Lompat ke isi

Pendiferensialan logaritmik: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28431833; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[kalkulus]], '''pendiferensialan logaritmik''' adalah metode untuk mencari [[turunan]] suatu [[Fungsi (matematika)|fungsi]] dengan menggunakan [[turunan logaritmik]] dari fungsi <math>f</math>
Dalam [[kalkulus]], '''pendiferensialan logaritmik''' adalah metode untuk mencari [[turunan]] suatu [[Fungsi (matematika)|fungsi]] dengan menggunakan [[turunan logaritmik]] dari fungsi <math>f</math><ref>Steven G. Krantz. [https://archive.org/details/calculusdemystif0000kran Calculus demystified]. McGraw-Hill Professional. 2003. hlm. [https://archive.org/details/calculusdemystif0000kran/page/170 170]. ISBN 0-07-139308-0.</ref>
<math display="block">(\ln f(x))' = \frac{f'(x)}{f(x)} \quad \implies \quad  f'(x) = f(x) \cdot (\ln f(x))'</math>
<math display="block">(\ln f(x))' = \frac{f'(x)}{f(x)} \quad \implies \quad  f'(x) = f(x) \cdot (\ln f(x))'</math>
atau bisa juga ditulis
atau bisa juga ditulis
<math display="block">f'(x) = \left( e^{\ln f(x)} \right)' = e^{\ln f(x)} \cdot (\ln f(x))'</math>
<math display="block">f'(x) = \left( e^{\ln f(x)} \right)' = e^{\ln f(x)} \cdot (\ln f(x))'</math>


Teknik ini biasanya digunakan pada kasus di mana lebih mudah untuk mencari turunan logaritmik dari suatu fungsi, dibandingkan menurunkan fungsi tersebut secara langsung. Hal ini umumnya terjadi pada kasus di mana fungsinya terdiri dari perkalian beberapa suku, sehingga transformasi logaritmik akan mengubah operasi perkalian tersebut menjadi penjumlahan (yang tentunya lebih mudah untuk dicari turunannya). Teknik ini juga berguna ketika diterapkan pada fungsi yang dipangkatkan dengan suatu fungsi lain. Metode pendiferensialan logaritmik bergantung kepada [[kaidah rantai]] beserta sifat-sifat dari [[logaritma]] (khususnya [[logaritma alami]], yaitu logaritma dengan basis ''[[e (konstanta matematika)|e]]'') untuk mengubah perkalian menjadi penjumlahan dan pembagian menjadi pengurangan.
Teknik ini biasanya digunakan pada kasus di mana lebih mudah untuk mencari turunan logaritmik dari suatu fungsi, dibandingkan menurunkan fungsi tersebut secara langsung. Hal ini umumnya terjadi pada kasus di mana fungsinya terdiri dari perkalian beberapa suku, sehingga transformasi logaritmik akan mengubah operasi perkalian tersebut menjadi penjumlahan (yang tentunya lebih mudah untuk dicari turunannya). Teknik ini juga berguna ketika diterapkan pada fungsi yang dipangkatkan dengan suatu fungsi lain. Metode pendiferensialan logaritmik bergantung kepada [[kaidah rantai]] beserta sifat-sifat dari [[logaritma]] (khususnya [[logaritma alami]], yaitu logaritma dengan basis ''[[e (konstanta matematika)|e]]'') untuk mengubah perkalian menjadi penjumlahan dan pembagian menjadi pengurangan.<ref>N.P. Bali. ''Golden Differential Calculus''. Firewall Media. 2005. hlm. 282. ISBN 81-7008-152-1.</ref><ref>John Bird. [https://archive.org/details/higherengineerin0000bird_q7t8 Higher Engineering Mathematics]. Newnes. 2006. hlm. [https://archive.org/details/higherengineerin0000bird_q7t8/page/324 324]. ISBN 0-7506-8152-7.</ref>


== Gambaran Umum ==
== Gambaran Umum ==
 
Metode ini digunakan sebab sifat-sifat dari logaritma memberikan jalan cepat untuk menyederhanakan fungsi-fungsi rumit yang akan dicari turunannya.<ref>Brian E. Blank. ''Calculus, single variable''. Springer. 2006. hlm. 457. ISBN 1-931914-59-1.</ref> Sebelum proses pencarian turunan, sifat-sifat ini dapat dimanipulasi setelah kedua ruas dikenakan logaritma alami. Sifat-sifat logaritma yang umum digunakan ialah<ref>John Bird. [https://archive.org/details/higherengineerin0000bird_q7t8 Higher Engineering Mathematics]. Newnes. 2006. hlm. [https://archive.org/details/higherengineerin0000bird_q7t8/page/324 324]. ISBN 0-7506-8152-7.</ref>
Metode ini digunakan sebab sifat-sifat dari logaritma memberikan jalan cepat untuk menyederhanakan fungsi-fungsi rumit yang akan dicari turunannya. Sebelum proses pencarian turunan, sifat-sifat ini dapat dimanipulasi setelah kedua ruas dikenakan logaritma alami. Sifat-sifat logaritma yang umum digunakan ialah
<math display="block">\ln (ab) = \ln (a) + \ln (b), \qquad
<math display="block">\ln (ab) = \ln (a) + \ln (b), \qquad
\ln \left( \frac{a}{b} \right) = \ln (a) - \ln (b), \qquad
\ln \left( \frac{a}{b} \right) = \ln (a) - \ln (b), \qquad
Baris 14: Baris 13:


