Lompat ke isi

Geometri aljabar: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29299083; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Geometri aljabar''' merupakan cabang [[matematika]] yang mempelajari akar dari suatu [[Polinomial|suku banyak]]. Dalam kajian modern, digunakan berbagai alat dari [[aljabar abstrak]] seperti aljabar komutatif dan [[teori kategori]]. Studi geometri aljabar dilakukan dengan mengonstruksi suatu objek matematika (misalnya, skema dan sheaf) lalu kemudian meninjau hubungannya dengan struktur yang sudah dikenal. Berbagai alat ini dibuat untuk membantu memahami permasalahan mendasar terkait geometri.
[[File:Togliatti_surface.png|thumb|right|280px|Togliatti surface]]
 
'''Geometri aljabar''' merupakan cabang [[matematika]] yang mempelajari akar dari suatu [[Polinomial|suku banyak]]. Dalam kajian modern, digunakan berbagai alat dari [[aljabar abstrak]] seperti aljabar komutatif dan [[teori kategori]]. Studi geometri aljabar dilakukan dengan mengonstruksi suatu objek matematika (misalnya, skema dan sheaf) lalu kemudian meninjau hubungannya dengan struktur yang sudah dikenal. Berbagai alat ini dibuat untuk membantu memahami permasalahan mendasar terkait geometri.<ref>Ravi Vakil. ''Foundations of Algebraic Geometry''. 2017.</ref>


Salah satu objek fundamental dalam studi geometri aljabar adalah varietas aljabarik yang merupakan manifestasi geometris dari akar suatu sistem suku banyak. Dari struktur ini, dapat dikaji berbagai kurva aljabarik seperti [[garis]], [[parabola]], [[elips]], [[kurva eliptik]] dan lain-lain.
Salah satu objek fundamental dalam studi geometri aljabar adalah varietas aljabarik yang merupakan manifestasi geometris dari akar suatu sistem suku banyak. Dari struktur ini, dapat dikaji berbagai kurva aljabarik seperti [[garis]], [[parabola]], [[elips]], [[kurva eliptik]] dan lain-lain.
Baris 6: Baris 8:


Geometri aljabar menempati tempat sentral dalam matematika modern dan memiliki beberapa hubungan konseptual dengan berbagai bidang seperti [[analisis kompleks]], [[topologi]] dan [[teori bilangan]]. Awalnya studi tentang [[sistem persamaan polinomial]] dalam beberapa variabel, subjek geometri aljabar dimulai di mana [[pemecahan persamaan]] berhenti, ini mengarah ke beberapa daerah terdalam dalam semua matematika, baik secara konseptual maupun dalam istilah teknik.
Geometri aljabar menempati tempat sentral dalam matematika modern dan memiliki beberapa hubungan konseptual dengan berbagai bidang seperti [[analisis kompleks]], [[topologi]] dan [[teori bilangan]]. Awalnya studi tentang [[sistem persamaan polinomial]] dalam beberapa variabel, subjek geometri aljabar dimulai di mana [[pemecahan persamaan]] berhenti, ini mengarah ke beberapa daerah terdalam dalam semua matematika, baik secara konseptual maupun dalam istilah teknik.


Pada abad ke-20, geometri aljabar terpecah menjadi beberapa subdaerah.
Pada abad ke-20, geometri aljabar terpecah menjadi beberapa subdaerah.
Baris 18: Baris 19:


== Pengertian dasar ==
== Pengertian dasar ==
=== Angka nol dari polinomial simultan ===
=== Angka nol dari polinomial simultan ===
Dalam geometri aljabar klasik, objek utama yang menarik adalah kumpulan kumpulan [[polinomial]] yang hilang, artinya himpunan semua titik yang secara bersamaan memenuhi satu atau lebih [[sistem persamaan polinomial|persamaan polinomial]]. Misalnya, [[N-bola|dua dimensi]] pada [[bola (geometri)|bola]] dengan jari-jari 1 dalam tiga dimensi dalam [[Ruang Euklides]] <math>\R^3</math> dapat didefinisikan sebagai himpunan semua titik <math>(x,y,z)</math> dengan
Dalam geometri aljabar klasik, objek utama yang menarik adalah kumpulan kumpulan [[polinomial]] yang hilang, artinya himpunan semua titik yang secara bersamaan memenuhi satu atau lebih [[sistem persamaan polinomial|persamaan polinomial]]. Misalnya, [[N-bola|dua dimensi]] pada [[bola (geometri)|bola]] dengan jari-jari 1 dalam tiga dimensi dalam [[Ruang Euklides]] <math>\R^3</math> dapat didefinisikan sebagai himpunan semua titik <math>(x,y,z)</math> dengan


