Yurimetrika: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23106298; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Yurimetrika''' (atau '''jurimetri''') adalah penerapan [[Penelitian kuantitatif|metode kuantitatif]], terutama [[statistika]], terhadap [[hukum]]. Istilah yurimetrika pertama kali diperkenalkan oleh [[Lee Loevinger]] pada tahun 1949 lewat artikelnya berjudul "Jurimetrics: The Next Step Forward". Tulisan Loevinger dipengaruhi oleh pandangan [[Oliver Wendell Holmes, Jr.]] di mana dia mengutip kata-kata Holmes yang paling dikenal: "orang masa depan adalah orang statistika dan pakar ekonomi". | '''Yurimetrika''' (atau '''jurimetri''') adalah penerapan [[Penelitian kuantitatif|metode kuantitatif]], terutama [[statistika]], terhadap [[hukum]].<ref>Zabala, F.J., Silveira, F.F., "Jurimetria: Estatística Aplicada ao Direito". ''Revista Direito e Liberdade'', Natal, v. 16, n. 1, pp. 73-86, Jan./Apr. 2014.</ref><ref>Bryan A. Garner. [https://books.google.com/books?isbn=0195142365 A Dictionary of Modern Legal Usage]. 2001. hlm. 488. ISBN 0195142365.</ref> Istilah yurimetrika pertama kali diperkenalkan oleh [[Lee Loevinger]] pada tahun 1949 lewat artikelnya berjudul "Jurimetrics: The Next Step Forward".<ref>Bryan A. Garner. [https://books.google.com/books?isbn=0195142365 A Dictionary of Modern Legal Usage]. 2001. hlm. 488. ISBN 0195142365.</ref><ref>Loevinger, L. "Jurimetrics: The Next Step Forward". Heidi Online, 1949.</ref> Tulisan Loevinger dipengaruhi oleh pandangan [[Oliver Wendell Holmes, Jr.]] di mana dia mengutip kata-kata Holmes yang paling dikenal: "orang masa depan adalah orang statistika dan pakar ekonomi".<ref>Holmes, ''The Path of the Law'', 10 ''Harvard Law Review'' (1897) 457.</ref><ref>Loevinger, L. "Jurimetrics: Science and prediction in the field of law". ''Minnesota Law Review'', vol. 46, HeinOnline, 1961.</ref> | ||
Kajian yurimetrika cukup banyak dilakukan di [[Amerika Serikat]] dan [[Brasil]]. Di Amerika Serikat, [[American Bar Association]] bersama [[Arizona State University]] menerbitkan jurnal berjudul ''[[Jurimetrics]]''. Sementara di Brasil, akademisi-akademisi telah mendirikan Asosiasi Yurimetrika Brasil yang merupakan "[[organisasi nirlaba]] yang mengumpulkan peneliti-peneliti di bidang ilmu hukum dan [[matematika]]". | Kajian yurimetrika cukup banyak dilakukan di [[Amerika Serikat]] dan [[Brasil]].<ref>[http://www.americanbar.org/publications/jurimetrics Jurimetrics]. American Bar Association.</ref><ref>[http://www.abjur.org.br/en/ Check out our activities]. Brazilian Jurimetrics Association.</ref> Di Amerika Serikat, [[American Bar Association]] bersama [[Arizona State University]] menerbitkan jurnal berjudul ''[[Jurimetrics]]''. Sementara di Brasil, akademisi-akademisi telah mendirikan Asosiasi Yurimetrika Brasil yang merupakan "[[organisasi nirlaba]] yang mengumpulkan peneliti-peneliti di bidang ilmu hukum dan [[matematika]]".<ref>[http://www.abjur.org.br/en/ Check out our activities]. Brazilian Jurimetrics Association.</ref> | ||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
Karya pertama terkait yurimetrika dimulai oleh matematikawan Swiss [[Nicolau I Bernoulli]] pada tahun 1709 lewat disertasi doktoratnya berjudul ''De Usu Artis Conjectandi in Jure'' yang di antaranya membahas tarif [[asuransi]], [[Keyakinan dan kepercayaan|kepercayaan]] pada saksi, dan [[Peluang (matematika)|probabilitas]] tersangka tidak bersalah. | Karya pertama terkait yurimetrika dimulai oleh matematikawan Swiss [[Nicolau I Bernoulli]] pada tahun 1709 lewat disertasi doktoratnya berjudul ''De Usu Artis Conjectandi in Jure'' yang di antaranya membahas tarif [[asuransi]], [[Keyakinan dan kepercayaan|kepercayaan]] pada saksi, dan [[Peluang (matematika)|probabilitas]] tersangka tidak bersalah.<ref>Bernoulli, M. N. "The use of the Art of conjecturing in Law", 1709.</ref><ref>Hald, A. "A history of probability and statistics and their applications before 1750", Vol. 501. John Wiley & Sons, 2003.</ref> | ||