== Penerapan ==
== Penerapan ==
=== Hasil kali ===
=== Hasil kali ===
Untuk mencari turunan dari hasil kali dua fungsi
Untuk mencari turunan dari hasil kali dua fungsi
<math display="block">y(x) = f(x) \cdot g(x)</math>
<math display="block">y(x) = f(x) \cdot g(x)</math>
Baris 24: Baris 21:
&= \ln \left( f(x) \right) + \ln \left( g(x) \right)
&= \ln \left( f(x) \right) + \ln \left( g(x) \right)
\end{align}</math>
\end{align}</math>
Dengan menggunakan [[kaidah rantai]] dan [[kelinearan pendiferensialan|kaidah penjumlahan]], maka diperoleh
Dengan menggunakan [[kaidah rantai]] dan [[kelinearan pendiferensialan|kaidah penjumlahan]], maka diperoleh<ref>Benjamin Williamson. ''An Elementary Treatise on the Differential calculus''. BiblioBazaar, LLC. 2008. hlm. 25–26. ISBN 978-0-559-47577-1.</ref>
<math display="block">\begin{align}
<math display="block">\begin{align}
\frac{y'(x)}{y(x)} &= \frac{f'(x)}{f(x)} + \frac{g'(x)}{g(x)} \\
\frac{y'(x)}{y(x)} &= \frac{f'(x)}{f(x)} + \frac{g'(x)}{g(x)} \\
Baris 34: Baris 31:


=== Hasil-bagi ===
=== Hasil-bagi ===
Untuk mencari turunan dari hasil bagi dua fungsi
Untuk mencari turunan dari hasil bagi dua fungsi
<math display="block">y(x) = \dfrac{f(x)}{g(x)}</math>
<math display="block">y(x) = \dfrac{f(x)}{g(x)}</math>
Baris 92: Baris 88:


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Turunan Darboux]]
* [[Turunan Darboux]]
* [[Perumuman dari turunan]]
* [[Perumuman dari turunan]]
Baris 102: Baris 97:
== Catatan ==
== Catatan ==


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pendiferensialan+logaritmik&oldid=28431833 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28431833 (2025-11-12T14:41:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pendiferensialan+logaritmik&oldid=28431833 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28431833 (2025-11-12T14:41:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.01

Dalam kalkulus, pendiferensialan logaritmik adalah metode untuk mencari turunan suatu fungsi dengan menggunakan turunan logaritmik dari fungsi f[1] (lnf(x))=f(x)f(x)f(x)=f(x)(lnf(x)) atau bisa juga ditulis f(x)=(elnf(x))=elnf(x)(lnf(x))

Teknik ini biasanya digunakan pada kasus di mana lebih mudah untuk mencari turunan logaritmik dari suatu fungsi, dibandingkan menurunkan fungsi tersebut secara langsung. Hal ini umumnya terjadi pada kasus di mana fungsinya terdiri dari perkalian beberapa suku, sehingga transformasi logaritmik akan mengubah operasi perkalian tersebut menjadi penjumlahan (yang tentunya lebih mudah untuk dicari turunannya). Teknik ini juga berguna ketika diterapkan pada fungsi yang dipangkatkan dengan suatu fungsi lain. Metode pendiferensialan logaritmik bergantung kepada kaidah rantai beserta sifat-sifat dari logaritma (khususnya logaritma alami, yaitu logaritma dengan basis e) untuk mengubah perkalian menjadi penjumlahan dan pembagian menjadi pengurangan.[2][3]

Gambaran Umum

Metode ini digunakan sebab sifat-sifat dari logaritma memberikan jalan cepat untuk menyederhanakan fungsi-fungsi rumit yang akan dicari turunannya.[4] Sebelum proses pencarian turunan, sifat-sifat ini dapat dimanipulasi setelah kedua ruas dikenakan logaritma alami. Sifat-sifat logaritma yang umum digunakan ialah[5] ln(ab)=ln(a)+ln(b),ln(ab)=ln(a)ln(b),ln(ab)=bln(a).