Baris 32: Baris 30:


== Varietas afin ==
== Varietas afin ==
Pertama kita mulai dengan [[bidang (matematika)|bidang]] <math>k</math>. Dalam geometri aljabar klasik, bidang ini selalu berupa bilangan kompleks <math>\mathbb{C}</math>, tetapi banyak dari hasil yang sama benar jika kita mengasumsikan bahwa <math>k</math> saja [[bidang tertutup aljabar|tertutup secara aljabar]]. Kita menganggap [[ruang affine|ruang afin]] dari dimensi <math>n</math> atas <math>k</math>, dilambangkan <math>\mathbf{A}^n(k)</math> (atau lebih sederhananya <math>\mathbf{A}^n</math>, ketika <math>k</math> jelas dari konteksnya). Ketika salah satunya menetapkan sistem koordinat, salah satunya dapat mengidentifikasi <math>\mathbf{A}^n(k)</math> dengan <math>k^n</math>. Tujuan tidak bekerja dengan <math>k^n</math> adalah untuk menekankan bahwa salah satunya "melakukan" sesuatu dengan struktur [[ruang vektor]] pada <math>k^n</math>.
Pertama kita mulai dengan [[bidang (matematika)|bidang]] <math>k</math>. Dalam geometri aljabar klasik, bidang ini selalu berupa bilangan kompleks <math>\mathbb{C}</math>, tetapi banyak dari hasil yang sama benar jika kita mengasumsikan bahwa <math>k</math> saja [[bidang tertutup aljabar|tertutup secara aljabar]]. Kita menganggap [[ruang affine|ruang afin]] dari dimensi <math>n</math> atas <math>k</math>, dilambangkan <math>\mathbf{A}^n(k)</math> (atau lebih sederhananya <math>\mathbf{A}^n</math>, ketika <math>k</math> jelas dari konteksnya). Ketika salah satunya menetapkan sistem koordinat, salah satunya dapat mengidentifikasi <math>\mathbf{A}^n(k)</math> dengan <math>k^n</math>. Tujuan tidak bekerja dengan <math>k^n</math> adalah untuk menekankan bahwa salah satunya "melakukan" sesuatu dengan struktur [[ruang vektor]] pada <math>k^n</math>.


Baris 53: Baris 49:


=== Fungsi beraturan ===
=== Fungsi beraturan ===
Sama seperti [[fungsi kontinu]] adalah peta alami pada [[ruang topologi]] dan [[fungsi mulus]] adalah peta alami pada [[manifold diferensial]], terdapat kelas fungsi alami pada himpunan aljabar, yang disebut ''fungsi beraturan'' atau'' fungsi polinomial ''. fungsi beraturan pada himpunan aljabar <math>V</math> yang terdapat di <math>\mathbf{A}^n</math> adalah batasan untuk <math>V</math> dari fungsi beraturan di <math>\mathbf{A}^n</math>. Untuk himpunan aljabar yang ditentukan pada bidang [[bilangan kompleks]], fungsi beraturannya adalah mulus dan genap [[fungsi analitik|analitik]].
Sama seperti [[fungsi kontinu]] adalah peta alami pada [[ruang topologi]] dan [[fungsi mulus]] adalah peta alami pada [[manifold diferensial]], terdapat kelas fungsi alami pada himpunan aljabar, yang disebut ''fungsi beraturan'' atau'' fungsi polinomial ''. fungsi beraturan pada himpunan aljabar <math>V</math> yang terdapat di <math>\mathbf{A}^n</math> adalah batasan untuk <math>V</math> dari fungsi beraturan di <math>\mathbf{A}^n</math>. Untuk himpunan aljabar yang ditentukan pada bidang [[bilangan kompleks]], fungsi beraturannya adalah mulus dan genap [[fungsi analitik|analitik]].


