Lompat ke isi

Pauline Hanson: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29618214; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
[[File:Pauline_Hanson_2017_05_(3x4_cropped).jpg|thumb|right|280px|Pauline Hanson 2017 05 (3x4 cropped)]]
'''Pauline Lee Hanson''' (''née'' '''Seccombe''', dulunya '''Zagorski'''; ) adalah seorang politikus Australia yang merupakan pendiri dan pemimpin [[One Nation|Pauline Hanson's One Nation Party]] (PHON). Ia sekarang menjadi Senator mewakili [[Queensland]] dalam [[Parlemen Australia]].
'''Pauline Lee Hanson''' (''née'' '''Seccombe''', dulunya '''Zagorski'''; ) adalah seorang politikus Australia yang merupakan pendiri dan pemimpin [[One Nation|Pauline Hanson's One Nation Party]] (PHON). Ia sekarang menjadi Senator mewakili [[Queensland]] dalam [[Parlemen Australia]].


Pada bulan April dan Juli 2015, dia menjadi pembicara dalam aksi unjuk rasa anti Islam bersama [[Reclaim Australia]].
Pada bulan April dan Juli 2015, dia menjadi pembicara dalam aksi unjuk rasa anti Islam bersama [[Reclaim Australia]].<ref>[http://www.abc.net.au/news/2015-04-04/reclaim-australia-extremism-rallies-face-tolerance-groups/6370672 Reclaim Australia clashes with opposing groups at rallies around the country over extremism and tolerance]. ABC News. 5 April 2015.</ref>


== Pandangan politik ==
== Pandangan politik ==
=== Konflik Israel-Palestina ===
Hanson adalah seorang [[Zionisme|Zionis]] pendukung [[Israel]] dan menyatakan bahwa Australia harus berpihak kepada Israel. Ia juga mengecam pendukung Palestina karena mereka dinilai "melanggar nilai-nilai Australia" dan "menjijikan".
== Kontroversi ==
== Kontroversi ==
=== Islamofobia ===
=== Islamofobia ===
Pada 2017, Hanson memakai [[burkak]] ke sesi rapat [[Senat Australia]] sebagai bentuk menggalang dukungan untuk melarang pemakaian burkak dalam ranah umum dengan alasan "keamanan nasional". Tindakannya memancing amarah dari [[Partai Buruh Australia]], [[Partai Hijau Australia]] dan [[Partai Liberal Australia]]. Sebagai tanggapan, [[Jaksa Agung Australia]] [[George Brandis]] yang ditugaskan untuk memberi pendapat atas keamanan nasional di Senat memberikan pidato "emosional" dan berkata bahwa tindakan Hanson adalah "tindakan yang menjijikan" dan menasehati Hanson untuk "untuk sangat berhati-hati terhadap pelanggaran yang mungkin Anda lakukan terhadap kepekaan agama warga Australia lainnya". Tanggapannya diberikan tepuk tangan meriah dari Buruh dan Hijau.
Pada 2017, Hanson memakai [[burkak]] ke sesi rapat [[Senat Australia]] sebagai bentuk menggalang dukungan untuk melarang pemakaian burkak dalam ranah umum dengan alasan "keamanan nasional".<ref>Katharine Murphy. [https://www.theguardian.com/australia-news/2017/aug/17/pauline-hanson-wears-burqa-in-australian-senate-while-calling-for-ban Pauline Hanson wears burqa in Australian Senate while calling for ban]. ''The Guardian''. 17 August 2017.</ref> Tindakannya memancing amarah dari [[Partai Buruh Australia]], [[Partai Hijau Australia]] dan [[Partai Liberal Australia]].<ref>Henry Belot. [https://www.abc.net.au/news/2017-08-17/pauline-hanson-wears-burka-to-question-time-in-the-senate/8816886 Pauline Hanson wears burka to Question Time in the Senate, slammed by George Brandis]. ''ABC News''. 17 August 2017.</ref> Sebagai tanggapan, [[Jaksa Agung Australia]] [[George Brandis]] yang ditugaskan untuk memberi pendapat atas keamanan nasional di Senat memberikan pidato "emosional" dan berkata bahwa tindakan Hanson adalah "tindakan yang menjijikan" dan menasehati Hanson untuk "untuk sangat berhati-hati terhadap pelanggaran yang mungkin Anda lakukan terhadap kepekaan agama warga Australia lainnya". Tanggapannya diberikan tepuk tangan meriah dari Buruh dan Hijau.<ref>Katharine Murphy. [https://www.theguardian.com/australia-news/2017/aug/17/pauline-hanson-wears-burqa-in-australian-senate-while-calling-for-ban Pauline Hanson wears burqa in Australian Senate while calling for ban]. ''The Guardian''. 17 August 2017.</ref><ref>Archived at [https://ghostarchive.org/varchive/youtube/20211211/XExggl6Q-vo Ghostarchive] and the [https://web.archive.org/web/20170820144759/https://www.youtube.com/watch?v=XExggl6Q-vo Wayback Machine]: [https://www.youtube.com/watch?v=XExggl6Q-vo George Brandis slams Pauline Hanson for wearing a burka to Senate Question Time]. Australian Broadcasting Corporation. 17 August 2017.</ref>


