Lompat ke isi

Serangan kegagalan layanan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29197391; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[komputasi]], sebuah '''serangan''' '''denial-of-service''' ('''serangan''' '''DoS''') adalah [[serangan dunia maya]] di mana pelaku berupaya membuat mesin atau sumber daya jaringan tidak tersedia bagi [[Pengguna (komputasi)|pengguna]] yang dituju dengan mengganggu [[Layanan jaringan|layanan]] [[Host (jaringan)|host]] yang terhubung ke Internet untuk sementara atau tanpa batas. Denial of service biasanya dicapai dengan membanjiri mesin atau sumber daya yang ditargetkan dengan permintaan yang berlebihan dalam upaya untuk membebani sistem dan mencegah beberapa atau semua permintaan yang sah agar tidak terpenuhi.
[[File:Stachledraht_DDos_Attack.svg|thumb|right|280px|Stachledraht DDos Attack]]
 
Dalam [[komputasi]], sebuah '''serangan''' '''denial-of-service''' ('''serangan''' '''DoS''') adalah [[serangan dunia maya]] di mana pelaku berupaya membuat mesin atau sumber daya jaringan tidak tersedia bagi [[Pengguna (komputasi)|pengguna]] yang dituju dengan mengganggu [[Layanan jaringan|layanan]] [[Host (jaringan)|host]] yang terhubung ke Internet untuk sementara atau tanpa batas. Denial of service biasanya dicapai dengan membanjiri mesin atau sumber daya yang ditargetkan dengan permintaan yang berlebihan dalam upaya untuk membebani sistem dan mencegah beberapa atau semua permintaan yang sah agar tidak terpenuhi.<ref>[https://www.us-cert.gov/ncas/tips/ST04-015 Understanding Denial-of-Service Attacks]. US-CERT. 6 February 2013.</ref>


Dalam sebuah '''serangan''' '''penolakan layanan secara terdistribusi''' ('''serangan''' '''DDoS'''), Lalu lintas masuk yang membanjiri korban berasal dari berbagai sumber. Ini secara efektif membuat tidak mungkin menghentikan serangan hanya dengan memblokir satu sumber.
Dalam sebuah '''serangan''' '''penolakan layanan secara terdistribusi''' ('''serangan''' '''DDoS'''), Lalu lintas masuk yang membanjiri korban berasal dari berbagai sumber. Ini secara efektif membuat tidak mungkin menghentikan serangan hanya dengan memblokir satu sumber.


Serangan DoS atau DDoS dapat dianalogikan dengan sekelompok orang yang memenuhi pintu masuk toko, sehingga menyulitkan pelanggan yang sah untuk masuk, sehingga mengganggu perdagangan.
Serangan DoS atau DDoS dapat dianalogikan dengan sekelompok orang yang memenuhi pintu masuk toko, sehingga menyulitkan pelanggan yang sah untuk masuk, sehingga mengganggu perdagangan.<ref>[https://www.computerweekly.com/news/252466255/APAC-experts-weigh-in-on-cyber-security-trends APAC experts (Magda Chelly, Vicky Ray, Sunil Varkey) weigh in on cyber security trends]. ''ComputerWeekly.com''.</ref>


Pelaku kriminal serangan DoS sering menargetkan situs atau layanan yang dihosting di [[server web]] profil tinggi seperti bank atau [[gateway pembayaran]] [[kartu kredit]]. Balas dendam, [[pemerasan]] dan [[aktivisme]] dapat memotivasi serangan ini.
Pelaku kriminal serangan DoS sering menargetkan situs atau layanan yang dihosting di [[server web]] profil tinggi seperti bank atau [[gateway pembayaran]] [[kartu kredit]]. Balas dendam, [[pemerasan]]<ref>Matthew Prince. [https://blog.cloudflare.com/empty-ddos-threats-meet-the-armada-collective/ Empty DDoS Threats: Meet the Armada Collective]. ''CloudFlare''. 25 April 2016.</ref><ref>[http://www.interpacket.com/42882/brand-com-victim-blackmail-attempt-says-president-mike-zammuto/ Brand.com President Mike Zammuto Reveals Blackmail Attempt]. 5 March 2014.</ref><ref>[http://dailyglobe.com/61817/brand-coms-mike-zammuto-discusses-meetup-com-extortion/ Brand.com's Mike Zammuto Discusses Meetup.com Extortion]. 5 March 2014.</ref> dan [[aktivisme]]<ref>[http://www.radicalphilosophy.com/article/the-philosophy-of-anonymous The Philosophy of Anonymous]. Radicalphilosophy.com. 2010-12-17.</ref> dapat memotivasi serangan ini.


== Sejarah ==
== Sejarah ==
=== Telegram Hong Kong ===
=== Telegram Hong Kong ===
Selama [[Protes Hong Kong 2019-20|protes anti-ekstradisi Hong Kong]] pada Juni 2019, aplikasi perpesanan Telegram menjadi sasaran serangan DDoS, yang bertujuan mencegah pengunjuk rasa menggunakannya untuk mengoordinasikan gerakan. Para pendiri [[Telegram (aplikasi)|Telegram]] telah menyatakan bahwa serangan ini tampaknya dilakukan oleh "aktor seukuran negara" melalui alamat IP yang berasal dari China.
Selama [[Protes Hong Kong 2019-20|protes anti-ekstradisi Hong Kong]] pada Juni 2019, aplikasi perpesanan Telegram menjadi sasaran serangan DDoS, yang bertujuan mencegah pengunjuk rasa menggunakannya untuk mengoordinasikan gerakan. Para pendiri [[Telegram (aplikasi)|Telegram]] telah menyatakan bahwa serangan ini tampaknya dilakukan oleh "aktor seukuran negara" melalui alamat IP yang berasal dari China.<ref>Rob Marvin. [https://www.pcmag.com/news/368982/chinese-ddos-attack-hits-telegram-during-hong-kong-protests Chinese DDoS Attack Hits Telegram During Hong Kong Protests]. 2019-06-13.</ref>


=== Wikipedia down ===
=== Wikipedia down ===
Pada tanggal 6 dan 7 September 2019, Wikipedia diretas oleh serangan DDoS di [[Jerman]] dan beberapa bagian Eropa. Pengguna media sosial, sambil menunggu pemulihan Wikipedia, membuat sebuah "[[hashtag]]", #WikipediaDown, di [[Twitter]] dalam upaya menarik perhatian publik.
Pada tanggal 6 dan 7 September 2019, Wikipedia diretas oleh serangan DDoS di [[Jerman]] dan beberapa bagian Eropa. Pengguna media sosial, sambil menunggu pemulihan Wikipedia, membuat sebuah "[[hashtag]]", #WikipediaDown, di [[Twitter]] dalam upaya menarik perhatian publik.<ref>Michaela Cavanagh. [https://www.dw.com/en/malicious-attack-takes-wikipedia-offline-in-germany/a-50335521 'Malicious attack' takes Wikipedia offline in Germany]. ''Deutsche Welle''. 2019-09-07.</ref>


== Jenis ==
== Jenis ==
Serangan Denial-of-service ditandai dengan upaya eksplisit oleh penyerang untuk mencegah penggunaan layanan yang sah. Ada dua bentuk umum serangan DoS: serangan yang merusak layanan dan yang membanjiri layanan. Serangan paling serius adalah terdistribusi.
Serangan Denial-of-service ditandai dengan upaya eksplisit oleh penyerang untuk mencegah penggunaan layanan yang sah. Ada dua bentuk umum serangan DoS: serangan yang merusak layanan dan yang membanjiri layanan. Serangan paling serius adalah terdistribusi.<ref>Saman Taghavi Zargar. [http://d-scholarship.pitt.edu/19225/1/FinalVersion.pdf A Survey of Defense Mechanisms Against Distributed Denial of Service (DDoS) Flooding Attacks]. IEEE COMMUNICATIONS SURVEYS & TUTORIALS. November 2013. Vol. 15 (4). hlm. 2046–2069.</ref>


=== Penolakan Layanan secara Terdistribusi (DDoS) ===
=== Penolakan Layanan secara Terdistribusi (DDoS) ===
 
Serangan penolakan Layanan secara Terdistribusi (DDoS) terjadi ketika beberapa sistem membanjiri bandwidth atau sumber daya sistem yang ditargetkan, biasanya satu atau lebih server web.<ref>Saman Taghavi Zargar. [http://d-scholarship.pitt.edu/19225/1/FinalVersion.pdf A Survey of Defense Mechanisms Against Distributed Denial of Service (DDoS) Flooding Attacks]. IEEE COMMUNICATIONS SURVEYS & TUTORIALS. November 2013. Vol. 15 (4). hlm. 2046–2069.</ref> Serangan DDoS menggunakan lebih dari satu [[alamat IP]] atau mesin unik, sering kali dari ribuan host yang terinfeksi malware.<ref>Soltanian, Mohammad Reza Khalifeh. ''Theoretical and experimental methods for defending against DDoS attacks''. 2015-11-10. ISBN 978-0128053997.</ref><ref>[http://blog.cloudbric.com/2015/08/has-your-website-been-bitten-by-zombie.html Has Your Website Been Bitten By a Zombie?]. 3 August 2015.</ref> Serangan penolakan layanan terdistribusi biasanya melibatkan lebih dari sekitar 3-5 node pada jaringan yang berbeda; node yang lebih sedikit mungkin memenuhi syarat sebagai serangan DoS tetapi bukan merupakan serangan DDoS.<ref>''Layer Seven DDoS Attacks''. ''Infosec Institute''.</ref><ref>S.V. Raghavan. ''An Investigation into the Detection and Mitigation of Denial of Service (DoS) Attacks''. Springer. 2011. ISBN 9788132202776.</ref>
Serangan penolakan Layanan secara Terdistribusi (DDoS) terjadi ketika beberapa sistem membanjiri bandwidth atau sumber daya sistem yang ditargetkan, biasanya satu atau lebih server web. Serangan DDoS menggunakan lebih dari satu [[alamat IP]] atau mesin unik, sering kali dari ribuan host yang terinfeksi malware. Serangan penolakan layanan terdistribusi biasanya melibatkan lebih dari sekitar 3-5 node pada jaringan yang berbeda; node yang lebih sedikit mungkin memenuhi syarat sebagai serangan DoS tetapi bukan merupakan serangan DDoS.


Beberapa mesin dapat menghasilkan lebih banyak lalu lintas serangan daripada satu mesin, beberapa mesin penyerang lebih sulit untuk dimatikan daripada satu mesin penyerang, dan bahwa perilaku setiap mesin penyerang dapat lebih tersembunyi, sehingga lebih sulit untuk dilacak dan dimatikan. Sejak arus masuk membanjiri korban berasal dari berbagai sumber, mungkin mustahil untuk menghentikan serangan hanya dengan menggunakan [[ingress filtering]]. Hal ini juga menyulitkan untuk membedakan lalu lintas pengguna yang sah dari lalu lintas serangan ketika tersebar di beberapa titik asal. Sebagai alternatif atau augmentasi dari DDoS, serangan mungkin melibatkan pemalsuan alamat pengirim IP ([[spoofing alamat IP]]) lebih memperumit mengidentifikasi dan mengalahkan serangan itu. Keunggulan penyerang ini menimbulkan tantangan bagi mekanisme pertahanan. Misalnya, hanya membeli lebih banyak bandwidth masuk daripada volume serangan saat ini mungkin tidak membantu, karena penyerang mungkin dapat menambahkan lebih banyak mesin penyerang.
Beberapa mesin dapat menghasilkan lebih banyak lalu lintas serangan daripada satu mesin, beberapa mesin penyerang lebih sulit untuk dimatikan daripada satu mesin penyerang, dan bahwa perilaku setiap mesin penyerang dapat lebih tersembunyi, sehingga lebih sulit untuk dilacak dan dimatikan. Sejak arus masuk membanjiri korban berasal dari berbagai sumber, mungkin mustahil untuk menghentikan serangan hanya dengan menggunakan [[ingress filtering]]. Hal ini juga menyulitkan untuk membedakan lalu lintas pengguna yang sah dari lalu lintas serangan ketika tersebar di beberapa titik asal. Sebagai alternatif atau augmentasi dari DDoS, serangan mungkin melibatkan pemalsuan alamat pengirim IP ([[spoofing alamat IP]]) lebih memperumit mengidentifikasi dan mengalahkan serangan itu. Keunggulan penyerang ini menimbulkan tantangan bagi mekanisme pertahanan. Misalnya, hanya membeli lebih banyak bandwidth masuk daripada volume serangan saat ini mungkin tidak membantu, karena penyerang mungkin dapat menambahkan lebih banyak mesin penyerang.


Skala serangan DDoS terus meningkat selama beberapa tahun terakhir, pada tahun 2016 melebihi satu [[Unit kecepatan data#Terabit per detik|terabit per detik]]. Beberapa contoh umum serangan DDoS adalah [[Serangan UDP flood|UDP flooding]], [[SYN flood]]ing dan [[Serangan amplifikasi DNS|Amplifikasi DNS]].
Skala serangan DDoS terus meningkat selama beberapa tahun terakhir, pada tahun 2016 melebihi satu [[Unit kecepatan data#Terabit per detik|terabit per detik]].<ref>Dan Goodin. [https://arstechnica.com/security/2016/09/botnet-of-145k-cameras-reportedly-deliver-internets-biggest-ddos-ever/ Record-breaking DDoS reportedly delivered by >145k hacked cameras]. ''Ars Technica''. 28 September 2016.</ref><ref>Swati Khandelwal. [https://thehackernews.com/2016/09/ddos-attack-iot.html World's largest 1 Tbps DDoS Attack launched from 152,000 hacked Smart Devices]. The Hacker News. 26 September 2016.</ref> Beberapa contoh umum serangan DDoS adalah [[Serangan UDP flood|UDP flooding]], [[SYN flood]]ing dan [[Serangan amplifikasi DNS|Amplifikasi DNS]].<ref>Bhattacharyya, Dhruba Kumar. ''DDoS attacks : evolution, detection, prevention, reaction, and tolerance''. 2016-04-27. ISBN 9781498729659.</ref><ref>[https://www.imperva.com/resources/reports/Imperva_DDOS_Report_20200131.pdf Imperva, Global DDoS Threat Landscape, 2019 Report]. ''Imperva.com''. Imperva.</ref>


==== Serangan Yo-yo ====
==== Serangan Yo-yo ====
Sebuah serangan '''yo-yo''' adalah jenis DoS/DDoS khusus yang ditujukan untuk aplikasi yang dihosting di cloud yang menggunakan [[autoscaling]]. Penyerang menghasilkan sebuah banjir lalu lintas hingga layanan yang dihosting di awan berskala keluar untuk menangani peningkatan lalu lintas, kemudian menghentikan serangan, meninggalkan korban dengan sumber daya yang terlalu banyak. Saat korban menurunkan skala, serangan berlanjut, menyebabkan skala sumber daya meningkat kembali. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas layanan selama periode peningkatan dan penurunan dan pengurasan finansial pada sumber daya selama periode penyediaan berlebih, sementara beroperasi dengan biaya yang lebih rendah untuk penyerang dibandingkan dengan serangan DDoS biasa, karena hanya perlu menghasilkan lalu lintas untuk sebagian dari periode serangan.
Sebuah serangan '''yo-yo''' adalah jenis DoS/DDoS khusus yang ditujukan untuk aplikasi yang dihosting di cloud yang menggunakan [[autoscaling]].<ref>[https://dl.acm.org/doi/10.1145/2829988.2790017 Yo-Yo Attack: Vulnerability In Auto-scaling Mechanism].</ref><ref>[https://arxiv.org/abs/2105.00542 Kubernetes Autoscaling: YoYo Attack Vulnerability and Mitigation].</ref><ref>[https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2352864819301440 Towards Yo-Yo attack mitigation in cloud auto-scaling mechanism].</ref> Penyerang menghasilkan sebuah banjir lalu lintas hingga layanan yang dihosting di awan berskala keluar untuk menangani peningkatan lalu lintas, kemudian menghentikan serangan, meninggalkan korban dengan sumber daya yang terlalu banyak. Saat korban menurunkan skala, serangan berlanjut, menyebabkan skala sumber daya meningkat kembali. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas layanan selama periode peningkatan dan penurunan dan pengurasan finansial pada sumber daya selama periode penyediaan berlebih, sementara beroperasi dengan biaya yang lebih rendah untuk penyerang dibandingkan dengan serangan DDoS biasa, karena hanya perlu menghasilkan lalu lintas untuk sebagian dari periode serangan.