Dua abad kemudian, Loevinger kemudian mengembangkan konsep yurimetrika dengan melihat penerapan [[logika]] pada hukum dengan melihat pada fakta, bukti, dan standar pembuktian. Pada tahun 1992, [[analisa Bayes]] dan [[aljabar Boolean]] mulai digunakan sebagai pendekatan untuk membangun aturan formal yang menjamin [[argumentasi]] yang sah. Kadane menekankan bahwa ada hal-hal tertentu yang perlu diperhatikan saat menggunakan metode-metode yurimetrika dalam suatu persidangan agar putusan pengadilan dapat tetap memberikan [[keadilan]]. | Dua abad kemudian, Loevinger kemudian mengembangkan konsep yurimetrika dengan melihat penerapan [[logika]] pada hukum dengan melihat pada fakta, bukti, dan standar pembuktian.<ref>Loevinger, L. "Jurimetrics: The Next Step Forward". Heidi Online, 1949.</ref> Pada tahun 1992, [[analisa Bayes]] dan [[aljabar Boolean]] mulai digunakan sebagai pendekatan untuk membangun aturan formal yang menjamin [[argumentasi]] yang sah.<ref>Loevinger, L. "Standards of proof in science and law". Heidi Online, 1992.</ref> Kadane menekankan bahwa ada hal-hal tertentu yang perlu diperhatikan saat menggunakan metode-metode yurimetrika dalam suatu persidangan agar putusan pengadilan dapat tetap memberikan [[keadilan]].<ref>Kadane, J. B. "Misuse of Bayesian Statistics in Court." Chance 19.2: 38-40, 2006.</ref> | ||
Wechsler et al. kemudian melakukan [[analisis ekonomi terhadap hukum]] terkait putusan-putusan pengadilan dalam kasus-kasus perdata sewa-menyewa kendaraan bermotor (benda bergerak) pada tahun 1999. Stern dan Kadane kemudian mengembangkan gagasan abstrak "kehilangan kesempatan" yang berkonsepkan adanya berbagai kemungkinan di mana korban berpengaruh dalam mengubah nasibnya. | Wechsler et al. kemudian melakukan [[analisis ekonomi terhadap hukum]] terkait putusan-putusan pengadilan dalam kasus-kasus perdata sewa-menyewa kendaraan bermotor (benda bergerak) pada tahun 1999.<ref>Wechsler, S.; Reginato, L. G. M.; Colombo, D. K.; Bonassi, F. V. . Relatório de Análise Estatística sobre o projeto: "Análise Econômica do Direito aplicada a decisões judiciais: o caso dos contratos de arrendamento mercantil para compra de veículos com cláusulas de reajuste associadas ao dólar", São Paulo, IME-USP (RAE–CEA–06P06), 2006.</ref> Stern dan Kadane kemudian mengembangkan gagasan abstrak "kehilangan kesempatan" yang berkonsepkan adanya berbagai kemungkinan di mana korban berpengaruh dalam mengubah nasibnya.<ref>Stern, R. B.; Kadane, J. B. . "Compensating for the loss of a chance". Department of Statistics, Carnegie Mellon University, 2014.</ref> | ||
Secara awam yurimetrika cenderung menggunakan pendekatan statistika terhadap hukum tetapi metode [[aljabar]] seperti [[Program linear|pemrograman linear]] dapat pula diterapkan dalam suatu fenomena hukum seperti [[Efisiensi (Disambiguasi)|efisiensi]]. Penelitian di Brasil yang dilakukan oleh Martinho Botelho telah menerapkan pendekatan aljabar dalam yurimetrika terhadap kegiatan yudisial di 24 pengadilan hubungan industrial antara kurun tahun 2009 hingga 2014 dan di 27 pengadilan umum antara kurun tahun 2013 hingga 2014. Botelho juga mendorong pendekatan aljabar dalam kajiannya terkait efisiensi kegiatan pengadilan hubungan industrial, terutama terkait efisiensi alokasi sumber daya, yang juga menggunakan analisis ekonomi terhadap hukum dengan pengukuran menggunakan [[analisis pembalutan data]] (DEA). | Secara awam yurimetrika cenderung menggunakan pendekatan statistika terhadap hukum tetapi metode [[aljabar]] seperti [[Program linear|pemrograman linear]] dapat pula diterapkan dalam suatu fenomena hukum seperti [[Efisiensi (Disambiguasi)|efisiensi]]. Penelitian di Brasil yang dilakukan oleh Martinho Botelho telah menerapkan pendekatan aljabar dalam yurimetrika terhadap kegiatan yudisial di 24 pengadilan hubungan industrial antara kurun tahun 2009 hingga 2014 dan di 27 pengadilan umum antara kurun tahun 2013 hingga 2014. Botelho juga mendorong pendekatan aljabar dalam kajiannya terkait efisiensi kegiatan pengadilan hubungan industrial, terutama terkait efisiensi alokasi sumber daya, yang juga menggunakan analisis ekonomi terhadap hukum dengan pengukuran menggunakan [[analisis pembalutan data]] (DEA).