Kelas obat-obatan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28954703; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kelas obat-obatan''' adalah sekelompok [[medikasi]] dan zat-zat lainnya yang memiliki [[struktur kimia]] yang mirip, [[mekanisme aksi]] yang sama (maksudnya terikat pada [[target biologis]] yang sama), [[mode aksi]] yang sama, dan/atau digunakan untuk menangani penyakit yang sama. [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) telah bekerja untuk mengklasifikasikan dan melisensikan medikasi-medikasi baru selama berpuluh-puluh tahun, tetapi Pusat Penelitian dan Evaluasi Obat-obatan FDA mengkategorisasikan medikasi baru ini bedasarkan kelas [[Indikasi (pengobatan)|terapeutik]] dan kimiawinya. | '''Kelas obat-obatan''' adalah sekelompok [[medikasi]] dan zat-zat lainnya yang memiliki [[struktur kimia]] yang mirip, [[mekanisme aksi]] yang sama (maksudnya terikat pada [[target biologis]] yang sama), [[mode aksi]] yang sama, dan/atau digunakan untuk menangani penyakit yang sama.<ref>''Comparing drug classification systems''. ''AMIA Annual Symposium Proceedings''. 2008. hlm. 1039.</ref><ref>World Health espresso Organization. [http://apps.who.int/medicinedocs/pdf/s4876e/s4876e.pdf Introduction to drug utilization research]. World Health Organization. 2003. hlm. 33. ISBN 978-9241562348.</ref> [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) telah bekerja untuk mengklasifikasikan dan melisensikan medikasi-medikasi baru selama berpuluh-puluh tahun, tetapi Pusat Penelitian dan Evaluasi Obat-obatan FDA mengkategorisasikan medikasi baru ini bedasarkan kelas [[Indikasi (pengobatan)|terapeutik]] dan kimiawinya.<ref>Michael D. Sanborn, Harold N. Godwin, James D. Pessetto, FDA drug classification system, American Journal of Hospital Pharmacy, Volume 48, Issue 12, 1 December 1991, Pages 2659–2662, https://doi.org/10.1093/ajhp/48.12.2659</ref> | ||
==Sistem komprehensif== | ==Sistem komprehensif== | ||
*[[Sistem Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis]] (ATC) – Menggabungkan klasifikasi berdasarkan sistem organ dan sifat terapeutik, farmakologis, dan kimia menjadi lima tingkatan. | *[[Sistem Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis]] (ATC) – Menggabungkan klasifikasi berdasarkan sistem organ dan sifat terapeutik, farmakologis, dan kimia menjadi lima tingkatan.<ref>[https://www.who.int/tools/atc-ddd-toolkit/atc-classification Anatomical Therapeutic Chemical (ATC) Classification]. ''World Health Organization''.</ref> | ||
*''Systematized Nomenclature of Medicine'' (SNOMED) – mencakup bagian yang dikhususkan untuk klasifikasi obat | *''Systematized Nomenclature of Medicine'' (SNOMED) – mencakup bagian yang dikhususkan untuk klasifikasi obat | ||
| Baris 16: | Baris 16: | ||
* [[Triptan]] | * [[Triptan]] | ||
* [[Antibiotik laktam beta]] | * [[Antibiotik laktam beta]] | ||
==Mekanisme aksi== | ==Mekanisme aksi== | ||
Jenis kategorisasi ini berasal dari perspektif [[farmakologi]]s dan mengkategorikannya berdasarkan target biologisnya. Kelas obat yang memiliki [[mekanisme aksi]] molekuler yang sama memodulasi aktivitas target biologis tertentu. Definisi mekanisme kerja juga mencakup jenis aktivitas pada [[target biologis]] tersebut. Untuk reseptor, aktivitas ini mencakup agonis, [[antagonis reseptor|antagonis]], agonis terbalik, atau modulator. Mekanisme target enzim mencakup aktivator atau [[penghambat enzim|penghambat]]. Modulator saluran ion mencakup pembuka atau penghambat. Berikut ini adalah contoh spesifik kelas obat yang definisinya didasarkan pada mekanisme aksi tertentu: | Jenis kategorisasi ini berasal dari perspektif [[farmakologi]]s dan mengkategorikannya berdasarkan target biologisnya. Kelas obat yang memiliki [[mekanisme aksi]] molekuler yang sama memodulasi aktivitas target biologis tertentu.