Baris 62: Baris 56:


== Geometri aljabar real ==
== Geometri aljabar real ==
Geometri aljabar real adalah ilmu yang mempelajari titik-titik real  dari varietas aljabar.
Geometri aljabar real adalah ilmu yang mempelajari titik-titik real  dari varietas aljabar.


Baris 71: Baris 63:


== Geometri aljabar komputasi ==
== Geometri aljabar komputasi ==
=== Basis Gröbner ===
=== Basis Gröbner ===
== Kompleksitas asimtotik vs. efisiensi praktis ==
== Kompleksitas asimtotik vs. efisiensi praktis ==
Algoritma umum dasar dari [[geometri komputasi]] memiliki kasus terburuk eksponensial ganda [[Teori kompleksitas komputasi|kompleksitas]]. Lebih tepatnya, jika <math>d</math> adalah derajat maksimal dari polinomial masukan dan <math>n</math> jumlah variabel, kompleksitasnya paling banyak. <math>d^{2^{c n}}</math> untuk beberapa konstanta <math>c</math>, dan, untuk beberapa masukan, paling tidak kompleksitasnya <math>d^{2^{c' n}}</math> untuk konstanta <math>c'</math> lainnya.
Algoritma umum dasar dari [[geometri komputasi]] memiliki kasus terburuk eksponensial ganda [[Teori kompleksitas komputasi|kompleksitas]]. Lebih tepatnya, jika <math>d</math> adalah derajat maksimal dari polinomial masukan dan <math>n</math> jumlah variabel, kompleksitasnya paling banyak. <math>d^{2^{c n}}</math> untuk beberapa konstanta <math>c</math>, dan, untuk beberapa masukan, paling tidak kompleksitasnya <math>d^{2^{c' n}}</math> untuk konstanta <math>c'</math> lainnya.
Baris 86: Baris 74:


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Statistik aljabar]]
* [[Statistik aljabar]]
* [[Geometri diferensial]]
* [[Geometri diferensial]]
Baris 100: Baris 87:
* [[Geometri aljabar real]]
* [[Geometri aljabar real]]
* [[Aljabar taklinear]]
* [[Aljabar taklinear]]


== Catatan ==
== Catatan ==
== Referensi ==
== Daftar pustaka ==
== Daftar pustaka ==
*
*  


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
;Beberapa buku teks klasik yang mendahului skema:
;Beberapa buku teks klasik yang mendahului skema:
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  


;Modern textbooks that do not use the language of schemes:
;Modern textbooks that do not use the language of schemes:
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  


;Textbooks in computational algebraic geometry
;Textbooks in computational algebraic geometry
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  


;Textbooks and references for schemes:
;Textbooks and references for schemes:
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
 
* [http://math.stanford.edu/~vakil/216blog/FOAGnov1817public.pdf ''Dasar-dasar Geometri Aljabar'' oleh Ravi Vakil, 808 pp.]  
* [http://math.stanford.edu/~vakil/216blog/FOAGnov1817public.pdf ''Dasar-dasar Geometri Aljabar'' oleh Ravi Vakil, 808 pp.]
* [https://web.archive.org/web/20040415021548/http://planetmath.org/encyclopedia/AlgebraicGeometry.html ''Geometri aljabar''] di [http://planetmath.org/ PlanetMath]
* [https://web.archive.org/web/20040415021548/http://planetmath.org/encyclopedia/AlgebraicGeometry.html ''Geometri aljabar''] di [http://planetmath.org/ PlanetMath]
* [http://neo-classical-physics.info/uploads/3/0/6/5/3065888/van_der_waerden_-_algebraic_geometry.pdf Terjemahan bahasa Inggris dari buku teks van der Waerden]
* [http://neo-classical-physics.info/uploads/3/0/6/5/3065888/van_der_waerden_-_algebraic_geometry.pdf Terjemahan bahasa Inggris dari buku teks van der Waerden]  
*
*
* [http://stacks.math.columbia.edu/ The Stacks Project] , sebuah buku teks ''open source'' dan referensi bekerja pada tumpukan aljabar dan geometri aljabar
* [http://stacks.math.columbia.edu/ The Stacks Project] , sebuah buku teks ''open source'' dan referensi bekerja pada tumpukan aljabar dan geometri aljabar


