Alas (geometri): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22456882; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Pyramid_coloured_base_(geometry).png|thumb|right|280px|Pyramid coloured base (geometry)]] | |||
[[Gambar:Pyramid coloured base (geometry).png|thumb|Kerangka [[limas]] dengan alasnya.]] | |||
Dalam [[geometri]], '''alas''' adalah suatu sisi [[poligon]], atau merupakan suatu [[Wajah|muka]] [[polihedron]]. Secara khusus, alas merupakan suatu bidang yang [[tegak lurus]] dengan [[Garis tinggi segitiga|garis tinggi]]. Istilah "alas" umumnya dipakai di bangun datar seperti [[segitiga]], [[jajar genjang]], [[trapesium]]; dan bangun ruang seperti [[Tabung (geometri)|tabung]], [[kerucut]], [[limas]], [[balok jajar genjang]], dan [[frustum]]. | Dalam [[geometri]], '''alas''' adalah suatu sisi [[poligon]], atau merupakan suatu [[Wajah|muka]] [[polihedron]]. Secara khusus, alas merupakan suatu bidang yang [[tegak lurus]] dengan [[Garis tinggi segitiga|garis tinggi]]. Istilah "alas" umumnya dipakai di bangun datar seperti [[segitiga]], [[jajar genjang]], [[trapesium]]; dan bangun ruang seperti [[Tabung (geometri)|tabung]], [[kerucut]], [[limas]], [[balok jajar genjang]], dan [[frustum]]. | ||
== Peran dalam perhitungan luas dan volume == | == Peran dalam perhitungan luas dan volume == | ||
Secara umum, alas digunakan (bersama dengan garis tinggi) untuk menghitung [[luas]] bangun datar dan [[volume]] bangun ruang. Sebagai contoh, penggunaan alas dipakai dalam luas [[jajar genjang]] atau volume [[prisma]], yang dapat dihitung dengan mengalikan ''alas''-nya dengan garis tinggi. Demikian pula, luas [[segitiga]] dan volume [[kerucut]] (atau [[limas]]) dihitung sebagai pecahan dari hasil kali alas dan garis tingginya. Ada beberapa bangun datar, seperti [[trapesium]] dan [[frustum]], yang mempunyai dua alas yang sejajar, dan kedua bangun datar tersebut digunakan untuk menghitung luasnya angka. | Secara umum, alas digunakan (bersama dengan garis tinggi) untuk menghitung [[luas]] bangun datar dan [[volume]] bangun ruang. Sebagai contoh, penggunaan alas dipakai dalam luas [[jajar genjang]] atau volume [[prisma]], yang dapat dihitung dengan mengalikan ''alas''-nya dengan garis tinggi. Demikian pula, luas [[segitiga]] dan volume [[kerucut]] (atau [[limas]]) dihitung sebagai pecahan dari hasil kali alas dan garis tingginya. Ada beberapa bangun datar, seperti [[trapesium]] dan [[frustum]], yang mempunyai dua alas yang sejajar, dan kedua bangun datar tersebut digunakan untuk menghitung luasnya angka.<ref>Harold R. Jacobs. [https://archive.org/details/geometryseeingdo0000jaco Geometry: Seeing, Doing, Understanding]. W. H. Freeman and Company. 2003. hlm. [https://archive.org/details/geometryseeingdo0000jaco/page/281 281]. ISBN 978-0-7167-4361-3.</ref> | ||
== Alas diperluas segitiga == | == Alas diperluas segitiga == | ||
[[Gambar:Projection formula (3).png|thumb|Garis tinggi segitiga yang digambar dari titik <math>A</math> memotong alas diperluas segitiga di titik <math>D</math> (titik yang berada di luar segitiga).]] | |||
Terdapat sebuah kasus istimewa dari [[sisi diperluas]], yaitu '''alas diperluas''' segitiga (). Alas diperluas segitiga adalah suatu garis yang mengandung alas segitiga. Alas diperluas ini merupakan garis yang penting dalam [[segitiga tumpul]], sebab [[Garis tinggi segitiga|garis tinggi]] dari [[titik sudut]] [[Sudut lancip|bersudut lancip]] merupakan sudut luas dari segitiga, dan garis tinggi segitiga [[tegak lurus]] memotong alas diperluas segitiga yang berhadapan (bukan alas segitiga). | Terdapat sebuah kasus istimewa dari [[sisi diperluas]], yaitu '''alas diperluas''' segitiga (). Alas diperluas segitiga adalah suatu garis yang mengandung alas segitiga. Alas diperluas ini merupakan garis yang penting dalam [[segitiga tumpul]], sebab [[Garis tinggi segitiga|garis tinggi]] dari [[titik sudut]] [[Sudut lancip|bersudut lancip]] merupakan sudut luas dari segitiga, dan garis tinggi segitiga [[tegak lurus]] memotong alas diperluas segitiga yang berhadapan (bukan alas segitiga). | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Titik puncak (geometri)]] | * [[Titik puncak (geometri)]] | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Alas+%28geometri%29&oldid=22456882 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22456882 (2022-12-24T02:26:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.05


Dalam geometri, alas adalah suatu sisi poligon, atau merupakan suatu muka polihedron. Secara khusus, alas merupakan suatu bidang yang tegak lurus dengan garis tinggi. Istilah "alas" umumnya dipakai di bangun datar seperti segitiga, jajar genjang, trapesium; dan bangun ruang seperti tabung, kerucut, limas, balok jajar genjang, dan frustum.
Peran dalam perhitungan luas dan volume
Secara umum, alas digunakan (bersama dengan garis tinggi) untuk menghitung luas bangun datar dan volume bangun ruang. Sebagai contoh, penggunaan alas dipakai dalam luas jajar genjang atau volume prisma, yang dapat dihitung dengan mengalikan alas-nya dengan garis tinggi. Demikian pula, luas segitiga dan volume kerucut (atau limas) dihitung sebagai pecahan dari hasil kali alas dan garis tingginya. Ada beberapa bangun datar, seperti trapesium dan frustum, yang mempunyai dua alas yang sejajar, dan kedua bangun datar tersebut digunakan untuk menghitung luasnya angka.[1]
Alas diperluas segitiga

Terdapat sebuah kasus istimewa dari sisi diperluas, yaitu alas diperluas segitiga (). Alas diperluas segitiga adalah suatu garis yang mengandung alas segitiga. Alas diperluas ini merupakan garis yang penting dalam segitiga tumpul, sebab garis tinggi dari titik sudut bersudut lancip merupakan sudut luas dari segitiga, dan garis tinggi segitiga tegak lurus memotong alas diperluas segitiga yang berhadapan (bukan alas segitiga).
Lihat pula
Referensi
- ↑ Harold R. Jacobs. Geometry: Seeing, Doing, Understanding. W. H. Freeman and Company. 2003. hlm. 281. ISBN 978-0-7167-4361-3.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22456882 (2022-12-24T02:26:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.