<ref>''Drugs, their targets and the nature and number of drug targets''. ''Nature Reviews. Drug Discovery''. Oct 2006. Vol. 5 (10). hlm. 821–34. doi:10.1038/nrd2132.</ref> Definisi mekanisme kerja juga mencakup jenis aktivitas pada [[target biologis]] tersebut. Untuk reseptor, aktivitas ini mencakup agonis, [[antagonis reseptor|antagonis]], agonis terbalik, atau modulator. Mekanisme target enzim mencakup aktivator atau [[penghambat enzim|penghambat]]. Modulator saluran ion mencakup pembuka atau penghambat. Berikut ini adalah contoh spesifik kelas obat yang definisinya didasarkan pada mekanisme aksi tertentu: | ||
* [[Penghambat 5-alfa-reduktase]] | * [[Penghambat 5-alfa-reduktase]] | ||
| Baris 36: | Baris 35: | ||
* [[Serotonin|Serotonergik]] | * [[Serotonin|Serotonergik]] | ||
* [[Statin]] – penghambat [[HMG-CoA reduktase]] | * [[Statin]] – penghambat [[HMG-CoA reduktase]] | ||
==Mode alternatif== | ==Mode alternatif== | ||
| Baris 48: | Baris 46: | ||
* [[Diuretik]] atau [[Antidiuretik]] | * [[Diuretik]] atau [[Antidiuretik]] | ||
* [[Inotropik]] (positif atau negatif) | * [[Inotropik]] (positif atau negatif) | ||
==Kelas terapi== | ==Kelas terapi== | ||
| Baris 67: | Baris 64: | ||
* [[Sedatif]] | * [[Sedatif]] | ||
* [[Stimulan]] | * [[Stimulan]] | ||
==Kelas gabungan== | ==Kelas gabungan== | ||
Beberapa kelas obat telah digabungkan dari ketiga prinsip ini untuk memenuhi kebutuhan praktis. Kelas obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) adalah salah satu contohnya. Secara tegas, dan juga secara historis, kelas obat [[antiinflamasi]] yang lebih luas juga mencakup obat antiinflamasi steroid. Obat-obatan ini sebenarnya adalah antiinflamasi yang dominan selama dekade menjelang diperkenalkannya istilah "obat antiinflamasi nonsteroid." Karena reputasi buruk yang didapat [[kortikosteroid]] pada tahun 1950-an, istilah baru, yang menawarkan untuk memberi sinyal bahwa obat antiinflamasi bukanlah [[steroid]] Kelas obat "obat antiinflamasi nonsteroid" (OAINS) dengan demikian disusun oleh satu elemen ("antiinflamasi") yang menunjukkan mekanisme kerja, dan satu elemen ("nonsteroid") yang memisahkannya dari obat lain dengan mekanisme kerja yang sama. Demikian pula, seseorang mungkin berpendapat bahwa golongan obat antirematik pemodifikasi penyakit (DMARD) terdiri dari satu elemen ("pengubah penyakit") yang meskipun samar-samar menunjukkan mekanisme kerja, dan satu elemen ("obat antirematik") yang menunjukkan penggunaan terapeutiknya. | Beberapa kelas obat telah digabungkan dari ketiga prinsip ini untuk memenuhi kebutuhan praktis. Kelas obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) adalah salah satu contohnya. Secara tegas, dan juga secara historis, kelas obat [[antiinflamasi]] yang lebih luas juga mencakup obat antiinflamasi steroid. Obat-obatan ini sebenarnya adalah antiinflamasi yang dominan selama dekade menjelang diperkenalkannya istilah "obat antiinflamasi nonsteroid." Karena reputasi buruk yang didapat [[kortikosteroid]] pada tahun 1950-an, istilah baru, yang menawarkan untuk memberi sinyal bahwa obat antiinflamasi bukanlah [[steroid]]<ref>''Origins and impact of the term 'NSAID'''. ''Inflammopharmacology''. Oct 2014. Vol. 22 (5). hlm. 263–7. doi:10.1007/s10787-014-0211-2.</ref> Kelas obat "obat antiinflamasi nonsteroid" (OAINS) dengan demikian disusun oleh satu elemen ("antiinflamasi") yang menunjukkan mekanisme kerja, dan satu elemen ("nonsteroid") yang memisahkannya dari obat lain dengan mekanisme kerja yang sama. Demikian pula, seseorang mungkin berpendapat bahwa golongan obat antirematik pemodifikasi penyakit (DMARD) terdiri dari satu elemen ("pengubah penyakit") yang meskipun samar-samar menunjukkan mekanisme kerja, dan satu elemen ("obat antirematik") yang menunjukkan penggunaan terapeutiknya. | ||