=== Serangan lapisan aplikasi ===
=== Serangan lapisan aplikasi ===
Sebuah '''serangan DDoS lapisan aplikasi''' (terkadang disebut sebagai '''lapisan 7 serangan DDoS''') adalah bentuk serangan DDoS di mana penyerang menargetkan proses [[lapisan aplikasi]]. Serangan tersebut terlalu banyak melatih fungsi atau fitur tertentu dari sebuah situs web dengan tujuan untuk menonaktifkan fungsi atau fitur tersebut. Serangan lapisan aplikasi ini berbeda dari seluruh serangan jaringan, dan sering digunakan terhadap lembaga keuangan untuk mengalihkan perhatian TI dan personel keamanan dari pelanggaran keamanan. Pada tahun 2013, serangan DDoS lapisan aplikasi mewakili 20% dari semua serangan DDoS. Menurut penelitian oleh [[Akamai Technologies]], telah terjadi "serangan lapisan aplikasi 51 persen lebih banyak" dari Kuartal 4 2013 hingga Kuartal 4 2014 dan "16 persen lebih banyak" dari Kuartal 3 2014 hingga Kuartal 4 2014. Pada November 2017; Junade Ali, Ilmuwan Komputer di Cloudflare mencatat bahwa sementara serangan tingkat jaringan terus berkapasitas tinggi, itu terjadi lebih jarang. Ali lebih lanjut mencatat bahwa meskipun serangan tingkat jaringan menjadi lebih jarang, Data dari Cloudflare menunjukkan bahwa serangan lapisan aplikasi masih tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.
Sebuah '''serangan DDoS lapisan aplikasi''' (terkadang disebut sebagai '''lapisan 7 serangan DDoS''') adalah bentuk serangan DDoS di mana penyerang menargetkan proses [[lapisan aplikasi]].<ref>''Layer Seven DDoS Attacks''. ''Infosec Institute''.</ref><ref>Newton Lee. ''Counterterrorism and Cybersecurity: Total Information Awareness''. Springer. 2013. ISBN 9781461472056.</ref> Serangan tersebut terlalu banyak melatih fungsi atau fitur tertentu dari sebuah situs web dengan tujuan untuk menonaktifkan fungsi atau fitur tersebut. Serangan lapisan aplikasi ini berbeda dari seluruh serangan jaringan, dan sering digunakan terhadap lembaga keuangan untuk mengalihkan perhatian TI dan personel keamanan dari pelanggaran keamanan.<ref>[http://www.gartner.com/newsroom/id/2344217 Gartner Says 25 Percent of Distributed Denial of Services Attacks in 2013 Will Be Application - Based]. ''Gartner''. 21 February 2013.</ref> Pada tahun 2013, serangan DDoS lapisan aplikasi mewakili 20% dari semua serangan DDoS.<ref>John Ginovsky. [http://www.ababj.com/component/k2/item/4354-what-you-should-know-about-worsening-ddos-attacks What you should know about worsening DDoS attacks]. ''ABA Banking Journal''. 27 January 2014.</ref> Menurut penelitian oleh [[Akamai Technologies]], telah terjadi "serangan lapisan aplikasi 51 persen lebih banyak" dari Kuartal 4 2013 hingga Kuartal 4 2014 dan "16 persen lebih banyak" dari Kuartal 3 2014 hingga Kuartal 4 2014.<ref>[https://blogs.akamai.com/2015/01/q4-2014-state-of-the-internet---security-report-some-numbers.html Q4 2014 State of the Internet - Security Report: Numbers - The Akamai Blog]. ''blogs.akamai.com''.</ref> Pada November 2017; Junade Ali, Ilmuwan Komputer di Cloudflare mencatat bahwa sementara serangan tingkat jaringan terus berkapasitas tinggi, itu terjadi lebih jarang. Ali lebih lanjut mencatat bahwa meskipun serangan tingkat jaringan menjadi lebih jarang, Data dari Cloudflare menunjukkan bahwa serangan lapisan aplikasi masih tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.<ref>Junade Ali. [https://blog.cloudflare.com/the-new-ddos-landscape/ The New DDoS Landscape]. ''Cloudflare Blog''. 23 November 2017.</ref>


==== Lapisan aplikasi ====
==== Lapisan aplikasi ====
Baris 36: Baris 36:


==== Metode serangan ====
==== Metode serangan ====
Serangan DDoS lapisan aplikasi dilakukan terutama untuk tujuan tertentu yang ditargetkan, termasuk mengganggu transaksi dan akses ke database. Ini membutuhkan sumber daya yang lebih sedikit daripada serangan lapisan jaringan tetapi sering menyertai mereka. Sebuah serangan dapat disamarkan agar terlihat seperti lalu lintas yang sah, kecuali serangan tersebut menargetkan paket atau fungsi aplikasi tertentu. Serangan pada lapisan aplikasi dapat mengganggu layanan seperti pengambilan informasi atau fungsi pencarian di situs web.
Serangan DDoS lapisan aplikasi dilakukan terutama untuk tujuan tertentu yang ditargetkan, termasuk mengganggu transaksi dan akses ke database. Ini membutuhkan sumber daya yang lebih sedikit daripada serangan lapisan jaringan tetapi sering menyertai mereka.<ref>Kelly Jackson Higgins. [http://www.darkreading.com/attacks-breaches/ddos-attack-used-headless-browsers-in-15/240162777 DDoS Attack Used ‘Headless’ Browser In 150-Hour Siege]. ''Dark Reading''. InformationWeek. 17 October 2013.</ref> Sebuah serangan dapat disamarkan agar terlihat seperti lalu lintas yang sah, kecuali serangan tersebut menargetkan paket atau fungsi aplikasi tertentu. Serangan pada lapisan aplikasi dapat mengganggu layanan seperti pengambilan informasi atau fungsi pencarian di situs web.<ref>John Ginovsky. [http://www.ababj.com/component/k2/item/4354-what-you-should-know-about-worsening-ddos-attacks What you should know about worsening DDoS attacks]. ''ABA Banking Journal''. 27 January 2014.</ref>


=== Denial-of-service sebagai layanan ===
=== Denial-of-service sebagai layanan ===
Beberapa vendor menyediakan apa yang disebut layanan "booter" atau "stresser", yang memiliki antarmuka sederhana berbasis web, dan menerima pembayaran melalui web. Dipasarkan dan dipromosikan sebagai alat uji stres, mereka dapat digunakan untuk melakukan serangan denial-of-service yang tidak sah, dan memungkinkan penyerang yang secara teknis tidak canggih mengakses alat serangan yang canggih. Biasanya didukung oleh sebuah [[botnet]], lalu lintas yang dihasilkan oleh stresser konsumen dapat berkisar antara 5-50 Gbit/s, yang dapat, dalam banyak kasus, menolak akses internet rata-rata pengguna rumahan.
Beberapa vendor menyediakan apa yang disebut layanan "booter" atau "stresser", yang memiliki antarmuka sederhana berbasis web, dan menerima pembayaran melalui web. Dipasarkan dan dipromosikan sebagai alat uji stres, mereka dapat digunakan untuk melakukan serangan denial-of-service yang tidak sah, dan memungkinkan penyerang yang secara teknis tidak canggih mengakses alat serangan yang canggih.<ref>Brian Krebs. [http://krebsonsecurity.com/2015/08/stress-testing-the-booter-services-financially/ Stress-Testing the Booter Services, Financially]. ''Krebs on Security''. August 15, 2015.</ref> Biasanya didukung oleh sebuah [[botnet]], lalu lintas yang dihasilkan oleh stresser konsumen dapat berkisar antara 5-50 Gbit/s, yang dapat, dalam banyak kasus, menolak akses internet rata-rata pengguna rumahan.<ref>Azath Mubarakali. [https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/coin.12293 Security challenges in internet of things: Distributed denial of service attack detection using support vector machine‐based expert systems]. ''Computational Intelligence''. 2020-01-26. Vol. 36 (4). hlm. 1580–1592. doi:10.1111/coin.12293.</ref>


== Gejala ==
== Gejala ==
[[United States Computer Emergency Readiness Team]] (US-CERT) telah mengidentifikasi gejala serangan penolakan layanan untuk disertakan:
[[United States Computer Emergency Readiness Team]] (US-CERT) telah mengidentifikasi gejala serangan penolakan layanan untuk disertakan:<ref>Mindi McDowell. [http://www.us-cert.gov/ncas/tips/st04-015 Cyber Security Tip ST04-015 - Understanding Denial-of-Service Attacks]. United States Computer Emergency Readiness Team. November 4, 2009.</ref>


* [[Performa jaringan]] yang sangat lambat (membuka file atau mengakses situs web),
* [[Performa jaringan]] yang sangat lambat (membuka file atau mengakses situs web),
Baris 49: Baris 49:


== Metode serangan ==
== Metode serangan ==
=== Berbagai macam alat dan teknik digunakan untuk meluncurkan serangan DoS. ===
=== Berbagai macam alat dan teknik digunakan untuk meluncurkan serangan DoS. ===
Serangan DoS yang paling sederhana terutama mengandalkan brute force, membanjiri target dengan fluks paket yang luar biasa, membanjiri bandwidth koneksinya atau menghabiskan sumber daya sistem target. Flood yang memenuhi bandwidth bergantung pada kemampuan penyerang untuk menghasilkan aliran paket yang luar biasa.Cara umum untuk mencapai hal ini hari ini adalah melalui penolakan-layanan-terdistribusi, menggunakan [[botnet]].
Serangan DoS yang paling sederhana terutama mengandalkan brute force, membanjiri target dengan fluks paket yang luar biasa, membanjiri bandwidth koneksinya atau menghabiskan sumber daya sistem target. Flood yang memenuhi bandwidth bergantung pada kemampuan penyerang untuk menghasilkan aliran paket yang luar biasa.Cara umum untuk mencapai hal ini hari ini adalah melalui penolakan-layanan-terdistribusi, menggunakan [[botnet]].


=== Alat serangan ===
=== Alat serangan ===
Dalam kasus seperti [[MyDoom]] dan [[Slowloris]], alat tersebut tertanam dalam [[malware]] dan meluncurkan serangannya tanpa sepengetahuan pemilik sistem. [[Stacheldraht]] adalah contoh klasik alat DDoS. Ini menggunakan struktur berlapis di mana penyerang menggunakan [[Klien (komputasi)|program klien]] untuk terhubung ke penangan yang merupakan sistem yang dikompromikan yang mengeluarkan perintah ke [[Zombie (komputasi)|agen zombie]] yang pada gilirannya memfasilitasi serangan DDoS. Agen disusupi melalui penangan oleh penyerang menggunakan rutinitas otomatis untuk mengeksploitasi kerentanan dalam program yang menerima koneksi jarak jauh yang berjalan pada host jarak jauh yang ditargetkan. Setiap penangan dapat mengontrol hingga seribu agen.
Dalam kasus seperti [[MyDoom]] dan [[Slowloris]], alat tersebut tertanam dalam [[malware]] dan meluncurkan serangannya tanpa sepengetahuan pemilik sistem. [[Stacheldraht]] adalah contoh klasik alat DDoS. Ini menggunakan struktur berlapis di mana penyerang menggunakan [[Klien (komputasi)|program klien]] untuk terhubung ke penangan yang merupakan sistem yang dikompromikan yang mengeluarkan perintah ke [[Zombie (komputasi)|agen zombie]] yang pada gilirannya memfasilitasi serangan DDoS. Agen disusupi melalui penangan oleh penyerang menggunakan rutinitas otomatis untuk mengeksploitasi kerentanan dalam program yang menerima koneksi jarak jauh yang berjalan pada host jarak jauh yang ditargetkan. Setiap penangan dapat mengontrol hingga seribu agen.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan+kegagalan+layanan&oldid=29197391 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Dalam kasus lain, mesin dapat menjadi bagian dari serangan DDoS dengan persetujuan pemiliknya, misalnya, dalam [[Operation Payback]] diorganisir oleh grup [[Anonymous]]. [[Low Orbit Ion Cannon]] biasanya digunakan dengan cara ini. Bersama [[High Orbit Ion Cannon]] sebuah berbagai macam alat DDoS tersedia saat ini, termasuk versi berbayar dan gratis, dengan fitur berbeda yang tersedia. Ada pasar bawah tanah untuk ini di forum terkait peretas dan saluran IRC.
Dalam kasus lain, mesin dapat menjadi bagian dari serangan DDoS dengan persetujuan pemiliknya, misalnya, dalam [[Operation Payback]] diorganisir oleh grup [[Anonymous]]. [[Low Orbit Ion Cannon]] biasanya digunakan dengan cara ini. Bersama [[High Orbit Ion Cannon]] sebuah berbagai macam alat DDoS tersedia saat ini, termasuk versi berbayar dan gratis, dengan fitur berbeda yang tersedia. Ada pasar bawah tanah untuk ini di forum terkait peretas dan saluran IRC.


=== Pemerasan DDoS ===
=== Pemerasan DDoS ===
Pada tahun 2015, botnet DDoS seperti DD4BC semakin menonjol, membidik lembaga keuangan. Pemeras dunia maya biasanya memulai dengan serangan tingkat rendah dan peringatan bahwa serangan yang lebih besar akan dilakukan jika uang tebusan tidak dibayarkan dalam [[Bitcoin]]. Pakar keamanan merekomendasikan situs web yang ditargetkan untuk tidak membayar tebusan. Para penyerang cenderung melakukan skema pemerasan yang diperpanjang setelah mereka menyadari bahwa targetnya siap untuk membayar.
Pada tahun 2015, botnet DDoS seperti DD4BC semakin menonjol, membidik lembaga keuangan.<ref>[http://blog.cloudbric.com/2015/09/whos-behind-ddos-attacks-and-how-can.html Who's Behind DDoS Attacks and How Can You Protect Your Website?]. 10 September 2015.</ref> Pemeras dunia maya biasanya memulai dengan serangan tingkat rendah dan peringatan bahwa serangan yang lebih besar akan dilakukan jika uang tebusan tidak dibayarkan dalam [[Bitcoin]].<ref>Olivia Solon. [https://www.bloomberg.com/news/articles/2015-09-09/bitcoin-ddos-ransom-demands-raise-dd4bc-profile?mod=djemRiskCompliance Cyber-Extortionists Targeting the Financial Sector Are Demanding Bitcoin Ransoms]. 9 September 2015.</ref> Pakar keamanan merekomendasikan situs web yang ditargetkan untuk tidak membayar tebusan. Para penyerang cenderung melakukan skema pemerasan yang diperpanjang setelah mereka menyadari bahwa targetnya siap untuk membayar.<ref>Adam Greenberg. [http://www.scmagazineuk.com/akamai-warns-of-increased-activity-from-ddos-extortion-group/article/438333/ Akamai warns of increased activity from DDoS extortion group]. 14 September 2015.</ref>