Pada September 2022, Hanson mengtwit bahwa Senator Partai Hijau [[Mehreen Faruqi]] harus "pergilah kembali ke [[Pakistan]]" setelah Faruqi dicecar karena twitnya yang diduga menghina [[Elizabeth II dari Britania Raya|Elizabeth II]] setelah [[Kematian dan pemakaman kenegaraan Elizabeth II|ia meninggal]]. Faruqi kemudian menuntut Hanson ke pengadilan karena melanggar pasal 18C di UU Diskriminasi Ras 1975. Pada 1 November 2024, dilaporkan bahwa hakim [[Pengadilan Federal Australia]] [[Angus Stewart]] mengvonis bahwa twit Hanson terhadap Faruqi hanya sebuah "serangan pribadi yang marah", tidak berkaitan dengan isu yang diangkat oleh Faruqi sehingga dilabel sebagai "[[Islamofobia|islamofobik]] atau anti-Muslim". Pengadilan memerintah Hanson untuk menghapus twit tersebut tetapi Hanson menyatakan bahwa ia akan menuntut uji banding.
Pada September 2022, Hanson mengtwit bahwa Senator Partai Hijau [[Mehreen Faruqi]] harus "pergilah kembali ke [[Pakistan]]" setelah Faruqi dicecar karena twitnya yang diduga menghina [[Elizabeth II dari Britania Raya|Elizabeth II]] setelah [[Kematian dan pemakaman kenegaraan Elizabeth II|ia meninggal]].<ref>Josh Butler. [https://www.theguardian.com/australia-news/2022/oct/07/mehreen-faruqis-racism-complaint-over-pauline-hanson-tweet-accepted-by-human-rights-commission Mehreen Faruqi's racism complaint over Pauline Hanson tweet accepted by Human Rights Commission]. ''The Guardian''. 6 October 2022.</ref> Faruqi kemudian menuntut Hanson ke pengadilan karena melanggar pasal 18C di UU Diskriminasi Ras 1975.<ref>Nour Haydar. [https://www.abc.net.au/news/2023-05-03/mehreen-faruqi-pauline-hanson-legal-action-federal-court/102298326 Mehreen Faruqi launches court action against Pauline Hanson for 'insulting and humiliating' tweet]. ''ABC News''. 3 May 2023.</ref> Pada 1 November 2024, dilaporkan bahwa hakim [[Pengadilan Federal Australia]] [[Angus Stewart]] mengvonis bahwa twit Hanson terhadap Faruqi hanya sebuah "serangan pribadi yang marah", tidak berkaitan dengan isu yang diangkat oleh Faruqi sehingga dilabel sebagai "[[Islamofobia|islamofobik]] atau anti-Muslim". Pengadilan memerintah Hanson untuk menghapus twit tersebut tetapi Hanson menyatakan bahwa ia akan menuntut uji banding.<ref>Jamie McKinnell. [https://www.abc.net.au/news/2024-11-01/pauline-hanson-mehreen-faruqi-racial-tweet-verdict/104547814 Federal Court finds Pauline Hanson racially discriminated against Mehreen Faruqi in 'angry personal attack' tweet]. ''ABC News''. 1 Nov 2024.</ref>


