Lompat ke isi

Kemiripan diri sendiri: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22285145; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[matematika]], '''kemiripan diri sendiri''' () pada objek merupakan sifat yang terdapat objek yang [[Kesebangunan (geometri)|sebangun]] dengannya. Dengan kata lain, keseluruhan pada objek mempunyai satu bagian atau lebih yang mirip dengannya. Banyak objek-objek di kehidupan nyata memiliki sifat yang mirip terhadap dirinya sendiri secara statistik, dalam artian bagian-bagiannya memperlihatkan sifat-sifat statistik yang sama pada skala yang besar. Contohnya seperti [[Pesisir|pesisir pada sebuah pulau]]. Sifat kemiripan ini juga merupakan sifat yang terdapat pada [[fraktal]].
Dalam [[matematika]], '''kemiripan diri sendiri''' () pada objek merupakan sifat yang terdapat objek yang [[Kesebangunan (geometri)|sebangun]] dengannya. Dengan kata lain, keseluruhan pada objek mempunyai satu bagian atau lebih yang mirip dengannya. Banyak objek-objek di kehidupan nyata memiliki sifat yang mirip terhadap dirinya sendiri secara statistik, dalam artian bagian-bagiannya memperlihatkan sifat-sifat statistik yang sama pada skala yang besar. Contohnya seperti [[Pesisir|pesisir pada sebuah pulau]].<ref>Mandelbrot, Benoit B. [http://ena.lp.edu.ua:8080/handle/ntb/52473 How long is the coast of Britain? Statistical self-similarity and fractional dimension]. ''Science''. 5 May 1967. Vol. 156. hlm. 636–638. doi:10.1126/science.156.3775.636. [http://users.math.yale.edu/~bbm3/web_pdfs/howLongIsTheCoastOfBritain.pdf PDF]</ref> Sifat kemiripan ini juga merupakan sifat yang terdapat pada [[fraktal]].


Sifat ini persis dengan [[invarian skala]], yakni untuk setiap pembesaran, terdapat [[Kesebangunan (geometri)|kesebangunan]] pada keseluruhan objek. Sebagai contoh, [[bunga salju Koch]] mempunyai sisi yang bersifat [[simetris]] dan invarian skala, yang dapat memperbesarnya terus-menerus sebanyak tiga kali tanpa mengubah bentuknya.
Sifat ini persis dengan [[invarian skala]], yakni untuk setiap pembesaran, terdapat [[Kesebangunan (geometri)|kesebangunan]] pada keseluruhan objek. Sebagai contoh, [[bunga salju Koch]] mempunyai sisi yang bersifat [[simetris]] dan invarian skala, yang dapat memperbesarnya terus-menerus sebanyak tiga kali tanpa mengubah bentuknya.
Baris 8: Baris 8:
dikatakan sebagai ''struktur kemiripan diri sendiri''. Homeomofismenya yang dapat [[Fungsi teriterasi|berulang]], menghasilkan [[sistem fungsi teriterasi]]. Komposisi fungsinya membuat [[monoid]], struktur aljabar dengan operasi asosiatif dan elemen identitas. Ketika <math>S</math> mempunyai dua anggota, maka monoid dikenal sebagai [[monoid diadik]]. Monoid ini dapat divisualisasikan sebagai [[pohon biner]] tak terhingga; lebih umumnya, jika himpunan ''<math>S</math>'' mempunyai <math>p</math> anggota, maka monoid dapat dinyatakan sebagai pohon [[Bilangan p-adic|Bilangan p-adic]]-[[Bilangan p-adic|adic]].
dikatakan sebagai ''struktur kemiripan diri sendiri''. Homeomofismenya yang dapat [[Fungsi teriterasi|berulang]], menghasilkan [[sistem fungsi teriterasi]]. Komposisi fungsinya membuat [[monoid]], struktur aljabar dengan operasi asosiatif dan elemen identitas. Ketika <math>S</math> mempunyai dua anggota, maka monoid dikenal sebagai [[monoid diadik]]. Monoid ini dapat divisualisasikan sebagai [[pohon biner]] tak terhingga; lebih umumnya, jika himpunan ''<math>S</math>'' mempunyai <math>p</math> anggota, maka monoid dapat dinyatakan sebagai pohon [[Bilangan p-adic|Bilangan p-adic]]-[[Bilangan p-adic|adic]].


== Rujukan ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemiripan+diri+sendiri&oldid=22285145 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22285145 (2022-12-11T09:19:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kemiripan+diri+sendiri&oldid=22285145 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22285145 (2022-12-11T09:19:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 09.05

Dalam matematika, kemiripan diri sendiri () pada objek merupakan sifat yang terdapat objek yang sebangun dengannya. Dengan kata lain, keseluruhan pada objek mempunyai satu bagian atau lebih yang mirip dengannya. Banyak objek-objek di kehidupan nyata memiliki sifat yang mirip terhadap dirinya sendiri secara statistik, dalam artian bagian-bagiannya memperlihatkan sifat-sifat statistik yang sama pada skala yang besar. Contohnya seperti pesisir pada sebuah pulau.[1] Sifat kemiripan ini juga merupakan sifat yang terdapat pada fraktal.

Sifat ini persis dengan invarian skala, yakni untuk setiap pembesaran, terdapat kesebangunan pada keseluruhan objek. Sebagai contoh, bunga salju Koch mempunyai sisi yang bersifat simetris dan invarian skala, yang dapat memperbesarnya terus-menerus sebanyak tiga kali tanpa mengubah bentuknya.

Definisi

Ruang topologis kompak X mirip terhadap diri sendiri jika terdapat himpunan hingga S yang mengandung himpunan dari homemorfisme surjektif {fs:sS}X=sSfs(X).Jika XY, maka X dikatakan mirip terhadap diri sendiri jika X hanyalah subhimpunan takkosong Y sehingga persamaan di atas berlaku untuk {fs:sS}. Ekspresi𝔏=(X,S,{fs:sS})

dikatakan sebagai struktur kemiripan diri sendiri. Homeomofismenya yang dapat berulang, menghasilkan sistem fungsi teriterasi. Komposisi fungsinya membuat monoid, struktur aljabar dengan operasi asosiatif dan elemen identitas. Ketika S mempunyai dua anggota, maka monoid dikenal sebagai monoid diadik. Monoid ini dapat divisualisasikan sebagai pohon biner tak terhingga; lebih umumnya, jika himpunan S mempunyai p anggota, maka monoid dapat dinyatakan sebagai pohon Bilangan p-adic-adic.

Referensi

  1. Mandelbrot, Benoit B. How long is the coast of Britain? Statistical self-similarity and fractional dimension. Science. 5 May 1967. Vol. 156. hlm. 636–638. doi:10.1126/science.156.3775.636. PDF

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22285145 (2022-12-11T09:19:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.