K: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27578857; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''K''' adalah huruf ke-11 dalam [[alfabet Latin]]. Dalam [[bahasa Indonesia]], namanya disebut '''ka'''. | '''K''' adalah huruf ke-11 dalam [[alfabet Latin]]. Dalam [[bahasa Indonesia]], namanya disebut '''ka'''. | ||
==Atlas== | ==Atlas== | ||
[[Pulau Sulawesi]] memiliki bentuk yang menyerupai huruf K. Pulau Sulawesi berbentuk seperti huruf K karena terbentuk dari gabungan beberapa bagian yang berasal dari aktivitas tektonik berbeda. Bagian-bagian pulau ini awalnya terpisah dan berasal dari berbagai mikrokontinen yang bertabrakan dan menyatu sekitar 15-5 juta tahun lalu, sehingga membentuk bentuk unik menyerupai huruf K. Proses ini melibatkan pergerakan lempeng tektonik dan benturan antara serpihan benua dari Australia dan daerah sekitar. | [[Pulau Sulawesi]] memiliki bentuk yang menyerupai huruf K. Pulau Sulawesi berbentuk seperti huruf K karena terbentuk dari gabungan beberapa bagian yang berasal dari aktivitas tektonik berbeda. Bagian-bagian pulau ini awalnya terpisah dan berasal dari berbagai mikrokontinen yang bertabrakan dan menyatu sekitar 15-5 juta tahun lalu, sehingga membentuk bentuk unik menyerupai huruf K. Proses ini melibatkan pergerakan lempeng tektonik dan benturan antara serpihan benua dari Australia dan daerah sekitar. | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Huruf K berasal dari huruf [[Kapa|Κ]] ([[kapa|kappa]]) [[alfabet Yunani|Yunani]], yang diambil dari huruf [[kaf|kap]] dalam [[abjad]] [[rumpun bahasa Semit|bahasa Semit]], yang berbentuk lambang tangan terbuka.<ref>[http://dictionary.oed.com/cgi/entry/50124982?query_type=word&queryword=k&first=1&max_to_show=10&sort_type=alpha&result_place=1&search_id=h5Sx-nTaC9b-24269&hilite=50124982 "K". ''The Oxford English Dictionary'', 2nd ed., 1989, online]</ref> Huruf kap itu mungkin dipinjam oleh kaum Semit yang tinggal di [[Mesir]] dari [[hieroglif Mesir|hieroglif]] bentuk "tangan" yang melambangkan bunyi pada kata "tangan" dalam [[bahasa Mesir Kuno]], yaitu ''d-r-t''. Orang Semit menetapkan bunyi untuk huruf ini karena kata "tangan" dalam bahasa mereka diawali dengan bunyi tersebut.<ref>Cyrus H. Gordon: ''[http://www.jstor.org/pss/543451 The Accidental Invention of the Phonemic Alphabet]''</ref> | |||
Pada prasasti kuno ber[[bahasa Latin]], huruf C, K dan Q dipakai untuk melambangkan bunyi dan (yang tidak dibedakan dalam penulisan). Dalam hal ini, Q digunakan untuk melambangkan atau sebelum [[Bantuan:Pengucapan#Kebulatan|vokal bulat]], K sebelum , dan C selain itu. Kemudian, penggunaan C (dan G sebagai variannya) menggantikan banyak penggunaan K dan Q. K tersisa hanya pada beberapa ejaan yang ketinggalan zaman seperti ''Kalendae'', 'hari pertama tiap bulan'.<ref>Andrew L. Sihler. [http://books.google.com/books?id=IeHmqKY2BqoC New Comparative Grammar of Greek and Latin]. Oxford University Press. 1995. hlm. 21. ISBN 0195083458.</ref> | |||
Ketika kata-kata Yunani diserap ke dalam [[bahasa Latin]], huruf Kapa diubah menjadi C, dengan beberapa pengecualian seperti [[praenomen]] ''[[Kaeso]]''.<ref>[http://dictionary.oed.com/cgi/entry/50124982?query_type=word&queryword=k&first=1&max_to_show=10&sort_type=alpha&result_place=1&search_id=h5Sx-nTaC9b-24269&hilite=50124982 "K". ''The Oxford English Dictionary'', 2nd ed., 1989, online]</ref> Beberapa kata dari alfabet lainnya juga di alih aksarakan menjadi C. Maka dari itu, [[rumpun bahasa Roman]] hanya mengandung K pada kata-kata dari bahasa lain. [[Rumpun bahasa Keltik]] juga cenderung menggunakan C daripada K, dan pengaruh tersebut terbawa ke dalam [[bahasa Inggris Kuno]]. Pada masa kini, [[bahasa Inggris]] adalah satu-satunya bahasa dari [[rumpun bahasa Germanik]] yang giat menggunakan huruf C keras di samping huruf K (walaupun [[bahasa Belanda]] juga memakai huruf C dalam kata pinjaman bahasa Latin serta mengikuti hukum pembedaan "lembut keras" dalam kata-kata tersebut, begitu pula [[bahasa Prancis]] dan Inggris, tetapi tidak bagi kosakata Belanda asli). | |||