=== Indonesia ===
=== Indonesia ===
Di sebuah sesi [[Senat Australia]] pada 2022, Pauline Hanson memberi kritikan kepada pemerintahan Australia dengan menyinggung [[Bali]] dengan menyatakan bahwa Bali penuh dengan [[Kotoran sapi|tinja sapi]] karena sapi ternak berkeliaran sehingga menyebabkan turis Australia berlumuran dengan kotoran dan membawa wabah penyakit mulut dan kuku kembali ke Australia. Menteri Pertanian [[Murray Watt]] berkata bahwa pernyataan Hanson sangat mengecewakan tetapi pernyataan Hanson menuai kecaman keras dari pemerintah [[Indonesia]] dan pemerintahan daerah Bali dengan [[Menteri Pariwisata Indonesia|Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif]] [[Sandiaga Uno]] langsung membantah Hanson bahwa ia secara tegas untuk "jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisata Indonesia" dan mengolok pernyataan Hanson bahwa Bali "bukan negara" dan "silakan cek dulu di [[Google]]" sementara [[Gubernur Bali]] [[I Wayan Koster]] menyebut bahwa Hanson telah menyebarkan pernyataan bohong.
Di sebuah sesi [[Senat Australia]] pada 2022, Pauline Hanson memberi kritikan kepada pemerintahan Australia dengan menyinggung [[Bali]] dengan menyatakan bahwa Bali penuh dengan [[Kotoran sapi|tinja sapi]] karena sapi ternak berkeliaran sehingga menyebabkan turis Australia berlumuran dengan kotoran dan membawa wabah penyakit mulut dan kuku kembali ke Australia.<ref>Courtney Gould. [https://www.news.com.au/national/politics/sht-in-the-street-pauline-hansons-wild-claim-over-governments-foot-and-mouth-response/news-story/87f8d508595c02be7a35a56b607da542 ‘Sh*t in the street’: Pauline Hanson’s wild claim]. ''news''. 4 Agustus 2022.</ref> Menteri Pertanian [[Murray Watt]] berkata bahwa pernyataan Hanson sangat mengecewakan<ref>Courtney Gould. [https://www.news.com.au/national/politics/sht-in-the-street-pauline-hansons-wild-claim-over-governments-foot-and-mouth-response/news-story/87f8d508595c02be7a35a56b607da542 ‘Sh*t in the street’: Pauline Hanson’s wild claim]. ''news''. 4 Agustus 2022.</ref> tetapi pernyataan Hanson menuai kecaman keras dari pemerintah [[Indonesia]] dan pemerintahan daerah Bali dengan [[Menteri Pariwisata Indonesia|Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif]] [[Sandiaga Uno]] langsung membantah Hanson bahwa ia secara tegas untuk "jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisata Indonesia" dan mengolok pernyataan Hanson bahwa Bali "bukan negara" dan "silakan cek dulu di [[Google]]"<ref>[https://www.tempo.co/internasional/senator-australia-pauline-hanson-sebut-di-bali-banyak-kotoran-sapi-ini-kata-sandiaga-311290 Senator Australia Pauline Hanson Sebut di Bali Banyak Kotoran Sapi, Ini Kata Sandiaga]. ''Tempo''. 7 Agustus 2022 21.30 WIB.</ref> sementara [[Gubernur Bali]] [[I Wayan Koster]] menyebut bahwa Hanson telah menyebarkan pernyataan bohong.<ref>antaranews.com. [https://www.antaranews.com/berita/3046389/gubernur-pauline-hanson-sebar-kabar-bohong-soal-bali Gubernur: Pauline Hanson sebar kabar bohong soal Bali]. ''Antara News''. 2022-08-08.</ref>


Dalam wawancara dengan [[News24 (siaran televisi Australia)|News24]], Hanson menyatakan bahwa ia memang setuju memandang Indonesia sebagai mitra strategis namun ketika ditanya siapa pemimpin Indonesia, Hanson gagal menyebutkan nama [[Prabowo Subianto]] dan menyatakan bahwa ia tidak perlu tahu siapakah nama perdana menteri Indonesia meskipun Indonesia sudah tidak memiliki perdana menteri. Ia bahkan menyatakan bahwa rakyat Australia juga tidak tahu siapakah nama pemimpin Indonesia. Menteri Pertanian [[Julie Collins]] setelah menjawab pertanyaan yang sama menyatakan bahwa Hanson seharusnya mengetahui hal seperti ini dan akan menyangkut terhadap kepemimpinannya.
Dalam wawancara dengan [[News24 (siaran televisi Australia)|News24]], Hanson menyatakan bahwa ia memang setuju memandang Indonesia sebagai mitra strategis namun ketika ditanya siapa pemimpin Indonesia, Hanson gagal menyebutkan nama [[Prabowo Subianto]] dan menyatakan bahwa ia tidak perlu tahu siapakah nama perdana menteri Indonesia meskipun Indonesia sudah tidak memiliki perdana menteri. Ia bahkan menyatakan bahwa rakyat Australia juga tidak tahu siapakah nama pemimpin Indonesia.<ref>Joseph Olbrycht-Palmer. [https://www.news.com.au/world/asia/pauline-hanson-says-she-doesnt-need-to-know-foreign-leader-names-after-trip-up/news-story/62ef412fd9d4f877193dccf77f847203 Pauline Hanson says she doesn’t ‘need to know’ foreign leader names after trip up]. ''news.com.au''. 16 Agustus 2026.</ref> Menteri Pertanian [[Julie Collins]] setelah menjawab pertanyaan yang sama menyatakan bahwa Hanson seharusnya mengetahui hal seperti ini dan akan menyangkut terhadap kepemimpinannya.<ref>Joseph Olbrycht-Palmer. [https://www.news.com.au/world/asia/pauline-hanson-says-she-doesnt-need-to-know-foreign-leader-names-after-trip-up/news-story/62ef412fd9d4f877193dccf77f847203 Pauline Hanson says she doesn’t ‘need to know’ foreign leader names after trip up]. ''news.com.au''. 16 Agustus 2026.</ref>
 