*[[Obat antirematik pemodifikasi penyakit]] (DMARD) | *[[Obat antirematik pemodifikasi penyakit]] (DMARD)<ref>''A history of the term "DMARD"''. ''Inflammopharmacology''. Aug 2015. Vol. 23 (4). hlm. 163–71. doi:10.1007/s10787-015-0232-5.</ref> | ||
*[[antiperadangan nonsteroid|Obat antiinflamasi nonsteroid]] (OAINS) | *[[antiperadangan nonsteroid|Obat antiinflamasi nonsteroid]] (OAINS) | ||
==Sistem klasifikasi lainnya== | ==Sistem klasifikasi lainnya== | ||
Ada sistem klasifikasi obat lain, misalnya [[Sistem Klasifikasi Biofarmasetika|Sistem Klasifikasi Biofarmasi]] yang menentukan atribut obat berdasarkan kelarutan dan permeabilitas usus. | Ada sistem klasifikasi obat lain, misalnya [[Sistem Klasifikasi Biofarmasetika|Sistem Klasifikasi Biofarmasi]] yang menentukan atribut obat berdasarkan kelarutan dan permeabilitas usus. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelas+obat-obatan&oldid=28954703 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28954703 (2026-02-12T23:18:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kelas+obat-obatan&oldid=28954703 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28954703 (2026-02-12T23:18:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 14.05
Kelas obat-obatan adalah sekelompok medikasi dan zat-zat lainnya yang memiliki struktur kimia yang mirip, mekanisme aksi yang sama (maksudnya terikat pada target biologis yang sama), mode aksi yang sama, dan/atau digunakan untuk menangani penyakit yang sama.[1][2] Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah bekerja untuk mengklasifikasikan dan melisensikan medikasi-medikasi baru selama berpuluh-puluh tahun, tetapi Pusat Penelitian dan Evaluasi Obat-obatan FDA mengkategorisasikan medikasi baru ini bedasarkan kelas terapeutik dan kimiawinya.[3]
Sistem komprehensif
- Sistem Klasifikasi Kimiawi Terapeutik Anatomis (ATC) – Menggabungkan klasifikasi berdasarkan sistem organ dan sifat terapeutik, farmakologis, dan kimia menjadi lima tingkatan.[4]
- Systematized Nomenclature of Medicine (SNOMED) – mencakup bagian yang dikhususkan untuk klasifikasi obat
Kelas kimia
Jenis pengelompokan obat ini berasal dari sudut pandang kimia dan mengelompokkannya berdasarkan struktur kimianya. Contoh golongan obat yang didasarkan pada struktur kimia meliputi:
- Benzodiazepin
- Kanabinoid
- Glikosida jantung
- Fibrat
- Gabapentinoid
- Steroid
- Diuretik tiazida
- Triptan
- Antibiotik laktam beta
Mekanisme aksi
Jenis kategorisasi ini berasal dari perspektif farmakologis dan mengkategorikannya berdasarkan target biologisnya. Kelas obat yang memiliki mekanisme aksi molekuler yang sama memodulasi aktivitas target biologis tertentu.[5] Definisi mekanisme kerja juga mencakup jenis aktivitas pada target biologis tersebut. Untuk reseptor, aktivitas ini mencakup agonis, antagonis, agonis terbalik, atau modulator. Mekanisme target enzim mencakup aktivator atau penghambat. Modulator saluran ion mencakup pembuka atau penghambat. Berikut ini adalah contoh spesifik kelas obat yang definisinya didasarkan pada mekanisme aksi tertentu:
- Penghambat 5-alfa-reduktase
- ACE inhibitor
- Agonis adrenergik alfa
- Atagonis reseptor angiotensin II
- Penyekat beta
- Kolinergik