Ketika kata-kata Yunani diserap ke dalam [[bahasa Latin]], huruf Kapa diubah menjadi C, dengan beberapa pengecualian seperti [[praenomen]] ''[[Kaeso]]''. Beberapa kata dari alfabet lainnya juga di alih aksarakan menjadi C. Maka dari itu, [[rumpun bahasa Roman]] hanya mengandung K pada kata-kata dari bahasa lain. [[Rumpun bahasa Keltik]] juga cenderung menggunakan C daripada K, dan pengaruh tersebut terbawa ke dalam [[bahasa Inggris Kuno]]. Pada masa kini, [[bahasa Inggris]] adalah satu-satunya bahasa dari [[rumpun bahasa Germanik]] yang giat menggunakan huruf C keras di samping huruf K (walaupun [[bahasa Belanda]] juga memakai huruf C dalam kata pinjaman bahasa Latin serta mengikuti hukum pembedaan "lembut keras" dalam kata-kata tersebut, begitu pula [[bahasa Prancis]] dan Inggris, tetapi tidak bagi kosakata Belanda asli). | |||
Beberapa ahli bahasa Inggris cenderung membalikkan proses alih aksara Latin bagi kata-kata khas Yunani, misalnya mengeja ''Hecate'' menjadi "[[Hekate]]". Penulisan bahasa-bahasa yang tidak memiliki sistem tulisan sendiri sehingga menggunakan [[alfabet Latin]] biasanya memilih K untuk bunyi , seperti ''Kwakiutl.'' | Beberapa ahli bahasa Inggris cenderung membalikkan proses alih aksara Latin bagi kata-kata khas Yunani, misalnya mengeja ''Hecate'' menjadi "[[Hekate]]". Penulisan bahasa-bahasa yang tidak memiliki sistem tulisan sendiri sehingga menggunakan [[alfabet Latin]] biasanya memilih K untuk bunyi , seperti ''Kwakiutl.'' | ||
| Baris 21: | Baris 17: | ||
== Plat Nomor == | == Plat Nomor == | ||
K adalah kode kedaerahan dari [[Karesidenan Pati]] (termasuk:[[Kabupaten Grobogan]] yang masuk ke daerah [[Karesidenan Semarang]]). Berikut adalah kode kewilayahannya: | K adalah kode kedaerahan dari [[Karesidenan Pati]] (termasuk:[[Kabupaten Grobogan]] yang masuk ke daerah [[Karesidenan Semarang]]). Berikut adalah kode kewilayahannya: | ||
{| class="wikitable" | |||
|- | |||
! colspan="3"|[[Karesidenan Pati]] | |||
|- | |||
! rowspan="7"|K | |||
! Kota/Kabupaten | |||
! Kode | |||
|- | |||
|[[Kabupaten Pati]]||K - *A/*G/*H/*S/*U | |||
|- | |||
|[[Kabupaten Kudus]]||K - *B/*K/*O/*R/*T | |||
|- | |||
|[[Kabupaten Jepara]]||K - *C/*L/*Q/*V | |||
|- | |||
|[[Kabupaten Rembang]]||K - *D/*I/*M/*W | |||
|- | |||
|[[Kabupaten Blora]]||K - *E/*N/*X/*Y | |||
|- | |||
|[[Kabupaten Grobogan]]||K - *F/*J/*P/*Z | |||
|- | |||
! colspan="3"|Catatan: - (angka plat nomor); * (satu angka pembeda) | |||
|} | |||
== Kode komputasi == | == Kode komputasi == | ||
{|class="wikitable" | |||
!colspan=2|[[Titik kode]] | |||
![[Huruf besar]]<br /> | |||
![[Huruf kecil]]<br />k | |||
|- | |||
!colspan=2|[[Unicode]] | |||
|U+004B | |||
|U+006B | |||
|- | |||
!rowspan=2|[[ASCII]] | |||
![[Sistem bilangan desimal|Desimal]] | |||
|75 | |||
|107 | |||
|- | |||
![[Sistem bilangan biner|Biner]] | |||
|01001011 | |||
|01101011 | |||
|- | |||
!colspan=2|[[EBCDIC]] | |||
|210 | |||
|146 | |||
|} | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Kapa]] | * [[Kapa]] | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=K&oldid=27578857 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27578857 (2025-07-21T08:26:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=K&oldid=27578857 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27578857 (2025-07-21T08:26:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 22.55
K adalah huruf ke-11 dalam alfabet Latin. Dalam bahasa Indonesia, namanya disebut ka.
Atlas
Pulau Sulawesi memiliki bentuk yang menyerupai huruf K. Pulau Sulawesi berbentuk seperti huruf K karena terbentuk dari gabungan beberapa bagian yang berasal dari aktivitas tektonik berbeda. Bagian-bagian pulau ini awalnya terpisah dan berasal dari berbagai mikrokontinen yang bertabrakan dan menyatu sekitar 15-5 juta tahun lalu, sehingga membentuk bentuk unik menyerupai huruf K. Proses ini melibatkan pergerakan lempeng tektonik dan benturan antara serpihan benua dari Australia dan daerah sekitar.