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+aljabar&oldid=29299083 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29299083 (2026-05-31T20:09:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Geometri+aljabar&oldid=29299083 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29299083 (2026-05-31T20:09:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.05

Togliatti surface

Geometri aljabar merupakan cabang matematika yang mempelajari akar dari suatu suku banyak. Dalam kajian modern, digunakan berbagai alat dari aljabar abstrak seperti aljabar komutatif dan teori kategori. Studi geometri aljabar dilakukan dengan mengonstruksi suatu objek matematika (misalnya, skema dan sheaf) lalu kemudian meninjau hubungannya dengan struktur yang sudah dikenal. Berbagai alat ini dibuat untuk membantu memahami permasalahan mendasar terkait geometri.[1]

Salah satu objek fundamental dalam studi geometri aljabar adalah varietas aljabarik yang merupakan manifestasi geometris dari akar suatu sistem suku banyak. Dari struktur ini, dapat dikaji berbagai kurva aljabarik seperti garis, parabola, elips, kurva eliptik dan lain-lain.

Geometri aljabar merupakan salah satu topik sentral dalam matematika dengan berbagai topik terkait seperti analisis kompleks, topologi, teori bilangan, teori kategori, dan lain-lain.

Geometri aljabar menempati tempat sentral dalam matematika modern dan memiliki beberapa hubungan konseptual dengan berbagai bidang seperti analisis kompleks, topologi dan teori bilangan. Awalnya studi tentang sistem persamaan polinomial dalam beberapa variabel, subjek geometri aljabar dimulai di mana pemecahan persamaan berhenti, ini mengarah ke beberapa daerah terdalam dalam semua matematika, baik secara konseptual maupun dalam istilah teknik.

Pada abad ke-20, geometri aljabar terpecah menjadi beberapa subdaerah.

Banyak perkembangan arus utama geometri aljabar di abad ke-20 terjadi dalam kerangka aljabar abstrak, dengan peningkatan penekanan ditempatkan pada sifat "intrinsik" dari varietas aljabar yang tidak bergantung pada cara tertentu untuk menanamkan varietas dalam ruang koordinat ambien; ini paralel dengan perkembangan dalam topologi, diferensial dan geometri kompleks. Salah satu pencapaian utama geometri aljabar abstrak ini adalah Grothendieck pada teori skema yang memungkinkan salah satunya untuk menggunakan teori gemal untuk mempelajari varietas aljabar dengan cara yang sangat mirip dengan penggunaannya dalam studi lipatan diferensial dan analitik. Ini diperoleh dengan memperluas pengertian titik: Dalam geometri aljabar klasik, titik dari varietas afin dapat diidentifikasi, melalui Hilbert Nullstellensatz, dengan ideal maksimal dari gelanggang koordinat, sedangkan titik dari skema afin yang sesuai adalah semua ideal utama dari gelanggang ini. Ini berarti bahwa titik dari skema seperti itu dapat berupa titik biasa atau subvarietas. Pendekatan ini juga memungkinkan penyatuan bahasa dan alat geometri aljabar klasik, terutama berkaitan dengan titik kompleks, dan teori bilangan aljabar. Bukti Wiles dari konjektur lema yang disebut Teorema terakhir Fermat adalah contoh kekuatan pendekatan ini.

Pengertian dasar

Angka nol dari polinomial simultan

Dalam geometri aljabar klasik, objek utama yang menarik adalah kumpulan kumpulan polinomial yang hilang, artinya himpunan semua titik yang secara bersamaan memenuhi satu atau lebih persamaan polinomial. Misalnya, dua dimensi pada bola dengan jari-jari 1 dalam tiga dimensi dalam Ruang Euklides 3 dapat didefinisikan sebagai himpunan semua titik (x,y,z) dengan

x2+y2+z21=0.

Lingkaran "miring" pafd 3 dapat didefinisikan sebagai himpunan semua titik (x,y,z) yang memenuhi dua persamaan polinomial

x2+y2+z21=0,
x+y+z=0.

