Kritik sosial: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28707609; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kritik sosial''' merupakan sebuah inovasi yang artinya kritik sosial menjadi sarana [[komunikasi]] gagasan baru di samping menilai gagasan lama untuk suatu [[perubahan sosial]]. Kritik sosial sebagai salah satu bentuk komunikasi dalam masyarakat yang bertujuan atau berfungsi sebagai kontrol terhadap jalannya sebuah sistem sosial atau proses bermasyarakat (Oksinata, 2010). | '''Kritik sosial''' merupakan sebuah inovasi yang artinya kritik sosial menjadi sarana [[komunikasi]] gagasan baru di samping menilai gagasan lama untuk suatu [[perubahan sosial]]. Kritik sosial sebagai salah satu bentuk komunikasi dalam masyarakat yang bertujuan atau berfungsi sebagai kontrol terhadap jalannya sebuah sistem sosial atau proses bermasyarakat (Oksinata, 2010).<ref>[http://www.kajianpustaka.com/2016/03/pengertian-dan-masalah-kritik-sosial.html Pengertian dan Masalah Kritik Sosial]. ''KajianPustaka.com''.</ref><ref>HANTISA OKSINATA. [https://eprints.uns.ac.id/8276/ KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI AKU INGIN JADI PELURU KARYA WIJI THUKUL (Kajian Resepsi Sastra)]. Universitas Sebelas Maret. 2010.</ref> | ||
Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kritik sosial merupakan suatu kritikan, masukan, sanggahan, sindiran, tanggapan, ataupun penilaian terhadap sesuatu yang dinilai menyimpang atau melanggar nilai-nilai yang ada di dalam kehidupan masyarakat. | Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kritik sosial merupakan suatu kritikan, masukan, sanggahan, sindiran, tanggapan, ataupun penilaian terhadap sesuatu yang dinilai menyimpang atau melanggar nilai-nilai yang ada di dalam kehidupan masyarakat.<ref>[http://www.kajianpustaka.com/2016/03/pengertian-dan-masalah-kritik-sosial.html Pengertian dan Masalah Kritik Sosial]. ''KajianPustaka.com''.</ref> | ||
== Masalah kritik sosial == | == Masalah kritik sosial == | ||
Masalah sosial merupakan gejala-gejala sosial yang meresahkan masyarakat. Menurut Soekanto (1992), setiap perubahan, pada umumnya, selalu menimbulkan masalah, baik masalah besar maupun masalah kecil. Suatu [[masalah sosial]] akan terjadi apabila kenyataan yang dihadapi oleh warga masyarakat berbeda dengan harapannya. | Masalah sosial merupakan gejala-gejala sosial yang meresahkan masyarakat. Menurut Soekanto (1992), setiap perubahan, pada umumnya, selalu menimbulkan masalah, baik masalah besar maupun masalah kecil. Suatu [[masalah sosial]] akan terjadi apabila kenyataan yang dihadapi oleh warga masyarakat berbeda dengan harapannya.<ref>[http://www.kajianpustaka.com/2016/03/pengertian-dan-masalah-kritik-sosial.html Pengertian dan Masalah Kritik Sosial]. ''KajianPustaka.com''.</ref><ref>Soerjono; Soekanto. [http://catalog.uinsby.ac.id//index.php?p=show_detail&id=21322 Memperkenalkan sosiologi : Soerjono Soekanto]. Rajawali Pers. 1992. ISBN 978-979-421-179-3.</ref> | ||
Hal tersebut sejalan dengan Abdulsyani (2012) yang mengatakan bahwa masalah sosial itu bisa muncul karena nilai-nilai atau unsur-unsur [[Budaya|kebudayaan]] pada suatu waktu mengalami perubahan sehingga menyebabkan anggota-anggota masyarakat merasa terganggu atau tidak lagi dapat memenuhi kebutuhannya melalui kebudayaan itu. Masalah-masalah sosial itu dapat berupa kebutuhan-kebutuhan sosial atau [[Kebutuhan biologis|kebutuhan-kebutuhan yang bersifat biologis]]. Masalah kebutuhan sosial biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan pergaulan dalam masyarakat sedangkan masalah kebutuhan biologis disebabkan oleh sulitnya atau tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan biologis seperti kebutuhan makan, minum, dan lain-lain. | Hal tersebut sejalan dengan Abdulsyani (2012)<ref>Abdulsyani. [https://www.worldcat.org/oclc/958842448 Sosiologi : skematika, teori dan terapan]. Bumi Aksara. 