=== Serangan Challenge Collapsar (CC) ===
=== Serangan Challenge Collapsar (CC) ===
Sebuah Serangan Challenge Collapsar (CC) adalah serangan yang permintaan HTTP standar sering dikirim ke server web yang ditargetkan, di mana [[Uniform Resource Identifier]] (URI) memerlukan algoritma atau operasi database yang memakan waktu dan rumit, untuk menghabiskan sumber daya server web yang ditargetkan.
Sebuah Serangan Challenge Collapsar (CC) adalah serangan yang permintaan HTTP standar sering dikirim ke server web yang ditargetkan, di mana [[Uniform Resource Identifier]] (URI) memerlukan algoritma atau operasi database yang memakan waktu dan rumit, untuk menghabiskan sumber daya server web yang ditargetkan.<ref>[https://support.huaweicloud.com/en-us/antiddos_faq/antiddos_01_0020.html What Is a CC Attack?]. ''HUAWEI CLOUD-Grow With Intelligence''.</ref><ref>刘鹏. [https://patents.google.com/patent/CN106161451A/en CC (challenge collapsar) attack defending method, device and system]. ''Google Patents''.</ref><ref>曾宪力. [https://patents.google.com/patent/CN106330911A/en CC (Challenge Collapsar) attack protection method and device]. ''Google Patents''.</ref>


Pada tahun 2004, seorang peretas Tiongkok bernama KiKi menemukan alat peretasan untuk mengirim permintaan semacam ini untuk menyerang tembok api NSFOCUS bernama "Collapsar", dan dengan demikian alat peretasan itu dikenal sebagai "Challenge Collapsar", atau CC singkatnya. Akibatnya, serangan jenis ini mendapat nama "Serangan CC".
Pada tahun 2004, seorang peretas Tiongkok bernama KiKi menemukan alat peretasan untuk mengirim permintaan semacam ini untuk menyerang tembok api NSFOCUS bernama "Collapsar", dan dengan demikian alat peretasan itu dikenal sebagai "Challenge Collapsar", atau CC singkatnya. Akibatnya, serangan jenis ini mendapat nama "Serangan CC".<ref>[http://digi.163.com/14/0724/19/A1UL2O95001618JV.html 史上最臭名昭著的黑客工具 CC的前世今生]. ''NetEase''. 驱动中国网(北京). 2014-07-24.</ref>


=== Nuke ===
=== Nuke ===
Sebuah Nuke adalah serangan denial-of-service kuno terhadap [[jaringan komputer]] yang terdiri dari paket ICMP yang terfragmentasi atau tidak valid yang dikirim ke target, dicapai dengan menggunakan utilitas [[ping]] yang dimodifikasi untuk berulang kali mengirim data yang rusak ini, sehingga memperlambat komputer yang terpengaruh hingga benar-benar berhenti.
Sebuah Nuke adalah serangan denial-of-service kuno terhadap [[jaringan komputer]] yang terdiri dari paket ICMP yang terfragmentasi atau tidak valid yang dikirim ke target, dicapai dengan menggunakan utilitas [[ping]] yang dimodifikasi untuk berulang kali mengirim data yang rusak ini, sehingga memperlambat komputer yang terpengaruh hingga benar-benar berhenti.<ref>[https://security.radware.com/ddos-knowledge-center/ddospedia/nuke/ What Is a Nuke? Radware — DDoSPedia]. ''security.radware.com''.</ref>


Contoh spesifik dari serangan Nuke yang menjadi terkenal adalah [[WinNuke]], yang mengeksploitasi kerentanan dalam penangan [[NetBIOS]] di [[Windows 95]]. Sebuah string data out-of-band dikirim ke [[TCP]] port 139 dari mesin korban, menyebabkannya terkunci dan menampilkan [[Blue Screen of Death]].
Contoh spesifik dari serangan Nuke yang menjadi terkenal adalah [[WinNuke]], yang mengeksploitasi kerentanan dalam penangan [[NetBIOS]] di [[Windows 95]]. Sebuah string data out-of-band dikirim ke [[TCP]] port 139 dari mesin korban, menyebabkannya terkunci dan menampilkan [[Blue Screen of Death]].<ref>[https://security.radware.com/ddos-knowledge-center/ddospedia/nuke/ What Is a Nuke? Radware — DDoSPedia]. ''security.radware.com''.</ref>


=== Serangan peer-to-peer ===
=== Serangan peer-to-peer ===
Penyerang telah menemukan cara untuk mengeksploitasi sejumlah bug di peladen [[peer-to-peer]] untuk memulai serangan DDoS. Serangan peer-to-peer-DDoS yang paling agresif ini mengeksploitasi [[DC++]]. Dengan peer-to-peer tidak ada botnet dan penyerang tidak harus berkomunikasi dengan klien yang dirusaknya. Sebaliknya, penyerang bertindak sebagai "dalang," menginstruksikan klien dari hub file sharing peer-to-peer besar untuk memutuskan koneksi dari jaringan peer-to-peer mereka dan untuk terhubung ke situs web korban sebagai gantinya.
Penyerang telah menemukan cara untuk mengeksploitasi sejumlah bug di peladen [[peer-to-peer]] untuk memulai serangan DDoS. Serangan peer-to-peer-DDoS yang paling agresif ini mengeksploitasi [[DC++]]. Dengan peer-to-peer tidak ada botnet dan penyerang tidak harus berkomunikasi dengan klien yang dirusaknya. Sebaliknya, penyerang bertindak sebagai "dalang," menginstruksikan klien dari hub file sharing peer-to-peer besar untuk memutuskan koneksi dari jaringan peer-to-peer mereka dan untuk terhubung ke situs web korban sebagai gantinya.<ref>Paul Sop. [http://www.prolexic.com/news/20070514-alert.php Prolexic Distributed Denial of Service Attack Alert]. ''Prolexic Technologies Inc''. May 2007.</ref><ref>Robert Lemos. [http://www.securityfocus.com/news/11466 Peer-to-peer networks co-opted for DOS attacks]. SecurityFocus. May 2007.</ref><ref>Fredrik Ullner. [http://dcpp.wordpress.com/2007/05/22/denying-distributed-attacks/ Denying distributed attacks]. DC++: Just These Guys, Ya Know?. May 2007.</ref>


=== Serangan penolakan layanan permanen ===
=== Serangan penolakan layanan permanen ===
Permanent denial-of-service (PDoS), juga dikenal sebagai phlashing, adalah serangan yang sangat merusak sistem sehingga memerlukan penggantian atau penginstalan ulang perangkat keras. Berbeda dengan serangan penolakan layanan terdistribusi, sebuah serangan PDoS mengeksploitasi kelemahan keamanan yang memungkinkan administrasi jarak jauh pada antarmuka manajemen perangkat keras korban, seperti router, printer, atau [[perangkat keras jaringan]] lainnya. Penyerang menggunakan kerentanan ini untuk mengganti firmware perangkat dengan gambar firmware yang dimodifikasi, corrupt, atau rusak — sebuah proses yang bila dilakukan secara sah disebut sebagai ''flashing.'' Oleh karena itu, "[[Brick (elektronik)|brick]]" perangkat ini, membuatnya tidak dapat digunakan untuk tujuan aslinya hingga dapat diperbaiki atau diganti.
Permanent denial-of-service (PDoS), juga dikenal sebagai phlashing,<ref>John Leyden. [https://www.theregister.co.uk/2008/05/21/phlashing/ Phlashing attack thrashes embedded systems]. ''The Register''. 2008-05-21.</ref> adalah serangan yang sangat merusak sistem sehingga memerlukan penggantian atau penginstalan ulang perangkat keras.<ref>Kelly Jackson Higgins. [http://www.darkreading.com/document.asp?doc_id=154270&WT.svl=news1_1 Permanent Denial-of-Service Attack Sabotages Hardware]. Dark Reading. May 19, 2008.</ref> Berbeda dengan serangan penolakan layanan terdistribusi, sebuah serangan PDoS mengeksploitasi kelemahan keamanan yang memungkinkan administrasi jarak jauh pada antarmuka manajemen perangkat keras korban, seperti router, printer, atau [[perangkat keras jaringan]] lainnya. Penyerang menggunakan kerentanan ini untuk mengganti firmware perangkat dengan gambar firmware yang dimodifikasi, corrupt, atau rusak — sebuah proses yang bila dilakukan secara sah disebut sebagai ''flashing.'' Oleh karena itu, "[[Brick (elektronik)|brick]]" perangkat ini, membuatnya tidak dapat digunakan untuk tujuan aslinya hingga dapat diperbaiki atau diganti.


PDoS adalah serangan bertarget perangkat keras murni yang bisa jauh lebih cepat dan membutuhkan lebih sedikit sumber daya daripada menggunakan botnet atau root/vserver dalam serangan DDoS. Karena fitur-fitur ini, dan potensi dan probabilitas tinggi dari eksploitasi keamanan pada Network Enabled Embedded Devices (NEEDs), teknik ini telah menjadi perhatian banyak komunitas peretasan. [[BrickerBot]], sebuah sepotong malware yang menargetkan perangkat IoT, menggunakan serangan PDoS untuk melumpuhkan targetnya.
PDoS adalah serangan bertarget perangkat keras murni yang bisa jauh lebih cepat dan membutuhkan lebih sedikit sumber daya daripada menggunakan botnet atau root/vserver dalam serangan DDoS. Karena fitur-fitur ini, dan potensi dan probabilitas tinggi dari eksploitasi keamanan pada Network Enabled Embedded Devices (NEEDs), teknik ini telah menjadi perhatian banyak komunitas peretasan. [[BrickerBot]], sebuah sepotong malware yang menargetkan perangkat IoT, menggunakan serangan PDoS untuk melumpuhkan targetnya.<ref>[https://security.radware.com/ddos-threats-attacks/brickerbot-pdos-permanent-denial-of-service/ "BrickerBot" Results In PDoS Attack]. ''Radware''. May 4, 2017.</ref>


PhlashDance adalah alat yang dibuat oleh Rich Smith (seorang karyawan Lab Keamanan Sistem Hewlett-Packard) digunakan untuk mendeteksi dan mendemonstrasikan kerentanan PDoS pada Konferensi Keamanan Terapan EUSecWest 2008 di London.
PhlashDance adalah alat yang dibuat oleh Rich Smith (seorang karyawan Lab Keamanan Sistem Hewlett-Packard) digunakan untuk mendeteksi dan mendemonstrasikan kerentanan PDoS pada Konferensi Keamanan Terapan EUSecWest 2008 di London.<ref>[http://eusecwest.com/speakers.html#PhlashDance EUSecWest Applied Security Conference: London, U.K]. EUSecWest. 2008.</ref>


=== Serangan yang dipantulkan/dipalsukan ===
=== Serangan yang dipantulkan/dipalsukan ===
Serangan denial-of-service terdistribusi mungkin melibatkan pengiriman permintaan palsu dari beberapa jenis ke sejumlah besar komputer yang akan membalas permintaan tersebut. Menggunakan [[Spoofing alamat IP|spoofing alamat Protokol Internet]], alamat sumber diatur ke korban yang ditargetkan, yang berarti semua balasan akan masuk (dan membanjiri) target. (Bentuk serangan yang direfleksikan ini kadang-kadang disebut sebuah "DRDOS".)
Serangan denial-of-service terdistribusi mungkin melibatkan pengiriman permintaan palsu dari beberapa jenis ke sejumlah besar komputer yang akan membalas permintaan tersebut. Menggunakan [[Spoofing alamat IP|spoofing alamat Protokol Internet]], alamat sumber diatur ke korban yang ditargetkan, yang berarti semua balasan akan masuk (dan membanjiri) target. (Bentuk serangan yang direfleksikan ini kadang-kadang disebut sebuah "DRDOS".<ref>Christian Rossow. [http://www.internetsociety.org/sites/default/files/01_5.pdf Amplification Hell: Revisiting Network Protocols for DDoS Abuse]. Internet Society. February 2014.</ref>)


Serangan [[ICMP Echo Request]] ([[Serangan Smurf]]) dapat dianggap sebagai salah satu bentuk serangan yang dipantulkan, saat host flooding mengirim Echo Request ke alamat siaran dari jaringan yang salah konfigurasi, sehingga menarik host untuk mengirim paket Echo Reply ke korban. Beberapa program DDoS awal menerapkan bentuk serangan ini yang didistribusikan.
Serangan [[ICMP Echo Request]] ([[Serangan Smurf]]) dapat dianggap sebagai salah satu bentuk serangan yang dipantulkan, saat host flooding mengirim Echo Request ke alamat siaran dari jaringan yang salah konfigurasi, sehingga menarik host untuk mengirim paket Echo Reply ke korban. Beberapa program DDoS awal menerapkan bentuk serangan ini yang didistribusikan.


=== Botnet Mirai ===
=== Botnet Mirai ===
Serangan ini bekerja dengan menggunakan worm untuk menginfeksi ratusan ribu perangkat IoT di internet. Worm menyebar melalui jaringan dan sistem yang mengendalikan perangkat IoT yang dilindungi dengan buruk seperti termostat, jam berkemampuan Wi-Fi, dan [[mesin cuci]]. Ketika perangkat diperbudak biasanya pemilik atau pengguna tidak akan memiliki indikasi langsung. Perangkat IoT itu sendiri bukanlah sasaran langsung serangan tersebut, itu digunakan sebagai bagian dari serangan yang lebih besar. Perangkat yang baru saja diperbudak ini disebut budak atau bot. Setelah peretas mendapatkan jumlah bot yang diinginkan, mereka menginstruksikan bot untuk mencoba menghubungi ISP. Pada Oktober 2016, botnet Mirai menyerang Dyn yang merupakan ISP untuk situs-situs seperti Twitter, [[Netflix]], dll. Begitu ini terjadi, situs web ini semua tidak dapat dijangkau selama beberapa jam. Jenis serangan ini tidak merusak secara fisik, tetapi pasti akan merugikan perusahaan internet besar yang diserang.
Serangan ini bekerja dengan menggunakan worm untuk menginfeksi ratusan ribu perangkat IoT di internet. Worm menyebar melalui jaringan dan sistem yang mengendalikan perangkat IoT yang dilindungi dengan buruk seperti termostat, jam berkemampuan Wi-Fi, dan [[mesin cuci]].<ref>Constantinos Kolias. ''DDoS in the IoT: Mirai and Other Botnets''. ''Computer''. 2017. Vol. 50 (7). hlm. 80–84. doi:10.1109/MC.2017.201.</ref> Ketika perangkat diperbudak biasanya pemilik atau pengguna tidak akan memiliki indikasi langsung. Perangkat IoT itu sendiri bukanlah sasaran langsung serangan tersebut, itu digunakan sebagai bagian dari serangan yang lebih besar.<ref>Aleksandar Kuzmanovic. ''Low-rate TCP-targeted denial of service attacks: the shrew vs. the mice and elephants''. ACM. 2003-08-25. hlm. 75–86. doi:10.1145/863955.863966. ISBN 978-1581137354.</ref> Perangkat yang baru saja diperbudak ini disebut budak atau bot. Setelah peretas mendapatkan jumlah bot yang diinginkan, mereka menginstruksikan bot untuk mencoba menghubungi ISP. Pada Oktober 2016, botnet Mirai menyerang Dyn yang merupakan ISP untuk situs-situs seperti Twitter, [[Netflix]], dll.<ref>Constantinos Kolias. ''DDoS in the IoT: Mirai and Other Botnets''. ''Computer''. 2017. Vol. 50 (7). hlm. 80–84. doi:10.1109/MC.2017.201.</ref> Begitu ini terjadi, situs web ini semua tidak dapat dijangkau selama beberapa jam. Jenis serangan ini tidak merusak secara fisik, tetapi pasti akan merugikan perusahaan internet besar yang diserang.