<ref>Martinho Botelho. [http://www.indexlaw.org/index.php/revistapoliticiajudiciaria/article/view/1542/2004 A eficiência judicial da Justiça Trabalhista no Brasil: uma análise jurimétrica pelo método DEA]. ''Revista de Política Judiciária, gestão e administração da Justiça''.</ref><ref>Martinho Martins Botelho. [https://dx.doi.org/http://dx.doi.org/10.21902/2525-9814/2016.v2i1.405 A Eficiência Judicial da Justiça Comum Estadual no Brasil: Uma Análise Jurimétrica pelo Método DEA]. ''Revista de Processo, Jurisdição e Efetividade da Justiça''. 2016-10-12. Vol. 2 (1). hlm. 92. doi:10.21902/2525-9814/2016.v2i1.405.</ref><ref>Martinho Botelho. ''A mensuração da eficiência da atividade jurisdicional trabalhista: as contribuições da análise jurimétrica e da teoria econômica''. ''Jornal do 56º Congresso Brasileiro de Direito do Trabalho''.</ref> | ||
== Yurimetrika vs Analisis ekonomi terhadap hukum == | == Yurimetrika vs Analisis ekonomi terhadap hukum == | ||
Perbedaan umum antara yurimetrika dengan analisis hukum terhadap ekonomi ialah yurimetrika menggunakan elemen-elemen dalam statistika sementara analisis ekonomi terhadap hukum menggunakan [[ekonometrika]]. | Perbedaan umum antara yurimetrika dengan analisis hukum terhadap ekonomi ialah yurimetrika menggunakan elemen-elemen dalam statistika sementara analisis ekonomi terhadap hukum menggunakan [[ekonometrika]].<ref>Martinho Botelho. ''A contribuição da modelagem matemática para a Análise Econômica do Direito''. ''Anais do VI Congresso Anual da AMDE''.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yurimetrika&oldid=23106298 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23106298 (2023-03-13T12:31:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yurimetrika&oldid=23106298 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23106298 (2023-03-13T12:31:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.00
Yurimetrika (atau jurimetri) adalah penerapan metode kuantitatif, terutama statistika, terhadap hukum.[1][2] Istilah yurimetrika pertama kali diperkenalkan oleh Lee Loevinger pada tahun 1949 lewat artikelnya berjudul "Jurimetrics: The Next Step Forward".[3][4] Tulisan Loevinger dipengaruhi oleh pandangan Oliver Wendell Holmes, Jr. di mana dia mengutip kata-kata Holmes yang paling dikenal: "orang masa depan adalah orang statistika dan pakar ekonomi".[5][6]
Kajian yurimetrika cukup banyak dilakukan di Amerika Serikat dan Brasil.[7][8] Di Amerika Serikat, American Bar Association bersama Arizona State University menerbitkan jurnal berjudul Jurimetrics. Sementara di Brasil, akademisi-akademisi telah mendirikan Asosiasi Yurimetrika Brasil yang merupakan "organisasi nirlaba yang mengumpulkan peneliti-peneliti di bidang ilmu hukum dan matematika".[9]
Sejarah
Karya pertama terkait yurimetrika dimulai oleh matematikawan Swiss Nicolau I Bernoulli pada tahun 1709 lewat disertasi doktoratnya berjudul De Usu Artis Conjectandi in Jure yang di antaranya membahas tarif asuransi, kepercayaan pada saksi, dan probabilitas tersangka tidak bersalah.[10][11]
Dua abad kemudian, Loevinger kemudian mengembangkan konsep yurimetrika dengan melihat penerapan logika pada hukum dengan melihat pada fakta, bukti, dan standar pembuktian.[12] Pada tahun 1992, analisa Bayes dan aljabar Boolean mulai digunakan sebagai pendekatan untuk membangun aturan formal yang menjamin argumentasi yang sah.[13] Kadane menekankan bahwa ada hal-hal tertentu yang perlu diperhatikan saat menggunakan metode-metode yurimetrika dalam suatu persidangan agar putusan pengadilan dapat tetap memberikan keadilan.[14]