1994. ISBN 979-526-179-7.</ref> yang mengatakan bahwa masalah sosial itu bisa muncul karena nilai-nilai atau unsur-unsur [[Budaya|kebudayaan]] pada suatu waktu mengalami perubahan sehingga menyebabkan anggota-anggota masyarakat merasa terganggu atau tidak lagi dapat memenuhi kebutuhannya melalui kebudayaan itu. Masalah-masalah sosial itu dapat berupa kebutuhan-kebutuhan sosial atau [[Kebutuhan biologis|kebutuhan-kebutuhan yang bersifat biologis]]. Masalah kebutuhan sosial biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan pergaulan dalam masyarakat sedangkan masalah kebutuhan biologis disebabkan oleh sulitnya atau tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan biologis seperti kebutuhan makan, minum, dan lain-lain.<ref>[http://www.kajianpustaka.com/2016/03/pengertian-dan-masalah-kritik-sosial.html Pengertian dan Masalah Kritik Sosial]. ''KajianPustaka.com''.</ref> | ||
[[Soerjono Soekanto|Soekanto]] (2010) melihat ada delapan masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat antara lain: | [[Soerjono Soekanto|Soekanto]] (2010) melihat ada delapan masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat antara lain:<ref>Soerjono soekanto. [https://www.worldcat.org/oclc/950520043 Sosiologi : suatu pengantar]. ISBN 979-421-009-9.</ref> | ||
# [[Kemiskinan]], | # [[Kemiskinan]], | ||
# [[Pidana|Kriminalitas]] | # [[Pidana|Kriminalitas]] | ||
| Baris 17: | Baris 17: | ||
# [[Masalah kependudukan]] (ledakan penduduk) | # [[Masalah kependudukan]] (ledakan penduduk) | ||
# Masalah [[lingkungan hidup]] ([[Pencemaran|pencemaran lingkungan]]). | # Masalah [[lingkungan hidup]] ([[Pencemaran|pencemaran lingkungan]]). | ||
Sementara itu, Abdulsyani (2012) mengajukan lima masalah sosial utama yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat antara lain: | Sementara itu, Abdulsyani (2012) mengajukan lima masalah sosial utama yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat antara lain:<ref>[http://www.kajianpustaka.com/2016/03/pengertian-dan-masalah-kritik-sosial.html Pengertian dan Masalah Kritik Sosial]. ''KajianPustaka.com''.</ref> | ||
# Kriminalitas, | # Kriminalitas, | ||
# [[Demografi|Kependudukan]], | # [[Demografi|Kependudukan]], | ||
| Baris 28: | Baris 28: | ||
=== Kritik sosial verbal === | === Kritik sosial verbal === | ||
Kritik sosial secara verbal pada umumnya dinyatakan dalam media berupa lagu (nyanyian) atau ungkapan seperti sumpah serapah. | Kritik sosial secara verbal pada umumnya dinyatakan dalam media berupa lagu (nyanyian) atau ungkapan seperti sumpah serapah.<ref>https://ugm.ac.id/id/berita/13621-kritik.sosial.dan.pembangunan.melalui.musik</ref> | ||
=== Kritik sosial tertulis === | === Kritik sosial tertulis === | ||
Secara verbal, kritik sosial dapat dinyatakan melalui tulisan dalam media fiksi maupun non fiksi, prosa maupun [[puisi]]. | Secara verbal, kritik sosial dapat dinyatakan melalui tulisan dalam media fiksi maupun non fiksi, prosa maupun [[puisi]].<ref>[https://nasional.sindonews.com/read/996615/149/sastra-dan-kritik-sosial-1430630178 Sastra dan Kritik Sosial]. ''Sindonews.com''.</ref><ref>[http://www.beritasatu.com/blog/nasional-internasional/3099-soeharto-rendra-dan-kritik-sosial.html Soeharto, Rendra, dan Kritik Sosial]. ''www.beritasatu.com''.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kritik+sosial&oldid=28707609 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28707609 (2025-12-17T02:18:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kritik+sosial&oldid=28707609 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28707609 (2025-12-17T02:18:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 09.04