=== R-U-Dead-Yet? (RUDY) ===
=== R-U-Dead-Yet? (RUDY) ===
Baris 93: Baris 92:


=== SACK Panic ===
=== SACK Panic ===
Memanipulasi [[Maximum segment size]] dan [[Transmisi ulang (jaringan data)|selective acknowledgement (SACK)]] itu dapat digunakan oleh peer jarak jauh untuk menyebabkan penolakan layanan oleh luapan integer di [[kernel Linux]], bahkan menyebabkan [[Kernel panic]]. Jonathan Looney menemukan [[CVE]]-[https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2019-11477 2019-11477], CVE-[https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2019-11478 2019-11478], CVE [https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2019-11479 -2019-11479] pada 17 Juni 2019.
Memanipulasi [[Maximum segment size]] dan [[Transmisi ulang (jaringan data)|selective acknowledgement (SACK)]] itu dapat digunakan oleh peer jarak jauh untuk menyebabkan penolakan layanan oleh luapan integer di [[kernel Linux]], bahkan menyebabkan [[Kernel panic]].<ref>[https://wiki.ubuntu.com/SecurityTeam/KnowledgeBase/SACKPanic SACK Panic and Other TCP Denial of Service Issues]. ''Ubuntu Wiki''. 17 June 2019.</ref> Jonathan Looney menemukan [[CVE]]-[https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2019-11477 2019-11477], CVE-[https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2019-11478 2019-11478], CVE [https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2019-11479 -2019-11479] pada 17 Juni 2019.<ref>[https://cve.mitre.org/cgi-bin/cvename.cgi?name=CVE-2019-11479 CVE-2019-11479]. ''CVE''.</ref>


=== Serangan Shrew ===
=== Serangan Shrew ===
Serangan shrew adalah sebuah serangan denial-of-service pada [[Transmission Control Protocol]] di mana penyerang menggunakan teknik [[Serangan man-in-the-middle|man-in-the-middle]]. Ini menggunakan semburan lalu lintas singkat yang disinkronkan untuk mengganggu koneksi TCP pada tautan yang sama, dengan mengeksploitasi kelemahan dalam mekanisme batas waktu transmisi ulang TCP.
Serangan shrew adalah sebuah serangan denial-of-service pada [[Transmission Control Protocol]] di mana penyerang menggunakan teknik [[Serangan man-in-the-middle|man-in-the-middle]]. Ini menggunakan semburan lalu lintas singkat yang disinkronkan untuk mengganggu koneksi TCP pada tautan yang sama, dengan mengeksploitasi kelemahan dalam mekanisme batas waktu transmisi ulang TCP.<ref>Yu Chen. ''The IEEE Conference on Local Computer Networks 30th Anniversary (LCN'05)l''. 2005. hlm. 8 pp. doi:10.1109/LCN.2005.70. ISBN 978-0-7695-2421-4.</ref>


=== Serangan Denial-of-Service Terdistribusi bandwidth rendah yang canggih ===
=== Serangan Denial-of-Service Terdistribusi bandwidth rendah yang canggih ===
Serangan DDoS bandwidth rendah yang canggih adalah bentuk DoS yang menggunakan lebih sedikit lalu lintas dan meningkatkan efektivitasnya dengan mengarahkan ke titik lemah dalam desain sistem korban, contoh, penyerang mengirimkan lalu lintas yang terdiri dari permintaan rumit ke sistem. Pada dasarnya, serangan DDoS yang canggih berbiaya lebih rendah karena penggunaan lalu lintas yang lebih sedikit, ukurannya lebih kecil sehingga lebih sulit untuk diidentifikasi, dan memiliki kemampuan untuk merusak sistem yang dilindungi oleh mekanisme kontrol aliran.
Serangan DDoS bandwidth rendah yang canggih adalah bentuk DoS yang menggunakan lebih sedikit lalu lintas dan meningkatkan efektivitasnya dengan mengarahkan ke titik lemah dalam desain sistem korban, contoh, penyerang mengirimkan lalu lintas yang terdiri dari permintaan rumit ke sistem.<ref>U. Ben-Porat. ''Vulnerability of Network Mechanisms to Sophisticated DDoS Attacks''. ''IEEE Transactions on Computers''. 2013-05-01. Vol. 62 (5). hlm. 1031–1043. doi:10.1109/TC.2012.49.</ref> Pada dasarnya, serangan DDoS yang canggih berbiaya lebih rendah karena penggunaan lalu lintas yang lebih sedikit, ukurannya lebih kecil sehingga lebih sulit untuk diidentifikasi, dan memiliki kemampuan untuk merusak sistem yang dilindungi oleh mekanisme kontrol aliran.<ref>U. Ben-Porat. ''Vulnerability of Network Mechanisms to Sophisticated DDoS Attacks''. ''IEEE Transactions on Computers''. 2013-05-01. Vol. 62 (5). hlm. 1031–1043. doi:10.1109/TC.2012.49.</ref><ref>orbitalsatelite. [https://sourceforge.net/projects/slow-http-test/ Slow HTTP Test]. ''SourceForge''.</ref>


=== (S)SYN flood ===
=== (S)SYN flood ===
Sebuah [[SYN flood]] terjadi ketika sebuah host mengirimkan banyak paket TCP/SYN, sering kali dengan alamat pengirim palsu. Masing-masing paket ini ditangani seperti permintaan koneksi, menyebabkan server membuat [[TCP half-open|koneksi setengah terbuka]], dengan mengirimkan kembali paket TCP/SYN-ACK (Mengakui), dan menunggu tanggapan paket dari alamat pengirim (tanggapan ke Paket ACK). Namun karena alamat pengirimnya dipalsukan, tanggapan tidak pernah datang. Koneksi setengah terbuka ini memenuhi jumlah koneksi yang tersedia yang dapat dibuat server, menjaganya agar tidak menanggapi permintaan yang sah sampai setelah serangan berakhir.
Sebuah [[SYN flood]] terjadi ketika sebuah host mengirimkan banyak paket TCP/SYN, sering kali dengan alamat pengirim palsu. Masing-masing paket ini ditangani seperti permintaan koneksi, menyebabkan server membuat [[TCP half-open|koneksi setengah terbuka]], dengan mengirimkan kembali paket TCP/SYN-ACK (Mengakui), dan menunggu tanggapan paket dari alamat pengirim (tanggapan ke Paket ACK). Namun karena alamat pengirimnya dipalsukan, tanggapan tidak pernah datang. Koneksi setengah terbuka ini memenuhi jumlah koneksi yang tersedia yang dapat dibuat server, menjaganya agar tidak menanggapi permintaan yang sah sampai setelah serangan berakhir.<ref>[http://tools.ietf.org/html/rfc4987 TCP SYN Flooding Attacks and Common Mitigations]. ''Tools.ietf.org''. August 2007.</ref>


=== Serangan Teardrop ===
=== Serangan Teardrop ===
Sebuah serangan teardrop melibatkan pengiriman fragmen [[Alamat IP|IP]] yang rusak dengan tumpang tindih, muatan yang terlalu besar ke mesin target. Ini dapat merusak berbagai sistem operasi karena bug dalam kode [[Alamat IP versi 4|perakitan ulang fragmentasi]] [[TCP/IP]] mereka. Sistem operasi [[Windows 3.1x]], [[Windows 95]] dan [[Windows NT]], serta versi Linux sebelum versi 2.0.32 dan 2.1.63 rentan terhadap serangan ini.
Sebuah serangan teardrop melibatkan pengiriman fragmen [[Alamat IP|IP]] yang rusak dengan tumpang tindih, muatan yang terlalu besar ke mesin target. Ini dapat merusak berbagai sistem operasi karena bug dalam kode [[Alamat IP versi 4|perakitan ulang fragmentasi]] [[TCP/IP]] mereka.<ref>[http://www.cert.org/historical/advisories/ca-1997-28.cfm CERT Advisory CA-1997-28 IP Denial-of-Service Attacks]. CERT. 1998.</ref> Sistem operasi [[Windows 3.1x]], [[Windows 95]] dan [[Windows NT]], serta versi Linux sebelum versi 2.0.32 dan 2.1.63 rentan terhadap serangan ini.


(Meskipun pada bulan September 2009, kerentanan di [[Windows Vista]] disebut sebagai file "serangan teardrop", [[Server Message Block|SMB2]] yang ditargetkan ini yang merupakan lapisan lebih tinggi dari paket TCP yang menggunakan teardrop).
(Meskipun pada bulan September 2009, kerentanan di [[Windows Vista]] disebut sebagai file "serangan teardrop", [[Server Message Block|SMB2]] yang ditargetkan ini yang merupakan lapisan lebih tinggi dari paket TCP yang menggunakan teardrop).<ref>[http://www.zdnet.com/blog/security/windows-7-vista-exposed-to-teardrop-attack/4222 Windows 7, Vista exposed to 'teardrop attack']. ''ZDNet''. September 8, 2009.</ref><ref>[http://www.microsoft.com/technet/security/advisory/975497.mspx Microsoft Security Advisory (975497): Vulnerabilities in SMB Could Allow Remote Code Execution]. Microsoft.com. September 8, 2009.</ref>


Salah satu kolom di header IP adalah kolom "offset fragmen", menunjukkan posisi awal, atau offset, dari data yang terkandung dalam paket terfragmentasi relatif terhadap data dalam paket aslinya. Jika jumlah offset dan ukuran satu paket terfragmentasi berbeda dari paket terfragmentasi berikutnya, paketnya tumpang tindih. Ketika ini terjadi, peladen yang rentan terhadap serangan teardrop tidak dapat memasang kembali paket - mengakibatkan kondisi penolakan-layanan.
Salah satu kolom di header IP adalah kolom "offset fragmen", menunjukkan posisi awal, atau offset, dari data yang terkandung dalam paket terfragmentasi relatif terhadap data dalam paket aslinya. Jika jumlah offset dan ukuran satu paket terfragmentasi berbeda dari paket terfragmentasi berikutnya, paketnya tumpang tindih. Ketika ini terjadi, peladen yang rentan terhadap serangan teardrop tidak dapat memasang kembali paket - mengakibatkan kondisi penolakan-layanan.
Baris 116: Baris 115:
Menurut [[Biro Investigasi Federal]] AS, telephony denial-of-service (TDoS) telah muncul sebagai bagian dari berbagai skema penipuan:
Menurut [[Biro Investigasi Federal]] AS, telephony denial-of-service (TDoS) telah muncul sebagai bagian dari berbagai skema penipuan:


* Seorang penipu menghubungi [[bankir]] atau broker korban, meniru identitas korban untuk meminta transfer dana. Upaya bankir untuk menghubungi korban untuk verifikasi transfer gagal karena saluran telepon korban dibanjiri ribuan panggilan palsu, membuat korban tidak terjangkau.
* Seorang penipu menghubungi [[bankir]] atau broker korban, meniru identitas korban untuk meminta transfer dana. Upaya bankir untuk menghubungi korban untuk verifikasi transfer gagal karena saluran telepon korban dibanjiri ribuan panggilan palsu, membuat korban tidak terjangkau.<ref>[https://www.fbi.gov/newark/press-releases/2010/nk051110.htm FBI — Phony Phone Calls Distract Consumers from Genuine Theft]. FBI.gov. 2010-05-11.</ref>
* Seorang penipu menghubungi konsumen dengan klaim palsu untuk mengumpulkan [[Payday loan|pinjaman gaji yang belum dibayar]] untuk ribuan dolar. Saat konsumen keberatan, penipu membalas dengan membanjiri majikan korban dengan ribuan panggilan otomatis. Dalam beberapa kasus, ID penelepon yang ditampilkan dipalsukan untuk menyamar sebagai polisi atau lembaga penegak hukum.
* Seorang penipu menghubungi konsumen dengan klaim palsu untuk mengumpulkan [[Payday loan|pinjaman gaji yang belum dibayar]] untuk ribuan dolar. Saat konsumen keberatan, penipu membalas dengan membanjiri majikan korban dengan ribuan panggilan otomatis. Dalam beberapa kasus, ID penelepon yang ditampilkan dipalsukan untuk menyamar sebagai polisi atau lembaga penegak hukum.<ref>[http://www.ic3.gov/media/2013/130107.aspx Internet Crime Complaint Center's (IC3) Scam Alerts January 7, 2013]. ''IC3.gov''. 2013-01-07.</ref>
* Seorang penipu menghubungi konsumen dengan permintaan penagihan utang palsu dan mengancam akan mengirim polisi; ketika korban menolak keras, penipu membanjiri nomor polisi lokal dengan panggilan di mana ID penelepon dipalsukan untuk menampilkan nomor korban. Polisi segera tiba di kediaman korban mencoba menemukan asal muasal panggilan tersebut.
* Seorang penipu menghubungi konsumen dengan permintaan penagihan utang palsu dan mengancam akan mengirim polisi; ketika korban menolak keras, penipu membanjiri nomor polisi lokal dengan panggilan di mana ID penelepon dipalsukan untuk menampilkan nomor korban. Polisi segera tiba di kediaman korban mencoba menemukan asal muasal panggilan tersebut.


Baris 127: Baris 126:


=== Serangan kedaluwarsa TTL ===
=== Serangan kedaluwarsa TTL ===
Dibutuhkan lebih banyak sumber daya router untuk menjatuhkan paket dengan nilai [[Time to live#Paket IP|TTL]] 1 atau kurang dari yang dibutuhkan untuk meneruskan paket dengan nilai TTL yang lebih tinggi. Saat paket dibuang karena TTL kedaluwarsa, CPU router harus menghasilkan dan mengirim waktu ICMP melebihi respons. Menghasilkan banyak respons ini dapat membebani CPU router.
Dibutuhkan lebih banyak sumber daya router untuk menjatuhkan paket dengan nilai [[Time to live#Paket IP|TTL]] 1 atau kurang dari yang dibutuhkan untuk meneruskan paket dengan nilai TTL yang lebih tinggi. Saat paket dibuang karena TTL kedaluwarsa, CPU router harus menghasilkan dan mengirim waktu ICMP melebihi respons. Menghasilkan banyak respons ini dapat membebani CPU router.<ref>[https://www.cisco.com/c/en/us/about/security-center/ttl-expiry-attack.html TTL Expiry Attack Identification and Mitigation]. Cisco Systems.</ref>


=== ARP-spoofing ===
=== ARP-spoofing ===
Baris 133: Baris 132:


== Teknik pertahanan ==
== Teknik pertahanan ==
Respons defensif terhadap serangan denial-of-service biasanya melibatkan penggunaan kombinasi deteksi serangan, klasifikasi lalu lintas dan alat respons, yang bertujuan untuk memblokir lalu lintas yang mereka identifikasi sebagai tidak sah dan mengizinkan lalu lintas yang mereka identifikasi sebagai yang sah. Daftar alat pencegahan dan respons disediakan di bawah ini:
Respons defensif terhadap serangan denial-of-service biasanya melibatkan penggunaan kombinasi deteksi serangan, klasifikasi lalu lintas dan alat respons, yang bertujuan untuk memblokir lalu lintas yang mereka identifikasi sebagai tidak sah dan mengizinkan lalu lintas yang mereka identifikasi sebagai yang sah.<ref>G. Loukas. [http://staffweb.cms.gre.ac.uk/~lg47/publications/LoukasOke-DoSSurveyComputerJournal.pdf Protection Against Denial of Service Attacks: A Survey]. ''Comput. J''. September 2010. Vol. 53 (7). hlm. 1020–1037. doi:10.1093/comjnl/bxp078.</ref> Daftar alat pencegahan dan respons disediakan di bawah ini:


=== Blackholing dan sinkholing ===
=== Blackholing dan sinkholing ===
Dengan [[Lubang hitam (jaringan)|perutean blackholing]], semua lalu lintas ke DNS atau alamat IP yang diserang dikirim ke "lubang hitam" (antarmuka null atau server tidak ada). Agar lebih efisien dan menghindari memengaruhi konektivitas jaringan, ini dapat dikelola oleh ISP.
Dengan [[Lubang hitam (jaringan)|perutean blackholing]], semua lalu lintas ke DNS atau alamat IP yang diserang dikirim ke "lubang hitam" (antarmuka null atau server tidak ada). Agar lebih efisien dan menghindari memengaruhi konektivitas jaringan, ini dapat dikelola oleh ISP.<ref>C. Patrikakis. [http://www.cisco.com/web/about/ac123/ac147/archived_issues/ipj_7-4/dos_attacks.html Distributed Denial of Service Attacks]. ''The Internet Protocol Journal''. December 2004. Vol. 7 (4). hlm. 13–35.</ref>


Sebuah [[DNS sinkhole]] mengarahkan lalu lintas ke alamat IP yang valid yang menganalisis lalu lintas dan menolak paket buruk. Sinkholing tidak efisien untuk serangan yang paling parah.
Sebuah [[DNS sinkhole]] mengarahkan lalu lintas ke alamat IP yang valid yang menganalisis lalu lintas dan menolak paket buruk. Sinkholing tidak efisien untuk serangan yang paling parah.


