Lompat ke isi

Netralitas (filsafat): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28051244; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Netralitas''' adalah suatu kecenderungan untuk tidak memihak dalam suatu konflik (fisik atau ideologis), yang mungkin tidak menunjukkan bahwa pihak-pihak yang netral tidak berpihak. Dalam penggunaan sehari-hari isitlah ''netral'' bisa identik dengan tidak ''bias''. Namun, bias adalah favoritisme terhadap pihak tertentu, yang berbeda dengan kecenderungan untuk bertindak atas favoritisme tersebut.
'''Netralitas''' adalah suatu kecenderungan untuk tidak memihak dalam suatu konflik (fisik atau ideologis),<ref>[http://dictionary.reference.com/browse/neutral the definition of neutral]. ''Dictionary.com''.</ref><ref>[http://www.merriam-webster.com/dictionary/neutrality Definition of NEUTRALITY]. ''www.Merriam-Webster.com''.</ref><ref>[http://www.ifrc.org/en/who-we-are/vision-and-mission/the-seven-fundamental-principles/neutrality/ Neutrality - IFRC]. ''www.IFRC.org''.</ref> yang mungkin tidak menunjukkan bahwa pihak-pihak yang netral tidak berpihak. Dalam penggunaan sehari-hari isitlah ''netral'' bisa identik dengan tidak ''bias''. Namun, bias adalah favoritisme terhadap pihak tertentu,<ref>[http://dictionary.reference.com/browse/bias the definition of bias]. ''Dictionary.com''.</ref><ref>[http://www.merriam-webster.com/dictionary/bias Definition of BIAS]. ''www.Merriam-Webster.com''.</ref> yang berbeda dengan kecenderungan untuk bertindak atas favoritisme tersebut.


Netralitas berbeda (meskipun tidak eksklusif) dari [[apatis]], [[Kebodohan|ketidaktahuan]], ketidakpedulian, [[berpikir ganda|pemikiran ganda]], kesetaraan, [[Musyawarah|kesepakatan]], dan [[Objektivitas (ilmu)|objektivitas]]. Apatis dan ketidakpedulian masing-masing menyiratkan tingkat kecerobohan tentang subjek, meskipun seseorang yang menunjukkan netralitas mungkin merasa bias terhadap subjek tetapi memilih untuk tidak bertindak berdasarkan itu. Seseorang yang netral juga dapat mengetahui dengan baik tentang suatu subjek. Karena mereka dapat menjadi bias, orang yang netral tidak perlu menampilkan pemikiran ganda (yaitu menerima kedua belah pihak sebagai benar), kesetaraan (yaitu memandang kedua belah pihak sebagai sama), atau kesepakatan (suatu bentuk pengambilan keputusan kelompok; di sini diperlukan negosiasi solusi pada pendapat semua orang, termasuk pendapat sendiri yang tidak boleh tidak memihak). Objektivitas merekomendasikan untuk berpihak pada posisi yang lebih masuk akal (kecuali [[Objektivitas (jurnalisme)|objektivitas jurnalistik]]), dengan kewajarannya dinilai melalui beberapa kerangka dasar umum di antara kedua belah pihak, seperti logika (sehingga menghindari masalah [[Kesepadanan (filsafat ilmu)|ketidakterbandingan]]). Netralitas juga menyiratkan toleransi terlepas dari seberapa tidak menyenangkan, menyedihkan, atau tidak biasa perspektif itu.
Netralitas berbeda (meskipun tidak eksklusif) dari [[apatis]], [[Kebodohan|ketidaktahuan]], ketidakpedulian, [[berpikir ganda|pemikiran ganda]], kesetaraan,<ref>[http://www.asm.wisc.edu/viewpoint-neutrality-in-funding-decisions.html Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions]. ''Wisc.edu''.</ref> [[Musyawarah|kesepakatan]], dan [[Objektivitas (ilmu)|objektivitas]]. Apatis dan ketidakpedulian masing-masing menyiratkan tingkat kecerobohan tentang subjek, meskipun seseorang yang menunjukkan netralitas mungkin merasa bias terhadap subjek tetapi memilih untuk tidak bertindak berdasarkan itu. Seseorang yang netral juga dapat mengetahui dengan baik tentang suatu subjek. Karena mereka dapat menjadi bias, orang yang netral tidak perlu menampilkan pemikiran ganda (yaitu menerima kedua belah pihak sebagai benar), kesetaraan (yaitu memandang kedua belah pihak sebagai sama), atau kesepakatan (suatu bentuk pengambilan keputusan kelompok; di sini diperlukan negosiasi solusi pada pendapat semua orang, termasuk pendapat sendiri yang tidak boleh tidak memihak). Objektivitas merekomendasikan untuk berpihak pada posisi yang lebih masuk akal (kecuali [[Objektivitas (jurnalisme)|objektivitas jurnalistik]]), dengan kewajarannya dinilai melalui beberapa kerangka dasar umum di antara kedua belah pihak, seperti logika (sehingga menghindari masalah [[Kesepadanan (filsafat ilmu)|ketidakterbandingan]]). Netralitas juga menyiratkan toleransi terlepas dari seberapa tidak menyenangkan, menyedihkan, atau tidak biasa perspektif itu.<ref>[http://www.asm.wisc.edu/viewpoint-neutrality-in-funding-decisions.html Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions]. ''Wisc.edu''.</ref>