== Referensi ==


== Bacaan tambahan ==
== Bacaan tambahan ==
* Pal Ahluwalia and Greg McCarthy, (1998) "'Political Correctness': Pauline Hanson and the Construction of Australian Identity." ''Australian Journal of Public Administration'' 57#3 (1998): 79–85.
* Pal Ahluwalia and Greg McCarthy, (1998) "'Political Correctness': Pauline Hanson and the Construction of Australian Identity." ''Australian Journal of Public Administration'' 57#3 (1998): 79–85.
* Scott Balson (2000), ''Inside One Nation. The inside story on a people's party born to fail'', Interactive Presentations, Mt Crosby News (Queensland),
* Scott Balson (2000), ''Inside One Nation. The inside story on a people's party born to fail'', Interactive Presentations, Mt Crosby News (Queensland),  
* Helen J Dodd (1997), ''Pauline. The Hanson Phenomenon'', Boolarong Press, Moorooka (Queensland),
* Helen J Dodd (1997), ''Pauline. The Hanson Phenomenon'', Boolarong Press, Moorooka (Queensland),  
* David Ettridge (2004), ''Consider Your Verdict'', New Holland Publishers, Frenchs Forest (New South Wales)
* David Ettridge (2004), ''Consider Your Verdict'', New Holland Publishers, Frenchs Forest (New South Wales)  
* Bligh Grant (ed.) (1997), ''Pauline Hanson. One Nation and Australian Politics'', University of New England Press, Armidale (NSW),
* Bligh Grant (ed.) (1997), ''Pauline Hanson. One Nation and Australian Politics'', University of New England Press, Armidale (NSW),  
* Pauline Hanson; Tom Ravlic (2018), ''Pauline: In Her Own Words'', Wilkinson Publishing, Melbourne (Victoria),
* Pauline Hanson; Tom Ravlic (2018), ''Pauline: In Her Own Words'', Wilkinson Publishing, Melbourne (Victoria),  
* Pauline Hanson (2007), ''Untamed and Unashamed&nbsp;– Pauline Hanson's autobiography'', Jo–Jo Publishing, Docklands (Victoria)
* Pauline Hanson (2007), ''Untamed and Unashamed&nbsp;– Pauline Hanson's autobiography'', Jo–Jo Publishing, Docklands (Victoria)  
* [[James Jupp]] (1998), 'Populism in the land of Oz,' in ''[[Meanjin]]'', Vol.57, No.4, pp.&nbsp;740–747
* [[James Jupp]] (1998), 'Populism in the land of Oz,' in ''[[Meanjin]]'', Vol.57, No.4, pp.&nbsp;740–747
* [[Margo Kingston]] (1999), ''Off the Rails. The Pauline Hanson Trip'', Allen and Unwin, St Leonards (NSW)
* [[Margo Kingston]] (1999), ''Off the Rails. The Pauline Hanson Trip'', Allen and Unwin, St Leonards (NSW)  
* Michael Leach, Geoffrey Stokes, Ian Ward (eds.) (2000), ''The Rise and Fall of One Nation'', University of Queensland Press, St Lucia (Queensland)
* Michael Leach, Geoffrey Stokes, Ian Ward (eds.) (2000), ''The Rise and Fall of One Nation'', University of Queensland Press, St Lucia (Queensland)  
* George J Merritt (1997), ''Pauline Hanson. The Truth'', St George Publications, Parkholme (South Australia),
* George J Merritt (1997), ''Pauline Hanson. The Truth'', St George Publications, Parkholme (South Australia),  
* John Pasquarelli (1998), ''The Pauline Hanson Story by the Man Who Knows'', New Holland Publishers, Frenchs Forest (NSW),
* John Pasquarelli (1998), ''The Pauline Hanson Story by the Man Who Knows'', New Holland Publishers, Frenchs Forest (NSW),  
*
*  
*
*  
*
*  
 