=== Pencegahan berbasis IPS ===
=== Pencegahan berbasis IPS ===
[[Intrusion prevention system]]s (IPS) efektif jika serangan memiliki tanda tangan yang terkait dengannya. Namun, tren di antara serangan tersebut adalah memiliki konten yang sah tetapi niat buruk. Intrusion-prevention systems yang bekerja pada pengenalan konten tidak dapat memblokir serangan DoS berbasis-perilaku.
[[Intrusion prevention system]]s (IPS) efektif jika serangan memiliki tanda tangan yang terkait dengannya. Namun, tren di antara serangan tersebut adalah memiliki konten yang sah tetapi niat buruk. Intrusion-prevention systems yang bekerja pada pengenalan konten tidak dapat memblokir serangan DoS berbasis-perilaku.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan+kegagalan+layanan&oldid=29197391 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


IPS berbasis [[Application-specific integrated circuit|ASIC]] dapat mendeteksi dan memblokir serangan denial-of-service karena mereka memiliki [[Bandwidth|kekuatan pemrosesan]] dan perincian untuk menganalisis serangan dan bertindak seperti pemutus sirkuit dengan cara otomatis.
IPS berbasis [[Application-specific integrated circuit|ASIC]] dapat mendeteksi dan memblokir serangan denial-of-service karena mereka memiliki [[Bandwidth|kekuatan pemrosesan]] dan perincian untuk menganalisis serangan dan bertindak seperti pemutus sirkuit dengan cara otomatis.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan+kegagalan+layanan&oldid=29197391 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Sebuah [[RateBasedIPS|rate-based IPS]] (RBIPS) harus menganalisis lalu lintas secara terperinci dan terus memantau pola lalu lintas dan menentukan apakah ada anomali lalu lintas. Itu harus membiarkan arus lalu lintas yang sah sambil memblokir lalu lintas serangan DoS.
Sebuah [[RateBasedIPS|rate-based IPS]] (RBIPS) harus menganalisis lalu lintas secara terperinci dan terus memantau pola lalu lintas dan menentukan apakah ada anomali lalu lintas. Itu harus membiarkan arus lalu lintas yang sah sambil memblokir lalu lintas serangan DoS.<ref>Carl Abante. [http://www.ecommercewisdom.com/relationship-firewalls-protection-ddos/ Relationship between Firewalls and Protection against DDoS]. ''Ecommerce Wisdom''. March 2, 2013.</ref>


=== Pertahanan berbasis DDS ===
=== Pertahanan berbasis DDS ===
Lebih fokus pada masalah daripada IP, sebuah sistem pertahanan DoS (DDS) dapat memblokir serangan DoS berbasis koneksi dan yang memiliki konten sah tetapi niat buruk. Sebuah DDS juga dapat mengatasi kedua serangan protokol (seperti teardrop dan ping of death) dan serangan berbasis tarif (seperti ICMP flood dan SYN flood). DDS memiliki sistem yang dibangun khusus yang dapat dengan mudah mengidentifikasi dan menghalangi serangan penolakan layanan dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada perangkat lunak yang berbasis sistem.
Lebih fokus pada masalah daripada IP, sebuah sistem pertahanan DoS (DDS) dapat memblokir serangan DoS berbasis koneksi dan yang memiliki konten sah tetapi niat buruk. Sebuah DDS juga dapat mengatasi kedua serangan protokol (seperti teardrop dan ping of death) dan serangan berbasis tarif (seperti ICMP flood dan SYN flood). DDS memiliki sistem yang dibangun khusus yang dapat dengan mudah mengidentifikasi dan menghalangi serangan penolakan layanan dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada perangkat lunak yang berbasis sistem.<ref>Valter Popeskic. [https://howdoesinternetwork.com/2012/prevent-stop-dos-attacks How to prevent or stop DoS attacks?].</ref>


=== Tembok api ===
=== Tembok api ===
Dalam kasus serangan sederhana, sebuah [[Firewall|tembok api]] dapat memiliki aturan sederhana yang ditambahkan untuk menolak semua lalu lintas masuk dari penyerang, berdasarkan protokol, port, atau alamat IP asal.
Dalam kasus serangan sederhana, sebuah [[Firewall|tembok api]] dapat memiliki aturan sederhana yang ditambahkan untuk menolak semua lalu lintas masuk dari penyerang, berdasarkan protokol, port, atau alamat IP asal.


Namun serangan yang lebih kompleks akan sulit diblokir dengan aturan sederhana: misalnya, jika ada serangan yang sedang berlangsung pada port 80 ([[layanan web]]),tidak mungkin untuk menghentikan semua lalu lintas masuk di port ini karena hal itu akan mencegah server untuk melayani lalu lintas yang sah. Selain itu, tembok api mungkin terlalu dalam dalam hierarki jaringan, dengan router yang terpengaruh sebelum lalu lintas masuk ke tembok api. Selain itu, banyak alat keamanan masih tidak mendukung IPv6 atau mungkin tidak dikonfigurasi dengan benar, sehingga tembok api sering kali dapat dilewati selama serangan.
Namun serangan yang lebih kompleks akan sulit diblokir dengan aturan sederhana: misalnya, jika ada serangan yang sedang berlangsung pada port 80 ([[layanan web]]),tidak mungkin untuk menghentikan semua lalu lintas masuk di port ini karena hal itu akan mencegah server untuk melayani lalu lintas yang sah.<ref>Paul Froutan. [http://www.computerworld.com/s/article/94014/How_to_defend_against_DDoS_attacks How to defend against DDoS attacks]. ''Computerworld''. June 24, 2004.</ref> Selain itu, tembok api mungkin terlalu dalam dalam hierarki jaringan, dengan router yang terpengaruh sebelum lalu lintas masuk ke tembok api. Selain itu, banyak alat keamanan masih tidak mendukung IPv6 atau mungkin tidak dikonfigurasi dengan benar, sehingga tembok api sering kali dapat dilewati selama serangan.<ref>[https://www.computerweekly.com/news/252445613/Cyber-security-vulnerability-concerns-skyrocket Cyber security vulnerability concerns skyrocket]. ''ComputerWeekly.com''.</ref>


=== Router ===
=== Router ===
Mirip dengan sakelar, router memiliki beberapa pembatasan laju dan kemampuan [[Access-control list|ACL]]. Mereka juga diatur secara manual. Sebagian besar router dapat dengan mudah kewalahan di bawah serangan DoS. [[Cisco IOS]] memiliki fitur opsional yang dapat mengurangi dampak flooding.
Mirip dengan sakelar, router memiliki beberapa pembatasan laju dan kemampuan [[Access-control list|ACL]]. Mereka juga diatur secara manual. Sebagian besar router dapat dengan mudah kewalahan di bawah serangan DoS. [[Cisco IOS]] memiliki fitur opsional yang dapat mengurangi dampak flooding.<ref>Mehmet Suzen. [http://mehmet.suzen.googlepages.com/qos_ios_dos_suzen2005.pdf Some IoS tips for Internet Service (Providers)].</ref>


=== Pemfilteran Upstream ===
=== Pemfilteran Upstream ===
Semua lalu lintas melewati sebuah "pusat kebersihan" atau "pusat pembersihan" melalui berbagai metode seperti proxy, terowongan, koneksi silang digital, atau bahkan sirkuit langsung, yang memisahkan lalu lintas yang "buruk" (DDoS dan juga serangan internet umum lainnya) dan hanya mengirimkan lalu lintas yang baik ke peladen. Penyedia memerlukan konektivitas pusat ke Internet untuk mengelola layanan semacam ini kecuali jika mereka kebetulan berada dalam fasilitas yang sama dengan "pusat kebersihan" atau "pusat pembersihan". Serangan DDoS dapat membanjiri semua jenis dinding api perangkat keras, dan meneruskan lalu lintas berbahaya melalui jaringan yang besar dan matang menjadi lebih efektif dan berkelanjutan secara ekonomi terhadap DDoS.
Semua lalu lintas melewati sebuah "pusat kebersihan" atau "pusat pembersihan" melalui berbagai metode seperti proxy, terowongan, koneksi silang digital, atau bahkan sirkuit langsung, yang memisahkan lalu lintas yang "buruk" (DDoS dan juga serangan internet umum lainnya) dan hanya mengirimkan lalu lintas yang baik ke peladen. Penyedia memerlukan konektivitas pusat ke Internet untuk mengelola layanan semacam ini kecuali jika mereka kebetulan berada dalam fasilitas yang sama dengan "pusat kebersihan" atau "pusat pembersihan". Serangan DDoS dapat membanjiri semua jenis dinding api perangkat keras, dan meneruskan lalu lintas berbahaya melalui jaringan yang besar dan matang menjadi lebih efektif dan berkelanjutan secara ekonomi terhadap DDoS.<ref>[https://research.sprintlabs.com/publications/uploads/RR04-ATL-013177.pdf DDoS Mitigation via Regional Cleaning Centers (Jan 2004)]. ''SprintLabs.com''. Sprint ATL Research.</ref>


=== Memblokir port yang rentan ===
=== Memblokir port yang rentan ===
Misalnya, dalam serangan refleksi SSDP; mitigasi utamanya adalah memblokir lalu lintas UDP yang masuk pada port 1900 di tembok api.
Misalnya, dalam serangan refleksi SSDP; mitigasi utamanya adalah memblokir lalu lintas UDP yang masuk pada port 1900 di tembok api.<ref>[https://www.cloudflare.com/learning/ddos/ssdp-ddos-attack/ SSDP DDoS Attack]</ref>


== Efek samping serangan ==
== Efek samping serangan ==
=== Hamburan balik ===
=== Hamburan balik ===
Dalam keamanan jaringan komputer, hamburan balik adalah efek samping dari serangan penolakan layanan palsu. Dalam serangan semacam ini, penyerang memalsukan (atau memalsukan) alamat sumber dalam [[Paket jaringan|paket]] [[Protokol Internet|IP]] yang dikirim ke korban. Secara umum, mesin korban tidak dapat membedakan antara paket palsu dan paket yang sah, sehingga korban menanggapi paket palsu seperti biasanya. Paket respons ini dikenal sebagai hamburan balik.
Dalam keamanan jaringan komputer, hamburan balik adalah efek samping dari serangan penolakan layanan palsu. Dalam serangan semacam ini, penyerang memalsukan (atau memalsukan) alamat sumber dalam [[Paket jaringan|paket]] [[Protokol Internet|IP]] yang dikirim ke korban. Secara umum, mesin korban tidak dapat membedakan antara paket palsu dan paket yang sah, sehingga korban menanggapi paket palsu seperti biasanya. Paket respons ini dikenal sebagai hamburan balik.<ref>[http://www.caida.org/publications/animations/ Backscatter Analysis (2001)]. ''Animations''. Cooperative Association for Internet Data Analysis.</ref>


Jika penyerang memalsukan alamat sumber secara acak, paket respon hamburan balik dari korban akan dikirim kembali ke tujuan acak. Efek ini dapat digunakan oleh [[teleskop jaringan]] sebagai bukti tidak langsung dari serangan semacam itu.
Jika penyerang memalsukan alamat sumber secara acak, paket respon hamburan balik dari korban akan dikirim kembali ke tujuan acak. Efek ini dapat digunakan oleh [[teleskop jaringan]] sebagai bukti tidak langsung dari serangan semacam itu.
Baris 174: Baris 172:


== Legalitas ==
== Legalitas ==
Banyak yurisdiksi memiliki undang-undang yang melarang serangan penolakan layanan.
Banyak yurisdiksi memiliki undang-undang yang melarang serangan penolakan layanan.


* Di AS, serangan denial-of-service dapat dianggap sebagai kejahatan federal berdasarkan [[Computer Fraud and Abuse Act]] dengan hukuman yang mencakup hukuman penjara selama bertahun-tahun. [[Computer Crime and Intellectual Property Section]] [[Kementerian Kehakiman Amerika Serikat|Departemen Kehakiman]] AS menangani kasus DoS dan DDoS. Dalam satu contoh, pada Juli 2019, Austin Thompson, alias DerpTrolling, dijatuhi hukuman 27 bulan penjara dan restitusi $95.000 oleh pengadilan federal karena melakukan beberapa serangan DDoS pada perusahaan permainan video besar, mengganggu sistem mereka dari jam ke hari.
* Di AS, serangan denial-of-service dapat dianggap sebagai kejahatan federal berdasarkan [[Computer Fraud and Abuse Act]] dengan hukuman yang mencakup hukuman penjara selama bertahun-tahun.<ref>[http://www.gpo.gov/fdsys/pkg/USCODE-2010-title18/html/USCODE-2010-title18-partI-chap47-sec1030.htm United States Code: Title 18,1030. Fraud and related activity in connection with computers | Government Printing Office]. gpo.gov. 2002-10-25.</ref> [[Computer Crime and Intellectual Property Section]] [[Kementerian Kehakiman Amerika Serikat|Departemen Kehakiman]] AS menangani kasus DoS dan DDoS. Dalam satu contoh, pada Juli 2019, Austin Thompson, alias DerpTrolling, dijatuhi hukuman 27 bulan penjara dan restitusi $95.000 oleh pengadilan federal karena melakukan beberapa serangan DDoS pada perusahaan permainan video besar, mengganggu sistem mereka dari jam ke hari.<ref>[https://www.justice.gov/usao-sdca/pr/utah-man-sentenced-computer-hacking-crime Utah Man Sentenced for Computer Hacking Crime]. 2019-07-02.</ref><ref>Max Smolaks. [https://www.theregister.co.uk/2019/07/04/gamebusting_ddos_wielder_derptrolling_sentenced_to_two_years_in_the_clink/ Get rekt: Two years in clink for game-busting DDoS brat DerpTrolling]. The Register. 2019-07-04.</ref>
*Di negara-negara [[Eropa]], melakukan serangan pidana penolakan layanan dapat, setidaknya, mengarah pada penangkapan. [[United Kingdom|Kerajaan Inggris]] tidak biasa karena secara khusus melarang serangan penolakan layanan dan menetapkan hukuman maksimum 10 tahun penjara dengan [[Police and Justice Act 2006|Undang-Undang Polisi dan Kehakiman 2006]], yang mengubah Bagian 3 dari [[Computer Misuse Act 1990]].
*Di negara-negara [[Eropa]], melakukan serangan pidana penolakan layanan dapat, setidaknya, mengarah pada penangkapan.<ref>[https://www.europol.europa.eu/content/international-action-against-dd4bc-cybercriminal-group International Action Against DD4BC Cybercriminal Group]. ''EUROPOL''. 12 January 2016.</ref> [[United Kingdom|Kerajaan Inggris]] tidak biasa karena secara khusus melarang serangan penolakan layanan dan menetapkan hukuman maksimum 10 tahun penjara dengan [[Police and Justice Act 2006|Undang-Undang Polisi dan Kehakiman 2006]], yang mengubah Bagian 3 dari [[Computer Misuse Act 1990]].<ref>[http://www.legislation.gov.uk/ukpga/1990/18/section/3 Computer Misuse Act 1990]. ''legislation.gov.uk — The National Archives, of UK''. 10 January 2008.</ref>
* Pada Januari 2019, [[Europol]] mengumumkan bahwa "tindakan sedang dilakukan di seluruh dunia untuk melacak pengguna" Webstresser.org, sebuah bekas pasar DDoS yang ditutup pada April 2018 sebagai bagian dari Operation Power Off. Europol mengatakan polisi Inggris sedang melakukan sejumlah "operasi langsung" yang menargetkan lebih dari 250 pengguna Webstresser dan layanan DDoS lainnya.
* Pada Januari 2019, [[Europol]] mengumumkan bahwa "tindakan sedang dilakukan di seluruh dunia untuk melacak pengguna" Webstresser.org, sebuah bekas pasar DDoS yang ditutup pada April 2018 sebagai bagian dari Operation Power Off.<ref>[https://www.europol.europa.eu/newsroom/news/world%E2%80%99s-biggest-marketplace-selling-internet-paralysing-ddos-attacks-taken-down Newsroom]. ''Europol''.</ref> Europol mengatakan polisi Inggris sedang melakukan sejumlah "operasi langsung" yang menargetkan lebih dari 250 pengguna Webstresser dan layanan DDoS lainnya.<ref>[https://www.europol.europa.eu/newsroom/news/authorities-across-world-going-after-users-of-biggest-ddos-for-hire-website Authorities across the world going after users of biggest DDoS-for-hire website]. ''Europol''.</ref>
Pada 7 Januari 2013, [[Anonymous]] [[We the People (sistem petisi)|memposting petisi]] di situs [[whitehouse.gov]] yang meminta agar DDoS diakui sebagai bentuk protes legal yang mirip dengan [[Gerakan Occupy|protes Occupy]], klaim bahwa kesamaan tujuan keduanya sama.
Pada 7 Januari 2013, [[Anonymous]] [[We the People (sistem petisi)|memposting petisi]] di situs [[whitehouse.gov]] yang meminta agar DDoS diakui sebagai bentuk protes legal yang mirip dengan [[Gerakan Occupy|protes Occupy]], klaim bahwa kesamaan tujuan keduanya sama.<ref>[https://huffingtonpost.com/2013/01/12/anonymous-ddos-petition-white-house_n_2463009.html Anonymous DDoS Petition: Group Calls On White House To Recognize Distributed Denial Of Service As Protest]. HuffingtonPost.com. 2013-01-12.</ref>
 