Dalam moderasi dan mediasi, netralitas sering diharapkan agar dapat membuat penilaian atau memfasilitasi dialog terlepas dari bias yang ada, dengan menekankan pada proses dibandingkan hasil. Misalnya, pihak yang netral dipandang sebagai pihak yang tidak memiliki [[konflik kepentingan]] (atau kepentingan yang diungkapkan sepenuhnya) dalam suatu konflik, dan diharapkan bertindak seolah-olah tidak memiliki bias. Pihak netral sering dianggap lebih dapat dipercaya dan dapat diandalkan.
Dalam moderasi dan mediasi, netralitas sering diharapkan agar dapat membuat penilaian atau memfasilitasi dialog terlepas dari bias yang ada, dengan menekankan pada proses dibandingkan hasil.<ref>[http://www.asm.wisc.edu/viewpoint-neutrality-in-funding-decisions.html Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions]. ''Wisc.edu''.</ref> Misalnya, pihak yang netral dipandang sebagai pihak yang tidak memiliki [[konflik kepentingan]] (atau kepentingan yang diungkapkan sepenuhnya) dalam suatu konflik,<ref>[http://www.businessdictionary.com/definition/neutral-party.html What is neutral party? definition and meaning]. ''BusinessDictionary.com''.</ref> dan diharapkan bertindak seolah-olah tidak memiliki bias. Pihak netral sering dianggap lebih dapat dipercaya dan dapat diandalkan.<ref>[http://www.ifrc.org/en/who-we-are/vision-and-mission/the-seven-fundamental-principles/neutrality/ Neutrality - IFRC]. ''www.IFRC.org''.</ref><ref>Investopedia Staff. [http://www.investopedia.com/terms/e/emotional-neutrality.asp Emotional Neutrality]. ''Investopedia.com''. 21 May 2008.</ref>


Bias netralitas itu sendiri adalah ekspektasi yang terdapat dalam pemerintah [[Swiss]] (dalam [[Negara netral|netralitas bersenjata]]), dan [[Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah]] (dalam [[Nonintervensionisme|non-intervensi]]).
Bias netralitas itu sendiri adalah ekspektasi yang terdapat dalam pemerintah [[Swiss]] (dalam [[Negara netral|netralitas bersenjata]]),<ref>[http://www.swissinfo.ch/eng/specials/switzerland_how_to/politics/Armed_neutrality.html?cid=29289102 Armed neutrality]. ''SwissInfo.ch''.</ref> dan [[Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah]] (dalam [[Nonintervensionisme|non-intervensi]]).<ref>[http://www.ifrc.org/en/who-we-are/vision-and-mission/the-seven-fundamental-principles/neutrality/ Neutrality - IFRC]. ''www.IFRC.org''.</ref>