Wechsler et al. kemudian melakukan analisis ekonomi terhadap hukum terkait putusan-putusan pengadilan dalam kasus-kasus perdata sewa-menyewa kendaraan bermotor (benda bergerak) pada tahun 1999.[15] Stern dan Kadane kemudian mengembangkan gagasan abstrak "kehilangan kesempatan" yang berkonsepkan adanya berbagai kemungkinan di mana korban berpengaruh dalam mengubah nasibnya.[16]
Secara awam yurimetrika cenderung menggunakan pendekatan statistika terhadap hukum tetapi metode aljabar seperti pemrograman linear dapat pula diterapkan dalam suatu fenomena hukum seperti efisiensi. Penelitian di Brasil yang dilakukan oleh Martinho Botelho telah menerapkan pendekatan aljabar dalam yurimetrika terhadap kegiatan yudisial di 24 pengadilan hubungan industrial antara kurun tahun 2009 hingga 2014 dan di 27 pengadilan umum antara kurun tahun 2013 hingga 2014. Botelho juga mendorong pendekatan aljabar dalam kajiannya terkait efisiensi kegiatan pengadilan hubungan industrial, terutama terkait efisiensi alokasi sumber daya, yang juga menggunakan analisis ekonomi terhadap hukum dengan pengukuran menggunakan analisis pembalutan data (DEA).[17][18][19]
Yurimetrika vs Analisis ekonomi terhadap hukum
Perbedaan umum antara yurimetrika dengan analisis hukum terhadap ekonomi ialah yurimetrika menggunakan elemen-elemen dalam statistika sementara analisis ekonomi terhadap hukum menggunakan ekonometrika.[20]
Referensi
- ↑ Zabala, F.J., Silveira, F.F., "Jurimetria: Estatística Aplicada ao Direito". Revista Direito e Liberdade, Natal, v. 16, n. 1, pp. 73-86, Jan./Apr. 2014.
- ↑ Bryan A. Garner. A Dictionary of Modern Legal Usage. 2001. hlm. 488. ISBN 0195142365.
- ↑ Bryan A. Garner. A Dictionary of Modern Legal Usage. 2001. hlm. 488. ISBN 0195142365.
- ↑ Loevinger, L. "Jurimetrics: The Next Step Forward". Heidi Online, 1949.
- ↑ Holmes, The Path of the Law, 10 Harvard Law Review (1897) 457.
- ↑ Loevinger, L. "Jurimetrics: Science and prediction in the field of law". Minnesota Law Review, vol. 46, HeinOnline, 1961.
- ↑ Jurimetrics. American Bar Association.
- ↑ Check out our activities. Brazilian Jurimetrics Association.
- ↑ Check out our activities. Brazilian Jurimetrics Association.
- ↑ Bernoulli, M. N. "The use of the Art of conjecturing in Law", 1709.
- ↑ Hald, A. "A history of probability and statistics and their applications before 1750", Vol. 501. John Wiley & Sons, 2003.
- ↑ Loevinger, L. "Jurimetrics: The Next Step Forward". Heidi Online, 1949.
- ↑ Loevinger, L. "Standards of proof in science and law". Heidi Online, 1992.
- ↑ Kadane, J. B. "Misuse of Bayesian Statistics in Court." Chance 19.2: 38-40, 2006.
- ↑ Wechsler, S.; Reginato, L. G. M.; Colombo, D. K.; Bonassi, F. V. . Relatório de Análise Estatística sobre o projeto: "Análise Econômica do Direito aplicada a decisões judiciais: o caso dos contratos de arrendamento mercantil para compra de veículos com cláusulas de reajuste associadas ao dólar", São Paulo, IME-USP (RAE–CEA–06P06), 2006.
- ↑ Stern, R. B.; Kadane, J. B. . "Compensating for the loss of a chance". Department of Statistics, Carnegie Mellon University, 2014.
- ↑ Martinho Botelho. A eficiência judicial da Justiça Trabalhista no Brasil: uma análise jurimétrica pelo método DEA. Revista de Política Judiciária, gestão e administração da Justiça.
- ↑ Martinho Martins Botelho. A Eficiência Judicial da Justiça Comum Estadual no Brasil: Uma Análise Jurimétrica pelo Método DEA. Revista de Processo, Jurisdição e Efetividade da Justiça. 2016-10-12. Vol. 2 (1). hlm. 92. doi:10.21902/2525-9814/2016.v2i1.405.
- ↑ Martinho Botelho. A mensuração da eficiência da atividade jurisdicional trabalhista: as contribuições da análise jurimétrica e da teoria econômica. Jornal do 56º Congresso Brasileiro de Direito do Trabalho.
- ↑ Martinho Botelho. A contribuição da modelagem matemática para a Análise Econômica do Direito. Anais do VI Congresso Anual da AMDE.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23106298 (2023-03-13T12:31:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.