== Referensi ==
 


== Bacaan lanjutan ==
== Bacaan lanjutan ==
*
*
*
*
*[http://www.pcworld.com/article/2056805/applicationlayer-ddos-attacks-are-becoming-increasingly-sophisticated.html PC World - Application Layer DDoS Attacks are Becoming Increasingly Sophisticated]
*[http://www.pcworld.com/article/2056805/applicationlayer-ddos-attacks-are-becoming-increasingly-sophisticated.html PC World - Application Layer DDoS Attacks are Becoming Increasingly Sophisticated]


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*  Pertimbangan Internet Denial-of-Service
*  Pertimbangan Internet Denial-of-Service
* [https://www.akamai.com/soti Akamai State of the Internet Security Report] - Statistik Tren Keamanan dan Internet Kuartalan
* [https://www.akamai.com/soti Akamai State of the Internet Security Report] - Statistik Tren Keamanan dan Internet Kuartalan
Baris 201: Baris 192:
* [[sourceforge:projects/loic0/|Low Orbit Ion Cannon]] - Alat Pengujian Stres Jaringan Yang Terkenal
* [[sourceforge:projects/loic0/|Low Orbit Ion Cannon]] - Alat Pengujian Stres Jaringan Yang Terkenal
* [[sourceforge:projects/high-orbit-ion-cannon/|High Orbit Ion Cannon]] - Flooder HTTP Sederhana
* [[sourceforge:projects/high-orbit-ion-cannon/|High Orbit Ion Cannon]] - Flooder HTTP Sederhana
* [[sourceforge:projects/loicslow/|LOIC SLOW]] Upaya untuk Menghadirkan SlowLoris dan Alat Jaringan Lambat di LOIC
* [[sourceforge:projects/loicslow/|LOIC SLOW]] Upaya untuk Menghadirkan SlowLoris dan Alat Jaringan Lambat di LOIC__TANPAINDEKS__


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan+kegagalan+layanan&oldid=29197391 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29197391 (2026-05-06T07:28:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Serangan+kegagalan+layanan&oldid=29197391 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29197391 (2026-05-06T07:28:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 13.55

Stachledraht DDos Attack

Dalam komputasi, sebuah serangan denial-of-service (serangan DoS) adalah serangan dunia maya di mana pelaku berupaya membuat mesin atau sumber daya jaringan tidak tersedia bagi pengguna yang dituju dengan mengganggu layanan host yang terhubung ke Internet untuk sementara atau tanpa batas. Denial of service biasanya dicapai dengan membanjiri mesin atau sumber daya yang ditargetkan dengan permintaan yang berlebihan dalam upaya untuk membebani sistem dan mencegah beberapa atau semua permintaan yang sah agar tidak terpenuhi.[1]

Dalam sebuah serangan penolakan layanan secara terdistribusi (serangan DDoS), Lalu lintas masuk yang membanjiri korban berasal dari berbagai sumber. Ini secara efektif membuat tidak mungkin menghentikan serangan hanya dengan memblokir satu sumber.

Serangan DoS atau DDoS dapat dianalogikan dengan sekelompok orang yang memenuhi pintu masuk toko, sehingga menyulitkan pelanggan yang sah untuk masuk, sehingga mengganggu perdagangan.[2]

Pelaku kriminal serangan DoS sering menargetkan situs atau layanan yang dihosting di server web profil tinggi seperti bank atau gateway pembayaran kartu kredit. Balas dendam, pemerasan[3][4][5] dan aktivisme[6] dapat memotivasi serangan ini.

Sejarah

Telegram Hong Kong

Selama protes anti-ekstradisi Hong Kong pada Juni 2019, aplikasi perpesanan Telegram menjadi sasaran serangan DDoS, yang bertujuan mencegah pengunjuk rasa menggunakannya untuk mengoordinasikan gerakan. Para pendiri Telegram telah menyatakan bahwa serangan ini tampaknya dilakukan oleh "aktor seukuran negara" melalui alamat IP yang berasal dari China.[7]

Wikipedia down

Pada tanggal 6 dan 7 September 2019, Wikipedia diretas oleh serangan DDoS di Jerman dan beberapa bagian Eropa. Pengguna media sosial, sambil menunggu pemulihan Wikipedia, membuat sebuah "hashtag", #WikipediaDown, di Twitter dalam upaya menarik perhatian publik.[8]

Jenis

Serangan Denial-of-service ditandai dengan upaya eksplisit oleh penyerang untuk mencegah penggunaan layanan yang sah. Ada dua bentuk umum serangan DoS: serangan yang merusak layanan dan yang membanjiri layanan. Serangan paling serius adalah terdistribusi.[9]

Penolakan Layanan secara Terdistribusi (DDoS)

Serangan penolakan Layanan secara Terdistribusi (DDoS) terjadi ketika beberapa sistem membanjiri bandwidth atau sumber daya sistem yang ditargetkan, biasanya satu atau lebih server web.[10] Serangan DDoS menggunakan lebih dari satu alamat IP atau mesin unik, sering kali dari ribuan host yang terinfeksi malware.[11][12] Serangan penolakan layanan terdistribusi biasanya melibatkan lebih dari sekitar 3-5 node pada jaringan yang berbeda; node yang lebih sedikit mungkin memenuhi syarat sebagai serangan DoS tetapi bukan merupakan serangan DDoS.[13][14]

Beberapa mesin dapat menghasilkan lebih banyak lalu lintas serangan daripada satu mesin, beberapa mesin penyerang lebih sulit untuk dimatikan daripada satu mesin penyerang, dan bahwa perilaku setiap mesin penyerang dapat lebih tersembunyi, sehingga lebih sulit untuk dilacak dan dimatikan. Sejak arus masuk membanjiri korban berasal dari berbagai sumber, mungkin mustahil untuk menghentikan serangan hanya dengan menggunakan ingress filtering. Hal ini juga menyulitkan untuk membedakan lalu lintas pengguna yang sah dari lalu lintas serangan ketika tersebar di beberapa titik asal. Sebagai alternatif atau augmentasi dari DDoS, serangan mungkin melibatkan pemalsuan alamat pengirim IP (spoofing alamat IP) lebih memperumit mengidentifikasi dan mengalahkan serangan itu. Keunggulan penyerang ini menimbulkan tantangan bagi mekanisme pertahanan. Misalnya, hanya membeli lebih banyak bandwidth masuk daripada volume serangan saat ini mungkin tidak membantu, karena penyerang mungkin dapat menambahkan lebih banyak mesin penyerang.

Skala serangan DDoS terus meningkat selama beberapa tahun terakhir, pada tahun 2016 melebihi satu terabit per detik.[15][16] Beberapa contoh umum serangan DDoS adalah UDP flooding, SYN flooding dan Amplifikasi DNS.[17][18]

Serangan Yo-yo

Sebuah serangan yo-yo adalah jenis DoS/DDoS khusus yang ditujukan untuk aplikasi yang dihosting di cloud yang menggunakan autoscaling.[19][20][21] Penyerang menghasilkan sebuah banjir lalu lintas hingga layanan yang dihosting di awan berskala keluar untuk menangani peningkatan lalu lintas, kemudian menghentikan serangan, meninggalkan korban dengan sumber daya yang terlalu banyak. Saat korban menurunkan skala, serangan berlanjut, menyebabkan skala sumber daya meningkat kembali. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas layanan selama periode peningkatan dan penurunan dan pengurasan finansial pada sumber daya selama periode penyediaan berlebih, sementara beroperasi dengan biaya yang lebih rendah untuk penyerang dibandingkan dengan serangan DDoS biasa, karena hanya perlu menghasilkan lalu lintas untuk sebagian dari periode serangan.

Serangan lapisan aplikasi

Sebuah serangan DDoS lapisan aplikasi (terkadang disebut sebagai lapisan 7 serangan DDoS) adalah bentuk serangan DDoS di mana penyerang menargetkan proses lapisan aplikasi.[22][23] Serangan tersebut terlalu banyak melatih fungsi atau fitur tertentu dari sebuah situs web dengan tujuan untuk menonaktifkan fungsi atau fitur tersebut. Serangan lapisan aplikasi ini berbeda dari seluruh serangan jaringan, dan sering digunakan terhadap lembaga keuangan untuk mengalihkan perhatian TI dan personel keamanan dari pelanggaran keamanan.[24] Pada tahun 2013, serangan DDoS lapisan aplikasi mewakili 20% dari semua serangan DDoS.[25] Menurut penelitian oleh Akamai Technologies, telah terjadi "serangan lapisan aplikasi 51 persen lebih banyak" dari Kuartal 4 2013 hingga Kuartal 4 2014 dan "16 persen lebih banyak" dari Kuartal 3 2014 hingga Kuartal 4 2014.[26] Pada November 2017; Junade Ali, Ilmuwan Komputer di Cloudflare mencatat bahwa sementara serangan tingkat jaringan terus berkapasitas tinggi, itu terjadi lebih jarang. Ali lebih lanjut mencatat bahwa meskipun serangan tingkat jaringan menjadi lebih jarang, Data dari Cloudflare menunjukkan bahwa serangan lapisan aplikasi masih tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.[27]

Lapisan aplikasi

Model OSI (ISO/IEC 7498-1) adalah model konseptual yang mencirikan dan membakukan fungsi internal sistem komunikasi dengan mempartisi ke dalam lapisan abstraksi. Model ini adalah produk dari proyek Interkoneksi Sistem Terbuka di International Organization for Standardization (ISO). Model ini mengelompokkan fungsi komunikasi serupa ke dalam salah satu dari tujuh lapisan logis. Sebuha lapisan menyajikan lapisan di atasnya dan disajikan oleh lapisan di bawahnya. Misalnya, lapisan yang menyediakan komunikasi bebas kesalahan di seluruh jaringan menyediakan jalur komunikasi yang dibutuhkan oleh aplikasi di atasnya, sementara itu memanggil lapisan bawah berikutnya untuk mengirim dan menerima paket yang melintasi jalur itu.

Metode serangan

Serangan DDoS lapisan aplikasi dilakukan terutama untuk tujuan tertentu yang ditargetkan, termasuk mengganggu transaksi dan akses ke database. Ini membutuhkan sumber daya yang lebih sedikit daripada serangan lapisan jaringan tetapi sering menyertai mereka.[28] Sebuah serangan dapat disamarkan agar terlihat seperti lalu lintas yang sah, kecuali serangan tersebut menargetkan paket atau fungsi aplikasi tertentu. Serangan pada lapisan aplikasi dapat mengganggu layanan seperti pengambilan informasi atau fungsi pencarian di situs web.[29]

Denial-of-service sebagai layanan

Beberapa vendor menyediakan apa yang disebut layanan "booter" atau "stresser", yang memiliki antarmuka sederhana berbasis web, dan menerima pembayaran melalui web. Dipasarkan dan dipromosikan sebagai alat uji stres, mereka dapat digunakan untuk melakukan serangan denial-of-service yang tidak sah, dan memungkinkan penyerang yang secara teknis tidak canggih mengakses alat serangan yang canggih.[30] Biasanya didukung oleh sebuah botnet, lalu lintas yang dihasilkan oleh stresser konsumen dapat berkisar antara 5-50 Gbit/s, yang dapat, dalam banyak kasus, menolak akses internet rata-rata pengguna rumahan.[31]

Gejala

United States Computer Emergency Readiness Team (US-CERT) telah mengidentifikasi gejala serangan penolakan layanan untuk disertakan:[32]

  • Performa jaringan yang sangat lambat (membuka file atau mengakses situs web),
  • tidak tersedianya situs web tertentu, atau
  • ketidakmampuan untuk mengakses situs web apa pun.

Metode serangan

Berbagai macam alat dan teknik digunakan untuk meluncurkan serangan DoS.

Serangan DoS yang paling sederhana terutama mengandalkan brute force, membanjiri target dengan fluks paket yang luar biasa, membanjiri bandwidth koneksinya atau menghabiskan sumber daya sistem target. Flood yang memenuhi bandwidth bergantung pada kemampuan penyerang untuk menghasilkan aliran paket yang luar biasa.Cara umum untuk mencapai hal ini hari ini adalah melalui penolakan-layanan-terdistribusi, menggunakan botnet.

Alat serangan

Dalam kasus seperti MyDoom dan Slowloris, alat tersebut tertanam dalam malware dan meluncurkan serangannya tanpa sepengetahuan pemilik sistem. Stacheldraht adalah contoh klasik alat DDoS. Ini menggunakan struktur berlapis di mana penyerang menggunakan program klien untuk terhubung ke penangan yang merupakan sistem yang dikompromikan yang mengeluarkan perintah ke agen zombie yang pada gilirannya memfasilitasi serangan DDoS. Agen disusupi melalui penangan oleh penyerang menggunakan rutinitas otomatis untuk mengeksploitasi kerentanan dalam program yang menerima koneksi jarak jauh yang berjalan pada host jarak jauh yang ditargetkan. Setiap penangan dapat mengontrol hingga seribu agen.[33]

Dalam kasus lain, mesin dapat menjadi bagian dari serangan DDoS dengan persetujuan pemiliknya, misalnya, dalam Operation Payback diorganisir oleh grup Anonymous. Low Orbit Ion Cannon biasanya digunakan dengan cara ini. Bersama High Orbit Ion Cannon sebuah berbagai macam alat DDoS tersedia saat ini, termasuk versi berbayar dan gratis, dengan fitur berbeda yang tersedia. Ada pasar bawah tanah untuk ini di forum terkait peretas dan saluran IRC.