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
 
*  
 
*
* [http://www.aph.gov.au/Senators_and_Members/Parliamentarian?MPID=BK6 Profile at Australian Parliament]
* [http://www.aph.gov.au/Senators_and_Members/Parliamentarian?MPID=BK6 Profile at Australian Parliament]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pauline+Hanson&oldid=29618214 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29618214 (2026-08-23T00:48:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pauline+Hanson&oldid=29618214 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29618214 (2026-08-23T00:48:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.30

Pauline Hanson 2017 05 (3x4 cropped)

Pauline Lee Hanson (née Seccombe, dulunya Zagorski; ) adalah seorang politikus Australia yang merupakan pendiri dan pemimpin Pauline Hanson's One Nation Party (PHON). Ia sekarang menjadi Senator mewakili Queensland dalam Parlemen Australia.

Pada bulan April dan Juli 2015, dia menjadi pembicara dalam aksi unjuk rasa anti Islam bersama Reclaim Australia.[1]

Pandangan politik

Kontroversi

Islamofobia

Pada 2017, Hanson memakai burkak ke sesi rapat Senat Australia sebagai bentuk menggalang dukungan untuk melarang pemakaian burkak dalam ranah umum dengan alasan "keamanan nasional".[2] Tindakannya memancing amarah dari Partai Buruh Australia, Partai Hijau Australia dan Partai Liberal Australia.[3] Sebagai tanggapan, Jaksa Agung Australia George Brandis yang ditugaskan untuk memberi pendapat atas keamanan nasional di Senat memberikan pidato "emosional" dan berkata bahwa tindakan Hanson adalah "tindakan yang menjijikan" dan menasehati Hanson untuk "untuk sangat berhati-hati terhadap pelanggaran yang mungkin Anda lakukan terhadap kepekaan agama warga Australia lainnya". Tanggapannya diberikan tepuk tangan meriah dari Buruh dan Hijau.[4][5]

Pada September 2022, Hanson mengtwit bahwa Senator Partai Hijau Mehreen Faruqi harus "pergilah kembali ke Pakistan" setelah Faruqi dicecar karena twitnya yang diduga menghina Elizabeth II setelah ia meninggal.[6] Faruqi kemudian menuntut Hanson ke pengadilan karena melanggar pasal 18C di UU Diskriminasi Ras 1975.[7] Pada 1 November 2024, dilaporkan bahwa hakim Pengadilan Federal Australia Angus Stewart mengvonis bahwa twit Hanson terhadap Faruqi hanya sebuah "serangan pribadi yang marah", tidak berkaitan dengan isu yang diangkat oleh Faruqi sehingga dilabel sebagai "islamofobik atau anti-Muslim". Pengadilan memerintah Hanson untuk menghapus twit tersebut tetapi Hanson menyatakan bahwa ia akan menuntut uji banding.[8]

Indonesia

Di sebuah sesi Senat Australia pada 2022, Pauline Hanson memberi kritikan kepada pemerintahan Australia dengan menyinggung Bali dengan menyatakan bahwa Bali penuh dengan tinja sapi karena sapi ternak berkeliaran sehingga menyebabkan turis Australia berlumuran dengan kotoran dan membawa wabah penyakit mulut dan kuku kembali ke Australia.[9] Menteri Pertanian Murray Watt berkata bahwa pernyataan Hanson sangat mengecewakan[10] tetapi pernyataan Hanson menuai kecaman keras dari pemerintah Indonesia dan pemerintahan daerah Bali dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno langsung membantah Hanson bahwa ia secara tegas untuk "jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisata Indonesia" dan mengolok pernyataan Hanson bahwa Bali "bukan negara" dan "silakan cek dulu di Google"[11] sementara Gubernur Bali I Wayan Koster menyebut bahwa Hanson telah menyebarkan pernyataan bohong.[12]

