkajian ilmunya menggunakan beragam jenis [[gempa bumi]] dan multistasiun [[Seismometer|seismograf]]. Perhitungan dilakukan terhadap kecepatan gangguan [[gelombang seismik]]. Kecepatan gelombang seismik dalam tanah tersebut kemudian diberikan citra numerik untuk menggambarkan struktur dan informasi [[batu]]an. | Dalam [[geofisika]], tomografi digunakan untuk menganalisis struktur bagian dalam [[bumi]]. Prinsip utama dalam segala kegiatan penelitiannya adalah memotong atau mengiris kedalaman secara vertikal untuk mengamati struktur interior bumi. Konsep awal yang diterapkan dalam tomografi adalah pengamatan lama perjalanan propagasi [[gelombang P]], gelombang S, dan [[Litosfer|permukaan bumi]]. Pengkajian ilmunya menggunakan beragam jenis [[gempa bumi]] dan multistasiun [[Seismometer|seismograf]]. Perhitungan dilakukan terhadap kecepatan gangguan [[gelombang seismik]]. Kecepatan gelombang seismik dalam tanah tersebut kemudian diberikan citra numerik untuk menggambarkan struktur dan informasi [[batu]]an.<ref>Sunarjo, M. Taufik G., dan Sugeng P. [http://puslitbang.bmkg.go.id/litbang/wp-content/uploads/2018/01/buku-gempabumi.pdf Gempa Bumi Edisi Populer]. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. 2012. hlm. 47. ISBN 978-979-1241-24-3.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Tomografi terkomputasi]] | * [[Tomografi terkomputasi]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.bronnikov-algorithms.com/downloads/Andrei.Bronnikov_Image_reconstruction.pdf Image reconstruction algorithms for microtomography] | * [http://www.bronnikov-algorithms.com/downloads/Andrei.Bronnikov_Image_reconstruction.pdf Image reconstruction algorithms for microtomography] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tomografi&oldid=28770562 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28770562 (2026-01-02T09:04:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 09.06

Tomografi adalah metode pencitraan berdasarkan penampang tertentu dengan memanfaatkan berbagai jenis gelombang penetrasi. Metode ini digunakan dalam radiologi, arkeologi, biologi, ilmu atmosfer, geofisika, oseanografi, fisika plasma, ilmu material, astrofisika, informasi kuantum, dan berbagai bidang ilmu lainnya. Kata tomografi berasal dari bahasa Yunani Kuno, τόμος (tomos), "irisan, bagian" dan γράφω graphō, "tulisan" atau, dalam konteks ini juga berarti "gambaran". Perangkat yang digunakan dalam tomografi disebut tomograf, sedangkan gambar yang dihasilkan disebut tomogram.
Penerapan
Dalam geofisika, tomografi digunakan untuk menganalisis struktur bagian dalam bumi. Prinsip utama dalam segala kegiatan penelitiannya adalah memotong atau mengiris kedalaman secara vertikal untuk mengamati struktur interior bumi. Konsep awal yang diterapkan dalam tomografi adalah pengamatan lama perjalanan propagasi gelombang P, gelombang S, dan permukaan bumi. Pengkajian ilmunya menggunakan beragam jenis gempa bumi dan multistasiun seismograf. Perhitungan dilakukan terhadap kecepatan gangguan gelombang seismik. Kecepatan gelombang seismik dalam tanah tersebut kemudian diberikan citra numerik untuk menggambarkan struktur dan informasi batuan.[1]
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
- ↑ Sunarjo, M. Taufik G., dan Sugeng P. Gempa Bumi Edisi Populer. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. 2012. hlm. 47. ISBN 978-979-1241-24-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28770562 (2026-01-02T09:04:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.