Pemerasan DDoS

Pada tahun 2015, botnet DDoS seperti DD4BC semakin menonjol, membidik lembaga keuangan.[34] Pemeras dunia maya biasanya memulai dengan serangan tingkat rendah dan peringatan bahwa serangan yang lebih besar akan dilakukan jika uang tebusan tidak dibayarkan dalam Bitcoin.[35] Pakar keamanan merekomendasikan situs web yang ditargetkan untuk tidak membayar tebusan. Para penyerang cenderung melakukan skema pemerasan yang diperpanjang setelah mereka menyadari bahwa targetnya siap untuk membayar.[36]

Serangan Challenge Collapsar (CC)

Sebuah Serangan Challenge Collapsar (CC) adalah serangan yang permintaan HTTP standar sering dikirim ke server web yang ditargetkan, di mana Uniform Resource Identifier (URI) memerlukan algoritma atau operasi database yang memakan waktu dan rumit, untuk menghabiskan sumber daya server web yang ditargetkan.[37][38][39]

Pada tahun 2004, seorang peretas Tiongkok bernama KiKi menemukan alat peretasan untuk mengirim permintaan semacam ini untuk menyerang tembok api NSFOCUS bernama "Collapsar", dan dengan demikian alat peretasan itu dikenal sebagai "Challenge Collapsar", atau CC singkatnya. Akibatnya, serangan jenis ini mendapat nama "Serangan CC".[40]

Nuke

Sebuah Nuke adalah serangan denial-of-service kuno terhadap jaringan komputer yang terdiri dari paket ICMP yang terfragmentasi atau tidak valid yang dikirim ke target, dicapai dengan menggunakan utilitas ping yang dimodifikasi untuk berulang kali mengirim data yang rusak ini, sehingga memperlambat komputer yang terpengaruh hingga benar-benar berhenti.[41]

Contoh spesifik dari serangan Nuke yang menjadi terkenal adalah WinNuke, yang mengeksploitasi kerentanan dalam penangan NetBIOS di Windows 95. Sebuah string data out-of-band dikirim ke TCP port 139 dari mesin korban, menyebabkannya terkunci dan menampilkan Blue Screen of Death.[42]

Serangan peer-to-peer

Penyerang telah menemukan cara untuk mengeksploitasi sejumlah bug di peladen peer-to-peer untuk memulai serangan DDoS. Serangan peer-to-peer-DDoS yang paling agresif ini mengeksploitasi DC++. Dengan peer-to-peer tidak ada botnet dan penyerang tidak harus berkomunikasi dengan klien yang dirusaknya. Sebaliknya, penyerang bertindak sebagai "dalang," menginstruksikan klien dari hub file sharing peer-to-peer besar untuk memutuskan koneksi dari jaringan peer-to-peer mereka dan untuk terhubung ke situs web korban sebagai gantinya.[43][44][45]

Serangan penolakan layanan permanen

Permanent denial-of-service (PDoS), juga dikenal sebagai phlashing,[46] adalah serangan yang sangat merusak sistem sehingga memerlukan penggantian atau penginstalan ulang perangkat keras.[47] Berbeda dengan serangan penolakan layanan terdistribusi, sebuah serangan PDoS mengeksploitasi kelemahan keamanan yang memungkinkan administrasi jarak jauh pada antarmuka manajemen perangkat keras korban, seperti router, printer, atau perangkat keras jaringan lainnya. Penyerang menggunakan kerentanan ini untuk mengganti firmware perangkat dengan gambar firmware yang dimodifikasi, corrupt, atau rusak — sebuah proses yang bila dilakukan secara sah disebut sebagai flashing. Oleh karena itu, "brick" perangkat ini, membuatnya tidak dapat digunakan untuk tujuan aslinya hingga dapat diperbaiki atau diganti.

PDoS adalah serangan bertarget perangkat keras murni yang bisa jauh lebih cepat dan membutuhkan lebih sedikit sumber daya daripada menggunakan botnet atau root/vserver dalam serangan DDoS. Karena fitur-fitur ini, dan potensi dan probabilitas tinggi dari eksploitasi keamanan pada Network Enabled Embedded Devices (NEEDs), teknik ini telah menjadi perhatian banyak komunitas peretasan. BrickerBot, sebuah sepotong malware yang menargetkan perangkat IoT, menggunakan serangan PDoS untuk melumpuhkan targetnya.[48]

PhlashDance adalah alat yang dibuat oleh Rich Smith (seorang karyawan Lab Keamanan Sistem Hewlett-Packard) digunakan untuk mendeteksi dan mendemonstrasikan kerentanan PDoS pada Konferensi Keamanan Terapan EUSecWest 2008 di London.[49]

Serangan yang dipantulkan/dipalsukan

Serangan denial-of-service terdistribusi mungkin melibatkan pengiriman permintaan palsu dari beberapa jenis ke sejumlah besar komputer yang akan membalas permintaan tersebut. Menggunakan spoofing alamat Protokol Internet, alamat sumber diatur ke korban yang ditargetkan, yang berarti semua balasan akan masuk (dan membanjiri) target. (Bentuk serangan yang direfleksikan ini kadang-kadang disebut sebuah "DRDOS".[50])

Serangan ICMP Echo Request (Serangan Smurf) dapat dianggap sebagai salah satu bentuk serangan yang dipantulkan, saat host flooding mengirim Echo Request ke alamat siaran dari jaringan yang salah konfigurasi, sehingga menarik host untuk mengirim paket Echo Reply ke korban. Beberapa program DDoS awal menerapkan bentuk serangan ini yang didistribusikan.

Botnet Mirai

Serangan ini bekerja dengan menggunakan worm untuk menginfeksi ratusan ribu perangkat IoT di internet. Worm menyebar melalui jaringan dan sistem yang mengendalikan perangkat IoT yang dilindungi dengan buruk seperti termostat, jam berkemampuan Wi-Fi, dan mesin cuci.[51] Ketika perangkat diperbudak biasanya pemilik atau pengguna tidak akan memiliki indikasi langsung. Perangkat IoT itu sendiri bukanlah sasaran langsung serangan tersebut, itu digunakan sebagai bagian dari serangan yang lebih besar.[52] Perangkat yang baru saja diperbudak ini disebut budak atau bot. Setelah peretas mendapatkan jumlah bot yang diinginkan, mereka menginstruksikan bot untuk mencoba menghubungi ISP. Pada Oktober 2016, botnet Mirai menyerang Dyn yang merupakan ISP untuk situs-situs seperti Twitter, Netflix, dll.[53] Begitu ini terjadi, situs web ini semua tidak dapat dijangkau selama beberapa jam. Jenis serangan ini tidak merusak secara fisik, tetapi pasti akan merugikan perusahaan internet besar yang diserang.

R-U-Dead-Yet? (RUDY)

RUDY menyerang target aplikasi web dengan kekurangan sesi yang tersedia di server web. Mirip seperti Slowloris, RUDY membuat sesi berhenti menggunakan transmisi POST yang tidak pernah berakhir dan mengirimkan nilai header dengan panjang konten yang sewenang-wenang.

SACK Panic

Memanipulasi Maximum segment size dan selective acknowledgement (SACK) itu dapat digunakan oleh peer jarak jauh untuk menyebabkan penolakan layanan oleh luapan integer di kernel Linux, bahkan menyebabkan Kernel panic.[54] Jonathan Looney menemukan CVE-2019-11477, CVE-2019-11478, CVE -2019-11479 pada 17 Juni 2019.[55]

Serangan Shrew

Serangan shrew adalah sebuah serangan denial-of-service pada Transmission Control Protocol di mana penyerang menggunakan teknik man-in-the-middle. Ini menggunakan semburan lalu lintas singkat yang disinkronkan untuk mengganggu koneksi TCP pada tautan yang sama, dengan mengeksploitasi kelemahan dalam mekanisme batas waktu transmisi ulang TCP.[56]

Serangan Denial-of-Service Terdistribusi bandwidth rendah yang canggih

Serangan DDoS bandwidth rendah yang canggih adalah bentuk DoS yang menggunakan lebih sedikit lalu lintas dan meningkatkan efektivitasnya dengan mengarahkan ke titik lemah dalam desain sistem korban, contoh, penyerang mengirimkan lalu lintas yang terdiri dari permintaan rumit ke sistem.[57] Pada dasarnya, serangan DDoS yang canggih berbiaya lebih rendah karena penggunaan lalu lintas yang lebih sedikit, ukurannya lebih kecil sehingga lebih sulit untuk diidentifikasi, dan memiliki kemampuan untuk merusak sistem yang dilindungi oleh mekanisme kontrol aliran.[58][59]

(S)SYN flood

Sebuah SYN flood terjadi ketika sebuah host mengirimkan banyak paket TCP/SYN, sering kali dengan alamat pengirim palsu. Masing-masing paket ini ditangani seperti permintaan koneksi, menyebabkan server membuat koneksi setengah terbuka, dengan mengirimkan kembali paket TCP/SYN-ACK (Mengakui), dan menunggu tanggapan paket dari alamat pengirim (tanggapan ke Paket ACK). Namun karena alamat pengirimnya dipalsukan, tanggapan tidak pernah datang. Koneksi setengah terbuka ini memenuhi jumlah koneksi yang tersedia yang dapat dibuat server, menjaganya agar tidak menanggapi permintaan yang sah sampai setelah serangan berakhir.[60]

Serangan Teardrop

Sebuah serangan teardrop melibatkan pengiriman fragmen IP yang rusak dengan tumpang tindih, muatan yang terlalu besar ke mesin target. Ini dapat merusak berbagai sistem operasi karena bug dalam kode perakitan ulang fragmentasi TCP/IP mereka.[61] Sistem operasi Windows 3.1x, Windows 95 dan Windows NT, serta versi Linux sebelum versi 2.0.32 dan 2.1.63 rentan terhadap serangan ini.

(Meskipun pada bulan September 2009, kerentanan di Windows Vista disebut sebagai file "serangan teardrop", SMB2 yang ditargetkan ini yang merupakan lapisan lebih tinggi dari paket TCP yang menggunakan teardrop).[62][63]

Salah satu kolom di header IP adalah kolom "offset fragmen", menunjukkan posisi awal, atau offset, dari data yang terkandung dalam paket terfragmentasi relatif terhadap data dalam paket aslinya. Jika jumlah offset dan ukuran satu paket terfragmentasi berbeda dari paket terfragmentasi berikutnya, paketnya tumpang tindih. Ketika ini terjadi, peladen yang rentan terhadap serangan teardrop tidak dapat memasang kembali paket - mengakibatkan kondisi penolakan-layanan.

Telephony denial-of-service (TDoS)

Voice over IP telah membuat asal-usul yang melecehkan sejumlah besar panggilan suara telepon menjadi murah dan mudah otomatis sementara mengizinkan asal panggilan disalahartikan melalui Caller ID spoofing.

Menurut Biro Investigasi Federal AS, telephony denial-of-service (TDoS) telah muncul sebagai bagian dari berbagai skema penipuan:

  • Seorang penipu menghubungi bankir atau broker korban, meniru identitas korban untuk meminta transfer dana. Upaya bankir untuk menghubungi korban untuk verifikasi transfer gagal karena saluran telepon korban dibanjiri ribuan panggilan palsu, membuat korban tidak terjangkau.[64]
  • Seorang penipu menghubungi konsumen dengan klaim palsu untuk mengumpulkan pinjaman gaji yang belum dibayar untuk ribuan dolar. Saat konsumen keberatan, penipu membalas dengan membanjiri majikan korban dengan ribuan panggilan otomatis. Dalam beberapa kasus, ID penelepon yang ditampilkan dipalsukan untuk menyamar sebagai polisi atau lembaga penegak hukum.[65]
  • Seorang penipu menghubungi konsumen dengan permintaan penagihan utang palsu dan mengancam akan mengirim polisi; ketika korban menolak keras, penipu membanjiri nomor polisi lokal dengan panggilan di mana ID penelepon dipalsukan untuk menampilkan nomor korban. Polisi segera tiba di kediaman korban mencoba menemukan asal muasal panggilan tersebut.

Denial-of-service melalui telepon dapat ada bahkan tanpa telepon Internet. Dalam skandal gangguan telepon pada pemilihan Senat New Hampshire 2002, telemarketer terbiasa membanjiri lawan politik dengan panggilan palsu untuk melumpuhkan telepon bank pada hari pemilihan. Publikasi nomor yang tersebar luas juga dapat membanjirinya dengan panggilan yang cukup untuk membuatnya tidak dapat digunakan, seperti yang terjadi secara tidak sengaja pada tahun 1981 dengan beberapa + 1-kode area-867-5309 pelanggan dibanjiri oleh ratusan panggilan salah sambung setiap hari sebagai tanggapan atas lagu tersebut 867-5309/Jenny.

TDoS berbeda dari gangguan telepon lainnya (seperti panggilan iseng dan panggilan telepon yang tidak senonoh) berdasarkan jumlah panggilan yang berasal; dengan menempati saluran terus menerus dengan panggilan otomatis berulang, korban dicegah untuk membuat atau menerima panggilan telepon rutin dan darurat.

Eksploitasi terkait termasuk serangan banjir SMS dan faks hitam atau transmisi loop faks.

Serangan kedaluwarsa TTL

Dibutuhkan lebih banyak sumber daya router untuk menjatuhkan paket dengan nilai TTL 1 atau kurang dari yang dibutuhkan untuk meneruskan paket dengan nilai TTL yang lebih tinggi. Saat paket dibuang karena TTL kedaluwarsa, CPU router harus menghasilkan dan mengirim waktu ICMP melebihi respons. Menghasilkan banyak respons ini dapat membebani CPU router.[66]

ARP-spoofing

ARP spoofing adalah serangan DoS umum yang melibatkan kerentanan dalam protokol ARP yang memungkinkan penyerang mengaitkan alamat mac mereka ke alamat IP komputer atau gateway lain (seperti router), menyebabkan lalu lintas yang dimaksudkan untuk IP asli asli untuk dialihkan kembali ke yang dari penyerang, menyebabkan penolakan layanan.

Teknik pertahanan

Respons defensif terhadap serangan denial-of-service biasanya melibatkan penggunaan kombinasi deteksi serangan, klasifikasi lalu lintas dan alat respons, yang bertujuan untuk memblokir lalu lintas yang mereka identifikasi sebagai tidak sah dan mengizinkan lalu lintas yang mereka identifikasi sebagai yang sah.[67] Daftar alat pencegahan dan respons disediakan di bawah ini:

Blackholing dan sinkholing

Dengan perutean blackholing, semua lalu lintas ke DNS atau alamat IP yang diserang dikirim ke "lubang hitam" (antarmuka null atau server tidak ada). Agar lebih efisien dan menghindari memengaruhi konektivitas jaringan, ini dapat dikelola oleh ISP.[68]

Sebuah DNS sinkhole mengarahkan lalu lintas ke alamat IP yang valid yang menganalisis lalu lintas dan menolak paket buruk. Sinkholing tidak efisien untuk serangan yang paling parah.

Pencegahan berbasis IPS

Intrusion prevention systems (IPS) efektif jika serangan memiliki tanda tangan yang terkait dengannya. Namun, tren di antara serangan tersebut adalah memiliki konten yang sah tetapi niat buruk. Intrusion-prevention systems yang bekerja pada pengenalan konten tidak dapat memblokir serangan DoS berbasis-perilaku.[69]

IPS berbasis ASIC dapat mendeteksi dan memblokir serangan denial-of-service karena mereka memiliki kekuatan pemrosesan dan perincian untuk menganalisis serangan dan bertindak seperti pemutus sirkuit dengan cara otomatis.[70]

Sebuah rate-based IPS (RBIPS) harus menganalisis lalu lintas secara terperinci dan terus memantau pola lalu lintas dan menentukan apakah ada anomali lalu lintas. Itu harus membiarkan arus lalu lintas yang sah sambil memblokir lalu lintas serangan DoS.[71]

Pertahanan berbasis DDS

Lebih fokus pada masalah daripada IP, sebuah sistem pertahanan DoS (DDS) dapat memblokir serangan DoS berbasis koneksi dan yang memiliki konten sah tetapi niat buruk. Sebuah DDS juga dapat mengatasi kedua serangan protokol (seperti teardrop dan ping of death) dan serangan berbasis tarif (seperti ICMP flood dan SYN flood). DDS memiliki sistem yang dibangun khusus yang dapat dengan mudah mengidentifikasi dan menghalangi serangan penolakan layanan dengan kecepatan yang lebih tinggi daripada perangkat lunak yang berbasis sistem.[72]

Tembok api

Dalam kasus serangan sederhana, sebuah tembok api dapat memiliki aturan sederhana yang ditambahkan untuk menolak semua lalu lintas masuk dari penyerang, berdasarkan protokol, port, atau alamat IP asal.