Varietas afin

Pertama kita mulai dengan bidang k. Dalam geometri aljabar klasik, bidang ini selalu berupa bilangan kompleks , tetapi banyak dari hasil yang sama benar jika kita mengasumsikan bahwa k saja tertutup secara aljabar. Kita menganggap ruang afin dari dimensi n atas k, dilambangkan 𝐀n(k) (atau lebih sederhananya 𝐀n, ketika k jelas dari konteksnya). Ketika salah satunya menetapkan sistem koordinat, salah satunya dapat mengidentifikasi 𝐀n(k) dengan kn. Tujuan tidak bekerja dengan kn adalah untuk menekankan bahwa salah satunya "melakukan" sesuatu dengan struktur ruang vektor pada kn.

Fungsi f:𝐀n𝐀1 dikatakan sebagai polinomial (atau regular) jika dapat ditulis dengan polinomial, yaitu jika pada polinomial p maka k[x1,,xn] merupakan f(M)=p(t1,,tn) untuk titik M dengan koordinat (t1,,tn) di 𝐀n. Sifat suatu fungsi menjadi polinomial (atau beraturan) tidak bergantung pada pilihan sistem koordinat di 𝐀n.

Ketika sistem koordinat dipilih, fungsi beraturan pada n sebagai ruang afin dapat diidentifikasi dengan gelanggang fungsi polinomial dalam variabel n pada k. Oleh karena itu, himpunan fungsi beraturan pada 𝐀n adalah sebuah gelanggang yang dilambangkan k[𝐀n].

Kita mengatakan bahwa polinomial lenyap pada suatu titik jika mengevaluasinya pada titik tersebut menghasilkan nol. Misalkan S adalah kumpulan polinomial masuk k[𝐀n]. Himpunan lenyap dari S atau himpunan nol adalah himpunan V(S) dari semua titik di An di mana setiap polinomial pada S. Secara simbolis,

V(S)={(t1,,tn)p(t1,,tn)=0 untuk semua pS}.

Bagian dari 𝐀n yang mana adalah V(S), untuk suatu S, disebut himpunan aljabar. V adalah singkatan dari varietas (jenis himpunan aljabar tertentu akan didefinisikan di bawah).

Jawaban untuk pertanyaan pertama disediakan dengan memperkenalkan topologi Zariski, sebuah topologi aktif 𝐀n yang himpunan tertutupnya adalah himpunan aljabar, dan yang secara langsung mencerminkan struktur aljabar k[𝐀n]. Kemudian U=V(I(U)) adalah U bagian himpunan aljabar atau ekuivalen dengan himpunan tertutup Zariski. Jawaban untuk pertanyaan kedua diberikan oleh Hilbert's Nullstellensatz. Dalam salah satu bentuknya, dikatakan demikian I(V(S)) adalah radikal dari ideal yang dihasilkan oleh S. Dalam bahasa yang lebih abstrak, ada koneksi Galois, yang memunculkan dua operator penutupan; mereka dapat diidentifikasi, dan secara alami memainkan peran dasar dalam teori; contoh diuraikan pada koneksi Galois.

Untuk berbagai alasan kita mungkin tidak selalu ingin bekerja dengan seluruh ideal yang sesuai dengan himpunan aljabar U. Teorema dasar Hilbert menyiratkan bahwa ideal dalam k[𝐀n] selalu terbangkit hingga.

Beberapa penulis tidak membuat perbedaan yang jelas antara himpunan aljabar dan varietas dan menggunakan varietas taktereduksi untuk membuat perbedaan bila diperlukan.

Fungsi beraturan

Sama seperti fungsi kontinu adalah peta alami pada ruang topologi dan fungsi mulus adalah peta alami pada manifold diferensial, terdapat kelas fungsi alami pada himpunan aljabar, yang disebut fungsi beraturan atau fungsi polinomial . fungsi beraturan pada himpunan aljabar V yang terdapat di 𝐀n adalah batasan untuk V dari fungsi beraturan di 𝐀n. Untuk himpunan aljabar yang ditentukan pada bidang bilangan kompleks, fungsi beraturannya adalah mulus dan genap analitik.

Mungkin tampak membatasi secara tidak wajar untuk mensyaratkan bahwa fungsi beraturan selalu diperluas ke ruang sekitar, tetapi sangat mirip dengan situasi pada normal ruang topologi, dimana Teorema keberadaan Tietze menjamin bahwa fungsi kontinu pada himpunan bagian tertutup selalu meluas ke ruang topologi sekitar.