== Kritik dan pandangan ==
== Kritik dan pandangan ==
 
* [[Woodrow Wilson]] : "Netralitas adalah kata negatif. Kata itu tidak mengungkapkan apa yang seharusnya dirasakan Amerika. Kami tidak berusaha untuk menghindari masalah; kami mencoba untuk melestarikan fondasi agar perdamaian dapat dibangun kembali."<ref>[http://www.brainyquote.com/quotes/quotes/w/woodrowwil401895.html Woodrow Wilson Quotes]. ''BrainyQuote.com''.</ref>
* [[Woodrow Wilson]] : "Netralitas adalah kata negatif. Kata itu tidak mengungkapkan apa yang seharusnya dirasakan Amerika. Kami tidak berusaha untuk menghindari masalah; kami mencoba untuk melestarikan fondasi agar perdamaian dapat dibangun kembali."
* Dalam sebuah keputusan Mahkamah Agung ''Southworth v.'' ''Dewan Bupati Sistem University of Wisconsin'' berdasarkan Amendemen Pertama Konstitusi [[Amerika Serikat]], pengadilan memutuskan beberapa keputusan pendanaan harus dibuat melalui sudut pandang netral.<ref>[http://www.asm.wisc.edu/viewpoint-neutrality-in-funding-decisions.html Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions]. ''Wisc.edu''.</ref>
* Dalam sebuah keputusan Mahkamah Agung ''Southworth v.'' ''Dewan Bupati Sistem University of Wisconsin'' berdasarkan Amendemen Pertama Konstitusi [[Amerika Serikat]], pengadilan memutuskan beberapa keputusan pendanaan harus dibuat melalui sudut pandang netral.
* [[Oxford English Dictionary]] mendokumentasikan bahwa setidaknya pada tahun 1897, istilah "netral" berarti menerapkan aturan pada fakta, seperti dalam sepak bola "Penjaga garis netral harus memimpin semua pertandingan."<ref>"neutral, n. and adj.", B.I.3.b. ''OED Online,'' Oxford University Press, June 2017, www.oed.com/view/Entry/126457. Accessed 14 October 2017 (1897 Whitaker's Almanack 644/1 [Association Football] "Neutral linesmen shall officiate in all games.").</ref>
* [[Oxford English Dictionary]] mendokumentasikan bahwa setidaknya pada tahun 1897, istilah "netral" berarti menerapkan aturan pada fakta, seperti dalam sepak bola "Penjaga garis netral harus memimpin semua pertandingan."


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Tatramajjhattatā]]
* [[Tatramajjhattatā]]
* [[Penyelesaian sengketa alternatif]]
* [[Penyelesaian sengketa alternatif]]
Baris 25: Baris 23:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Netralitas+%28filsafat%29&oldid=28051244 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28051244 (2025-10-17T05:14:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Netralitas+%28filsafat%29&oldid=28051244 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28051244 (2025-10-17T05:14:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.11

Netralitas adalah suatu kecenderungan untuk tidak memihak dalam suatu konflik (fisik atau ideologis),[1][2][3] yang mungkin tidak menunjukkan bahwa pihak-pihak yang netral tidak berpihak. Dalam penggunaan sehari-hari isitlah netral bisa identik dengan tidak bias. Namun, bias adalah favoritisme terhadap pihak tertentu,[4][5] yang berbeda dengan kecenderungan untuk bertindak atas favoritisme tersebut.