- Dopaminergik
- GABAergik
- Inkretin mimetik
- Obat antiinflamasi nonsteroid − penghambat sikloiksigenase
- Penghambat pompa proton
- Penghambat renin
- Modulator reseptor glukokortikoid selektif
- Serotonergik
- Statin – penghambat HMG-CoA reduktase
Mode alternatif
Jenis kategorisasi obat ini berasal dari perspektif biologis dan mengkategorikannya berdasarkan perubahan anatomi atau fungsional yang ditimbulkannya. Kelas obat yang didefinisikan berdasarkan cara kerja umum (yaitu perubahan fungsional atau anatomi yang ditimbulkannya) meliputi:
- Antifungal
- Antimikroba
- Antitrombotik
- Bronkodilator
- Kronotropik (positif atau negatif)
- Dekongestan
- Diuretik atau Antidiuretik
- Inotropik (positif atau negatif)
Kelas terapi
Jenis kategorisasi obat ini berasal dari sudut pandang medis dan mengkategorikannya berdasarkan patologi yang diobati. Kelas obat yang ditentukan berdasarkan penggunaan terapeutiknya (patologi yang ingin diobati) meliputi:
- Analgesik
- Antibiotik
- Antikanker
- Antikoagulan
- Antidepresan
- Antidiabetik
- Antiepileptik
- Antipsikotik
- Antispasmodik
- Antiviral
- Kardiovaskular
- Depresan
- Sedatif
- Stimulan
Kelas gabungan
Beberapa kelas obat telah digabungkan dari ketiga prinsip ini untuk memenuhi kebutuhan praktis. Kelas obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) adalah salah satu contohnya. Secara tegas, dan juga secara historis, kelas obat antiinflamasi yang lebih luas juga mencakup obat antiinflamasi steroid. Obat-obatan ini sebenarnya adalah antiinflamasi yang dominan selama dekade menjelang diperkenalkannya istilah "obat antiinflamasi nonsteroid." Karena reputasi buruk yang didapat kortikosteroid pada tahun 1950-an, istilah baru, yang menawarkan untuk memberi sinyal bahwa obat antiinflamasi bukanlah steroid[6] Kelas obat "obat antiinflamasi nonsteroid" (OAINS) dengan demikian disusun oleh satu elemen ("antiinflamasi") yang menunjukkan mekanisme kerja, dan satu elemen ("nonsteroid") yang memisahkannya dari obat lain dengan mekanisme kerja yang sama. Demikian pula, seseorang mungkin berpendapat bahwa golongan obat antirematik pemodifikasi penyakit (DMARD) terdiri dari satu elemen ("pengubah penyakit") yang meskipun samar-samar menunjukkan mekanisme kerja, dan satu elemen ("obat antirematik") yang menunjukkan penggunaan terapeutiknya.
Sistem klasifikasi lainnya
Ada sistem klasifikasi obat lain, misalnya Sistem Klasifikasi Biofarmasi yang menentukan atribut obat berdasarkan kelarutan dan permeabilitas usus.
Pranala luar
Referensi
- ↑ Comparing drug classification systems. AMIA Annual Symposium Proceedings. 2008. hlm. 1039.
- ↑ World Health espresso Organization. Introduction to drug utilization research. World Health Organization. 2003. hlm. 33. ISBN 978-9241562348.
- ↑ Michael D. Sanborn, Harold N. Godwin, James D. Pessetto, FDA drug classification system, American Journal of Hospital Pharmacy, Volume 48, Issue 12, 1 December 1991, Pages 2659–2662, https://doi.org/10.1093/ajhp/48.12.2659
- ↑ Anatomical Therapeutic Chemical (ATC) Classification. World Health Organization.
- ↑ Drugs, their targets and the nature and number of drug targets. Nature Reviews. Drug Discovery. Oct 2006. Vol. 5 (10). hlm. 821–34. doi:10.1038/nrd2132.
- ↑ Origins and impact of the term 'NSAID'. Inflammopharmacology. Oct 2014. Vol. 22 (5). hlm. 263–7. doi:10.1007/s10787-014-0211-2.
- ↑ A history of the term "DMARD". Inflammopharmacology. Aug 2015. Vol. 23 (4). hlm. 163–71. doi:10.1007/s10787-015-0232-5.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28954703 (2026-02-12T23:18:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.