Seperti halnya fungsi beraturan pada ruang afin, fungsi beraturan pada V membentuk sebuah gelanggang, yang kita nyatakan dengan k[V]. Gelanggang ini disebut koordinat gelanggang dari V .

Geometri aljabar real

Geometri aljabar real adalah ilmu yang mempelajari titik-titik real dari varietas aljabar.

Fakta bahwa bidang bilangan real adalah bidang terurut tidak dapat diabaikan dalam studi semacam itu. Misalnya, kurva persamaan x2+y2a=0 adalah lingkaran jika a>0, tetapi tidak memiliki titik real jika a<0. Oleh karena itu, geometri aljabar real tidak hanya mempelajari varietas aljabar real, tetapi telah digeneralisasikan untuk mempelajari himpunan semi-aljabar, yang merupakan penyelesaian dari sistem persamaan polinomial dan pertidaksamaan polinomial. Misalnya, cabang dari persamaan hiperbola xy1=0 bukan ragam aljabar, tetapi himpunan semi-aljabar yang didefinisikan oleh xy1=0 dan x>0 atau oleh xy1=0 dan x+y>0.

Salah satu masalah yang menantang dari geometri aljabar real adalah masalah keenam belas Hilbert yang takterpecahkan: Tentukan posisi masing-masing yang mungkin untuk oval dari kurva bidang taksingular.

Geometri aljabar komputasi

Basis Gröbner

Kompleksitas asimtotik vs. efisiensi praktis

Algoritma umum dasar dari geometri komputasi memiliki kasus terburuk eksponensial ganda kompleksitas. Lebih tepatnya, jika d adalah derajat maksimal dari polinomial masukan dan n jumlah variabel, kompleksitasnya paling banyak. d2cn untuk beberapa konstanta c, dan, untuk beberapa masukan, paling tidak kompleksitasnya d2cn untuk konstanta c lainnya.

Selama 20 tahun terakhir abad ke-20, berbagai algoritma telah diperkenalkan untuk menyelesaikan sub-masalah tertentu dengan kompleksitas yang lebih baik. Sebagian besar algoritma ini memiliki kompleksitas dO(n2).

Di antara algoritma ini yang memecahkan submasalah dari masalah yang dipecahkan oleh basis Gröbner, salah satunya dapat mengutip pengujian jika varietas afin kosong dan menyelesaikan sistem polinomial takhomogen. Algoritma semacam itu jarang diterapkan karena, pada sebagian besar entri Algoritme F4 dan F5 Faugère memiliki efisiensi praktis yang lebih baik dan mungkin kompleksitas yang serupa atau lebih baik (mungkin karena evaluasi kompleksitas algoritma dasar Gröbner pada kelas entri tertentu adalah tugas yang sulit yang telah dilakukan hanya dalam beberapa kasus khusus).

Algoritma utama geometri aljabar real yang memecahkan masalah yang diselesaikan dengan CAD berhubungan dengan topologi himpunan semi-aljabar. Salah satunya mungkin mengutip menghitung jumlah komponen yang terhubung, menguji jika dua titik berada dalam komponen yang sama atau menghitung stratifikasi Whitney dari himpunan aljabar real . Mereka memiliki kompleksitas dO(n2), tetapi konstanta yang terlibat oleh notasi O begitu tinggi sehingga menggunakannya untuk memecahkan masalah taktrivial yang secara efektif diselesaikan oleh CAD, tidak mungkin bahkan jika salah satunya dapat menggunakan semua daya komputasi yang ada. Oleh karena itu, algoritma ini belum pernah diimplementasikan dan ini merupakan area penelitian aktif untuk mencari algoritma yang memiliki kompleksitas asimtotik yang baik dan efisiensi praktis yang baik.

Lihat pula

Catatan

Daftar pustaka

Bacaan lebih lanjut

Beberapa buku teks klasik yang mendahului skema
Modern textbooks that do not use the language of schemes
Textbooks in computational algebraic geometry
Textbooks and references for schemes

Pranala luar

Referensi

  1. Ravi Vakil. Foundations of Algebraic Geometry. 2017.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29299083 (2026-05-31T20:09:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.