Dalam wawancara dengan News24, Hanson menyatakan bahwa ia memang setuju memandang Indonesia sebagai mitra strategis namun ketika ditanya siapa pemimpin Indonesia, Hanson gagal menyebutkan nama Prabowo Subianto dan menyatakan bahwa ia tidak perlu tahu siapakah nama perdana menteri Indonesia meskipun Indonesia sudah tidak memiliki perdana menteri. Ia bahkan menyatakan bahwa rakyat Australia juga tidak tahu siapakah nama pemimpin Indonesia.[13] Menteri Pertanian Julie Collins setelah menjawab pertanyaan yang sama menyatakan bahwa Hanson seharusnya mengetahui hal seperti ini dan akan menyangkut terhadap kepemimpinannya.[14]

Bacaan tambahan

  • Pal Ahluwalia and Greg McCarthy, (1998) "'Political Correctness': Pauline Hanson and the Construction of Australian Identity." Australian Journal of Public Administration 57#3 (1998): 79–85.
  • Scott Balson (2000), Inside One Nation. The inside story on a people's party born to fail, Interactive Presentations, Mt Crosby News (Queensland),
  • Helen J Dodd (1997), Pauline. The Hanson Phenomenon, Boolarong Press, Moorooka (Queensland),
  • David Ettridge (2004), Consider Your Verdict, New Holland Publishers, Frenchs Forest (New South Wales)
  • Bligh Grant (ed.) (1997), Pauline Hanson. One Nation and Australian Politics, University of New England Press, Armidale (NSW),
  • Pauline Hanson; Tom Ravlic (2018), Pauline: In Her Own Words, Wilkinson Publishing, Melbourne (Victoria),
  • Pauline Hanson (2007), Untamed and Unashamed – Pauline Hanson's autobiography, Jo–Jo Publishing, Docklands (Victoria)
  • James Jupp (1998), 'Populism in the land of Oz,' in Meanjin, Vol.57, No.4, pp. 740–747
  • Margo Kingston (1999), Off the Rails. The Pauline Hanson Trip, Allen and Unwin, St Leonards (NSW)
  • Michael Leach, Geoffrey Stokes, Ian Ward (eds.) (2000), The Rise and Fall of One Nation, University of Queensland Press, St Lucia (Queensland)
  • George J Merritt (1997), Pauline Hanson. The Truth, St George Publications, Parkholme (South Australia),
  • John Pasquarelli (1998), The Pauline Hanson Story by the Man Who Knows, New Holland Publishers, Frenchs Forest (NSW),

Pranala luar

Referensi

  1. Reclaim Australia clashes with opposing groups at rallies around the country over extremism and tolerance. ABC News. 5 April 2015.
  2. Katharine Murphy. Pauline Hanson wears burqa in Australian Senate while calling for ban. The Guardian. 17 August 2017.
  3. Henry Belot. Pauline Hanson wears burka to Question Time in the Senate, slammed by George Brandis. ABC News. 17 August 2017.
  4. Katharine Murphy. Pauline Hanson wears burqa in Australian Senate while calling for ban. The Guardian. 17 August 2017.
  5. Archived at Ghostarchive and the Wayback Machine: George Brandis slams Pauline Hanson for wearing a burka to Senate Question Time. Australian Broadcasting Corporation. 17 August 2017.
  6. Josh Butler. Mehreen Faruqi's racism complaint over Pauline Hanson tweet accepted by Human Rights Commission. The Guardian. 6 October 2022.
  7. Nour Haydar. Mehreen Faruqi launches court action against Pauline Hanson for 'insulting and humiliating' tweet. ABC News. 3 May 2023.
  8. Jamie McKinnell. Federal Court finds Pauline Hanson racially discriminated against Mehreen Faruqi in 'angry personal attack' tweet. ABC News. 1 Nov 2024.
  9. Courtney Gould. ‘Sh*t in the street’: Pauline Hanson’s wild claim. news. 4 Agustus 2022.
  10. Courtney Gould. ‘Sh*t in the street’: Pauline Hanson’s wild claim. news. 4 Agustus 2022.
  11. Senator Australia Pauline Hanson Sebut di Bali Banyak Kotoran Sapi, Ini Kata Sandiaga. Tempo. 7 Agustus 2022 21.30 WIB.
  12. antaranews.com. Gubernur: Pauline Hanson sebar kabar bohong soal Bali. Antara News. 2022-08-08.
  13. Joseph Olbrycht-Palmer. Pauline Hanson says she doesn’t ‘need to know’ foreign leader names after trip up. news.com.au. 16 Agustus 2026.
  14. Joseph Olbrycht-Palmer. Pauline Hanson says she doesn’t ‘need to know’ foreign leader names after trip up. news.com.au. 16 Agustus 2026.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29618214 (2026-08-23T00:48:24Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.