Netralitas berbeda (meskipun tidak eksklusif) dari apatis, ketidaktahuan, ketidakpedulian, pemikiran ganda, kesetaraan,[6] kesepakatan, dan objektivitas. Apatis dan ketidakpedulian masing-masing menyiratkan tingkat kecerobohan tentang subjek, meskipun seseorang yang menunjukkan netralitas mungkin merasa bias terhadap subjek tetapi memilih untuk tidak bertindak berdasarkan itu. Seseorang yang netral juga dapat mengetahui dengan baik tentang suatu subjek. Karena mereka dapat menjadi bias, orang yang netral tidak perlu menampilkan pemikiran ganda (yaitu menerima kedua belah pihak sebagai benar), kesetaraan (yaitu memandang kedua belah pihak sebagai sama), atau kesepakatan (suatu bentuk pengambilan keputusan kelompok; di sini diperlukan negosiasi solusi pada pendapat semua orang, termasuk pendapat sendiri yang tidak boleh tidak memihak). Objektivitas merekomendasikan untuk berpihak pada posisi yang lebih masuk akal (kecuali objektivitas jurnalistik), dengan kewajarannya dinilai melalui beberapa kerangka dasar umum di antara kedua belah pihak, seperti logika (sehingga menghindari masalah ketidakterbandingan). Netralitas juga menyiratkan toleransi terlepas dari seberapa tidak menyenangkan, menyedihkan, atau tidak biasa perspektif itu.[7]

Dalam moderasi dan mediasi, netralitas sering diharapkan agar dapat membuat penilaian atau memfasilitasi dialog terlepas dari bias yang ada, dengan menekankan pada proses dibandingkan hasil.[8] Misalnya, pihak yang netral dipandang sebagai pihak yang tidak memiliki konflik kepentingan (atau kepentingan yang diungkapkan sepenuhnya) dalam suatu konflik,[9] dan diharapkan bertindak seolah-olah tidak memiliki bias. Pihak netral sering dianggap lebih dapat dipercaya dan dapat diandalkan.[10][11]

Bias netralitas itu sendiri adalah ekspektasi yang terdapat dalam pemerintah Swiss (dalam netralitas bersenjata),[12] dan Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (dalam non-intervensi).[13]

Kritik dan pandangan

  • Woodrow Wilson : "Netralitas adalah kata negatif. Kata itu tidak mengungkapkan apa yang seharusnya dirasakan Amerika. Kami tidak berusaha untuk menghindari masalah; kami mencoba untuk melestarikan fondasi agar perdamaian dapat dibangun kembali."[14]
  • Dalam sebuah keputusan Mahkamah Agung Southworth v. Dewan Bupati Sistem University of Wisconsin berdasarkan Amendemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat, pengadilan memutuskan beberapa keputusan pendanaan harus dibuat melalui sudut pandang netral.[15]
  • Oxford English Dictionary mendokumentasikan bahwa setidaknya pada tahun 1897, istilah "netral" berarti menerapkan aturan pada fakta, seperti dalam sepak bola "Penjaga garis netral harus memimpin semua pertandingan."[16]

Lihat pula

Referensi

  1. the definition of neutral. Dictionary.com.
  2. Definition of NEUTRALITY. www.Merriam-Webster.com.
  3. Neutrality - IFRC. www.IFRC.org.
  4. the definition of bias. Dictionary.com.
  5. Definition of BIAS. www.Merriam-Webster.com.
  6. Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions. Wisc.edu.
  7. Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions. Wisc.edu.
  8. Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions. Wisc.edu.
  9. What is neutral party? definition and meaning. BusinessDictionary.com.
  10. Neutrality - IFRC. www.IFRC.org.
  11. Investopedia Staff. Emotional Neutrality. Investopedia.com. 21 May 2008.
  12. Armed neutrality. SwissInfo.ch.
  13. Neutrality - IFRC. www.IFRC.org.
  14. Woodrow Wilson Quotes. BrainyQuote.com.
  15. Associated Students of Madison, Viewpoint Neutrality in Funding Decisions. Wisc.edu.
  16. "neutral, n. and adj.", B.I.3.b. OED Online, Oxford University Press, June 2017, www.oed.com/view/Entry/126457. Accessed 14 October 2017 (1897 Whitaker's Almanack 644/1 [Association Football] "Neutral linesmen shall officiate in all games.").

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28051244 (2025-10-17T05:14:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.