Penerapan

Hasil kali

Untuk mencari turunan dari hasil kali dua fungsi y(x)=f(x)g(x) maka kedua ruas dapat dikenakan logaritma alami, sehingga operasi perkaliannya berubah menjadi penjumlahan ln(y(x))=ln(f(x)g(x))=ln(f(x))+ln(g(x)) Dengan menggunakan kaidah rantai dan kaidah penjumlahan, maka diperoleh[6] y(x)y(x)=f(x)f(x)+g(x)g(x)y(x)=y(x)(f(x)f(x)+g(x)g(x))=f(x)g(x)(f(x)f(x)+g(x)g(x))=f(x)g(x)+f(x)g(x) yang merupakan kaidah darab dalam turunan.

Hasil-bagi

Untuk mencari turunan dari hasil bagi dua fungsi y(x)=f(x)g(x) maka kedua ruas dapat dikenakan logaritma alami, sehingga operasi pembagiannya berubah menjadi pengurangan ln(y(x))=ln(f(x)g(x))=ln(f(x))ln(g(x)) Dengan menggunakan kaidah rantai dan kaidah penjumlahan, maka diperoleh y(x)y(x)=f(x)f(x)g(x)g(x)y(x)=y(x)(f(x)f(x)g(x)g(x))=f(x)g(x)(f(x)f(x)g(x)g(x))=f(x)g(x)f(x)g(x)g(x)g(x)=f(x)g(x)(g(x))2f(x)g(x)(g(x))2 yang merupakan kaidah hasil-bagi dalam turunan.

Eksponen berupa fungsi

Apabila fungsinya memiliki bentuk umum y(x)=f(x)g(x) maka dengan mengenakan logaritma alami pada kedua ruas, operasi exponen yang ada akan menjadi perkalian, sehingga didapatkan ln(y(x))=ln(f(x)g(x))=g(x)ln(f(x)) Dengan menggunakan kaidah rantai dan kaidah darab, maka diperoleh y(x)y(x)=g(x)ln(f(x))+g(x)f(x)f(x)y(x)=y(x)(g(x)ln(f(x))+g(x)f(x)f(x))=f(x)g(x)(g(x)ln(f(x))+g(x)f(x)f(x)) Hasil yang sama juga dapat diperoleh apabila fungsi y dinyatakan sebagai y(x)=eg(x)ln(f(x)) yang diikuti oleh kaidah rantai.

Perumuman eksponen fungsi

Dengan menggunakan notasi Pi kapital, misalkan y(x)=(f1(x))g1(x)(f2(x))g2(x)(fn(x))gn(x)y(x)=i=1nfi(x)gi(x) adalah hasil kali berhingga dari fungsi dengan eksponen fungsi.

Dengan mengenakan logaritma alami pada kedua ruas, operasi perkaliannya akan berubah menjadi operasi penjumlahan, sehingga notasi Pi kapital di atas akan berubah menjadi notasi sigma kapital. y(x)=f1(x)g1(x)f2(x)g2(x)fn(x)gn(x)ln(y(x))=ln((f1(x))g1(x)(f2(x))g2(x)(fn(x))gn(x))=ln(f1(x)g1(x))+ln(f2(x)g2(x))++ln(fn(x)gn(x))=g1(x)ln(f1(x))+g2(x)ln(f2(x))++gn(x)ln(fn(x))=i=1ngi(x)ln(fi(x)) Apabila kedua ruas diturunkan terhadap x, maka didapatkan y(x)y(x)=i=1n(gi(x)ln(fi(x))+gi(x)fi(x)fi(x))y(x)=y(x)i=1n(gi(x)ln(fi(x))+gi(x)fi(x)fi(x))=(i=1nfi(x)gi(x))i=1n(gi(x)ln(fi(x))+gi(x)fi(x)fi(x))

Lihat juga

Catatan

Referensi

  1. Steven G. Krantz. Calculus demystified. McGraw-Hill Professional. 2003. hlm. 170. ISBN 0-07-139308-0.
  2. N.P. Bali. Golden Differential Calculus. Firewall Media. 2005. hlm. 282. ISBN 81-7008-152-1.
  3. John Bird. Higher Engineering Mathematics. Newnes. 2006. hlm. 324. ISBN 0-7506-8152-7.
  4. Brian E. Blank. Calculus, single variable. Springer. 2006. hlm. 457. ISBN 1-931914-59-1.
  5. John Bird. Higher Engineering Mathematics. Newnes. 2006. hlm. 324. ISBN 0-7506-8152-7.
  6. Benjamin Williamson. An Elementary Treatise on the Differential calculus. BiblioBazaar, LLC. 2008. hlm. 25–26. ISBN 978-0-559-47577-1.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28431833 (2025-11-12T14:41:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.