Sejarah
Huruf K berasal dari huruf Κ (kappa) Yunani, yang diambil dari huruf kap dalam abjad bahasa Semit, yang berbentuk lambang tangan terbuka.[1] Huruf kap itu mungkin dipinjam oleh kaum Semit yang tinggal di Mesir dari hieroglif bentuk "tangan" yang melambangkan bunyi pada kata "tangan" dalam bahasa Mesir Kuno, yaitu d-r-t. Orang Semit menetapkan bunyi untuk huruf ini karena kata "tangan" dalam bahasa mereka diawali dengan bunyi tersebut.[2]
Pada prasasti kuno berbahasa Latin, huruf C, K dan Q dipakai untuk melambangkan bunyi dan (yang tidak dibedakan dalam penulisan). Dalam hal ini, Q digunakan untuk melambangkan atau sebelum vokal bulat, K sebelum , dan C selain itu. Kemudian, penggunaan C (dan G sebagai variannya) menggantikan banyak penggunaan K dan Q. K tersisa hanya pada beberapa ejaan yang ketinggalan zaman seperti Kalendae, 'hari pertama tiap bulan'.[3]
Ketika kata-kata Yunani diserap ke dalam bahasa Latin, huruf Kapa diubah menjadi C, dengan beberapa pengecualian seperti praenomen Kaeso.[4] Beberapa kata dari alfabet lainnya juga di alih aksarakan menjadi C. Maka dari itu, rumpun bahasa Roman hanya mengandung K pada kata-kata dari bahasa lain. Rumpun bahasa Keltik juga cenderung menggunakan C daripada K, dan pengaruh tersebut terbawa ke dalam bahasa Inggris Kuno. Pada masa kini, bahasa Inggris adalah satu-satunya bahasa dari rumpun bahasa Germanik yang giat menggunakan huruf C keras di samping huruf K (walaupun bahasa Belanda juga memakai huruf C dalam kata pinjaman bahasa Latin serta mengikuti hukum pembedaan "lembut keras" dalam kata-kata tersebut, begitu pula bahasa Prancis dan Inggris, tetapi tidak bagi kosakata Belanda asli).
Beberapa ahli bahasa Inggris cenderung membalikkan proses alih aksara Latin bagi kata-kata khas Yunani, misalnya mengeja Hecate menjadi "Hekate". Penulisan bahasa-bahasa yang tidak memiliki sistem tulisan sendiri sehingga menggunakan alfabet Latin biasanya memilih K untuk bunyi , seperti Kwakiutl.
Dalam Alfabet Fonetik Internasional, merupakan lambang konsonan letup langit-langit belakang nirsuara.
Beberapa aksara lain juga menunjukkan aksara bersudut tajam yang menandakan bunyi atau suku kata yang bermula dengan bunyi , contohnya: ك Arab, כ Ibrani, dan ㄱ Korea. Hubungan fonetik-visual seperti ini pernah dikaji oleh Wolfgang Köhler. Bagaimanapun, banyak juga contoh-contoh huruf berbunyi , seperti ค dalam aksara Thai dan Ք dalam alfabet Armenia.
Plat Nomor
K adalah kode kedaerahan dari Karesidenan Pati (termasuk:Kabupaten Grobogan yang masuk ke daerah Karesidenan Semarang). Berikut adalah kode kewilayahannya:
| Karesidenan Pati | ||
|---|---|---|
| K | Kota/Kabupaten | Kode |
| Kabupaten Pati | K - *A/*G/*H/*S/*U | |
| Kabupaten Kudus | K - *B/*K/*O/*R/*T | |
| Kabupaten Jepara | K - *C/*L/*Q/*V | |
| Kabupaten Rembang | K - *D/*I/*M/*W | |
| Kabupaten Blora | K - *E/*N/*X/*Y | |
| Kabupaten Grobogan | K - *F/*J/*P/*Z | |
| Catatan: - (angka plat nomor); * (satu angka pembeda) | ||
Kode komputasi
| Titik kode | Huruf besar |
Huruf kecil k | |
|---|---|---|---|
| Unicode | U+004B | U+006B | |
| ASCII | Desimal | 75 | 107 |
| Biner | 01001011 | 01101011 | |
| EBCDIC | 210 | 146 | |
Lihat pula
Referensi
- ↑ "K". The Oxford English Dictionary, 2nd ed., 1989, online
- ↑ Cyrus H. Gordon: The Accidental Invention of the Phonemic Alphabet
- ↑ Andrew L. Sihler. New Comparative Grammar of Greek and Latin. Oxford University Press. 1995. hlm. 21. ISBN 0195083458.
- ↑ "K". The Oxford English Dictionary, 2nd ed., 1989, online
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27578857 (2025-07-21T08:26:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.