Namun serangan yang lebih kompleks akan sulit diblokir dengan aturan sederhana: misalnya, jika ada serangan yang sedang berlangsung pada port 80 (layanan web),tidak mungkin untuk menghentikan semua lalu lintas masuk di port ini karena hal itu akan mencegah server untuk melayani lalu lintas yang sah.[73] Selain itu, tembok api mungkin terlalu dalam dalam hierarki jaringan, dengan router yang terpengaruh sebelum lalu lintas masuk ke tembok api. Selain itu, banyak alat keamanan masih tidak mendukung IPv6 atau mungkin tidak dikonfigurasi dengan benar, sehingga tembok api sering kali dapat dilewati selama serangan.[74]

Router

Mirip dengan sakelar, router memiliki beberapa pembatasan laju dan kemampuan ACL. Mereka juga diatur secara manual. Sebagian besar router dapat dengan mudah kewalahan di bawah serangan DoS. Cisco IOS memiliki fitur opsional yang dapat mengurangi dampak flooding.[75]

Pemfilteran Upstream

Semua lalu lintas melewati sebuah "pusat kebersihan" atau "pusat pembersihan" melalui berbagai metode seperti proxy, terowongan, koneksi silang digital, atau bahkan sirkuit langsung, yang memisahkan lalu lintas yang "buruk" (DDoS dan juga serangan internet umum lainnya) dan hanya mengirimkan lalu lintas yang baik ke peladen. Penyedia memerlukan konektivitas pusat ke Internet untuk mengelola layanan semacam ini kecuali jika mereka kebetulan berada dalam fasilitas yang sama dengan "pusat kebersihan" atau "pusat pembersihan". Serangan DDoS dapat membanjiri semua jenis dinding api perangkat keras, dan meneruskan lalu lintas berbahaya melalui jaringan yang besar dan matang menjadi lebih efektif dan berkelanjutan secara ekonomi terhadap DDoS.[76]

Memblokir port yang rentan

Misalnya, dalam serangan refleksi SSDP; mitigasi utamanya adalah memblokir lalu lintas UDP yang masuk pada port 1900 di tembok api.[77]

Efek samping serangan

Hamburan balik

Dalam keamanan jaringan komputer, hamburan balik adalah efek samping dari serangan penolakan layanan palsu. Dalam serangan semacam ini, penyerang memalsukan (atau memalsukan) alamat sumber dalam paket IP yang dikirim ke korban. Secara umum, mesin korban tidak dapat membedakan antara paket palsu dan paket yang sah, sehingga korban menanggapi paket palsu seperti biasanya. Paket respons ini dikenal sebagai hamburan balik.[78]

Jika penyerang memalsukan alamat sumber secara acak, paket respon hamburan balik dari korban akan dikirim kembali ke tujuan acak. Efek ini dapat digunakan oleh teleskop jaringan sebagai bukti tidak langsung dari serangan semacam itu.

Istilah "analisis hamburan balik" mengacu pada pengamatan paket hamburan balik yang tiba di bagian yang signifikan secara statistik dari ruang alamat IP untuk menentukan karakteristik serangan dan korban DoS.

Legalitas

Banyak yurisdiksi memiliki undang-undang yang melarang serangan penolakan layanan.

  • Di AS, serangan denial-of-service dapat dianggap sebagai kejahatan federal berdasarkan Computer Fraud and Abuse Act dengan hukuman yang mencakup hukuman penjara selama bertahun-tahun.[79] Computer Crime and Intellectual Property Section Departemen Kehakiman AS menangani kasus DoS dan DDoS. Dalam satu contoh, pada Juli 2019, Austin Thompson, alias DerpTrolling, dijatuhi hukuman 27 bulan penjara dan restitusi $95.000 oleh pengadilan federal karena melakukan beberapa serangan DDoS pada perusahaan permainan video besar, mengganggu sistem mereka dari jam ke hari.[80][81]
  • Di negara-negara Eropa, melakukan serangan pidana penolakan layanan dapat, setidaknya, mengarah pada penangkapan.[82] Kerajaan Inggris tidak biasa karena secara khusus melarang serangan penolakan layanan dan menetapkan hukuman maksimum 10 tahun penjara dengan Undang-Undang Polisi dan Kehakiman 2006, yang mengubah Bagian 3 dari Computer Misuse Act 1990.[83]
  • Pada Januari 2019, Europol mengumumkan bahwa "tindakan sedang dilakukan di seluruh dunia untuk melacak pengguna" Webstresser.org, sebuah bekas pasar DDoS yang ditutup pada April 2018 sebagai bagian dari Operation Power Off.[84] Europol mengatakan polisi Inggris sedang melakukan sejumlah "operasi langsung" yang menargetkan lebih dari 250 pengguna Webstresser dan layanan DDoS lainnya.[85]

Pada 7 Januari 2013, Anonymous memposting petisi di situs whitehouse.gov yang meminta agar DDoS diakui sebagai bentuk protes legal yang mirip dengan protes Occupy, klaim bahwa kesamaan tujuan keduanya sama.[86]

Bacaan lanjutan

Pranala luar

Referensi

  1. Understanding Denial-of-Service Attacks. US-CERT. 6 February 2013.
  2. APAC experts (Magda Chelly, Vicky Ray, Sunil Varkey) weigh in on cyber security trends. ComputerWeekly.com.
  3. Matthew Prince. Empty DDoS Threats: Meet the Armada Collective. CloudFlare. 25 April 2016.
  4. Brand.com President Mike Zammuto Reveals Blackmail Attempt. 5 March 2014.
  5. Brand.com's Mike Zammuto Discusses Meetup.com Extortion. 5 March 2014.
  6. The Philosophy of Anonymous. Radicalphilosophy.com. 2010-12-17.
  7. Rob Marvin. Chinese DDoS Attack Hits Telegram During Hong Kong Protests. 2019-06-13.
  8. Michaela Cavanagh. 'Malicious attack' takes Wikipedia offline in Germany. Deutsche Welle. 2019-09-07.
  9. Saman Taghavi Zargar. A Survey of Defense Mechanisms Against Distributed Denial of Service (DDoS) Flooding Attacks. IEEE COMMUNICATIONS SURVEYS & TUTORIALS. November 2013. Vol. 15 (4). hlm. 2046–2069.
  10. Saman Taghavi Zargar. A Survey of Defense Mechanisms Against Distributed Denial of Service (DDoS) Flooding Attacks. IEEE COMMUNICATIONS SURVEYS & TUTORIALS. November 2013. Vol. 15 (4). hlm. 2046–2069.
  11. Soltanian, Mohammad Reza Khalifeh. Theoretical and experimental methods for defending against DDoS attacks. 2015-11-10. ISBN 978-0128053997.
  12. Has Your Website Been Bitten By a Zombie?. 3 August 2015.
  13. Layer Seven DDoS Attacks. Infosec Institute.
  14. S.V. Raghavan. An Investigation into the Detection and Mitigation of Denial of Service (DoS) Attacks. Springer. 2011. ISBN 9788132202776.
  15. Dan Goodin. Record-breaking DDoS reportedly delivered by >145k hacked cameras. Ars Technica. 28 September 2016.
  16. Swati Khandelwal. World's largest 1 Tbps DDoS Attack launched from 152,000 hacked Smart Devices. The Hacker News. 26 September 2016.
  17. Bhattacharyya, Dhruba Kumar. DDoS attacks : evolution, detection, prevention, reaction, and tolerance. 2016-04-27. ISBN 9781498729659.
  18. Imperva, Global DDoS Threat Landscape, 2019 Report. Imperva.com. Imperva.
  19. Yo-Yo Attack: Vulnerability In Auto-scaling Mechanism.
  20. Kubernetes Autoscaling: YoYo Attack Vulnerability and Mitigation.
  21. Towards Yo-Yo attack mitigation in cloud auto-scaling mechanism.
  22. Layer Seven DDoS Attacks. Infosec Institute.
  23. Newton Lee. Counterterrorism and Cybersecurity: Total Information Awareness. Springer. 2013. ISBN 9781461472056.
  24. Gartner Says 25 Percent of Distributed Denial of Services Attacks in 2013 Will Be Application - Based. Gartner. 21 February 2013.
  25. John Ginovsky. What you should know about worsening DDoS attacks. ABA Banking Journal. 27 January 2014.
  26. Q4 2014 State of the Internet - Security Report: Numbers - The Akamai Blog. blogs.akamai.com.
  27. Junade Ali. The New DDoS Landscape. Cloudflare Blog. 23 November 2017.
  28. Kelly Jackson Higgins. DDoS Attack Used ‘Headless’ Browser In 150-Hour Siege. Dark Reading. InformationWeek. 17 October 2013.
  29. John Ginovsky. What you should know about worsening DDoS attacks. ABA Banking Journal. 27 January 2014.
  30. Brian Krebs. Stress-Testing the Booter Services, Financially. Krebs on Security. August 15, 2015.
  31. Azath Mubarakali. Security challenges in internet of things: Distributed denial of service attack detection using support vector machine‐based expert systems. Computational Intelligence. 2020-01-26. Vol. 36 (4). hlm. 1580–1592. doi:10.1111/coin.12293.
  32. Mindi McDowell. Cyber Security Tip ST04-015 - Understanding Denial-of-Service Attacks. United States Computer Emergency Readiness Team. November 4, 2009.
  33. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  34. Who's Behind DDoS Attacks and How Can You Protect Your Website?. 10 September 2015.
  35. Olivia Solon. Cyber-Extortionists Targeting the Financial Sector Are Demanding Bitcoin Ransoms. 9 September 2015.
  36. Adam Greenberg. Akamai warns of increased activity from DDoS extortion group. 14 September 2015.
  37. What Is a CC Attack?. HUAWEI CLOUD-Grow With Intelligence.
  38. 刘鹏. CC (challenge collapsar) attack defending method, device and system. Google Patents.
  39. 曾宪力. CC (Challenge Collapsar) attack protection method and device. Google Patents.
  40. 史上最臭名昭著的黑客工具 CC的前世今生. NetEase. 驱动中国网(北京). 2014-07-24.
  41. What Is a Nuke? Radware — DDoSPedia. security.radware.com.
  42. What Is a Nuke? Radware — DDoSPedia. security.radware.com.
  43. Paul Sop. Prolexic Distributed Denial of Service Attack Alert. Prolexic Technologies Inc. May 2007.
  44. Robert Lemos. Peer-to-peer networks co-opted for DOS attacks. SecurityFocus. May 2007.
  45. Fredrik Ullner. Denying distributed attacks. DC++: Just These Guys, Ya Know?. May 2007.
  46. John Leyden. Phlashing attack thrashes embedded systems. The Register. 2008-05-21.
  47. Kelly Jackson Higgins. Permanent Denial-of-Service Attack Sabotages Hardware. Dark Reading. May 19, 2008.
  48. "BrickerBot" Results In PDoS Attack. Radware. May 4, 2017.
  49. EUSecWest Applied Security Conference: London, U.K. EUSecWest. 2008.
  50. Christian Rossow. Amplification Hell: Revisiting Network Protocols for DDoS Abuse. Internet Society. February 2014.
  51. Constantinos Kolias. DDoS in the IoT: Mirai and Other Botnets. Computer. 2017. Vol. 50 (7). hlm. 80–84. doi:10.1109/MC.2017.201.
  52. Aleksandar Kuzmanovic. Low-rate TCP-targeted denial of service attacks: the shrew vs. the mice and elephants. ACM. 2003-08-25. hlm. 75–86. doi:10.1145/863955.863966. ISBN 978-1581137354.
  53. Constantinos Kolias. DDoS in the IoT: Mirai and Other Botnets. Computer. 2017. Vol. 50 (7). hlm. 80–84. doi:10.1109/MC.2017.201.
  54. SACK Panic and Other TCP Denial of Service Issues. Ubuntu Wiki. 17 June 2019.
  55. CVE-2019-11479. CVE.
  56. Yu Chen. The IEEE Conference on Local Computer Networks 30th Anniversary (LCN'05)l. 2005. hlm. 8 pp. doi:10.1109/LCN.2005.70. ISBN 978-0-7695-2421-4.
  57. U. Ben-Porat. Vulnerability of Network Mechanisms to Sophisticated DDoS Attacks. IEEE Transactions on Computers. 2013-05-01. Vol. 62 (5). hlm. 1031–1043. doi:10.1109/TC.2012.49.
  58. U. Ben-Porat. Vulnerability of Network Mechanisms to Sophisticated DDoS Attacks. IEEE Transactions on Computers. 2013-05-01. Vol. 62 (5). hlm. 1031–1043. doi:10.1109/TC.2012.49.
  59. orbitalsatelite. Slow HTTP Test. SourceForge.
  60. TCP SYN Flooding Attacks and Common Mitigations. Tools.ietf.org. August 2007.
  61. CERT Advisory CA-1997-28 IP Denial-of-Service Attacks. CERT. 1998.
  62. Windows 7, Vista exposed to 'teardrop attack'. ZDNet. September 8, 2009.
  63. Microsoft Security Advisory (975497): Vulnerabilities in SMB Could Allow Remote Code Execution. Microsoft.com. September 8, 2009.
  64. FBI — Phony Phone Calls Distract Consumers from Genuine Theft. FBI.gov. 2010-05-11.
  65. Internet Crime Complaint Center's (IC3) Scam Alerts January 7, 2013. IC3.gov. 2013-01-07.
  66. TTL Expiry Attack Identification and Mitigation. Cisco Systems.
  67. G. Loukas. Protection Against Denial of Service Attacks: A Survey. Comput. J. September 2010. Vol. 53 (7). hlm. 1020–1037. doi:10.1093/comjnl/bxp078.
  68. C. Patrikakis. Distributed Denial of Service Attacks. The Internet Protocol Journal. December 2004. Vol. 7 (4). hlm. 13–35.
  69. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  70. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  71. Carl Abante. Relationship between Firewalls and Protection against DDoS. Ecommerce Wisdom. March 2, 2013.
  72. Valter Popeskic. How to prevent or stop DoS attacks?.
  73. Paul Froutan. How to defend against DDoS attacks. Computerworld. June 24, 2004.
  74. Cyber security vulnerability concerns skyrocket. ComputerWeekly.com.
  75. Mehmet Suzen. Some IoS tips for Internet Service (Providers).
  76. DDoS Mitigation via Regional Cleaning Centers (Jan 2004). SprintLabs.com. Sprint ATL Research.
  77. SSDP DDoS Attack
  78. Backscatter Analysis (2001). Animations. Cooperative Association for Internet Data Analysis.
  79. United States Code: Title 18,1030. Fraud and related activity in connection with computers | Government Printing Office. gpo.gov. 2002-10-25.
  80. Utah Man Sentenced for Computer Hacking Crime. 2019-07-02.
  81. Max Smolaks. Get rekt: Two years in clink for game-busting DDoS brat DerpTrolling. The Register. 2019-07-04.
  82. International Action Against DD4BC Cybercriminal Group. EUROPOL. 12 January 2016.
  83. Computer Misuse Act 1990. legislation.gov.uk — The National Archives, of UK. 10 January 2008.
  84. Newsroom. Europol.
  85. Authorities across the world going after users of biggest DDoS-for-hire website. Europol.
  86. Anonymous DDoS Petition: Group Calls On White House To Recognize Distributed Denial Of Service As Protest. HuffingtonPost.com. 2013-01-12.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29197391 (2026-05-06T07:28:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.