Kritik sosial merupakan sebuah inovasi yang artinya kritik sosial menjadi sarana komunikasi gagasan baru di samping menilai gagasan lama untuk suatu perubahan sosial. Kritik sosial sebagai salah satu bentuk komunikasi dalam masyarakat yang bertujuan atau berfungsi sebagai kontrol terhadap jalannya sebuah sistem sosial atau proses bermasyarakat (Oksinata, 2010).[1][2]
Berdasarkan penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kritik sosial merupakan suatu kritikan, masukan, sanggahan, sindiran, tanggapan, ataupun penilaian terhadap sesuatu yang dinilai menyimpang atau melanggar nilai-nilai yang ada di dalam kehidupan masyarakat.[3]
Masalah kritik sosial
Masalah sosial merupakan gejala-gejala sosial yang meresahkan masyarakat. Menurut Soekanto (1992), setiap perubahan, pada umumnya, selalu menimbulkan masalah, baik masalah besar maupun masalah kecil. Suatu masalah sosial akan terjadi apabila kenyataan yang dihadapi oleh warga masyarakat berbeda dengan harapannya.[4][5]
Hal tersebut sejalan dengan Abdulsyani (2012)[6] yang mengatakan bahwa masalah sosial itu bisa muncul karena nilai-nilai atau unsur-unsur kebudayaan pada suatu waktu mengalami perubahan sehingga menyebabkan anggota-anggota masyarakat merasa terganggu atau tidak lagi dapat memenuhi kebutuhannya melalui kebudayaan itu. Masalah-masalah sosial itu dapat berupa kebutuhan-kebutuhan sosial atau kebutuhan-kebutuhan yang bersifat biologis. Masalah kebutuhan sosial biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan pergaulan dalam masyarakat sedangkan masalah kebutuhan biologis disebabkan oleh sulitnya atau tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan biologis seperti kebutuhan makan, minum, dan lain-lain.[7]
Soekanto (2010) melihat ada delapan masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat antara lain:[8]
- Kemiskinan,
- Kriminalitas
- Ketidakharmonisan keluarga,
- Kenakalan remaja dan pemuda
- Perang
- Pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat
- Masalah kependudukan (ledakan penduduk)
- Masalah lingkungan hidup (pencemaran lingkungan).
Sementara itu, Abdulsyani (2012) mengajukan lima masalah sosial utama yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat antara lain:[9]
- Kriminalitas,
- Kependudukan,
- Kemiskinan,
- Masalah pelacuran (prostitusi)
- Masalah lingkungan hidup.
Media kritik sosial
Kritik sosial yang ada di masyarakat memiliki banyak media penyampaian baik berupa lisan (verbal) maupun tertulis.
Kritik sosial verbal
Kritik sosial secara verbal pada umumnya dinyatakan dalam media berupa lagu (nyanyian) atau ungkapan seperti sumpah serapah.[10]
Kritik sosial tertulis
Secara verbal, kritik sosial dapat dinyatakan melalui tulisan dalam media fiksi maupun non fiksi, prosa maupun puisi.[11][12]
Referensi
- ↑ Pengertian dan Masalah Kritik Sosial. KajianPustaka.com.
- ↑ HANTISA OKSINATA. KRITIK SOSIAL DALAM KUMPULAN PUISI AKU INGIN JADI PELURU KARYA WIJI THUKUL (Kajian Resepsi Sastra). Universitas Sebelas Maret. 2010.
- ↑ Pengertian dan Masalah Kritik Sosial. KajianPustaka.com.
- ↑ Pengertian dan Masalah Kritik Sosial. KajianPustaka.com.
- ↑ Soerjono; Soekanto. Memperkenalkan sosiologi : Soerjono Soekanto. Rajawali Pers. 1992. ISBN 978-979-421-179-3.
- ↑ Abdulsyani. Sosiologi : skematika, teori dan terapan. Bumi Aksara. 1994. ISBN 979-526-179-7.
- ↑ Pengertian dan Masalah Kritik Sosial. KajianPustaka.com.
- ↑ Soerjono soekanto. Sosiologi : suatu pengantar. ISBN 979-421-009-9.
- ↑ Pengertian dan Masalah Kritik Sosial. KajianPustaka.com.
- ↑ https://ugm.ac.id/id/berita/13621-kritik.sosial.dan.pembangunan.melalui.musik
- ↑ Sastra dan Kritik Sosial. Sindonews.com.
- ↑ Soeharto, Rendra, dan Kritik Sosial. www.beritasatu.com.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28707609 (2025-12-17T02:18:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.